Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bimbingan klasikal Kelas VIII SMP

1 modul ajar Bimbingan klasikal kelas VIII SMP (Fase D) siap unduh — Bullying. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bullying, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bullying selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bimbingan klasikal Kelas VIII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bullying
Bimbingan klasikal · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bullying
Bimbingan klasikal · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBimbingan klasikal
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokBullying
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar interaksi sosial dan norma-norma perilaku di lingkungan sekolah.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti ejekan, pengucilan, atau kekerasan fisik, dan seringkali meninggalkan dampak negatif pada korban.
KonseptualBullying adalah perilaku agresif yang disengaja, berulang, dan ditandai oleh ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis-jenis bullying, menganalisis dampaknya, serta mengembangkan strategi pencegahan dan penanganan bullying secara efektif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya empati, keberanian untuk bertindak, dan tanggung jawab sosial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bullying.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis bullying (verbal, fisik, sosial, siber) dengan tepat.
  2. Peserta didik dapat menganalisis dampak negatif bullying terhadap korban dan pelaku secara komprehensif.
  3. Peserta didik dapat merumuskan strategi pencegahan bullying yang efektif di lingkungan sekolah.
  4. Peserta didik dapat mempraktikkan cara melaporkan tindakan bullying dengan berani dan bertanggung jawab.
  5. Peserta didik dapat merancang kampanye anti-bullying sederhana di lingkungan sekolah.
Halaman 2 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bullying bukan hanya tentang mengenali perilakunya, tetapi juga tentang mengembangkan empati, keberanian untuk bertindak, dan kesadaran akan dampak jangka panjangnya, sehingga dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif bagi semua.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu melihat atau mengalami situasi di mana seseorang merasa terintimidasi atau tidak nyaman karena perlakuan orang lain, dan apa yang kamu rasakan saat itu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama: Mengaitkan perilaku bullying dengan nilai-nilai moral dan etika agama tentang kasih sayang, toleransi, dan larangan menyakiti sesama.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menulis esai persuasif atau slogan kampanye anti-bullying yang efektif.
Pendidikan Pancasila: Membahas bullying dalam konteks hak dan kewajiban warga negara, serta nilai-nilai persatuan dan kesatuan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berkolaborasi dalam mengawasi perilaku anak di rumah dan melaporkan indikasi bullying, serta mendukung kampanye anti-bullying sekolah.
Lingkungan PembelajaranMenciptakan sudut baca atau pojok diskusi di kelas dengan buku-buku atau poster tentang anti-bullying, serta memastikan area sekolah aman dari pengawasan untuk mencegah bullying.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial sekolah atau grup kelas untuk menyebarkan informasi tentang bahaya bullying dan tips pencegahannya, serta membuat poster digital anti-bullying.
Halaman 3 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis bullying (verbal, fisik, sosial, siber) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan cerita pendek tentang konflik antar teman, menyampaikan tujuan pembelajaran mengidentifikasi jenis bullying, dan melontarkan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi kasus-kasus bullying yang disajikan guru (video pendek/gambar/teks) untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis-jenis bullying, lalu mengaitkannya dengan pengalaman atau pengamatan di kehidupan nyata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok membuat peta konsep atau mind map tentang jenis-jenis bullying beserta contoh konkretnya, kemudian mendiskusikan perbedaan dan persamaan antar jenis bullying tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan konsep tentang berbagai jenis bullying, menjelaskan dampak awal yang mungkin timbul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran, melakukan refleksi singkat tentang pentingnya mengenali bullying, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik dapat menganalisis dampak negatif bullying terhadap korban dan pelaku secara komprehensif dan merumuskan strategi pencegahan bullying yang efektif di lingkungan sekolah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru membuka pertemuan dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi jenis bullying, menyampaikan tujuan pembelajaran menganalisis dampak dan merumuskan strategi pencegahan, serta mengajukan pertanyaan yang mendorong pemikiran kritis tentang konsekuensi bullying.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik disajikan studi kasus tentang bullying yang menyoroti dampak pada korban dan pelaku, kemudian secara individu menganalisis studi kasus tersebut untuk mengidentifikasi dampak fisik, psikologis, dan sosial.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil analisis mereka, kemudian berkolaborasi merumuskan minimal tiga strategi pencegahan bullying yang relevan dan dapat diterapkan di lingkungan sekolah mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitSetiap kelompok mempresentasikan analisis dampak dan strategi pencegahan yang telah dirumuskan, kelompok lain memberikan masukan konstruktif, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya empati serta peran aktif dalam pencegahan bullying.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting tentang dampak dan pencegahan bullying, melakukan refleksi tentang komitmen pribadi dalam mencegah bullying, guru memberikan motivasi dan mengumumkan persiapan untuk proyek kampanye anti-bullying.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi jenis-jenis bullying dan menganalisis dampaknya serta merumuskan strategi pencegahan.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, pensil, gunting, lem, gambar/kasus bullying (cetak)

Langkah kerja:

  1. Bacalah dengan seksama kasus bullying yang diberikan guru.
  2. Identifikasi jenis bullying yang terjadi dalam kasus tersebut (verbal, fisik, sosial, siber).
  3. Diskusikan dalam kelompok dampak negatif yang mungkin dialami korban dan pelaku.
  4. Rumuskan minimal tiga strategi pencegahan bullying yang dapat diterapkan di sekolah.
  5. Buatlah poster atau infografis sederhana yang berisi jenis bullying, dampaknya, dan strategi pencegahan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang bullying?
  2. Pernahkah kamu melihat atau mendengar tentang bullying di lingkungan sekitarmu?
  3. Menurutmu, mengapa seseorang melakukan bullying?
  4. Apa yang harus dilakukan jika kamu melihat temanmu di-bully?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan relevansi isi LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rancangan kampanye anti-bullying dan simulasi pelaporan bullying.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai jenis bullyingJenis-jenis bullying (verbal, fisik, sosial, siber)1 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis dampak negatif bullying dan merumuskan strategi pencegahanDampak bullying, strategi pencegahan1 JPKolaborasi
3Mempraktikkan pelaporan bullying dan merancang kampanye anti-bullyingProsedur pelaporan, rancangan kampanye1 JPKomunikasi
Halaman 8 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bullying adalah masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat meninggalkan luka mendalam bagi korbannya. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami apa itu bullying, mengenali berbagai bentuknya, serta mengetahui bagaimana cara mencegah dan menanganinya. Dengan pemahaman yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

1. Apa Itu Bullying?
Bullying adalah tindakan agresif yang disengaja dan dilakukan secara berulang oleh satu orang atau kelompok terhadap orang lain yang dianggap lebih lemah. Tindakan ini ditandai oleh ketidakseimbangan kekuatan, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis. Bullying bukan sekadar bercanda atau iseng, melainkan perilaku yang bertujuan untuk menyakiti, menakuti, atau mendominasi orang lain. Penting untuk membedakan bullying dari konflik biasa, di mana kedua belah pihak memiliki kekuatan yang relatif seimbang dan ada keinginan untuk menyelesaikan masalah.

2. Jenis-Jenis Bullying
Bullying dapat muncul dalam berbagai bentuk. Pertama, bullying verbal, seperti mengejek, menghina, memfitnah, atau mengancam. Kedua, bullying fisik, yaitu tindakan kekerasan fisik seperti memukul, menendang, mendorong, atau merusak barang. Ketiga, bullying sosial (relasional), yang meliputi pengucilan, penyebaran rumor palsu, atau manipulasi pertemanan. Keempat, cyberbullying, yaitu intimidasi yang dilakukan melalui media elektronik seperti internet dan telepon seluler, contohnya menyebarkan foto memalukan atau komentar jahat di media sosial. Terkadang, ada juga bullying non-verbal seperti tatapan mengintimidasi atau gestur merendahkan.

3. Dampak Bullying pada Korban
Korban bullying dapat mengalami dampak yang sangat serius, baik secara fisik maupun mental. Secara fisik, mereka mungkin mengalami luka atau memar. Secara psikologis, korban seringkali merasa cemas, takut, depresi, rendah diri, sulit tidur, atau bahkan memiliki pikiran untuk bunuh diri. Mereka juga dapat mengalami penurunan prestasi akademik, kehilangan minat pada kegiatan sekolah, dan kesulitan membangun hubungan sosial. Dampak ini bisa bertahan hingga dewasa jika tidak ditangani dengan baik, membentuk trauma yang berkepanjangan.

4. Dampak Bullying pada Pelaku
Meskipun pelaku bullying tampak 'kuat', mereka juga dapat mengalami dampak negatif. Pelaku seringkali memiliki masalah perilaku lain, seperti agresi, kesulitan mengikuti aturan, atau kecenderungan untuk melakukan kekerasan di masa depan. Mereka mungkin kesulitan dalam mengembangkan empati dan hubungan sosial yang sehat. Dalam jangka panjang, pelaku bullying berisiko lebih tinggi untuk terlibat dalam tindakan kriminal, penyalahgunaan zat terlarang, atau masalah kesehatan mental. Lingkungan yang permisif terhadap bullying juga akan membentuk karakter pelaku yang kurang bertanggung jawab.

5. Penyebab Bullying
Beberapa faktor dapat menyebabkan seseorang menjadi pelaku bullying. Ini bisa berasal dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis atau kurang pengawasan, pengalaman menjadi korban bullying sebelumnya, atau keinginan untuk mendapatkan perhatian dan kekuasaan. Lingkungan sekolah yang kurang tegas dalam menindak bullying atau kurangnya edukasi tentang empati juga bisa menjadi pemicu. Selain itu, tekanan teman sebaya atau pengaruh media sosial yang menampilkan perilaku agresif juga dapat berkontribusi pada munculnya tindakan bullying. Memahami akar masalah ini penting untuk intervensi yang tepat.

6. Strategi Pencegahan Bullying
Pencegahan bullying memerlukan upaya kolektif dari semua pihak. Strategi yang bisa dilakukan antara lain: meningkatkan kesadaran melalui edukasi di sekolah dan rumah, membangun budaya sekolah yang positif dan inklusif, serta melatih empati dan keterampilan sosial peserta didik. Guru dan orang tua perlu menjadi teladan dan memberikan pengawasan yang memadai. Penting juga untuk memiliki sistem pelaporan yang jelas dan aman, serta konsekuensi yang tegas bagi pelaku bullying. Program anti-bullying yang berkelanjutan dan partisipasi aktif seluruh warga sekolah sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman.

7. Cara Melaporkan Bullying
Melaporkan bullying adalah langkah penting untuk menghentikan tindakan tersebut dan melindungi korban. Jika kamu melihat atau mengalami bullying, jangan takut untuk melaporkannya. Kamu bisa berbicara kepada guru, konselor sekolah, kepala sekolah, orang tua, atau orang dewasa lain yang kamu percaya. Pastikan kamu menjelaskan secara detail kapan, di mana, siapa pelakunya, siapa korbannya, dan apa yang terjadi. Beberapa sekolah memiliki kotak pengaduan anonim atau saluran pelaporan online. Ingat, melaporkan bullying bukanlah tindakan mengadu, melainkan tindakan berani dan bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Rangkuman: Bullying adalah perilaku agresif berulang yang disengaja dan merugikan, dengan berbagai jenis seperti verbal, fisik, sosial, dan siber. Dampaknya sangat negatif bagi korban maupun pelaku. Pencegahan membutuhkan kesadaran, empati, dan tindakan kolektif. Melaporkan bullying adalah langkah berani dan penting untuk menghentikan siklus kekerasan. Mari bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Halaman 9 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BullyingPerilaku agresif yang disengaja, berulang, dan melibatkan ketidakseimbangan kekuatan.
EmpatiKemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang orang lain rasakan.
CyberbullyingBullying yang dilakukan melalui media elektronik seperti internet dan telepon seluler.
IntimidasiTindakan menakut-nakuti atau mengancam untuk memaksa seseorang melakukan sesuatu.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan klasikal · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bullying" mata pelajaran Bimbingan klasikal Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bullying — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bimbingan klasikal Kelas VIII SMP — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bimbingan klasikal kelas VIII (kelas 8) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bimbingan klasikal kelas VIII (kelas 8) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bimbingan klasikal kelas VIII (kelas 8) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bimbingan klasikal bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIIPeta Konsep
BullyingApa Itu Bullying?Jenis-Jenis BullyingDampak Bullying pada KorbanDampak Bullying pada PelakuPenyebab Bullying
Dari sub-bab BullyingLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan klasikal · Kelas VIIIProfil Lulusan
KewargaanKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bimbingan klasikal Kelas VIII SMP

Apakah modul ajar Bimbingan klasikal ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bimbingan klasikal?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.