tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MABahasa Inggris › Descriptive Text
MA · Kelas X · Fase E

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X
Descriptive Text

Modul ajar Bahasa Inggris MA kelas X materi Descriptive Text lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas X materi Descriptive Text
Ringkasan: Descriptive text bertujuan menggambarkan objek (orang, tempat, benda) secara detail agar pembaca dapat membayangkannya. Teks ini memiliki struktur identifikasi dan deskripsi, serta didominasi oleh simple present tense, adjective, dan adverb untuk memberikan informasi yang spesifik dan menarik. Menulis teks deskriptif yang efektif membutuhkan observasi detail dan pemilihan kata yang tepat.
Model: Project Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: penalaran kritis, kreativitas, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · Descriptive Text · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis teks dalam bahasa Inggris dan mampu mengidentifikasi informasi umum dari teks sederhana.

Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menyusun teks deskriptif dengan efektif membantu peserta didik mengkomunikasikan ide dan informasi secara jelas dan menarik, serta mengembangkan apresiasi terhadap detail di sekitar mereka.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita membuat seseorang membayangkan sesuatu yang indah atau menarik hanya dengan kata-kata?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur teks deskriptif tentang orang, tempat, dan benda.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menunjukkan gambar tempat menarik di Indonesia, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat sebuah deskripsi menjadi hidup dan berkesan?'. Peserta didik diharapkan menyadari bahwa mereka akan belajar cara membuat deskripsi yang menarik.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis beberapa contoh teks deskriptif (tentang tokoh idola, tempat wisata, atau benda kesayangan) untuk menemukan pola fungsi sosial dan struktur umum (identifikasi dan deskripsi) dari teks tersebut, dengan bimbingan guru yang mengaitkan contoh-contoh tersebut dengan pengalaman pribadi mereka.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja menganalisis fungsi sosial, struktur, dan ciri-ciri umum teks deskriptif dari contoh yang diberikan, lalu membandingkan hasil analisis mereka dengan kelompok lain untuk menemukan kesamaan dan perbedaan.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik konstruktif, menguatkan pemahaman tentang fungsi sosial dan struktur teks deskriptif, serta memastikan setiap peserta didik memahami konsep dasar.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang apa itu teks deskriptif. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memberikan tugas membaca contoh teks deskriptif lain di rumah, dan menutup dengan doa serta ucapan penyemangat.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning (PBL)

Tujuan: Menganalisis unsur kebahasaan (simple present tense, adjective, adverb) dalam teks deskriptif dan membandingkan karakteristik berbagai teks deskriptif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: 'Hari ini kita akan menyelami detail bahasa yang membuat deskripsi kita semakin hidup!'. Peserta didik diharapkan bersemangat untuk menemukan rahasia di balik kata-kata.

Memahami: Peserta didik diberikan masalah: 'Bagaimana cara membuat deskripsi yang detail dan menarik tanpa hanya menyebutkan daftar kata benda?'. Mereka kemudian diajak mengidentifikasi penggunaan simple present tense, adjective, dan adverb dari contoh teks deskriptif yang berbeda untuk memahami perannya dalam memberikan detail.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik menganalisis teks deskriptif yang berbeda, menyoroti penggunaan kata sifat, kata keterangan, dan simple present tense. Mereka kemudian membandingkan teks-teks tersebut untuk melihat bagaimana variasi penggunaan unsur kebahasaan memengaruhi 'rasa' dan detail deskripsi.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan analisis unsur kebahasaan dan perbandingan teks deskriptif. Guru memfasilitasi diskusi, mengoreksi jika ada miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya pemilihan kata dalam deskripsi, serta mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang kualitas deskripsi.

Penutup: Guru dan peserta didik merangkum poin-poin penting tentang unsur kebahasaan dan perbandingannya. Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih mengamati detail di sekitar, memberikan apresiasi atas kerja keras, dan menutup dengan doa serta pesan untuk mempersiapkan ide proyek penulisan deskripsi.

Pertemuan 3 — Project Based Learning (PjBL)

Tujuan: Menyusun kerangka teks deskriptif, menulis teks deskriptif sederhana, dan mempresentasikannya dengan percaya diri dan komunikatif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali tujuan akhir pembelajaran: 'Hari ini adalah puncaknya! Kita akan menciptakan deskripsi yang memukau dan berbagi dengan dunia!'. Peserta didik diajak untuk membayangkan karya yang akan mereka hasilkan.

Memahami: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan memilih objek (orang/tempat/benda) yang ingin dideskripsikan, lalu menyusun kerangka teks deskriptif berdasarkan struktur dan unsur kebahasaan yang telah dipelajari, dengan bimbingan individual dari guru.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menulis teks deskriptif mereka, mengembangkan kerangka menjadi paragraf yang koheren dan detail, dengan fokus pada penggunaan simple present tense, adjective, dan adverb secara tepat. Mereka dapat menggunakan kamus atau sumber online untuk memperkaya kosakata.

Merefleksi: Peserta didik secara bergiliran mempresentasikan teks deskriptif mereka di depan kelas atau dalam kelompok kecil. Guru dan teman memberikan umpan balik konstruktif mengenai kejelasan, detail, dan penggunaan bahasa. Guru memberikan penilaian dan penguatan positif, serta mendorong peserta didik untuk terus mengasah kemampuan menulis.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas karya dan presentasi mereka, merangkum pencapaian belajar, dan memberikan motivasi untuk terus berkarya. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan pesan bahwa setiap orang memiliki cerita unik untuk dibagikan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan analisis teks, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian teks deskriptif yang ditulis oleh peserta didik dan presentasi lisan mereka di depan kelas.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur teks deskriptif tentang orang, tempat, dan benda.Fungsi sosial dan struktur teks deskriptif.2 JPpenalaran kritis
Menganalisis unsur kebahasaan (simple present tense, adjective, adverb) dalam teks deskriptif dan membandingkan karakteristik berbagai teks deskriptif.Unsur kebahasaan teks deskriptif (simple present tense, adjective, adverb) dan perbandingan teks.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
Menyusun kerangka teks deskriptif, menulis teks deskriptif sederhana, dan mempresentasikannya.Penulisan dan presentasi teks deskriptif.2 JPkreativitas, komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Teks deskriptif adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang bertujuan untuk menggambarkan sesuatu secara detail, baik itu orang, tempat, maupun benda. Dengan membaca teks deskriptif, pembaca diajak untuk membayangkan objek yang digambarkan seolah-olah melihat atau merasakannya sendiri. Kemampuan ini sangat penting untuk berkomunikasi secara efektif dan menyampaikan informasi dengan menarik.

Pengertian dan Fungsi Sosial Descriptive Text

Descriptive text adalah teks yang menggambarkan ciri-ciri suatu objek (orang, tempat, atau benda) secara spesifik dan detail. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca agar mereka dapat 'melihat' atau 'merasakan' objek tersebut. Fungsi sosialnya antara lain untuk memperkenalkan, mengagumi, atau memberikan informasi mendalam tentang suatu objek, seperti deskripsi destinasi wisata dalam brosur perjalanan atau ulasan produk di e-commerce. Misalnya, 'The Eiffel Tower is an iconic wrought-iron lattice tower on the Champ de Mars in Paris, France.'

Struktur Umum Descriptive Text

Descriptive text umumnya memiliki dua bagian utama. Pertama, 'Identification' (Identifikasi), yaitu pengenalan objek yang akan dideskripsikan, biasanya berisi nama objek dan informasi umum yang membuatnya unik. Bagian ini biasanya terletak di awal teks. Kedua, 'Description' (Deskripsi), yaitu penjelasan detail tentang ciri-ciri objek, seperti bentuk, ukuran, warna, sifat, atau fitur-fitur khusus lainnya. Bagian ini bisa terdiri dari beberapa paragraf, masing-masing fokus pada aspek yang berbeda dari objek. Contoh: 'It stands 330 metres tall and has three levels for visitors, with restaurants on the first and second levels.'

Unsur Kebahasaan: Simple Present Tense

Salah satu ciri kebahasaan utama dalam descriptive text adalah penggunaan Simple Present Tense. Ini karena descriptive text bertujuan untuk menjelaskan fakta atau ciri-ciri permanen dari suatu objek. Contoh: 'The cat has soft fur and green eyes.' atau 'My school is located near the park.' Penggunaan 'is', 'are', 'has', 'have', dan kata kerja bentuk pertama (verb-1) sangat dominan untuk menyatakan kondisi atau keberadaan objek yang dideskripsikan secara objektif dan faktual.

Unsur Kebahasaan: Adjective (Kata Sifat)

Kata sifat (adjective) adalah elemen krusial dalam descriptive text. Adjective digunakan untuk memberikan informasi lebih detail tentang kata benda, sehingga deskripsi menjadi lebih kaya dan hidup. Contoh adjective: 'beautiful,' 'tall,' 'old,' 'charming,' 'spacious,' 'friendly.' Penggunaan adjective yang tepat dapat membantu pembaca membentuk gambaran mental yang lebih akurat dan menarik. Misalnya, 'a magnificent old building' lebih informatif daripada hanya 'a building'.

Unsur Kebahasaan: Adverb (Kata Keterangan)

Kata keterangan (adverb) juga sering digunakan untuk menambah detail, khususnya untuk menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan atau seberapa intens suatu sifat. Meskipun tidak sebanyak adjective, adverb tetap penting. Contoh: 'The river flows smoothly,' 'She speaks softly,' atau 'The house is beautifully decorated.' Adverb dapat memberikan nuansa tambahan pada deskripsi, membuat gambaran menjadi lebih lengkap dan dinamis.

Tips Menulis Descriptive Text yang Efektif

Untuk menulis descriptive text yang baik, pertama, tentukan objek yang ingin dideskripsikan dan identifikasi ciri-ciri utamanya. Kedua, buat kerangka dengan membagi deskripsi menjadi beberapa aspek (misalnya, penampilan, karakteristik, fungsi). Ketiga, gunakan indra (penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, pengecapan) untuk memperkaya detail. Keempat, perbanyak penggunaan adjective dan adverb. Terakhir, periksa kembali penggunaan simple present tense dan pastikan tulisan mengalir dengan logis dan menarik bagi pembaca.

Rangkuman: Descriptive text bertujuan menggambarkan objek (orang, tempat, benda) secara detail agar pembaca dapat membayangkannya. Teks ini memiliki struktur identifikasi dan deskripsi, serta didominasi oleh simple present tense, adjective, dan adverb untuk memberikan informasi yang spesifik dan menarik. Menulis teks deskriptif yang efektif membutuhkan observasi detail dan pemilihan kata yang tepat.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis struktur dan unsur kebahasaan dalam teks deskriptif.

Alat & bahan: Teks deskriptif contoh, pulpen, buku catatan

  1. Baca dan pahami teks deskriptif yang diberikan.
  2. Identifikasi bagian 'Identification' dan 'Description' pada teks.
  3. Lingkari semua kata sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb) yang kamu temukan.
  4. Garis bawahi kalimat yang menggunakan simple present tense.
  5. Diskusikan hasil temuanmu dengan teman kelompok.

8 Glosarium

Descriptive TextTeks yang menggambarkan objek secara detail.
IdentificationBagian pengenalan objek dalam teks deskriptif.
DescriptionBagian penjelasan detail ciri-ciri objek.
Simple Present TenseBentuk kata kerja untuk menyatakan fakta atau kebiasaan.
AdjectiveKata sifat yang menjelaskan kata benda.
AdverbKata keterangan yang menjelaskan kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan lain.

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Self IntroductionBahasa Inggris Kelas X MA
Pelajari Self Introduction →
Argumentative Text, E-moneyBahasa Inggris Kelas XII MA
Pelajari Argumentative Text, E-money →
Narrative textBahasa Inggris Kelas XII MA
Pelajari Narrative text →
Application LetterBahasa Inggris Kelas XII MA
Pelajari Application Letter →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris Descriptive Text ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.