Modul ajar Bahasa Inggris MA kelas X materi Self Introduction lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mampu memahami dan menggunakan beberapa frasa dasar untuk menyapa dan memperkenalkan diri dalam Bahasa Indonesia.
Pemahaman bermakna: Memperkenalkan diri bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kesan pertama yang positif dan membuka jalur komunikasi dengan orang lain dalam berbagai situasi. Kemampuan ini menjadi bekal penting untuk interaksi sosial dan profesional di masa depan.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu merasa canggung atau bingung saat harus memperkenalkan diri di depan orang banyak atau di lingkungan baru?
Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting yang relevan untuk perkenalan diri dalam berbagai konteks sosial dan menganalisis contoh teks perkenalan diri untuk mengidentifikasi struktur dan fitur kebahasaan yang digunakan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat bertemu orang baru, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang pentingnya perkenalan diri, dan melontarkan pertanyaan pemantik.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai contoh video atau teks perkenalan diri dari berbagai sumber (YouTube, artikel, buku) untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci dan frasa yang umum digunakan, kemudian mendiskusikan perbedaan gaya perkenalan di konteks formal dan informal.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menganalisis satu contoh teks perkenalan diri yang berbeda, mengidentifikasi struktur (pembukaan, isi, penutup) dan fitur kebahasaan (ungkapan sapaan, ungkapan data diri, ungkapan harapan) serta mencatat informasi penting yang disampaikan.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, kemudian guru memberikan penguatan tentang pentingnya menyesuaikan informasi dan gaya perkenalan dengan konteks dan audiens.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang self introduction, melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan persiapan untuk pertemuan berikutnya.
Tujuan: Menyusun teks perkenalan diri yang efektif dan sesuai dengan konteks dan audiens serta menerapkan etika berbahasa yang santun dalam interaksi perkenalan diri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya tentang elemen perkenalan diri, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun teks perkenalan diri yang efektif, dan memberikan skenario masalah perkenalan diri.
Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis skenario kasus (misalnya, perkenalan di kelas baru, perkenalan saat seleksi organisasi, perkenalan di acara komunitas) dan mengidentifikasi kebutuhan informasi serta gaya bahasa yang tepat untuk setiap skenario.
Mengaplikasi: Berdasarkan skenario yang dipilih, peserta didik menyusun draf teks perkenalan diri mereka sendiri, dengan memperhatikan struktur, fitur kebahasaan, dan etika berbahasa yang santun, kemudian saling bertukar draf dengan teman untuk mendapatkan umpan balik awal.
Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil saling mengoreksi dan menyempurnakan draf teks perkenalan diri mereka, fokus pada kejelasan, kelengkapan, dan kesantunan bahasa, serta mendiskusikan bagaimana etika berbahasa tercermin dalam teks mereka.
Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum tantangan dan solusi dalam menyusun teks perkenalan diri, melakukan refleksi tentang pentingnya persiapan dan etika, guru memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan mengingatkan untuk mempersiapkan presentasi lisan di pertemuan selanjutnya.
Tujuan: Mempresentasikan perkenalan diri secara lisan dengan percaya diri dan intonasi yang tepat, serta mengevaluasi perkenalan diri teman sebaya dan memberikan umpan balik konstruktif.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali tujuan akhir yaitu mempresentasikan perkenalan diri secara lisan, dan menjelaskan rubrik penilaian serta prosedur presentasi dan pemberian umpan balik.
Memahami: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mempersiapkan presentasi lisan perkenalan diri mereka, melatih intonasi, ekspresi, dan bahasa tubuh, serta memastikan semua poin penting dalam teks perkenalan sudah siap disampaikan.
Mengaplikasi: Peserta didik secara bergantian mempresentasikan perkenalan diri di depan kelas, sementara peserta didik lain bertindak sebagai audiens yang aktif mendengarkan dan mencatat poin-poin penting serta umpan balik konstruktif berdasarkan rubrik yang telah diberikan.
Merefleksi: Setelah setiap presentasi, peserta didik memberikan umpan balik (feedback) secara konstruktif kepada presenter, fokus pada aspek kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan, kemudian guru memberikan penguatan dan evaluasi menyeluruh terhadap presentasi yang telah dilakukan.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran self introduction, melakukan refleksi mendalam tentang pengalaman belajar dan peningkatan kepercayaan diri, guru memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan usaha peserta didik, dan menutup dengan doa serta pesan positif untuk terus mengembangkan diri.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, penyusunan draf teks, dan pemberian umpan balik.
Akhir (sumatif): Penilaian presentasi lisan perkenalan diri berdasarkan rubrik yang mencakup kelengkapan isi, kejelasan penyampaian, kepercayaan diri, dan etika berbahasa.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi informasi penting yang relevan untuk perkenalan diri dalam berbagai konteks sosial. | Informasi penting dalam perkenalan diri | 2 JP | Komunikasi |
| Menganalisis contoh teks perkenalan diri untuk mengidentifikasi struktur dan fitur kebahasaan yang digunakan. | Struktur dan fitur kebahasaan perkenalan diri | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menyusun teks perkenalan diri yang efektif dan sesuai dengan konteks dan audiens. | Penyusunan teks perkenalan diri | 2 JP | Kreativitas |
| Mempresentasikan perkenalan diri secara lisan dengan percaya diri dan intonasi yang tepat. | Presentasi lisan perkenalan diri | 2 JP | Komunikasi |
Kemampuan memperkenalkan diri (self introduction) adalah keterampilan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sosial dan profesional. Ini adalah langkah pertama untuk membangun koneksi, menunjukkan kepercayaan diri, dan menciptakan kesan positif. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai seni perkenalan diri yang efektif dan berkesan.
Self introduction adalah tindakan memperkenalkan diri sendiri kepada orang lain, baik secara lisan maupun tertulis. Tujuannya beragam, mulai dari membangun jaringan, mencari pekerjaan, bergabung dengan komunitas baru, hingga sekadar menjalin pertemanan. Perkenalan yang baik akan membantu orang lain memahami siapa diri kita dan apa yang bisa kita tawarkan.
Informasi dasar yang umumnya disampaikan meliputi nama lengkap, nama panggilan, asal (kota/daerah), pendidikan, pekerjaan (jika ada), hobi atau minat, dan tujuan perkenalan. Penting untuk memilih informasi yang relevan dengan konteks agar perkenalan tidak terlalu panjang atau membosankan. Misalnya, dalam perkenalan di kelas, hobi mungkin lebih relevan daripada pengalaman kerja.
Perkenalan diri yang efektif biasanya memiliki tiga bagian: pembukaan, isi, dan penutup. Pembukaan meliputi sapaan dan penyebutan nama. Isi adalah bagian utama untuk menyampaikan informasi pribadi. Penutup berisi harapan atau ajakan untuk berinteraksi lebih lanjut. Contoh: 'Hello, my name is [Nama]. I'm from [Asal]. My hobby is [Hobi]. Nice to meet you.'
Beberapa frasa kunci yang sering digunakan antara lain: 'Let me introduce myself...', 'My name is...', 'I am from...', 'I am a student at...', 'My hobbies are...', 'It's a pleasure to meet you.', 'Nice to meet you too.', 'Looking forward to working with you.' Menguasai frasa ini akan membuat perkenalan lebih lancar.
Gaya dan isi perkenalan harus disesuaikan dengan konteks (formal/informal) dan audiens. Perkenalan di acara formal akan berbeda dengan perkenalan di antara teman sebaya. Pertimbangkan siapa yang Anda ajak bicara dan apa yang ingin mereka ketahui tentang Anda. Ini menunjukkan kecerdasan sosial dan rasa hormat.
Selain kata-kata, intonasi suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh sangat memengaruhi kesan yang Anda berikan. Bicaralah dengan jelas, intonasi yang ramah, dan tunjukkan kontak mata yang baik. Senyuman tulus dan postur tubuh yang tegak dapat meningkatkan kepercayaan diri dan membuat Anda terlihat lebih approachable.
Gunakan bahasa yang sopan dan santun. Hindari memotong pembicaraan atau terlalu banyak berbicara tentang diri sendiri tanpa memberi kesempatan orang lain. Ucapkan terima kasih setelah perkenalan dan tunjukkan minat untuk mengenal orang lain. Ini mencerminkan akhlak yang baik dan nilai-nilai persaudaraan.
Rangkuman: Self introduction adalah keterampilan vital untuk membangun koneksi dan kesan positif. Ini melibatkan penyampaian informasi pribadi yang relevan, struktur yang jelas, frasa yang tepat, serta penyesuaian dengan konteks dan audiens. Intonasi, bahasa tubuh, dan etika berbahasa juga berperan penting. Menguasai self introduction akan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi Anda.
Tujuan: Menyusun dan mempresentasikan teks perkenalan diri yang efektif dan sesuai konteks.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, gawai (opsional), contoh teks/video perkenalan.
| Self Introduction | Proses memperkenalkan diri sendiri kepada orang lain. |
| Intonasi | Nada suara saat berbicara. |
| Bahasa Tubuh | Gerakan non-verbal yang menyampaikan pesan. |
| Audiens | Orang atau kelompok yang mendengarkan/melihat presentasi. |
| Kontekstual | Sesuai dengan konteks atau situasi. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.