Modul ajar Bahasa Inggris MA kelas XII materi Argumentative Text, E-money lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami struktur dasar teks eksposisi dan mampu mengidentifikasi isu-isu sosial ekonomi.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami pentingnya berpikir kritis dalam menyikapi isu-isu kontroversial seperti penggunaan e-money, serta mampu menyusun argumen yang logis dan persuasif untuk mempertahankan pandangan mereka.
Pertanyaan pemantik: Menurutmu, apakah penggunaan e-money membawa lebih banyak manfaat atau kerugian bagi masyarakat Indonesia?
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur argumentative text dengan tepat serta menganalisis penggunaan fitur bahasa dalam argumentative text terkait isu e-money secara kritis.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman mereka menggunakan e-money. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami argumentative text dan kaitannya dengan isu e-money, serta menjelaskan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diajak menyadari bahwa mereka akan belajar cara meyakinkan orang lain dengan argumen yang kuat.
Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan beberapa contoh teks (berita, opini, iklan). Mereka diminta mengidentifikasi mana yang termasuk argumentative text dan mengapa, fokus pada ciri-ciri dan strukturnya. Selanjutnya, mereka menganalisis contoh argumentative text tentang e-money untuk menemukan fitur bahasa persuasif yang digunakan.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang ciri, struktur, dan fitur bahasa argumentative text dari contoh yang diberikan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, memastikan pemahaman dasar terbentuk. Peserta didik berdiskusi tentang relevansi fitur bahasa dalam meyakinkan pembaca.
Merefleksi: Peserta didik secara individu menuliskan tiga poin penting yang mereka pelajari tentang argumentative text dan fitur bahasanya. Guru memberikan penguatan bahwa kemampuan ini penting untuk menyaring informasi dan menyampaikan pendapat secara efektif.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan ciri dan struktur argumentative text. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah untuk mencari satu artikel opini tentang e-money. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik.
Tujuan: Menyusun kerangka argumentative text tentang isu e-money dengan argumen yang kuat dan didukung bukti.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan membahas tugas rumah artikel opini tentang e-money. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun kerangka argumentative text dan menjelaskan bahwa mereka akan menghadapi 'masalah' dalam menyusun argumen yang kuat, yang akan mereka pecahkan bersama.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan berbagai isu pro dan kontra terkait e-money yang mereka temukan dari artikel opini. Guru memfasilitasi diskusi untuk mengidentifikasi masalah utama atau kontroversi yang paling menarik untuk dibahas dalam argumentative text.
Mengaplikasi: Setiap kelompok memilih satu isu terkait e-money dan mulai menyusun kerangka argumentative text (thesis statement, argumen pendukung, bukti, counter-argument, dan kesimpulan). Mereka mencari bukti pendukung dari berbagai sumber (internet, buku, survei singkat) dan berdiskusi untuk memperkuat argumen mereka. Guru membimbing proses ini, memberikan masukan tentang validitas bukti dan kelogisan argumen.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan kerangka argumentative text mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menekankan pentingnya bukti yang kuat dan struktur yang logis dalam membangun argumen.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah menyusun kerangka argumentative text yang efektif. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka, serta memberikan tugas untuk mulai mengembangkan kerangka menjadi draf tulisan. Doa penutup.
Tujuan: Menulis argumentative text lengkap tentang isu e-money dengan struktur yang koheren dan bahasa yang persuasif serta mempresentasikannya dengan percaya diri dan kemampuan mempertahankan argumen.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang kerangka argumentative text yang telah disusun dan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyelesaikan dan mempresentasikan tulisan. Guru menekankan bahwa mereka akan 'membuat karya' dan 'menunjukkan' kemampuan mereka di hadapan teman-teman.
Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan (sesuai kebutuhan) melanjutkan penulisan argumentative text berdasarkan kerangka yang telah dibuat. Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, membantu dalam pemilihan kata, tata bahasa, dan koherensi antar paragraf. Fokus pada pengembangan argumen dan penggunaan bahasa persuasif.
Mengaplikasi: Setelah selesai menulis, peserta didik melakukan peer-editing atau saling memberikan umpan balik terhadap tulisan teman. Kemudian, setiap peserta didik mempresentasikan argumentative text mereka di depan kelas. Setelah presentasi, peserta didik lain dan guru memberikan pertanyaan dan umpan balik, serta peserta didik harus mampu mempertahankan argumen mereka dengan logis dan santun.
Merefleksi: Peserta didik menuliskan refleksi pribadi tentang proses penulisan dan presentasi argumentative text, termasuk tantangan yang dihadapi dan pelajaran yang diperoleh. Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kemampuan mereka dalam menyampaikan pendapat serta memberikan penguatan tentang pentingnya berpikir kritis dan komunikasi efektif.
Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya argumentative text dalam kehidupan nyata. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui dan memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan berpikir kritis. Doa penutup oleh perwakilan peserta didik.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis teks, dan penyusunan kerangka argumen.
Akhir (sumatif): Penilaian argumentative text yang ditulis dan presentasi lisan berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur argumentative text dengan tepat. | Ciri dan struktur argumentative text | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menganalisis penggunaan fitur bahasa dalam argumentative text terkait isu e-money secara kritis. | Fitur bahasa persuasif | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menyusun kerangka argumentative text tentang isu e-money dengan argumen yang kuat dan didukung bukti. | Kerangka argumentative text | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menulis dan mempresentasikan argumentative text lengkap tentang isu e-money. | Argumentative text lengkap, presentasi | 2 JP | Komunikasi, Keimanan dan Ketakwaan |
Dalam era digital yang serba cepat ini, kemampuan untuk memahami dan menyusun argumen yang kuat menjadi sangat penting. Kita sering dihadapkan pada berbagai informasi yang perlu disaring dan disikapi secara kritis. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai argumentative text, dengan fokus pada isu e-money yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Argumentative text adalah jenis tulisan yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca agar menerima atau setuju dengan sudut pandang penulis mengenai suatu isu. Tujuannya bukan hanya menyajikan informasi, tetapi juga untuk mengubah pandangan pembaca melalui serangkaian argumen yang logis dan didukung bukti. Misalnya, sebuah artikel yang menyatakan bahwa 'E-money meningkatkan efisiensi transaksi' akan berusaha meyakinkan pembaca dengan data dan contoh.
Argumentative text umumnya memiliki tiga bagian utama: Introduction (Pendahuluan) yang berisi thesis statement atau pernyataan posisi penulis; Body Paragraphs (Isi) yang mengembangkan argumen-argumen pendukung dengan bukti dan penjelasan; dan Conclusion (Kesimpulan) yang merangkum kembali argumen dan menegaskan kembali posisi penulis. Setiap paragraf isi biasanya fokus pada satu argumen utama.
Untuk meyakinkan pembaca, argumentative text menggunakan berbagai fitur bahasa persuasif. Ini termasuk penggunaan kata kerja modal (must, should, will), kata penghubung yang menunjukkan hubungan sebab-akibat atau kontras (therefore, however, in addition), kalimat retoris, dan bahasa evaluatif (significant, crucial, detrimental). Pemilihan kata yang tepat sangat penting untuk membangun kredibilitas dan memengaruhi pembaca.
E-money, atau uang elektronik, adalah alat pembayaran yang nilainya disimpan secara elektronik dalam media seperti kartu atau server. Di Indonesia, e-money berkembang pesat seiring dengan digitalisasi. Contohnya termasuk kartu e-toll, aplikasi dompet digital seperti OVO atau GoPay. Perkembangan ini membawa kemudahan transaksi, tetapi juga menimbulkan berbagai isu sosial dan ekonomi yang menarik untuk diperdebatkan.
Penggunaan e-money memicu berbagai perdebatan. Isu pro meliputi efisiensi, keamanan transaksi (mengurangi risiko pencurian uang tunai), transparansi, dan kemudahan pelacakan pengeluaran. Namun, isu kontra juga muncul seperti risiko kebocoran data pribadi, ketergantungan pada teknologi, potensi kesenjangan digital bagi mereka yang tidak melek teknologi, dan masalah regulasi yang belum sempurna. Masing-money, dampak pada ekonomi mikro dan makro, serta regulasi pemerintah.
Menyusun argumentative text dimulai dengan memilih isu yang jelas (misalnya, 'E-money lebih menguntungkan daripada uang tunai'). Kemudian, lakukan riset mendalam untuk mengumpulkan bukti dan data yang mendukung maupun menentang posisi Anda. Susun kerangka dengan argumen utama dan bukti pendukungnya. Tulis draf, lalu revisi untuk memastikan koherensi, penggunaan bahasa persuasif, dan tata bahasa yang benar. Terakhir, periksa kembali agar tidak ada kesalahan.
Rangkuman: Argumentative text bertujuan meyakinkan pembaca melalui argumen logis dan bukti. Struktur utamanya adalah pendahuluan (thesis statement), isi (argumen dengan bukti), dan kesimpulan. Fitur bahasanya persuasif. E-money merupakan isu relevan yang menimbulkan pro dan kontra, dan menjadi topik menarik untuk dilatih dalam menyusun argumentative text secara sistematis dan kritis.
Tujuan: Menganalisis struktur dan fitur bahasa argumentative text serta mengidentifikasi argumen pro dan kontra terkait isu e-money.
Alat & bahan: Teks argumentative tentang e-money, pulpen, kertas/lembar kerja.
| Argumentative Text | Teks yang bertujuan meyakinkan pembaca tentang suatu sudut pandang dengan argumen dan bukti. |
| Thesis Statement | Pernyataan utama atau posisi penulis yang akan dipertahankan dalam argumentative text. |
| E-money | Uang elektronik; alat pembayaran yang nilainya disimpan secara elektronik. |
| Persuasif | Bersifat membujuk atau meyakinkan. |
| Kesenjangan Digital | Perbedaan akses, penggunaan, atau dampak teknologi informasi dan komunikasi antar kelompok masyarakat. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.