Modul ajar Bahasa Indonesia MI kelas V materi Teks Eksplanasi Sederhana lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mampu memahami dan menceritakan kembali informasi dari teks narasi atau deskripsi sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami teks eksplanasi membantu kita mengerti berbagai fenomena di sekitar secara logis dan runtut, serta mampu menjelaskannya kembali kepada orang lain.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian bertanya, 'Mengapa bisa terjadi hujan?' atau 'Bagaimana pelangi bisa muncul di langit?'
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi sederhana yang dibaca dengan tepat.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa bersama, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali fenomena alam yang pernah mereka amati, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat hujan turun?'.
Memahami: Peserta didik membaca teks eksplanasi sederhana tentang 'Proses Terjadinya Hujan' dan secara mandiri mencari tahu apa saja ciri-ciri teks tersebut serta bagian-bagiannya.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka tentang ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi, kemudian menuliskan hasil diskusinya di lembar kerja yang disediakan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang ciri dan struktur teks eksplanasi serta mengaitkannya dengan kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan fenomena alam. Suasana kelas penuh semangat dan apresiasi.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang ciri dan struktur teks eksplanasi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya, ditutup dengan doa bersama.
Tujuan: Menemukan informasi penting tentang proses terjadinya suatu fenomena dari teks eksplanasi yang dibaca dengan cermat dan menjelaskan kembali isi teks eksplanasi sederhana yang dibaca menggunakan kosakata baku dengan jelas.
Kegiatan awal: Setelah salam, doa, dan presensi, guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang ciri dan struktur teks eksplanasi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menemukan informasi penting dan menjelaskan kembali isi teks.
Memahami: Peserta didik membaca teks eksplanasi lain tentang 'Mengapa Tanah Longsor Terjadi?' secara individu, kemudian mengidentifikasi kata kunci dan kalimat utama di setiap paragraf untuk menemukan informasi penting.
Mengaplikasi: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk merangkum informasi penting dari teks tersebut dan secara bergantian menjelaskan kembali isi teks eksplanasi tersebut kepada teman kelompoknya menggunakan kosakata baku.
Merefleksi: Beberapa kelompok maju untuk menceritakan kembali isi teks di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan masukan tentang kejelasan penyampaian dan penggunaan kosakata. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya kejelasan dalam menyampaikan informasi ilmiah, sebagai bentuk rasa syukur atas akal yang diberikan Allah SWT.
Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan cara menemukan informasi penting dan menjelaskan kembali teks eksplanasi. Guru memberikan motivasi untuk terus belajar dan mengamati fenomena di sekitar, lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam.
Tujuan: Menyusun teks eksplanasi sederhana tentang fenomena alam atau sosial di lingkungan sekitar dengan runtut dan bahasa yang mudah dipahami.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek teks eksplanasi sendiri. Guru menekankan pentingnya kerja sama dan kreativitas.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok memilih satu fenomena alam atau sosial yang sering terjadi di lingkungan sekitar mereka (misalnya: banjir, kemacetan, proses membuat tempe) untuk dijadikan topik teks eksplanasi. Mereka berdiskusi untuk mengumpulkan ide dan informasi awal.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menyusun draf teks eksplanasi sederhana berdasarkan topik yang dipilih, dengan memperhatikan struktur dan ciri kebahasaan yang telah dipelajari. Guru membimbing dan memberikan masukan selama proses penyusunan. Mereka juga dapat mencari informasi tambahan dari buku atau internet.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil teks eksplanasi mereka di depan kelas. Kelompok lain dan guru memberikan apresiasi, saran, dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan tentang pentingnya menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi sesama, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran tentang teks eksplanasi. Guru memberikan penghargaan kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil karyanya, serta mengajak peserta didik untuk terus berkarya dan belajar. Ditutup dengan doa dan salam penutup yang ceria.
Proses (formatif): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, penilaian lembar kerja.
Akhir (sumatif): Penilaian teks eksplanasi sederhana yang disusun oleh peserta didik dan tes tertulis.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi sederhana yang dibaca dengan tepat. | Ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi | 2 JP | penalaran kritis |
| Menemukan informasi penting dan menjelaskan kembali isi teks eksplanasi. | Informasi penting dan ringkasan teks eksplanasi | 2 JP | komunikasi |
| Menyusun teks eksplanasi sederhana tentang fenomena alam atau sosial. | Penyusunan teks eksplanasi sederhana | 2 JP | kreativitas |
Selamat datang di dunia teks eksplanasi! Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa gunung meletus, atau bagaimana pelangi terbentuk? Teks eksplanasi adalah jenis tulisan yang akan menjawab semua pertanyaan 'mengapa' dan 'bagaimana' itu. Mari kita jelajahi bersama cara memahami dan membuat teks eksplanasi agar kita semakin pintar dan kritis dalam melihat dunia.
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial secara ilmiah dan logis. Teks ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada pembaca tentang 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa bisa terjadi. Contohnya, teks yang menjelaskan proses terjadinya hujan, gerhana bulan, atau bahkan proses fotosintesis pada tumbuhan. Teks ini berbeda dengan cerita fiksi karena isinya adalah fakta.
Teks eksplanasi memiliki beberapa ciri khas. Pertama, isinya berdasarkan fakta atau kejadian nyata. Kedua, membahas suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Ketiga, menjelaskan proses atau urutan kejadian. Keempat, menggunakan kalimat-kalimat yang lugas dan tidak bertele-tele. Kelima, tidak mencoba memengaruhi pembaca untuk percaya atau tidak percaya, hanya menjelaskan saja. Dengan mengenali ciri-ciri ini, kita bisa membedakan teks eksplanasi dari jenis teks lainnya.
Teks eksplanasi sederhana biasanya memiliki tiga bagian utama. Bagian pertama adalah 'Pernyataan Umum', yang berisi gambaran awal atau definisi singkat tentang fenomena yang akan dijelaskan. Bagian kedua adalah 'Deretan Penjelas', yang merupakan inti dari teks, berisi urutan sebab-akibat atau proses terjadinya fenomena secara detail. Bagian terakhir adalah 'Interpretasi' atau 'Kesimpulan', yang berisi pandangan atau simpulan penulis tentang fenomena tersebut, bisa juga berupa ajakan untuk bersyukur atas ciptaan Allah SWT. Ketiga bagian ini harus runtut agar mudah dipahami.
Untuk menemukan informasi penting, kita perlu membaca teks dengan cermat. Pertama, baca judul untuk mendapatkan gambaran umum. Kedua, identifikasi kata kunci di setiap paragraf. Ketiga, cari kalimat utama atau ide pokok di setiap paragraf. Keempat, perhatikan kata penghubung sebab-akibat seperti 'karena', 'sehingga', 'akibatnya', atau 'oleh sebab itu'. Dengan cara ini, kita bisa menangkap inti dari setiap bagian teks dan memahami keseluruhan proses yang dijelaskan.
Setelah menemukan informasi penting, kita bisa mencoba menjelaskan kembali isi teks dengan bahasa sendiri. Pastikan untuk menggunakan kosakata baku dan kalimat yang jelas. Mulailah dengan pernyataan umum, lalu jelaskan urutan prosesnya secara runtut dari awal hingga akhir. Hindari mengubah fakta yang ada dalam teks. Menjelaskan kembali isi teks melatih kita untuk memahami dan mengkomunikasikan informasi ilmiah dengan baik, serta mengasah kemampuan berbicara di depan umum.
Untuk menyusun teks eksplanasi, pertama tentukan topik fenomena yang ingin dijelaskan, misalnya 'Mengapa bisa terjadi banjir?'. Kedua, kumpulkan informasi atau fakta-fakta terkait topik tersebut. Ketiga, buat kerangka tulisan sesuai struktur: pernyataan umum, deretan penjelas (urutan proses/sebab-akibat), dan interpretasi. Keempat, kembangkan kerangka menjadi kalimat-kalimat yang runtut dan jelas. Terakhir, periksa kembali penggunaan kosakata baku dan ejaan. Menyusun teks eksplanasi membantu kita berpikir sistematis.
Ada banyak fenomena di sekitar kita yang bisa dijelaskan dalam teks eksplanasi. Contoh fenomena alam: proses terjadinya embun, terbentuknya gunung, terjadinya gempa bumi, atau siklus air. Contoh fenomena sosial: proses pembuatan garam, terjadinya pasar tradisional, atau bagaimana listrik bisa sampai ke rumah kita. Dengan mengamati dan memahami fenomena ini, kita akan semakin sadar akan kebesaran Allah SWT dalam menciptakan alam semesta dan kehidupan.
Rangkuman: Teks eksplanasi menjelaskan 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena terjadi berdasarkan fakta. Strukturnya meliputi pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Memahami teks ini membantu kita berpikir kritis dan menjelaskan informasi secara runtut, serta menyadari bahwa semua peristiwa terjadi atas izin Allah SWT.
Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting dan struktur teks eksplanasi sederhana.
Alat & bahan: Teks eksplanasi cetak, pensil, spidol, kertas plano
| Eksplanasi | Penjelasan atau keterangan. |
| Fenomena | Sesuatu yang luar biasa, kejadian, atau peristiwa. |
| Fakta | Keadaan atau peristiwa nyata. |
| Logis | Sesuai dengan logika, benar menurut penalaran. |
| Runtut | Berurutan dan teratur. |
| Kosakata Baku | Kata-kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.