Modul Ajar MI

Modul Ajar Bahasa Indonesia MI

23 modul ajar Bahasa Indonesia MI untuk kelas I, II, III, IV, V, dan VI — mulai Aku Bisa!, Awas Kuman!, dan Ayo, Bermain!. Word + PDF ber-kop.

23 modul siap pakaiFase A, B, CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 42 materi Bahasa Indonesia MI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bunyi Apa?, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bunyi Apa? selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Indonesia MI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bunyi Apa?
Bahasa Indonesia · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bunyi Apa?
Bahasa Indonesia · Fase A · Kelas I · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasA / I
Materi PokokBunyi Apa?
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai jenis bunyi di sekitar mereka dan dapat menirukan beberapa di antaranya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainMenyimak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan atau diperdengarkan), atau instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBunyi dihasilkan oleh berbagai sumber, seperti suara hewan, alat musik, atau benda yang bergesekan.
KonseptualBunyi adalah getaran yang merambat melalui media dan dapat didengar oleh telinga.
ProseduralPeserta didik belajar cara mengidentifikasi sumber bunyi, membedakan jenis-jenis bunyi, dan menirukan bunyi-bunyi tersebut dengan tepat.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya menyimak dengan baik untuk memahami informasi dan berkomunikasi secara efektif.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari keunikan setiap bunyi sebagai anugerah dan tanda kebesaran Allah SWT yang patut disyukuri.
2. Cinta IlmuMenunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap berbagai jenis bunyi dan sumbernya di lingkungan sekitar.
3. Cinta LingkunganMenjaga kebersihan dan ketenangan lingkungan agar dapat menyimak bunyi-bunyi alam dengan nyaman dan tidak menimbulkan polusi suara.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun sikap saling menghargai pendapat teman saat berdiskusi tentang bunyi dan membantu teman yang kesulitan mengidentifikasi bunyi.
5. Cinta Tanah AirMengenali dan menghargai bunyi-bunyi khas Indonesia, seperti suara alat musik tradisional atau logat bahasa daerah, sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah menyimak cerita tentang berbagai bunyi, peserta didik dapat mengidentifikasi setidaknya tiga sumber bunyi yang berbeda dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan menirukan bunyi, peserta didik dapat menirukan bunyi hewan dan benda dengan jelas dan sesuai.
  3. Dengan berpartisipasi dalam permainan tebak bunyi, peserta didik dapat mengasosiasikan bunyi dengan sumbernya secara mandiri.
  4. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengelompokkan jenis bunyi berdasarkan sumbernya dengan benar.
  5. Melalui pembuatan kartu bunyi, peserta didik dapat menunjukkan kreativitas dalam menyajikan informasi tentang bunyi.
Halaman 2 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami berbagai jenis bunyi di sekitar kita membantu kita mengenali lingkungan, berkomunikasi, dan mengekspresikan diri secara kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita tahu ada teman yang memanggil kita jika tidak ada suara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik dapat menirukan bunyi dengan intonasi dan ekspresi yang berbeda, serta membuat karya seni dari kartu bunyi.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi bunyi-bunyi alam sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan mensyukurinya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk membantu peserta didik mengidentifikasi bunyi-bunyi di rumah dan lingkungan sekitar, serta menceritakan pengalaman mereka mendengar bunyi-bunyi unik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk menyimak dan berdiskusi, dengan poster atau gambar sumber bunyi, serta menyediakan area yang tenang untuk fokus mendengarkan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan rekaman suara atau video pendek berisi berbagai jenis bunyi dari aplikasi atau situs edukasi yang aman dan sesuai usia.
Halaman 3 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah menyimak cerita tentang berbagai bunyi, peserta didik dapat mengidentifikasi setidaknya tiga sumber bunyi yang berbeda dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan hangat, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menampilkan gambar-gambar benda dan hewan, lalu bertanya, 'Pernahkah kalian mendengar suara dari benda atau hewan ini?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang 'Bunyi Apa?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai bunyi di lingkungan sekitar (misalnya, suara ayam berkokok, bel sekolah, klakson mobil) dan meminta peserta didik menyimak dengan seksama.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Bunyi apa saja yang kalian dengar dari video tadi? Bagaimana bunyi-bunyi itu berbeda?' untuk memancing peserta didik mengidentifikasi masalah.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan bunyi-bunyi yang mereka dengar dan mencoba menirukannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Guru membimbing peserta didik untuk mengelompokkan bunyi-bunyi yang sudah didengar menjadi kategori (misalnya, bunyi hewan, bunyi alat transportasi, bunyi alam) menggunakan kartu gambar.
  2. Pembuktian: Setiap pasangan peserta didik mempresentasikan hasil pengelompokan bunyi mereka di depan kelas, menjelaskan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru bersama peserta didik merumuskan kesimpulan tentang jenis-jenis bunyi dan sumbernya.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan menampilkan poster bergambar sumber-sumber bunyi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang berbagai jenis bunyi dan sumbernya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas semangat belajar dan keberaniannya dalam menirukan bunyi.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu bunyi-bunyi lain yang ada di rumah sebagai tindak lanjut dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranPembelajaran Kooperatif
Tujuan Pertemuan 2Dengan berpartisipasi dalam permainan tebak bunyi, peserta didik dapat mengasosiasikan bunyi dengan sumbernya secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulang kembali materi tentang jenis-jenis bunyi dari pertemuan sebelumnya dengan meminta beberapa peserta didik menirukan bunyi yang mereka ingat.
  3. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan bermain tebak bunyi dan membuat kartu bunyi agar peserta didik bersemangat dan sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menjelaskan aturan permainan 'Tebak Bunyi' dan memotivasi peserta didik untuk aktif berpartisipasi.
  2. Menyajikan informasi: Guru memperdengarkan rekaman berbagai bunyi (misalnya, suara kucing, telepon berdering, hujan) satu per satu dan meminta peserta didik menebak sumbernya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi kelompok belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil untuk kegiatan bermain dan membuat kartu bunyi.
  2. Membimbing kelompok bekerja: Setiap kelompok mendapatkan LKPD 'Membuat Kartu Bunyi' dan bekerja sama untuk menggambar atau menempel gambar sumber bunyi serta menuliskan nama bunyinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Evaluasi: Setiap kelompok mempresentasikan kartu bunyi yang mereka buat dan mencoba menebak bunyi dari kartu kelompok lain.
  2. Memberikan penghargaan: Guru memberikan pujian dan stiker apresiasi kepada kelompok yang aktif dan berhasil membuat kartu bunyi dengan baik.
  3. Guru menguatkan bahwa setiap bunyi memiliki karakteristik unik yang dapat membantu kita mengenal lingkungan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya mendengarkan dan mengidentifikasi bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan pujian kepada seluruh peserta didik atas kerja sama dan kreativitasnya dalam membuat kartu bunyi.
  3. Guru berpesan agar peserta didik terus berlatih menyimak bunyi di sekitar mereka dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Kenali Bunyi!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan berbagai jenis bunyi.

Alat & bahan: Pensil warna, gunting, lem, kartu gambar sumber bunyi, lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Amati kartu gambar yang dibagikan guru, lalu warnai gambar tersebut dengan rapi.
    KambingAyamMobilSepeda
    Gambar 1. Mewarnai
  2. Gunting setiap gambar sumber bunyi yang sudah diwarnai.
  3. Tempelkan gambar sumber bunyi ke dalam kotak yang sesuai dengan jenis bunyinya (misalnya, 'Bunyi Hewan', 'Bunyi Benda').
  4. Tuliskan nama bunyi di bawah setiap gambar yang ditempel.
  5. Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bunyi apa yang sering kamu dengar di pagi hari?
  2. Bisakah kamu menirukan suara kucing?
  3. Apa perbedaan suara tepuk tangan dengan suara bel sekolah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan keaktifan saat menirukan bunyi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil kerja LKPD 'Membuat Kartu Bunyi' dan kebenaran asosiasi bunyi dengan sumbernya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah menyimak cerita tentang berbagai bunyi, peserta didik dapat mengidentifikasi setidaknya tiga sumber bunyi yang berbeda dengan tepat.Berbagai jenis bunyi dan sumbernya2 JPKomunikasi
2Melalui kegiatan menirukan bunyi, peserta didik dapat menirukan bunyi hewan dan benda dengan jelas dan sesuai.Karakteristik bunyi2 JPKreativitas
3Dengan berpartisipasi dalam permainan tebak bunyi, peserta didik dapat mengasosiasikan bunyi dengan sumbernya secara mandiri.Asosiasi bunyi dan sumbernya2 JPPenalaran Kritis
Halaman 8 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dunia kita penuh dengan berbagai macam bunyi! Setiap hari kita mendengar banyak suara, mulai dari suara ayam berkokok di pagi hari, bel sekolah berbunyi, hingga suara hujan yang turun. Bunyi-bunyi ini membuat hidup kita lebih berwarna dan membantu kita memahami apa yang terjadi di sekitar kita.

1. Apa Itu Bunyi?
Bunyi adalah sesuatu yang bisa kita dengar. Bunyi dihasilkan dari getaran. Ketika suatu benda bergetar, getaran itu akan merambat melalui udara atau benda lain sampai ke telinga kita, lalu kita bisa mendengarnya. Contohnya, saat kita memukul drum, kulit drum akan bergetar dan menghasilkan bunyi. Atau saat kita berbicara, pita suara kita bergetar dan menghasilkan suara.

2. Sumber-Sumber Bunyi
Bunyi bisa berasal dari banyak tempat. Ada bunyi yang berasal dari hewan, seperti suara kucing 'meong', anjing 'guk-guk', atau burung 'ciap-ciap'. Ada juga bunyi dari benda-benda, misalnya suara bel sepeda 'kring-kring', klakson mobil 'tin-tin', atau pintu yang diketuk 'tok-tok'. Alam juga punya bunyinya sendiri, seperti suara angin 'wus-wus' atau gemericik air sungai. Semua itu adalah sumber bunyi yang berbeda-beda.

3. Membedakan Jenis Bunyi
Setiap bunyi punya ciri khasnya sendiri. Ada bunyi yang keras, ada yang pelan. Ada bunyi yang tinggi, ada yang rendah. Ada bunyi yang panjang, ada yang pendek. Kita bisa belajar membedakan bunyi-bunyi ini. Misalnya, suara singa lebih keras daripada suara kucing. Suara peluit lebih tinggi daripada suara drum. Dengan sering mendengarkan, kita akan semakin pintar membedakan bunyi-bunyi di sekitar kita.

4. Menirukan Bunyi
Menirukan bunyi adalah cara yang menyenangkan untuk belajar tentang bunyi. Kita bisa mencoba menirukan suara hewan, seperti 'moo' untuk sapi atau 'kwek-kwek' untuk bebek. Kita juga bisa menirukan suara benda, seperti 'tik-tok' untuk jam atau 'cess' untuk air mendidih. Dengan menirukan, kita melatih telinga untuk lebih peka dan melatih mulut kita untuk mengucapkan berbagai suara.

5. Pentingnya Menyimak Bunyi
Menyimak bunyi dengan baik itu sangat penting! Dengan menyimak, kita bisa tahu jika ada bahaya, misalnya suara sirine ambulans. Kita juga bisa berkomunikasi, seperti mendengar teman memanggil nama kita. Menyimak juga membantu kita menikmati musik atau cerita. Jadi, ayo kita biasakan menyimak setiap bunyi yang ada di sekitar kita dengan penuh perhatian.

Rangkuman: Bunyi adalah getaran yang bisa kita dengar, berasal dari berbagai sumber seperti hewan, benda, dan alam. Setiap bunyi memiliki ciri khasnya sendiri. Kita bisa belajar mengidentifikasi, membedakan, dan menirukan bunyi. Menyimak bunyi dengan baik sangat penting untuk keselamatan, komunikasi, dan menikmati lingkungan sekitar kita.

Halaman 9 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BunyiSesuatu yang dapat didengar
GetaranGerakan bolak-balik yang cepat
MenyimakMendengarkan dengan penuh perhatian
Sumber bunyiAsal dari sebuah bunyi
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bunyi Apa?" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Bunyi Apa? — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas I Fase A4 dari 8 siap unduh

8 materi Bahasa Indonesia kelas I MI, urut mengajar dari Bunyi Apa? hingga Di Sekitar Rumah · semester 1: 4, semester 2: 4.

Lihat semuanya →Bunyi Apa?Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAyo, Bermain!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAwas Kuman!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Bisa!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeman BaruSem 2Temanku BerbedaSem 2Aku InginSem 2Di Sekitar RumahSem 2

Kelas II Fase A2 dari 8 siap unduh

8 materi Bahasa Indonesia kelas II MI, urut mengajar dari Mengenal Perasaan hingga Hobi yang Jadi Prestasi · semester 1: 4, semester 2: 4.

Lihat semuanya →Mengenal PerasaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjaga KesehatanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerhati-hati di Mana SajaSem 1Keluargaku UnikSem 1Berteman dalam KeragamanSem 2Bijak Memakai UangSem 2Sayang LingkunganSem 2Hobi yang Jadi PrestasiSem 2

Kelas III Fase B8 materi · siap dibuatkan

8 materi Bahasa Indonesia kelas III MI, urut mengajar dari Ayo, Main! hingga Sahabat dari Seberang · semester 1: 4, semester 2: 4.

Lihat semuanya →Ayo, Main!Sem 1Kawan SeiringSem 1Pengobar SemangatSem 1Senyum di SekitarkuSem 1Bola-Bola CokelatSem 2TersesatSem 2Aku dan si MerahSem 2Sahabat dari SeberangSem 2

Kelas IV Fase B2 dari 8 siap unduh

8 materi Bahasa Indonesia kelas IV MI, urut mengajar dari Sudah Besar hingga Sehatlah Ragaku · semester 1: 4, semester 2: 4.

Lihat semuanya →Sudah BesarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDi Bawah AtapSem 1Lihat SekitarSem 1Meliuk dan MenerjangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBertukar dan MembayarSem 2Satu TitikSem 2Asal-UsulSem 2Sehatlah RagakuSem 2

Kelas V Fase C6 materi · siap dibuatkan

6 materi Bahasa Indonesia kelas V MI, urut mengajar dari Aku yang Unik hingga Sayangi Bumi · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Aku yang UnikSem 1Buku Jendela DuniaSem 1Ekspresi Diri Lewat HobiSem 1Belajar BerwirausahaSem 2Cinta IndonesiaSem 2Sayangi BumiSem 2

Kelas VI Fase C1 dari 4 siap unduh

4 materi Bahasa Indonesia kelas VI MI, urut mengajar dari Anak-Anak yang Mengubah Dunia hingga Dari Hobi Menjadi Profesi · semester 1: 2, semester 2: 2.

Lihat semuanya →Anak-Anak yang Mengubah DuniaSem 1Nusantara Berjuta CeritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTemukan Minat, Tunjukkan BakatSem 2Dari Hobi Menjadi ProfesiSem 2
Peta materi Bahasa Indonesia MI — 42 materi, kelas I sampai VI, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Bahasa Indonesia MI — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Bahasa Indonesia di MI

Peta di halaman ini memuat 42 materi Bahasa Indonesia kelas I sampai VI di MI, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase A, B, dan C, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk madrasah di bawah Kementerian Agama, mengikuti Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025): memakai 8 Dimensi Profil Lulusan nasional yang sama, sementara kekhasan madrasah dijaga lewat nilai Panca Cinta, dan P5RA/PPRA berada di kokurikuler. Kop dan identitasnya kop madrasah, bukan kop sekolah.

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IPeta Konsep
Bunyi Apa?Apa Itu Bunyi?Sumber-Sumber BunyiMembedakan Jenis BunyiMenirukan BunyiPentingnya Menyimak Bunyi
Dari sub-bab Bunyi Apa?Lembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKomunikasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Bunyi Apa?1Ayo, Bermain!1Awas Kuman!1Aku Bisa!2Teman Baru…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBunyi Apa?Ayo, Bermain!Awas Kuman!Aku Bisa!
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia MI

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Bahasa Indonesia MI?

Fase A, B, dan C — kelas I sampai VI. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Bahasa Indonesia MI?

42 materi, urut mengajar dari Bunyi Apa? hingga Dari Hobi Menjadi Profesi. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.