Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VII
Norma dan UUD NRI 1945
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Norma dan UUD NRI 1945 |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + Studi Kasus |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar aturan dalam keluarga dan sekolah serta pentingnya menjaga ketertiban. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Pancasila) |
| Elemen / Domain | Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menganalisis norma serta kedudukan dan fungsi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai dasar hukum tertinggi, serta mengidentifikasi permasalahan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Norma-norma seperti larangan membuang sampah sembarangan atau kewajiban membayar pajak adalah contoh nyata dalam kehidupan bermasyarakat. |
| Konseptual | Norma adalah aturan atau kaidah yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat, sedangkan UUD NRI 1945 adalah hukum dasar tertulis yang menjadi landasan penyelenggaraan negara. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis-jenis norma, menganalisis fungsi UUD NRI 1945, dan menyusun solusi terhadap pelanggaran norma. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang norma dan UUD NRI 1945 membantu mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan kritis. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengaitkan norma agama dengan ajaran Islam tentang kebaikan dan keadilan, serta memahami bahwa ketaatan pada aturan adalah bagian dari ibadah kepada Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Membangun rasa ingin tahu dan semangat untuk terus belajar tentang sistem hukum negara, hak dan kewajiban warga negara agar menjadi pribadi yang berpengetahuan dan kritis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan norma kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan rumah, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai, dan empati terhadap sesama dalam berinteraksi sosial, serta memahami pentingnya hak asasi manusia yang dijamin UUD NRI 1945. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mematuhi UUD NRI 1945 dan norma hukum sebagai wujud cinta tanah air, serta berpartisipasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian dan macam-macam norma dalam masyarakat dengan tepat.
- Menganalisis pentingnya norma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Mengidentifikasi kedudukan dan fungsi UUD NRI 1945 sebagai dasar hukum tertinggi.
- Menyajikan contoh kasus pelanggaran norma dan UUD NRI 1945 serta dampaknya.
- Merumuskan solusi kreatif untuk mengatasi pelanggaran norma dan UUD NRI 1945 di lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Memahami norma dan UUD NRI 1945 membantu kita menyadari pentingnya aturan untuk menciptakan masyarakat yang tertib, adil, dan harmonis, serta membentuk kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mematuhi aturan, bahkan saat tidak ada yang mengawasi?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + Studi Kasus |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis laporan observasi norma dan menyusun teks kampanye yang persuasif. Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan norma agama dengan norma-norma lainnya serta nilai-nilai keimanan dalam kepatuhan terhadap aturan. Sejarah: Memahami latar belakang pembentukan UUD NRI 1945 dan perkembangan sistem hukum di Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi tentang penerapan norma di rumah dan masyarakat, serta mendukung peserta didik dalam mengidentifikasi kasus pelanggaran norma di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja kelompok yang fleksibel, dilengkapi dengan poster-poster berisi kutipan UUD NRI 1945 dan contoh norma, serta akses ke perpustakaan mini dengan buku-buku relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform seperti YouTube untuk menonton video edukasi tentang norma dan UUD NRI 1945, serta penggunaan aplikasi presentasi untuk membuat materi kampanye digital sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian dan macam-macam norma dalam masyarakat dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali aturan-aturan yang ada di rumah dan sekolah, dilanjutkan dengan pertanyaan pemantik dan penyampaian tujuan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai gambar atau video yang menunjukkan situasi dengan atau tanpa aturan, lalu berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi apa itu norma, mengapa penting, dan jenis-jenisnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta pikiran tentang pengertian dan macam-macam norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dengan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari yang mereka alami. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, kemudian guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan materi tentang norma, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta memberikan tugas singkat untuk mengamati norma di lingkungan tempat tinggal. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis pentingnya norma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta mengidentifikasi kedudukan dan fungsi UUD NRI 1945 sebagai dasar hukum tertinggi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru memulai dengan menanyakan hasil pengamatan norma di lingkungan peserta didik, mengaitkan dengan pentingnya aturan yang lebih besar, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini mengenai pentingnya norma dan UUD NRI 1945. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan studi kasus tentang pelanggaran norma dan dampaknya, kemudian secara berkelompok menganalisis pentingnya norma dan kedudukan UUD NRI 1945 sebagai dasar hukum yang mengatur semua norma tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Masing-masing kelompok menelaah artikel atau cuplikan berita tentang fungsi UUD NRI 1945 dalam mengatur kehidupan bernegara dan merumuskan mengapa UUD NRI 1945 disebut sebagai hukum dasar tertinggi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis mereka tentang pentingnya norma dan kedudukan UUD NRI 1945, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan umpan balik konstruktif dari teman dan guru. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan penguatan tentang keterkaitan norma dan UUD NRI 1945, mengajak peserta didik merefleksikan peran mereka dalam menegakkan aturan, dan memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi jenis norma, menganalisis kasus pelanggaran, dan merumuskan solusi kreatif.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar/artikel berita terkait norma
Langkah kerja:
- Amati gambar atau artikel kasus pelanggaran norma yang diberikan.
- Identifikasi jenis norma yang dilanggar dan pasal UUD NRI 1945 yang relevan (jika ada).
- Diskusikan dampak pelanggaran tersebut bagi individu dan masyarakat.
- Rumuskan minimal 3 solusi kreatif untuk mencegah atau mengatasi pelanggaran tersebut.
- Sajikan hasil diskusi kelompok dalam bentuk poster atau peta pikiran.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu aturan?
- Mengapa kita perlu mematuhi aturan di sekolah?
- Sebutkan satu contoh aturan di rumahmu!
- Menurutmu, apa yang terjadi jika tidak ada aturan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan presentasi, penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kampanye mini/poster dan tes tertulis akhir materi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian dan macam-macam norma dalam masyarakat. | Pengertian dan jenis-jenis norma. | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis pentingnya norma dan mengidentifikasi kedudukan UUD NRI 1945. | Pentingnya norma dan UUD NRI 1945. | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis, Keimanan dan Ketakwaan |
| 3 | Menyajikan kasus pelanggaran dan merumuskan solusi kreatif. | Studi kasus pelanggaran dan solusi. | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas |
Modul ini akan mengajakmu memahami dua pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita: Norma dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945). Keduanya adalah panduan agar hidup kita tertib, adil, dan harmonis. Mari kita selami bersama untuk menjadi warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab!
1. Pengertian dan Macam-macam Norma
Norma adalah aturan atau kaidah yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Tujuannya agar tercipta ketertiban dan keteraturan. Ada empat jenis norma utama: norma agama (bersumber dari Tuhan, contoh: shalat 5 waktu), norma kesusilaan (bersumber dari hati nurani, contoh: jujur), norma kesopanan (bersumber dari pergaulan, contoh: mengucapkan terima kasih), dan norma hukum (bersumber dari negara, contoh: wajib memakai helm saat berkendara). Setiap norma memiliki sanksi yang berbeda, dari sanksi dosa hingga sanksi penjara.
2. Pentingnya Norma dalam Kehidupan
Norma sangat penting karena menciptakan keteraturan sosial, melindungi hak dan kewajiban setiap individu, mencegah konflik, serta mewujudkan keadilan. Tanpa norma, masyarakat akan kacau dan tidak terarah. Misalnya, jika tidak ada norma lalu lintas, jalanan akan macet parah dan rawan kecelakaan. Norma juga membentuk karakter individu agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan beretika, serta membimbing kita untuk hidup saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
3. Kedudukan dan Fungsi UUD NRI 1945
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) adalah hukum dasar tertinggi di Indonesia. Artinya, semua peraturan perundang-undangan di bawahnya tidak boleh bertentangan dengan UUD NRI 1945. Fungsinya sangat vital, antara lain sebagai dasar dan sumber hukum bagi seluruh peraturan, alat kontrol terhadap kebijakan pemerintah, serta mengatur hak dan kewajiban warga negara. UUD NRI 1945 juga menjadi pedoman dalam penyelenggaraan negara.
4. Keterkaitan Norma dan UUD NRI 1945
Norma-norma yang ada di masyarakat, terutama norma hukum, harus sejalan dan tidak boleh bertentangan dengan UUD NRI 1945. UUD NRI 1945 memberikan landasan hukum yang kuat bagi penegakan norma-norma tersebut. Misalnya, norma yang melarang pencurian didasari oleh prinsip keadilan dan perlindungan hak milik yang dijamin dalam UUD NRI 1945. Keduanya saling melengkapi untuk menciptakan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkeadilan.
Rangkuman: Norma adalah aturan sosial yang penting untuk ketertiban masyarakat, terdiri dari norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum. UUD NRI 1945 adalah hukum dasar tertinggi negara yang menjadi landasan semua peraturan dan penyelenggaraan negara. Keduanya saling berkaitan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, adil, dan beradab bagi seluruh warga negara Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Norma | Aturan atau kaidah yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. |
| Sanksi | Hukuman atau konsekuensi atas pelanggaran norma. |
| UUD NRI 1945 | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hukum dasar tertulis tertinggi di Indonesia. |
| Konstitusi | Hukum dasar suatu negara, baik tertulis maupun tidak tertulis. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Norma dan UUD NRI 1945" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Norma dan UUD NRI 1945 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Sejarah Kelahiran PancasilaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Nilai-Nilai PancasilaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPatuh terhadap NormaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Keberagaman Bangsa Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal IkaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Perumusan dan Penetapan PancasilaPendidikan Pancasila Kelas VII MTsKedaulatan NKRIPendidikan Pancasila Kelas IX MTsKEDUDUKAN DAN FUNGSI PANCASILAPendidikan Pancasila Kelas VIII MTsMelestarikan Budaya BangsakuPendidikan Pancasila Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Norma dan UUD NRI 1945 pada Pendidikan Pancasila MTs, Fase D, elemen Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Modul Norma dan UUD NRI 1945 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Norma dan UUD NRI 1945 ini gratis?
Ya. Modul Norma dan UUD NRI 1945 untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Norma dan UUD NRI 1945 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Norma dan UUD NRI 1945 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Norma dan UUD NRI 1945 dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Norma dan UUD NRI 1945 ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Pancasila), pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Norma dan UUD NRI 1945 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Norma dan UUD NRI 1945 untuk Pendidikan Pancasila kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Norma dan UUD NRI 1945 ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Norma dan UUD NRI 1945 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Norma dan UUD NRI 1945 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.