Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VI
Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi Cooperative Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah sederhana yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak masalah muncul dalam kehidupan sehari-hari seperti kesulitan mengatur waktu belajar atau memilih rute tercepat ke sekolah. |
| Konseptual | Pemecahan masalah adalah proses sistematis untuk menemukan solusi dari suatu masalah dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai alternatif. |
| Prosedural | Langkah-langkah pemecahan masalah meliputi mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, menyusun alternatif solusi, memilih solusi terbaik, dan mengevaluasi hasilnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa setiap masalah memiliki berbagai cara penyelesaian dan pentingnya berpikir kritis dalam memilih solusi yang efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
- Menganalisis penyebab masalah dan dampaknya secara mendalam.
- Mengembangkan berbagai alternatif solusi kreatif untuk masalah yang dihadapi.
- Memilih solusi terbaik berdasarkan kriteria yang relevan dan logis.
- Mempresentasikan solusi pemecahan masalah dengan percaya diri dan jelas.
- Mengevaluasi efektivitas solusi yang telah diterapkan.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa pemecahan masalah bukan hanya tentang menemukan jawaban, tetapi juga tentang mengembangkan pola pikir sistematis dan kreatif untuk menghadapi tantangan di sekitar kita.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kalian menyelesaikan masalah ketika mainan kalian rusak atau tugas sekolah terasa sulit?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi Cooperative Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyampaikan ide dan solusi secara lisan dan tulisan dengan jelas dan efektif. Matematika: Menerapkan logika dalam menganalisis masalah, mengevaluasi pilihan solusi berdasarkan data atau kriteria kuantitatif sederhana. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap kolaborasi dan musyawarah dalam kelompok untuk mencapai mufakat dalam pemilihan solusi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang masalah sederhana di rumah dan cara menyelesaikannya bersama anak, atau mendampingi anak mengamati masalah di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok, dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor, serta area untuk simulasi atau presentasi solusi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Google Slides, Canva) untuk menyusun presentasi solusi, atau penggunaan video pendek dari YouTube sebagai studi kasus masalah. |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat dan menganalisis penyebab masalah serta dampaknya secara mendalam. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik menghadapi masalah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis masalah, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati video atau gambar tentang skenario masalah sehari-hari (misalnya, kesulitan membersihkan kelas, jadwal piket yang tidak efektif). Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah utama dan menganalisis mengapa masalah tersebut terjadi serta apa saja dampaknya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi studi kasus masalah. Peserta didik bekerja sama untuk menuliskan identifikasi masalah, penyebab, dan dampak yang mungkin timbul dari studi kasus tersebut. Mereka juga mulai memikirkan informasi apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis masalah mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep identifikasi masalah, dan memastikan semua peserta didik memahami pentingnya analisis mendalam. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah awal pemecahan masalah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Peserta didik diajak merefleksi perasaan mereka setelah belajar hari ini. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Cooperative Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengembangkan berbagai alternatif solusi kreatif untuk masalah yang dihadapi dan memilih solusi terbaik berdasarkan kriteria yang relevan dan logis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali hasil identifikasi masalah dari pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengembangkan dan memilih solusi, serta menjelaskan aktivitas diskusi kelompok yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama melanjutkan diskusi, kali ini fokus pada pengembangan solusi. Guru memfasilitasi dengan memberikan contoh berbagai pendekatan solusi (misalnya, menggunakan teknologi, mengubah kebiasaan, bekerja sama). Peserta didik diajak berpikir 'di luar kotak' untuk menciptakan ide-ide baru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Menggunakan studi kasus atau masalah yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya, setiap kelompok diminta untuk menghasilkan setidaknya 3-5 alternatif solusi. Mereka kemudian mendiskusikan kelebihan dan kekurangan setiap solusi, serta menetapkan kriteria (misalnya, biaya, waktu, kemudahan implementasi) untuk memilih solusi terbaik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan alternatif solusi yang mereka kembangkan dan menjelaskan alasan pemilihan solusi terbaiknya. Kelompok lain memberikan masukan dan saran konstruktif. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan penguatan tentang pentingnya evaluasi solusi, dan meluruskan konsep jika ada miskonsepsi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum proses pengembangan dan pemilihan solusi. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kolaborasi kelompok. Peserta didik diajak berbagi perasaan mereka tentang kesulitan dan keberhasilan dalam menemukan solusi. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membimbing peserta didik mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab, dan merumuskan alternatif solusi.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil/pulpen, spidol warna, studi kasus tertulis, gunting, lem
Langkah kerja:
- Baca dan pahami studi kasus masalah yang diberikan.
- Diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah utama dan penyebabnya.
- Catat dampak-dampak yang mungkin timbul dari masalah tersebut.
- Brainstorming setidaknya 3 alternatif solusi yang berbeda.
- Pilih 1 solusi terbaik dan tuliskan alasannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa masalah paling umum yang kamu temui di sekolah atau rumah?
- Bagaimana biasanya kamu menyelesaikan masalah kecil seperti pensil patah?
- Menurutmu, apa itu 'solusi'?
- Pernahkah kamu bekerja sama dengan teman untuk menyelesaikan masalah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi masalah, dan kontribusi dalam merumuskan solusi.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi solusi pemecahan masalah berdasarkan rubrik dan hasil evaluasi diri kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. | Identifikasi Masalah | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis penyebab masalah dan dampaknya secara mendalam. | Analisis Masalah | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengembangkan berbagai alternatif solusi kreatif dan memilih solusi terbaik. | Pengembangan dan Pemilihan Solusi | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Mempresentasikan dan mengevaluasi solusi pemecahan masalah. | Presentasi dan Evaluasi Solusi | 2 JP | Komunikasi, Penalaran Kritis |
Setiap hari, kita pasti menghadapi berbagai tantangan atau masalah, baik itu kecil maupun besar. Mulai dari lupa membawa bekal, kesulitan memahami pelajaran, hingga bagaimana cara agar lingkungan sekolah tetap bersih. Pemecahan masalah adalah keterampilan penting yang akan membantu kita menemukan jalan keluar terbaik dari setiap situasi sulit. Mari kita pelajari bersama langkah-langkahnya!
1. Apa Itu Masalah?
Masalah adalah suatu situasi atau kondisi yang tidak diinginkan dan perlu dicari solusinya. Ini bisa berupa hambatan, kesulitan, atau ketidaksesuaian antara kondisi yang ada dan kondisi yang diharapkan. Contoh masalah di sekolah bisa jadi jadwal piket yang tidak dilaksanakan, atau kesulitan dalam mengerjakan tugas kelompok. Mengidentifikasi masalah adalah langkah pertama yang sangat penting, karena kita tidak bisa mencari solusi jika tidak tahu persis apa masalahnya.
2. Langkah 1: Mengidentifikasi Masalah
Langkah pertama adalah mengenali dan memahami masalah. Ini berarti kita harus bisa menjawab pertanyaan seperti: 'Apa yang sebenarnya terjadi?', 'Siapa yang terlibat?', dan 'Kapan serta di mana masalah ini muncul?'. Contoh: Jika di kelas sering ada sampah berserakan, masalahnya bukan hanya 'kelas kotor', tapi 'kurangnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya' atau 'tempat sampah yang kurang memadai'. Semakin jelas kita mengidentifikasi, semakin mudah mencari solusinya.
3. Langkah 2: Menganalisis Penyebab dan Dampak
Setelah masalah teridentifikasi, kita perlu mencari tahu 'mengapa' masalah itu terjadi. Apa saja penyebabnya? Apakah karena kebiasaan buruk, kurangnya aturan, atau fasilitas yang tidak mendukung? Selain itu, pikirkan juga 'apa akibatnya' jika masalah ini tidak segera diatasi. Contoh: Sampah berserakan (masalah) bisa disebabkan oleh malas membuang sampah ke tempatnya (penyebab), dan dampaknya adalah kelas jadi bau, tidak nyaman, dan bisa mengundang penyakit.
4. Langkah 3: Mengembangkan Alternatif Solusi
Ini adalah tahap di mana kita berkreasi! Pikirkan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah. Jangan takut untuk mengeluarkan ide-ide 'gila' atau tidak biasa terlebih dahulu. Semakin banyak ide, semakin besar peluang menemukan solusi yang tepat. Contoh: Untuk masalah sampah, solusinya bisa membuat jadwal piket lebih ketat, menambah jumlah tempat sampah, atau membuat poster ajakan menjaga kebersihan.
5. Langkah 4: Memilih Solusi Terbaik
Dari berbagai alternatif solusi yang ada, kita harus memilih satu atau beberapa yang paling efektif. Untuk itu, kita perlu mempertimbangkan beberapa hal: Apakah solusi ini mudah dilakukan? Berapa biayanya? Apakah semua orang setuju? Apakah solusi ini bisa bertahan lama? Pilihlah solusi yang paling mungkin berhasil dan membawa dampak positif terbesar dengan sumber daya yang ada.
6. Langkah 5: Menerapkan Solusi
Setelah memilih, saatnya melaksanakan solusi tersebut. Buatlah rencana langkah-langkah yang jelas tentang bagaimana solusi akan dijalankan. Siapa melakukan apa, kapan, dan bagaimana. Pastikan semua pihak yang terlibat memahami perannya masing-masing.
7. Langkah 6: Mengevaluasi Hasil
Langkah terakhir adalah melihat apakah solusi yang diterapkan berhasil. Apakah masalahnya sudah teratasi? Apakah ada efek samping yang tidak diinginkan? Jika solusi belum sepenuhnya berhasil, jangan berkecil hati! Kita bisa kembali ke langkah sebelumnya untuk mencari penyebabnya dan mencoba solusi lain. Evaluasi ini penting agar kita terus belajar dan memperbaiki diri.
Rangkuman: Pemecahan masalah adalah proses penting yang melibatkan identifikasi masalah, analisis penyebab dan dampak, pengembangan berbagai alternatif solusi, pemilihan solusi terbaik, penerapan, dan evaluasi hasilnya. Dengan menguasai langkah-langkah ini, kita bisa menjadi pribadi yang lebih mandiri, kreatif, dan mampu mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Masalah | Situasi atau kondisi yang tidak diinginkan dan memerlukan penyelesaian. |
| Solusi | Cara atau jalan keluar untuk mengatasi suatu masalah. |
| Analisis | Proses menguraikan sesuatu menjadi bagian-bagian untuk memahami strukturnya. |
| Alternatif | Pilihan lain atau berbagai kemungkinan. |
| Evaluasi | Penilaian terhadap suatu hal untuk mengetahui keberhasilannya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Pemanfaatan Algoritma SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRepresentasi Simbol dalam InstruksiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEksperimen dengan Instruksi LogisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKoding Visual dengan BlokModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Cara Kerja Kecerdasan Artifisial secara SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisManfaat dan Dampak KA dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEtika Penggunaan KA dalam Interaksi DigitalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Karya Digital SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Koding dan Kecerdasan Artifisial lain yang sudah tersedia
Algoritma dan PemogramanKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VI SDDekomposisi: Memecah Masalah Menjadi Bagian KecilKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SD, Fase C.
Modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini gratis?
Ya. Modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Pemecahan Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.