Modul Ajar SD

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD

12 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD untuk kelas V, dan VI — mulai Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi, Dekomposisi: Memecah Masalah Menjadi…

12 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 12 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SD & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SD ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasC / V
Materi PokokBerpikir Komputasional: Menemukan Solusi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal konsep dasar pemecahan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainBerpikir Komputasional
Rumusan CP FasePada akhir Fase C, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menyelesaikan masalah dengan menyusun langkah-langkah sistematis, mengidentifikasi pola, menguraikan masalah, serta menyusun instruksi logis secara terstruktur.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir komputasional dapat diterapkan dalam mengatur jadwal harian atau menyusun resep masakan.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi masalah, menguraikannya, mencari pola, dan merumuskan solusi sebagai instruksi logis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa proses berpikir komputasional membantu mereka memecahkan masalah dengan lebih efektif dan efisien di berbagai situasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah sehari-hari dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik mampu menguraikan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara runtut.
  3. Setelah menguraikan masalah, peserta didik dapat menemukan pola atau kesamaan dalam masalah tersebut dengan bantuan media visual.
  4. Melalui praktik menyusun instruksi, peserta didik mampu merancang algoritma atau instruksi logis untuk memecahkan masalah sederhana secara terstruktur.
  5. Setelah merancang instruksi, peserta didik dapat menguji dan menyempurnakan instruksi tersebut untuk memastikan solusi berjalan efektif.
Halaman 2 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir komputasional adalah cara berpikir untuk memecahkan masalah besar dengan menguraikannya menjadi bagian-bagian kecil, mencari pola, mengabaikan detail yang tidak penting, dan menyusun langkah-langkah penyelesaiannya secara berurutan dan logis, sehingga solusi menjadi lebih mudah ditemukan dan diterapkan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bisa menyelesaikan masalah yang rumit menjadi lebih mudah, seperti menyusun mainan robot atau mencari jalan di labirin?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menyusun instruksi logis secara terstruktur dan jelas menggunakan kalimat efektif.
Matematika: Mengidentifikasi pola dalam data atau urutan, serta berpikir sistematis dalam memecahkan soal cerita.
Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain 'Peta Solusi' atau diagram alir dengan kreativitas visual yang menarik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang masalah-masalah sederhana di rumah yang bisa dipecahkan bersama anak menggunakan pendekatan berpikir komputasional.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang nyaman dengan penataan meja kelompok yang fleksibel mendukung kolaborasi dan diskusi antar peserta didik, serta akses ke papan tulis atau area presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi presentasi sederhana (misalnya Google Slides atau Canva) untuk menampilkan video studi kasus dan infografis tentang berpikir komputasional.
Halaman 3 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah sehari-hari dengan tepat, dan dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik mampu menguraikan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam menghadapi masalah sehari-hari (misalnya, kesulitan mencari barang hilang, bingung saat menyusun jadwal bermain) dan bagaimana mereka menyelesaikannya.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dan menguraikan masalah menggunakan cara berpikir komputasional, serta menjelaskan bahwa kegiatan ini akan membantu mereka menyelesaikan masalah dengan lebih mudah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek tentang situasi anak yang kesulitan merapikan kamar mainannya yang berantakan, lalu bertanya kepada peserta didik: 'Apa masalah yang dihadapi anak di video? Bagaimana kita bisa membantunya merapikan kamar?'
  2. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 'Detektif Solusi' dan menjelaskan instruksi untuk mengidentifikasi masalah utama dan sub-masalah dari studi kasus video tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mendiskusikan masalah yang ada di video dan mulai menguraikannya menjadi bagian-bagian kecil (dekomposisi) menggunakan panduan di LKPD.
  3. Peserta didik menuliskan hasil identifikasi masalah utama dan daftar sub-masalah di LKPD, misalnya: 'Kamar berantakan' diuraikan menjadi 'mainan berserakan', 'buku tidak pada tempatnya', 'pakaian kotor menumpuk'.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil uraian masalah mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menekankan pentingnya menguraikan masalah agar lebih mudah diselesaikan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang dekomposisi sebagai salah satu aspek berpikir komputasional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan pentingnya mengidentifikasi dan menguraikan masalah sebelum mencari solusi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi satu hal baru yang mereka pelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas rumah untuk mencari satu masalah kecil di rumah dan mencoba menguraikannya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah menguraikan masalah, peserta didik dapat menemukan pola atau kesamaan dalam masalah tersebut dengan bantuan media visual, dan melalui praktik menyusun instruksi, peserta didik mampu merancang algoritma atau instruksi logis untuk memecahkan masalah sederhana secara terstruktur.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali materi sebelumnya tentang menguraikan masalah dan menanyakan 'Apakah ada bagian-bagian masalah yang terlihat mirip atau bisa diselesaikan dengan cara yang sama?'
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan belajar menemukan pola dan menyusun instruksi logis untuk memecahkan masalah, serta akan membuat 'peta solusi' sebagai proyek akhir.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa membuat daftar langkah-langkah yang jelas agar masalah kamar berantakan bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat?'
  2. Guru membagikan LKPD 'Peta Solusi' dan menjelaskan bahwa mereka akan menemukan pola dan merancang instruksi untuk masalah yang telah diuraikan sebelumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya, mulai mengidentifikasi pola dari sub-masalah yang sudah diuraikan (misalnya, 'semua mainan kecil bisa dikumpulkan di satu kotak', 'semua buku bisa disusun di rak').
  2. Menyusun jadwal: Setiap kelompok merancang instruksi logis (algoritma) berupa langkah-langkah penyelesaian masalah secara berurutan dan terstruktur, lalu menuliskannya di LKPD 'Peta Solusi' menggunakan diagram alir sederhana.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menemukan pola dan menyusun instruksi logis, memastikan urutan langkahnya benar dan jelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan 'Peta Solusi' mereka di depan kelas, menjelaskan pola yang ditemukan dan instruksi logis yang dibuat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan atau pertanyaan terhadap 'Peta Solusi' yang dipresentasikan, dan guru memfasilitasi diskusi untuk menyempurnakan instruksi.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa menemukan pola (pattern recognition) dan membuat algoritma adalah bagian penting dari berpikir komputasional yang membantu kita menemukan solusi efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan bahwa dengan berpikir komputasional, masalah besar bisa dipecah, polanya ditemukan, dan solusinya dirumuskan dalam langkah-langkah yang jelas.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam membuat 'Peta Solusi', serta mengajak peserta didik merayakan keberhasilan kecil ini.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru meminta peserta didik untuk mencoba menerapkan 'Peta Solusi' yang telah dibuat di rumah, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MENCOBA!Detektif Solusi: Peta Masalah & PolaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menguraikan masalah, menemukan pola, dan merancang instruksi logis untuk sebuah skenario.

Alat & bahan: Kertas LKPD, pensil warna, gunting, lem, gambar skenario

Langkah kerja:

  1. Tuliskan urutan perintah (atas, bawah, kiri, kanan) agar robot mencapai bintang dengan langkah paling sedikit.
    12345ABCDE
    Gambar 1. Labirin
  2. Amati skenario 'Kamar Berantakan' yang diberikan guru.
  3. Identifikasi masalah utama, lalu tuliskan di kotak 'Masalah Utama'.
  4. Gunting kartu-kartu 'Sub-Masalah' dan tempelkan di bagian 'Uraian Masalah' sesuai dengan masalah utama.
  5. Cari dan lingkari pola-pola atau kesamaan dari sub-masalah yang sudah diuraikan.
  6. Susun instruksi logis (algoritma) langkah demi langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut di bagian 'Peta Solusi'.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu masalah?
  2. Pernahkah kamu menghadapi masalah yang sulit? Bagaimana rasanya?
  3. Menurutmu, apa itu 'langkah-langkah' untuk menyelesaikan sesuatu?
  4. Coba sebutkan satu contoh masalah di sekolah dan bagaimana cara menyelesaikannya secara sederhana.

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan bimbingan penyusunan 'Peta Solusi' di LKPD, serta penilaian presentasi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian 'Peta Solusi' yang dihasilkan peserta didik berdasarkan kelengkapan uraian masalah, identifikasi pola, dan kelogisan instruksi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah sehari-hari dengan tepat.Memahami Masalah Sehari-hari2 JPPenalaran kritis, Kolaborasi
2Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik mampu menguraikan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara runtut.Memecahkan Masalah secara Sistematis2 JPPenalaran kritis
3Setelah menguraikan masalah, peserta didik dapat menemukan pola atau kesamaan dalam masalah tersebut dengan bantuan media visual.Menuliskan Instruksi Logis dan Terstruktur2 JPKreativitas, Penalaran kritis
4Melalui praktik menyusun instruksi, peserta didik mampu merancang algoritma atau instruksi logis untuk memecahkan masalah sederhana secara terstruktur.Menuliskan Instruksi Logis dan Terstruktur2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di dunia berpikir komputasional! Pernahkah kamu merasa bingung saat menghadapi masalah yang besar dan rumit? Nah, berpikir komputasional adalah cara keren untuk memecahkan masalah itu. Ini bukan hanya untuk komputer, tapi juga untuk kita, agar bisa menemukan solusi dengan lebih mudah dan cepat dalam kehidupan sehari-hari.

1. 1. Memahami Masalah Sehari-hari
Setiap hari kita pasti menghadapi masalah, baik yang besar maupun yang kecil. Misalnya, mainan berserakan, tugas sekolah menumpuk, atau bahkan bingung memilih baju. Langkah pertama dalam berpikir komputasional adalah mengenali dan memahami masalah tersebut. Apa sebenarnya yang menjadi inti masalahnya? Siapa yang terlibat? Kapan dan di mana masalah itu terjadi? Dengan memahami masalah secara menyeluruh, kita bisa melangkah ke tahap berikutnya untuk mencari solusi yang tepat.

2. 2. Menguraikan Masalah (Dekomposisi)
Setelah masalah dipahami, langkah selanjutnya adalah menguraikannya. Ini disebut dekomposisi. Bayangkan sebuah kue besar yang sulit dimakan sekaligus. Kita perlu memotongnya menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah. Begitu juga masalah. Masalah besar seperti 'kamar berantakan' bisa dipecah menjadi 'mainan berserakan', 'buku tidak rapi', 'pakaian kotor menumpuk'. Setiap bagian kecil ini lebih mudah ditangani satu per satu dibandingkan masalah utamanya. Ini membuat kita tidak kewalahan dan bisa fokus pada setiap bagian.

3. 3. Menemukan Pola (Pattern Recognition)
Setelah masalah diuraikan, kita bisa mencari pola atau kesamaan dari bagian-bagian masalah tersebut. Misalnya, jika banyak mainan kecil berserakan, itu adalah sebuah pola. Jika semua buku ada di lantai, itu juga pola. Dengan menemukan pola, kita bisa menemukan solusi yang bisa diterapkan untuk beberapa bagian masalah sekaligus. Contoh: semua mainan kecil bisa dimasukkan ke dalam satu kotak, atau semua buku bisa disusun di rak. Ini menghemat waktu dan tenaga, membuat solusi lebih efisien.

4. 4. Menyusun Instruksi Logis (Algoritma)
Langkah terakhir adalah membuat algoritma, yaitu urutan instruksi yang jelas dan logis untuk menyelesaikan masalah. Ibaratnya resep masakan, setiap langkah harus jelas agar hasilnya enak. Setelah menguraikan masalah dan menemukan pola, kita bisa menyusun langkah-langkah konkret. Misalnya, '1. Kumpulkan semua mainan kecil. 2. Masukkan mainan kecil ke kotak mainan. 3. Ambil semua buku dari lantai. 4. Susun buku di rak.' Instruksi ini harus berurutan dan mudah diikuti oleh siapa pun.

Rangkuman: Berpikir komputasional adalah cara sistematis untuk memecahkan masalah. Dimulai dengan memahami masalah, lalu menguraikannya menjadi bagian-bagian kecil (dekomposisi). Selanjutnya, kita mencari pola atau kesamaan (pattern recognition) dari bagian-bagian tersebut. Terakhir, kita menyusun langkah-langkah penyelesaian yang berurutan dan logis (algoritma). Dengan cara ini, masalah serumit apa pun bisa ditemukan solusinya dengan lebih mudah dan efektif.

Halaman 9 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Berpikir KomputasionalCara berpikir untuk memecahkan masalah dengan menerapkan konsep ilmu komputer.
DekomposisiProses memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola.
Pattern RecognitionProses mengidentifikasi pola, tren, atau kesamaan dalam data atau masalah.
AlgoritmaSerangkaian instruksi atau langkah-langkah yang terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Peta materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SD — 12 materi, kelas V sampai VI, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial di SD

Peta di halaman ini memuat 12 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V sampai VI di SD, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase C, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VPeta Konsep
Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi1. Memahami Masalah Sehari-hari2. Menguraikan Masalah (Dekomposisi)3. Menemukan Pola (Pattern Recognition)4. Menyusun Instruksi Logis (Algoritma)
Dari sub-bab Berpikir Komputasional: Menemukan SolusiLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi1Mengenal Teknologi Digital: Canggih, Seru, tetapi Harus Bijak!2Kecerdasan Artifisial: Teman Baru di Dunia Digital2Belajar Bersama Kecerdasan Artifisial: Si Cerdas yang Terus Belajar
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerpikir Komputasional: Menemukan SolusiMengenal Teknologi Digital: Canggih, Seru, tetapi Harus Bijak!
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Mata Pelajaran Lain di SD

Mengajar lebih dari satu mapel? Peta materinya sudah tersedia juga.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SD

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SD?

12 materi, urut mengajar dari Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi hingga Proyek Karya Digital Sederhana. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.