Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XII
Pewarisan Sifat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Pewarisan Sifat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktikum |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar sel, kromosom, DNA, dan reproduksi sel. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pewarisan sifat dapat kita amati pada ciri fisik anggota keluarga seperti warna rambut, bentuk hidung, atau golongan darah yang diturunkan dari orang tua ke anak. |
| Konseptual | Pewarisan sifat melibatkan mekanisme genetik di mana alel-alel dari gen tertentu diwariskan dari parental ke filial melalui proses meiosis dan fertilisasi, mengikuti hukum Mendel dan penyimpangannya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menganalisis pola pewarisan sifat menggunakan diagram persilangan, menghitung probabilitas genotipe dan fenotipe, serta melakukan praktikum simulasi pewarisan sifat. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang pewarisan sifat membantu menjelaskan keragaman hayati dan implikasinya dalam kehidupan, serta merefleksikan proses berpikir mereka dalam memecahkan masalah genetika. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis konsep dasar hereditas dan substansi genetik dengan tepat.
- Menerapkan Hukum Mendel I dan II dalam persilangan monohibrida dan dihibrida.
- Menjelaskan pola-pola penyimpangan semu Hukum Mendel pada pewarisan sifat.
- Menganalisis pola pewarisan sifat pada manusia, termasuk kelainan genetik dan golongan darah.
- Merancang dan melakukan praktikum simulasi pewarisan sifat menggunakan kancing genetika.
- Menyajikan hasil analisis dan kesimpulan dari praktikum pewarisan sifat secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami pewarisan sifat memungkinkan kita untuk menjelaskan mengapa individu memiliki ciri khas tertentu dan bagaimana keragaman genetik muncul, serta implikasinya dalam bidang kesehatan dan pertanian.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada anak yang tidak mirip sama sekali dengan kedua orang tuanya, padahal mereka adalah keturunannya?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktikum |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep probabilitas dan statistik dalam menghitung rasio genotipe dan fenotipe hasil persilangan. Kimia: Memahami struktur DNA dan RNA serta ikatan kimia yang mendasari sifat-sifat hereditas. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Diskusi tentang etika dalam rekayasa genetika, hak asasi manusia terkait kelainan genetik, dan tanggung jawab sosial. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang ciri fisik keluarga dan membuat silsilah sederhana untuk memahami pola pewarisan sifat dalam keluarga mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur dengan meja-meja yang fleksibel untuk kerja kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan proyektor, serta alat praktikum kancing genetika yang memadai. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi simulasi genetika online untuk memvisualisasikan persilangan, mencari referensi materi dari jurnal ilmiah, dan membuat presentasi digital interaktif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis konsep dasar hereditas dan substansi genetik dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan foto-foto keluarga yang menunjukkan kemiripan sifat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat kita mirip atau berbeda dengan orang tua kita?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar dasar-dasar pewarisan sifat dan kaitannya dengan diri mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati tayangan video tentang DNA, gen, kromosom, dan hubungannya dengan sifat. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi konsep-konsep kunci seperti gen, alel, genotipe, fenotipe, dominan, resesif, homozigot, dan heterozigot, serta mencatat pertanyaan yang muncul. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi istilah-istilah genetika untuk dicocokkan dengan definisi yang tepat. Mereka kemudian membuat mind map sederhana yang menghubungkan substansi genetik dengan konsep pewarisan sifat dasar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan mind map mereka, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi, serta memastikan pemahaman awal peserta didik tentang konsep dasar hereditas. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas membaca materi Hukum Mendel untuk pertemuan berikutnya, mengakhiri pelajaran dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menerapkan Hukum Mendel I dan II dalam persilangan monohibrida dan dihibrida. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan Hukum Mendel. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana Mendel bisa memprediksi sifat keturunan kacang ercis tanpa melihat langsung?'. Peserta didik memahami bahwa mereka akan belajar tentang hukum-hukum yang mengatur pewarisan sifat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menyaksikan tayangan video singkat tentang biografi Gregor Mendel dan eksperimennya dengan kacang ercis. Mereka kemudian membaca bahan ajar tentang Hukum Mendel I (segregasi) dan Hukum Mendel II (asortasi bebas) serta contoh persilangan monohibrida dan dihibrida. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi studi kasus persilangan monohibrida dan dihibrida. Mereka diminta untuk menentukan genotipe dan fenotipe parental, membuat diagram Punnett, dan menghitung rasio genotipe serta fenotipe pada filial 1 dan filial 2. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengerjaan LKPD mereka, menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi jika ada kesalahan, dan memberikan penguatan konsep Hukum Mendel. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru merangkum poin-poin penting Hukum Mendel. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan memberikan kuis singkat untuk mengecek pemahaman, menutup pelajaran dengan suasana positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menerapkan konsep Hukum Mendel dalam persilangan monohibrida dan dihibrida.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, buku sumber, kalkulator
Langkah kerja:
- Baca studi kasus persilangan monohibrida dan dihibrida dengan cermat.
- Tentukan genotipe dan fenotipe parental (P).
- Buat gamet yang mungkin dari setiap parental.
- Gunakan diagram Punnett untuk menentukan genotipe dan fenotipe filial (F1 dan F2).
- Hitung rasio genotipe dan fenotipe pada setiap generasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang gen dan kromosom?
- Bagaimana sifat-sifat diturunkan dari orang tua ke anak?
- Apakah semua sifat anak selalu mirip dengan salah satu orang tuanya?
- Sebutkan contoh sifat yang diturunkan pada manusia!
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi, pengerjaan LKPD, dan praktikum kancing genetika, serta penilaian presentasi hasil proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis masalah pewarisan sifat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis konsep dasar hereditas dan substansi genetik dengan tepat. | Konsep dasar hereditas, DNA, gen, kromosom. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menerapkan Hukum Mendel I dan II dalam persilangan monohibrida dan dihibrida. | Hukum Mendel I dan II, persilangan monohibrida dan dihibrida. | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menjelaskan pola-pola penyimpangan semu Hukum Mendel pada pewarisan sifat. | Penyimpangan semu Hukum Mendel (interaksi gen, pautan, pindah silang). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 4 | Menganalisis pola pewarisan sifat pada manusia, termasuk kelainan genetik dan golongan darah. | Pewarisan sifat pada manusia, golongan darah, kelainan genetik. | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Pewarisan sifat, atau hereditas, adalah fenomena fundamental dalam biologi yang menjelaskan bagaimana karakteristik fisik dan fungsional diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pemahaman tentang pewarisan sifat tidak hanya mengungkap misteri di balik kemiripan keluarga, tetapi juga menjadi dasar bagi banyak kemajuan dalam kedokteran, pertanian, dan bioteknologi, membentuk landasan bagi pemahaman kita tentang keanekaragaman hayati.
1. Substansi Genetik
Substansi genetik terdiri dari DNA (Deoxyribonucleic Acid) dan RNA (Ribonucleic Acid). DNA adalah molekul pembawa informasi genetik utama yang tersusun atas nukleotida. Gen adalah segmen DNA yang membawa informasi untuk sintesis protein atau RNA tertentu, yang pada akhirnya menentukan sifat. Kromosom adalah struktur padat yang tersusun dari DNA dan protein, tempat gen-gen berada. Pada organisme eukariotik, kromosom terletak di dalam inti sel dan jumlahnya bervariasi antar spesies. Setiap individu memiliki sepasang kromosom homolog, satu dari induk jantan dan satu dari induk betina.
2. Istilah-Istilah Penting dalam Genetika
Untuk memahami pewarisan sifat, penting untuk menguasai beberapa istilah: Alel adalah variasi gen yang menempati lokus yang sama pada kromosom homolog. Genotipe adalah komposisi genetik suatu individu (misalnya, AA, Aa, aa). Fenotipe adalah sifat yang tampak atau teramati sebagai hasil ekspresi genotipe dan interaksi dengan lingkungan (misalnya, tinggi, pendek). Dominan adalah alel yang ekspresinya menutupi alel lain. Resesif adalah alel yang ekspresinya tertutup oleh alel dominan. Homozigot adalah individu dengan dua alel yang sama (AA atau aa), sedangkan heterozigot adalah individu dengan dua alel yang berbeda (Aa).
3. Hukum Mendel I (Hukum Segregasi)
Hukum Mendel I menyatakan bahwa selama pembentukan gamet, alel-alel dari gen yang sama akan bersegregasi (memisah) secara bebas. Artinya, setiap gamet hanya akan menerima satu dari dua alel yang dimiliki individu. Hukum ini dapat diamati pada persilangan monohibrida, yaitu persilangan dengan satu sifat beda. Contohnya, persilangan kacang ercis berbiji bulat (BB) dengan berbiji keriput (bb) akan menghasilkan F1 berbiji bulat (Bb), dan pada F2 akan diperoleh rasio fenotipe 3:1 (bulat:keriput) serta rasio genotipe 1:2:1 (BB:Bb:bb).
4. Hukum Mendel II (Hukum Asortasi Bebas)
Hukum Mendel II menyatakan bahwa alel-alel dari gen yang berbeda akan berasortasi (berpasangan) secara bebas satu sama lain selama pembentukan gamet. Ini berarti pewarisan satu sifat tidak mempengaruhi pewarisan sifat lainnya. Hukum ini dapat diamati pada persilangan dihibrida, yaitu persilangan dengan dua sifat beda. Contohnya, persilangan kacang ercis berbiji bulat kuning (BBKK) dengan keriput hijau (bbkk) akan menghasilkan F1 bulat kuning (BbKk), dan pada F2 akan diperoleh rasio fenotipe 9:3:3:1.
5. Penyimpangan Semu Hukum Mendel
Meskipun Hukum Mendel memberikan dasar yang kuat, ada beberapa pola pewarisan sifat yang tidak mengikuti rasio Mendel murni, yang disebut penyimpangan semu. Ini termasuk interaksi gen seperti epistasis (satu gen menutupi ekspresi gen lain) dan hipostasis (gen yang tertutupi), polimeri (banyak gen memengaruhi satu sifat), kriptomeri (gen dominan tersembunyi jika tidak ada gen dominan lain), atavisme (kemunculan sifat leluhur), dan gen-gen letal (gen yang menyebabkan kematian individu).
6. Pewarisan Sifat pada Manusia
Pewarisan sifat pada manusia mengikuti prinsip yang sama dengan organisme lain, namun lebih kompleks karena banyak sifat bersifat poligenik (dipengaruhi banyak gen) dan dipengaruhi lingkungan. Contoh pewarisan sifat pada manusia meliputi golongan darah sistem ABO (alel IA, IB, i) dan Rhesus (Rh+ atau Rh-), warna kulit, warna rambut, serta berbagai kelainan genetik. Kelainan genetik dapat diwariskan secara autosomal (misalnya, albino, talasemia) atau terpaut kromosom seks (misalnya, buta warna, hemofilia). Analisis peta silsilah (pedigree chart) penting untuk melacak pola pewarisan kelainan ini.
7. Pautan dan Pindah Silang
Pautan gen adalah kondisi di mana dua atau lebih gen terletak pada kromosom yang sama sehingga cenderung diwariskan bersama-sama. Semakin dekat jarak antar gen, semakin kuat pautannya. Namun, pautan dapat terputus melalui peristiwa pindah silang (crossing over) selama meiosis, di mana terjadi pertukaran segmen kromatid non-saudara. Pindah silang menghasilkan kombinasi alel baru (rekombinan) dan meningkatkan variasi genetik dalam populasi, menjelaskan mengapa keturunan tidak selalu persis sama dengan orang tua.
8. Implikasi Pewarisan Sifat
Pemahaman pewarisan sifat memiliki implikasi luas. Dalam kedokteran, ini membantu diagnosis dan konseling genetik untuk penyakit bawaan. Dalam pertanian, prinsip ini digunakan untuk pemuliaan tanaman dan hewan guna menghasilkan varietas unggul. Dalam forensik, analisis DNA digunakan untuk identifikasi. Selain itu, pemahaman ini juga membuka wawasan tentang evolusi dan keanekaragaman hayati, serta memunculkan pertimbangan etika dalam rekayasa genetika dan kloning.
Rangkuman: Pewarisan sifat adalah proses penurunan karakteristik genetik dari orang tua ke keturunan, diatur oleh gen pada kromosom. Hukum Mendel menjelaskan pola dasar pewarisan, sementara penyimpangan semu menunjukkan kompleksitas interaksi gen. Pada manusia, pewarisan sifat mencakup golongan darah dan kelainan genetik. Praktikum dan analisis silsilah membantu memahami fenomena ini, yang memiliki implikasi luas dalam berbagai bidang kehidupan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Alel | Bentuk alternatif dari suatu gen. |
| Genotipe | Susunan genetik suatu individu. |
| Fenotipe | Sifat yang tampak atau teramati. |
| Homozigot | Individu dengan dua alel yang sama untuk suatu gen. |
| Heterozigot | Individu dengan dua alel yang berbeda untuk suatu gen. |
| Dominan | Alel yang ekspresinya menutupi alel lain. |
| Resesif | Alel yang ekspresinya tertutup oleh alel dominan. |
| Kromosom | Struktur pembawa gen dalam inti sel. |
| Monohibrida | Persilangan dengan satu sifat beda. |
| Dihibrida | Persilangan dengan dua sifat beda. |
| Pindah Silang | Pertukaran segmen kromatid non-saudara selama meiosis. |
| Epistasis | Interaksi gen di mana satu gen menutupi ekspresi gen lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pewarisan Sifat" mata pelajaran Biologi Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pewarisan Sifat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Enzim dan MetabolismeBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGenetik dan Pewarisan SifatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
EvolusiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisInovasi BioteknologiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Biologi lain yang sudah tersedia
Materi GenetikBiologi Kelas XII SMAMetabolisme dan EnzimBiologi Kelas XII SMAPertumbuhan dan PerkembanganBiologi Kelas XII SMABioproses pada SelBiologi Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pewarisan Sifat pada Biologi SMA, Fase F.
Modul Pewarisan Sifat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Biologi kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Pewarisan Sifat ini gratis?
Ya. Modul Pewarisan Sifat untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pewarisan Sifat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pewarisan Sifat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pewarisan Sifat dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pewarisan Sifat ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pewarisan Sifat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pewarisan Sifat untuk Biologi kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pewarisan Sifat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pewarisan Sifat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Pewarisan Sifat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.