Modul ajar (RPP) Fisika SMA kelas X materi Gerak Parabola lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Gerak Parabola yang Anda cari? Materi Fisika Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fisika |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Gerak Parabola |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktikum |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) serta vektor.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Fisika |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis fenomena fisika secara kualitatif dan kuantitatif, menerapkan konsep gerak, gaya, energi, dan momentum dalam berbagai konteks, serta merancang dan melakukan percobaan sederhana untuk menguji hipotesis. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gerak parabola dapat diamati pada lintasan bola basket yang dilempar, tendangan bola sepak, atau aliran air mancur. |
| Konseptual | Gerak parabola adalah perpaduan gerak lurus beraturan pada sumbu horizontal dan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu vertikal akibat pengaruh gravitasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara menguraikan vektor kecepatan awal, menurunkan persamaan posisi dan kecepatan, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jangkauan dan tinggi maksimum gerak parabola. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengaitkan konsep fisika dengan fenomena sehari-hari dan bagaimana metode ilmiah membantu memecahkan masalah dalam gerak parabola. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami gerak parabola membantu kita memprediksi lintasan objek yang bergerak di udara dan merancang sistem yang efisien, seperti dalam olahraga atau teknik peluncuran.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa tendangan bola sepak dengan sudut elevasi tertentu bisa mencapai jarak terjauh?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktikum |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penggunaan trigonometri dan fungsi kuadrat dalam penurunan rumus dan perhitungan gerak parabola. Teknologi Informasi: Pemanfaatan simulasi komputer dan aplikasi spreadsheet untuk analisis data percobaan. Pendidikan Jasmani: Analisis gerak benda dalam olahraga seperti lompat jauh, tolak peluru, atau tendangan bebas sepak bola. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan fenomena gerak parabola di rumah, misalnya saat melempar mainan atau mengamati air mancur, serta mendukung penyediaan alat sederhana untuk praktikum. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan praktikum dengan aman, tersedia area terbuka di sekolah untuk peluncuran objek, serta akses internet untuk simulasi dan referensi digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulasi PhET Interactive Simulations untuk eksplorasi awal, video pembelajaran di YouTube untuk memperdalam pemahaman, dan aplikasi pengolah data (misalnya spreadsheet) untuk analisis data praktikum. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis komponen gerak parabola pada sumbu horizontal dan vertikal serta menentukan posisi dan kecepatan benda pada setiap saat dalam gerak parabola. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan video atau simulasi gerak parabola dan mengajak peserta didik berdiskusi tentang fenomena tersebut, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan agar peserta didik sadar proses belajarnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi konsep gerak parabola melalui simulasi interaktif (misalnya PhET Simulation) untuk mengamati komponen gerak pada sumbu X dan Y, serta hubungan antara kecepatan awal, sudut elevasi, dan lintasan benda. Mereka mencatat pengamatan dan merumuskan hipotesis awal. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal konseptual dan perhitungan sederhana terkait komponen kecepatan dan posisi pada gerak parabola, menggunakan persamaan GLB dan GLBB. Mereka berdiskusi untuk menyelesaikan masalah dan membandingkan hasil dengan simulasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan penyelesaian soal. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul. Peserta didik diajak merefleksikan pemahaman awal mereka tentang gerak parabola. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting materi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Guru memberikan tugas singkat dan memimpin doa penutup dengan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menghitung tinggi maksimum dan jangkauan maksimum gerak parabola serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan review singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menyajikan studi kasus atau masalah kontekstual terkait gerak parabola (misalnya, 'Bagaimana cara menendang bola agar mencapai jarak terjauh?') sebagai pemantik diskusi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan. Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang relevan, merumuskan pertanyaan penelitian, dan menyusun strategi penyelesaian masalah, termasuk penurunan rumus tinggi dan jangkauan maksimum. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menyelesaikan masalah yang diberikan dengan menerapkan rumus-rumus gerak parabola yang telah diturunkan. Mereka juga mencari contoh-contoh aplikasi gerak parabola dalam kehidupan nyata dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya (misalnya hambatan udara, gravitasi bumi). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi masalah dan temuan mereka tentang aplikasi gerak parabola. Guru memfasilitasi diskusi kelas, membandingkan berbagai pendekatan, dan memberikan penguatan pada konsep tinggi maksimum dan jangkauan maksimum. Guru juga mengaitkan konsep dengan fenomena nyata. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ide-ide yang muncul. Guru memberikan pengantar untuk proyek praktikum di pertemuan berikutnya dan memotivasi peserta didik agar tetap semangat belajar. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan melakukan percobaan gerak parabola untuk memverifikasi konsep fisika serta menganalisis data hasil percobaan gerak parabola secara kuantitatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru mengucapkan salam dan memimpin doa. Guru mengingatkan kembali materi gerak parabola dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai melalui praktikum. Guru menjelaskan prosedur praktikum dan rubrik penilaian proyek, memastikan peserta didik memahami langkah-langkah dan tujuan proyek. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok merancang percobaan sederhana untuk memverifikasi konsep gerak parabola, misalnya menggunakan peluncur kelereng/bola dan mengukur jangkauan serta tinggi maksimum pada berbagai sudut elevasi. Mereka membuat hipotesis dan daftar alat/bahan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok melakukan percobaan sesuai rancangan. Mereka mengumpulkan data pengukuran dengan cermat, mencatatnya dalam tabel, dan menganalisis hubungan antara sudut elevasi dengan jangkauan dan tinggi maksimum. Mereka juga membandingkan hasil percobaan dengan perhitungan teoritis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Masing-masing kelompok menyusun laporan praktikum dan mempresentasikannya di depan kelas. Guru dan peserta didik memberikan umpan balik konstruktif. Guru memimpin diskusi tentang tantangan yang dihadapi selama praktikum, kesesuaian hasil dengan teori, dan potensi perbaikan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan seluruh rangkaian pembelajaran gerak parabola, menyoroti keterkaitan antara teori dan praktik. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik. Guru menutup pelajaran dengan motivasi dan doa, menciptakan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis komponen gerak parabola dan menghitung posisi serta kecepatan pada waktu tertentu.
Alat & bahan: Kertas grafik, penggaris, kalkulator, alat tulis
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan praktikum, penilaian LKPD, serta presentasi hasil.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian laporan dan presentasi proyek praktikum.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis komponen gerak parabola pada sumbu horizontal dan vertikal. | Konsep dasar gerak parabola, komponen vektor kecepatan. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan posisi dan kecepatan benda pada setiap saat dalam gerak parabola. | Persamaan gerak parabola (posisi dan kecepatan). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Menghitung tinggi maksimum dan jangkauan maksimum gerak parabola. | Rumus tinggi dan jangkauan maksimum, aplikasi dalam masalah. | 3 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Gerak parabola adalah salah satu fenomena fisika yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tendangan bola hingga lintasan proyektil. Memahami gerak ini sangat penting untuk berbagai aplikasi, baik dalam olahraga, rekayasa, maupun ilmu pengetahuan. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai konsep dan perhitungan gerak parabola secara mendalam.
1. Pengertian dan Karakteristik Gerak Parabola
Gerak parabola adalah gerak dua dimensi suatu benda yang dilemparkan ke udara dan bergerak di bawah pengaruh gravitasi bumi. Lintasan yang dibentuk oleh benda ini adalah parabola. Gerak ini merupakan kombinasi dari dua jenis gerak sederhana: Gerak Lurus Beraturan (GLB) pada arah horizontal (sumbu X) karena tidak ada gaya horizontal yang bekerja (mengabaikan hambatan udara), dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) pada arah vertikal (sumbu Y) karena adanya gaya gravitasi yang menyebabkan percepatan konstan sebesar g ke bawah.
2. Komponen Kecepatan dan Posisi
Dalam gerak parabola, kecepatan awal (v0) diuraikan menjadi komponen horizontal (v0x) dan vertikal (v0y) menggunakan trigonometri, yaitu v0x = v0 cos θ dan v0y = v0 sin θ, di mana θ adalah sudut elevasi. Posisi benda pada sumbu X setiap saat (x) dihitung dengan x = v0x * t (GLB). Sementara itu, posisi pada sumbu Y setiap saat (y) dihitung dengan y = v0y * t - 0.5 * g * t^2 (GLBB), dan kecepatan vertikal (vy) dengan vy = v0y - g * t. Kecepatan total pada suatu titik adalah resultan dari vx dan vy.
3. Tinggi Maksimum Gerak Parabola
Tinggi maksimum (h_max) adalah titik tertinggi yang dicapai benda selama gerak parabola. Pada titik ini, komponen kecepatan vertikal (vy) benda adalah nol. Dengan menggunakan persamaan GLBB, waktu untuk mencapai tinggi maksimum (t_hmax) dapat dihitung dengan t_hmax = v0y / g. Kemudian, tinggi maksimum dapat ditemukan dengan mensubstitusikan t_hmax ke dalam persamaan posisi y. Rumus akhirnya adalah h_max = (v0^2 * sin^2 θ) / (2g).
4. Jangkauan Maksimum Gerak Parabola
Jangkauan maksimum (R_max) adalah jarak horizontal terjauh yang dicapai benda saat kembali ke ketinggian awal. Waktu total di udara (t_total) adalah dua kali waktu untuk mencapai tinggi maksimum, yaitu t_total = 2 * t_hmax. Jangkauan maksimum dihitung dengan mengalikan komponen kecepatan horizontal dengan waktu total di udara. Rumus akhirnya adalah R_max = (v0^2 * sin(2θ)) / g. Jangkauan maksimum terjadi pada sudut elevasi 45 derajat.
5. Aplikasi Gerak Parabola
Konsep gerak parabola sangat relevan dalam berbagai bidang. Dalam olahraga, pemahaman ini penting untuk atlet panahan, pelempar lembing, pemain basket, atau penendang bola agar dapat mengoptimalkan lintasan gerak objek. Dalam bidang militer, gerak parabola digunakan untuk menghitung lintasan proyektil artileri. Selain itu, dalam rekayasa, prinsip ini diterapkan dalam desain sistem irigasi air mancur atau peluncuran roket kecil, menunjukkan betapa fundamentalnya konsep ini.
Rangkuman: Gerak parabola adalah perpaduan GLB horizontal dan GLBB vertikal akibat gravitasi. Kecepatan awal diuraikan menjadi komponen x dan y. Posisi dan kecepatan benda dapat dihitung setiap saat. Tinggi maksimum tercapai saat kecepatan vertikal nol, sedangkan jangkauan maksimum adalah jarak horizontal terjauh. Pemahaman ini krusial dalam olahraga, militer, dan rekayasa, memungkinkan prediksi dan optimasi lintasan objek di udara.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gerak Parabola | Gerak benda di udara yang dipengaruhi gravitasi, lintasannya berbentuk parabola. |
| Sudut Elevasi | Sudut yang dibentuk antara arah kecepatan awal benda dengan garis horizontal. |
| Jangkauan Maksimum | Jarak horizontal terjauh yang dicapai benda dalam gerak parabola. |
| Tinggi Maksimum | Ketinggian vertikal tertinggi yang dicapai benda dalam gerak parabola. |
| Vektor | Besaran yang memiliki nilai dan arah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Gerak Parabola" mata pelajaran Fisika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Ya. Modul Gerak Parabola untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul Gerak Parabola ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA.
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Gerak Parabola untuk Fisika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Gerak Parabola dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.