Modul Ajar & RPP Kimia Kelas X
Sistem Periodik Unsur
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kimia |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Sistem Periodik Unsur |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Eksplorasi Data |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep atom, nomor atom, nomor massa, dan konfigurasi elektron. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Terdapat 118 unsur yang dikenal saat ini, masing-masing dengan sifat khas yang tergambar dalam Sistem Periodik Unsur. |
| Konseptual | Pengelompokan unsur dalam sistem periodik didasarkan pada kesamaan sifat kimia dan fisika yang berulang secara periodik. |
| Prosedural | Menganalisis posisi unsur dalam sistem periodik untuk memprediksi sifat-sifatnya dan tren periodik. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa struktur sistem periodik adalah hasil dari upaya ilmiah untuk mengorganisir dan memahami kompleksitas materi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi dasar pengelompokan unsur dalam sistem periodik modern.
- Menentukan golongan dan periode unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya.
- Menganalisis kecenderungan sifat keperiodikan unsur (jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan).
- Memprediksi sifat-sifat unsur berdasarkan posisinya dalam sistem periodik.
- Menyelesaikan permasalahan terkait aplikasi sifat keperiodikan unsur dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Sistem Periodik Unsur adalah alat fundamental dalam kimia yang membantu kita memahami dan memprediksi sifat-sifat unsur serta reaksi kimianya, sehingga memungkinkan inovasi material dan teknologi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ilmuwan kimia terus-menerus mencari cara untuk mengelompokkan unsur-unsur, dan apa manfaatnya bagi kehidupan kita sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Eksplorasi Data |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Konsep struktur atom, energi, dan interaksi partikel yang mendasari sifat keperiodikan unsur. Biologi: Peran unsur-unsur esensial (misalnya Fe, Ca, K) dalam proses biologis makhluk hidup dan dampaknya jika terjadi kekurangan atau kelebihan. Seni Rupa/Desain Grafis: Mendesain poster atau infografis yang menarik dan informatif tentang aplikasi unsur. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang benda-benda di rumah yang mengandung unsur kimia tertentu dan kegunaannya, atau mengunjungi pameran sains bersama. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja kelompok yang fleksibel, akses ke laboratorium kimia (untuk praktikum opsional), dan pojok baca materi kimia; lingkungan digital yang aman melalui platform belajar daring sekolah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulasi interaktif tabel periodik online (misalnya Ptable.com), video pembelajaran dari platform edukasi, serta aplikasi desain grafis (Canva) untuk membuat infografis. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi dasar pengelompokan unsur dalam sistem periodik modern dan menentukan golongan serta periode unsur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Dilanjutkan dengan apersepsi melalui pertanyaan 'Apa yang kalian ketahui tentang unsur-unsur di sekitar kita? Bagaimana cara kita bisa mengaturnya agar mudah dipelajari?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dasar sistem periodik dan cara menentukan posisi unsur, serta menjelaskan manfaatnya dalam memprediksi sifat kimia. Guru juga memotivasi peserta didik agar semangat belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh benda di sekitar yang terbuat dari unsur berbeda (misal: kalung emas, sendok aluminium, kawat tembaga). Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana para ilmuwan awalnya mencoba mengelompokkan unsur, hingga ditemukan dasar pengelompokan menurut Moseley berdasarkan nomor atom. Peserta didik secara mandiri atau berkelompok kecil mengeksplorasi tabel sistem periodik awal dan modern, serta mengidentifikasi perbedaan dan kesamaannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Melalui LKPD, peserta didik secara berkelompok berlatih menentukan golongan dan periode beberapa unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. Mereka juga diminta untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang memiliki kemiripan sifat berdasarkan posisinya di golongan yang sama, serta membandingkan struktur atom dan elektron valensi unsur-unsur tersebut. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil penentuan golongan dan periode serta temuan kemiripan sifat unsur. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan konsep tentang dasar pengelompokan sistem periodik modern dan cara menentukan posisi unsur. Peserta didik diajak merumuskan kembali pemahaman mereka tentang pentingnya sistem periodik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Peserta didik diminta untuk membaca materi tentang sifat keperiodikan unsur sebagai persiapan. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis kecenderungan sifat keperiodikan unsur (jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan) serta memprediksi sifat-sifat unsur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, serta memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang penentuan posisi unsur. Dilanjutkan dengan pertanyaan pemantik 'Mengapa ada unsur yang mudah bereaksi dan ada yang sulit? Apa hubungannya dengan posisinya di sistem periodik?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis tren sifat keperiodikan dan memprediksi sifat unsur, serta menjelaskan relevansinya dengan aplikasi sehari-hari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik disajikan studi kasus atau masalah nyata, misalnya 'Mengapa natrium sangat reaktif sedangkan neon inert?'. Secara berkelompok, mereka menganalisis masalah tersebut dan mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Guru memfasilitasi peserta didik untuk mencari data tentang jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk unsur-unsur yang relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis tren data sifat keperiodikan yang telah dikumpulkan, baik dalam satu golongan maupun satu periode, dan membuat grafik atau tabel perbandingan. Mereka diminta untuk merumuskan hubungan antara posisi unsur dalam sistem periodik dengan kecenderungan sifat-sifat keperiodikannya. Kemudian, mereka menerapkan pemahaman ini untuk memprediksi sifat-sifat unsur lain yang belum diketahui datanya berdasarkan posisinya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis data dan prediksi sifat unsur mereka, serta menjelaskan bagaimana tren sifat keperiodikan membantu memecahkan studi kasus awal. Kelompok lain memberikan kritik dan saran. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi sifat keperiodikan (misalnya, jumlah kulit elektron, muatan inti efektif). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang pentingnya memahami tren sifat keperiodikan untuk memprediksi perilaku unsur. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik. Sebagai tindak lanjut, peserta didik diminta mencari contoh aplikasi sifat keperiodikan unsur dalam industri atau teknologi. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu menentukan golongan, periode, dan memprediksi kecenderungan sifat keperiodikan unsur.
Alat & bahan: Tabel Periodik Unsur, alat tulis, buku catatan, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati model atom Bohr karbon (C) berikut. Tuliskan jumlah elektron tiap kulit dan elektron valensinya.
Gambar 1. Model atom - Perhatikan Tabel Periodik Unsur yang tersedia.
- Tentukan konfigurasi elektron dari unsur-unsur yang diberikan (misal: Na, Cl, K, Br).
- Berdasarkan konfigurasi elektron, tentukan golongan dan periode masing-masing unsur.
- Identifikasi tren jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan untuk unsur-unsur dalam satu golongan dan satu periode.
- Prediksikan sifat kimia unsur X yang terletak di periode 3, golongan VIA.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang atom dan elektron?
- Bagaimana cara kita mengidentifikasi suatu unsur?
- Menurut Anda, apakah ada pola dalam sifat-sifat unsur?
- Sebutkan minimal 3 contoh unsur yang Anda ketahui dalam kehidupan sehari-hari.
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, presentasi hasil analisis data, dan kontribusi dalam pembuatan proyek poster/infografis.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengevaluasi pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi sifat keperiodikan unsur.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dasar pengelompokan unsur dalam sistem periodik modern. | Sejarah dan dasar pengelompokan unsur (Dobereiner, Newlands, Mendeleev, Moseley). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan golongan dan periode unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. | Konfigurasi elektron dan posisi unsur dalam SPU (golongan utama, transisi, lantanida, aktinida). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menganalisis kecenderungan sifat keperiodikan unsur dan memprediksi sifat-sifatnya. | Jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, keelektronegatifan, sifat logam/nonlogam. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
Sistem Periodik Unsur (SPU) adalah salah satu alat paling fundamental dalam kimia, ibarat peta harta karun bagi para ilmuwan. Dengan SPU, kita tidak hanya mengetahui daftar unsur, tetapi juga memahami bagaimana mereka saling berhubungan dan mengapa memiliki sifat-sifat tertentu. Pemahaman ini membuka pintu untuk memprediksi perilaku kimia dan merancang material baru yang bermanfaat bagi kehidupan.
1. Sejarah Perkembangan Sistem Periodik
Upaya pengelompokan unsur dimulai oleh Johann Dobereiner dengan Triade Dobereiner, diikuti oleh John Newlands dengan Hukum Oktaf. Dmitri Mendeleev kemudian menyusun tabel periodik berdasarkan massa atom, yang memiliki celah untuk unsur yang belum ditemukan dan berhasil memprediksi sifatnya. Henry Moseley menyempurnakannya dengan mengurutkan unsur berdasarkan nomor atom, yang menjadi dasar Sistem Periodik Modern. Penemuan Moseley menjelaskan mengapa beberapa pasangan unsur (seperti Ar dan K) tidak mengikuti urutan massa atom tetapi memiliki sifat yang sesuai dengan posisinya berdasarkan nomor atom.
2. Struktur Sistem Periodik Modern
Sistem Periodik Modern terdiri dari golongan (kolom vertikal) dan periode (baris horizontal). Golongan menunjukkan jumlah elektron valensi dan kemiripan sifat kimia, sedangkan periode menunjukkan jumlah kulit elektron. Terdapat 18 golongan dan 7 periode. Golongan utama (IA-VIIIA) dikenal sebagai golongan s dan p, sedangkan golongan transisi (IB-VIIIB) dikenal sebagai golongan d. Ada juga unsur transisi dalam (lantanida dan aktinida) yang merupakan golongan f.
3. Penentuan Golongan dan Periode
Posisi suatu unsur dalam sistem periodik dapat ditentukan dari konfigurasi elektronnya. Jumlah kulit elektron terluar menunjukkan periode, sedangkan jumlah elektron valensi (elektron pada kulit terluar) menunjukkan golongan. Untuk unsur golongan utama, jumlah elektron valensi langsung menunjukkan nomor golongan (misal, 2 elektron valensi = Golongan IIA). Untuk unsur transisi, penentuan golongan melibatkan penjumlahan elektron pada subkulit s dan d terakhir. Pemahaman ini sangat penting untuk memprediksi sifat-sifat dasar unsur.
4. Jari-jari Atom
Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke kulit elektron terluar. Dalam satu golongan, jari-jari atom cenderung bertambah dari atas ke bawah karena penambahan jumlah kulit elektron. Dalam satu periode, jari-jari atom cenderung berkurang dari kiri ke kanan karena peningkatan muatan inti efektif yang menarik elektron lebih kuat, meskipun jumlah kulit elektronnya sama. Perubahan jari-jari atom ini mempengaruhi kerapatan dan titik leleh unsur.
5. Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi minimum yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron dari atom netral dalam fase gas. Dalam satu golongan, energi ionisasi cenderung berkurang dari atas ke bawah karena elektron terluar semakin jauh dari inti dan tarikan inti semakin lemah. Dalam satu periode, energi ionisasi cenderung bertambah dari kiri ke kanan karena muatan inti efektif yang meningkat menarik elektron lebih kuat, sehingga lebih sulit dilepaskan. Unsur dengan energi ionisasi rendah cenderung mudah membentuk ion positif.
6. Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah perubahan energi ketika satu elektron ditambahkan ke atom netral dalam fase gas untuk membentuk ion negatif. Dalam satu golongan, afinitas elektron cenderung berkurang dari atas ke bawah. Dalam satu periode, afinitas elektron cenderung bertambah dari kiri ke kanan (menjadi lebih negatif, artinya lebih mudah menerima elektron). Hal ini disebabkan oleh tarikan inti yang lebih kuat pada elektron tambahan. Unsur dengan afinitas elektron tinggi cenderung mudah membentuk ion negatif.
7. Keelektronegatifan
Keelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron ikatan dalam suatu molekul. Skala keelektronegatifan yang paling umum adalah skala Pauling. Dalam satu golongan, keelektronegatifan cenderung berkurang dari atas ke bawah. Dalam satu periode, keelektronegatifan cenderung bertambah dari kiri ke kanan. Unsur dengan keelektronegatifan tinggi (seperti Fluor) adalah penarik elektron yang kuat, berperan penting dalam pembentukan ikatan kimia.
8. Sifat Logam dan Nonlogam
Sifat logam dan nonlogam juga menunjukkan kecenderungan periodik. Dalam satu golongan, sifat logam bertambah dari atas ke bawah (misalnya, dari O ke Te). Dalam satu periode, sifat logam berkurang dari kiri ke kanan, dan sifat nonlogam bertambah. Unsur-unsur di perbatasan antara logam dan nonlogam disebut metaloid, yang memiliki sifat intermediet dan banyak digunakan dalam semikonduktor.
Rangkuman: Sistem Periodik Unsur modern mengelompokkan unsur berdasarkan nomor atom, menampilkan tren periodik dalam sifat-sifat seperti jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan. Pemahaman tentang posisi unsur dalam golongan dan periode memungkinkan kita memprediksi sifat kimia dan fisika unsur, yang krusial untuk aplikasi dalam berbagai bidang, mulai dari material hingga biologi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Golongan | Kolom vertikal dalam sistem periodik, menunjukkan jumlah elektron valensi dan kemiripan sifat. |
| Periode | Baris horizontal dalam sistem periodik, menunjukkan jumlah kulit elektron. |
| Elektron Valensi | Elektron pada kulit terluar atom, berperan dalam pembentukan ikatan kimia. |
| Jari-jari Atom | Jarak dari inti atom ke kulit elektron terluar. |
| Energi Ionisasi | Energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron terluar dari atom. |
| Afinitas Elektron | Perubahan energi saat atom menerima elektron. |
| Keelektronegatifan | Kemampuan atom menarik elektron ikatan dalam molekul. |
| Metaloid | Unsur dengan sifat antara logam dan nonlogam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Periodik Unsur" mata pelajaran Kimia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sistem Periodik Unsur yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kimia Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Struktur Atom: Fakta di Balik MateriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHukum Dasar Kimia di Sekitar KitaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Kimia lain yang sudah tersedia
Ikatan KimiaKimia Kelas X SMAJenis-Jenis Alat Transportasi dan KegunaannyaKimia Kelas X SMALARUTAN ASAM BASAKimia Kelas X SMAStruktur AtomKimia Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Kimia Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kimia kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Periodik Unsur pada Kimia SMA, Fase E.
Modul Sistem Periodik Unsur ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Kimia kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Kimia materi Sistem Periodik Unsur ini gratis?
Ya. Modul Sistem Periodik Unsur untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Periodik Unsur ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kimia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kimia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Periodik Unsur ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Periodik Unsur dapat Anda sesuaikan dengan murid Kimia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kimia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Periodik Unsur ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Periodik Unsur tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Periodik Unsur untuk Kimia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Periodik Unsur ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kimia kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Periodik Unsur beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kimia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kimia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Sistem Periodik Unsur yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Kimia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.