Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XII
Geometri Ruang (Dimensi Tiga)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Geometri Ruang (Dimensi Tiga) |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar bangun datar, bangun ruang, teorema Pythagoras, dan trigonometri dasar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Geometri |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis sifat-sifat bangun ruang, menentukan jarak dan sudut antar unsur-unsur bangun ruang, serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan geometri ruang. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Geometri ruang dimensi tiga hadir dalam bentuk benda-benda di sekitar kita seperti kubus, balok, piramida, dan bola. |
| Konseptual | Konsep inti materi ini adalah memahami hubungan antar titik, garis, dan bidang dalam ruang serta bagaimana mengukur jarak dan sudut di antara mereka. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis untuk menghitung jarak antar titik, titik ke garis, titik ke bidang, garis ke garis, garis ke bidang, bidang ke bidang, serta sudut antara garis dan bidang, dan antar bidang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya visualisasi dan pemodelan dalam memecahkan masalah geometri ruang serta mengembangkan strategi berpikir spasial yang efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang (titik, garis, bidang) dengan tepat.
- Menentukan jarak antar titik dalam bangun ruang dengan menggunakan berbagai metode.
- Menentukan jarak titik ke garis dan titik ke bidang dalam bangun ruang dengan benar.
- Menentukan jarak antar dua garis, garis ke bidang, dan antar dua bidang dalam bangun ruang secara akurat.
- Menghitung besar sudut antara garis dan bidang, serta antar dua bidang dalam bangun ruang.
- Menerapkan konsep geometri ruang untuk menyelesaikan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami geometri ruang membantu kita menganalisis struktur benda-benda di sekitar, merancang objek tiga dimensi, dan memecahkan masalah praktis di berbagai bidang seperti arsitektur dan teknik.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa menentukan jarak terpendek antara dua sudut ruangan yang berseberangan di dalam kelas ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Perhitungan vektor dan proyeksi dalam menentukan jarak dan sudut di ruang tiga dimensi. Seni Rupa/Desain Grafis: Pembuatan model 3D, perspektif, dan komposisi ruang dalam karya seni atau desain. Teknik Sipil/Arsitektur: Perhitungan kekuatan struktur, desain bangunan, dan penempatan elemen-elemen dalam ruang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang aplikasi geometri ruang di rumah, misalnya dalam desain interior atau penataan taman, untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja kelompok yang fleksibel, tersedia model-model bangun ruang, dan akses ke area terbuka untuk observasi objek nyata berbentuk tiga dimensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Geogebra atau SketchUp untuk visualisasi bangun ruang, simulasi pengukuran jarak dan sudut, serta pembuatan model 3D sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang (titik, garis, bidang) dengan tepat dan menentukan jarak antar titik dalam bangun ruang dengan menggunakan berbagai metode. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa gambar benda tiga dimensi (misal: lemari, kotak pensil) dan meminta peserta didik menyebutkan unsur-unsur yang terlihat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa menentukan jarak terpendek antara dua sudut ruangan yang berseberangan di dalam kelas ini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok diminta mengamati model bangun ruang (kubus, balok) yang disediakan, mengidentifikasi titik, garis, dan bidang, serta mendiskusikan cara menemukan jarak antar titik yang berbeda posisi (misal: rusuk, diagonal sisi, diagonal ruang) menggunakan teorema Pythagoras. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal penentuan jarak antar titik pada berbagai bangun ruang. Mereka diminta untuk menggambar ilustrasi dan menunjukkan langkah-langkah perhitungannya. Guru membimbing dan memberikan umpan balik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan penyelesaian LKPD. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep jarak antar titik. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menentukan jarak titik ke garis dan titik ke bidang dalam bangun ruang dengan benar serta menentukan jarak antar dua garis, garis ke bidang, dan antar dua bidang dalam bangun ruang secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, presensi, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang jarak antar titik. Guru memotivasi peserta didik dengan studi kasus nyata, misalnya 'Jika ada seekor laba-laba di sudut ruangan dan mangsanya di tengah dinding, bagaimana laba-laba menemukan jarak terpendek?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan masalah kontekstual terkait penentuan jarak titik ke garis, titik ke bidang, antar dua garis, garis ke bidang, dan antar dua bidang pada bangun ruang. Mereka diajak berdiskusi tentang strategi penyelesaian masalah tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok-kelompok mulai menganalisis masalah, membuat model visual, dan mencoba berbagai pendekatan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Mereka menggunakan alat peraga atau aplikasi Geogebra untuk memvisualisasikan kondisi ruang. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan arahan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan solusi masalah mereka, termasuk langkah-langkah dan alasan pemilihan metode. Guru dan kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan kritis. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep-konsep kunci. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan berbagai metode penentuan jarak dalam geometri ruang. Guru memberikan apresiasi, menginformasikan persiapan untuk proyek di pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang dan menentukan jarak antar titik, titik ke garis, serta titik ke bidang.
Alat & bahan: Model kubus/balok, penggaris, pensil, penghapus
Langkah kerja:
- Amati model bangun ruang yang disediakan.
- Identifikasi dan tuliskan nama-nama titik sudut, rusuk, dan bidang pada bangun ruang tersebut.
- Tentukan jarak antar dua titik yang ditentukan pada bangun ruang (misal: A ke C, B ke G).
- Tentukan jarak titik ke garis (misal: titik A ke garis BC) dan titik ke bidang (misal: titik A ke bidang EFGH).
- Gambar sketsa dan tuliskan langkah-langkah penyelesaiannya dengan jelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang titik, garis, dan bidang?
- Bagaimana cara menghitung panjang diagonal pada sebuah persegi?
- Apakah Anda pernah melihat aplikasi geometri ruang dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya.
- Apa yang dimaksud dengan sudut?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, presentasi, dan menyelesaikan LKPD, serta penilaian proyek miniatur.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang (titik, garis, bidang) dengan tepat. | Unsur-unsur bangun ruang. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan jarak antar titik, titik ke garis, dan titik ke bidang dalam bangun ruang. | Jarak dalam ruang (titik-titik, titik-garis, titik-bidang). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menentukan jarak antar dua garis, garis ke bidang, dan antar dua bidang dalam bangun ruang. | Jarak dalam ruang (garis-garis, garis-bidang, bidang-bidang). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 4 | Menghitung besar sudut antara garis dan bidang, serta antar dua bidang dalam bangun ruang dan menerapkan konsep geometri ruang. | Sudut dalam ruang (garis-bidang, bidang-bidang) dan aplikasi. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi |
Geometri ruang, atau dimensi tiga, adalah cabang matematika yang mempelajari bentuk, ukuran, posisi relatif, dan sifat-sifat ruang. Konsep ini sangat fundamental dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari arsitektur bangunan, desain produk, hingga navigasi. Memahami geometri ruang akan membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir spasial dan memecahkan masalah praktis yang melibatkan objek-objek tiga dimensi di sekitar kita.
1. Unsur-unsur Bangun Ruang
Bangun ruang dimensi tiga tersusun atas unsur-unsur dasar yaitu titik, garis, dan bidang. Titik adalah posisi tanpa dimensi, sering dilambangkan dengan huruf kapital. Garis adalah himpunan titik-titik yang memanjang tak terbatas ke dua arah, memiliki satu dimensi, dan dapat dilambangkan dengan huruf kecil atau dua titik. Bidang adalah himpunan titik-titik yang meluas tak terbatas ke segala arah, memiliki dua dimensi, dan dilambangkan dengan huruf Yunani atau tiga titik non-kolinier. Contohnya, pada kubus ABCD.EFGH, titik A, B, C, ... adalah titik sudut, garis AB, BC, ... adalah rusuk, dan bidang ABCD, EFGH, ... adalah sisi.
2. Jarak Antar Titik
Jarak antar titik adalah panjang ruas garis terpendek yang menghubungkan kedua titik tersebut. Untuk dua titik A(x1, y1, z1) dan B(x2, y2, z2) dalam koordinat Kartesius, jaraknya dapat dihitung menggunakan rumus Pythagoras tiga dimensi: d = √((x2-x1)² + (y2-y1)² + (z2-z1)²). Pada bangun ruang seperti kubus atau balok, jarak antar titik dapat berupa panjang rusuk, diagonal sisi, atau diagonal ruang. Misalnya, pada kubus dengan rusuk 's', panjang diagonal sisinya adalah s√2 dan panjang diagonal ruangnya adalah s√3.
3. Jarak Titik ke Garis dan Titik ke Bidang
Jarak titik ke garis adalah panjang ruas garis terpendek dari titik ke garis tersebut, di mana ruas garis ini tegak lurus terhadap garis. Sementara itu, jarak titik ke bidang adalah panjang ruas garis terpendek dari titik ke bidang, di mana ruas garis ini tegak lurus terhadap bidang. Untuk menentukannya, seringkali kita perlu memproyeksikan titik ke garis atau bidang, lalu menggunakan teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku yang terbentuk. Pemahaman konsep proyeksi sangat penting dalam perhitungan ini.
4. Jarak Antar Garis dan Antar Bidang
Jarak antar dua garis dapat ditentukan jika garis-garis tersebut sejajar atau bersilangan. Jika sejajar, jaraknya adalah panjang ruas garis yang tegak lurus pada kedua garis. Jika bersilangan, jaraknya adalah panjang ruas garis terpendek yang tegak lurus pada kedua garis tersebut. Jarak antar dua bidang sejajar adalah panjang ruas garis yang tegak lurus pada kedua bidang. Untuk kasus garis dan bidang, jaraknya adalah panjang ruas garis tegak lurus dari salah satu titik pada garis ke bidang tersebut, jika garis sejajar dengan bidang.
5. Sudut dalam Ruang
Sudut antara garis dan bidang adalah sudut yang dibentuk oleh garis tersebut dengan proyeksinya pada bidang. Untuk menghitungnya, kita biasanya mencari segitiga siku-siku yang melibatkan garis, proyeksinya, dan garis tegak lurus dari titik pada garis ke bidang. Sudut antara dua bidang adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis pada masing-masing bidang yang tegak lurus terhadap garis potong kedua bidang di satu titik. Konsep trigonometri (sinus, cosinus, tangen) sangat esensial dalam menentukan besar sudut-sudut ini.
Rangkuman: Geometri ruang mempelajari objek tiga dimensi dan hubungan antar unsur-unsurnya. Konsep utama meliputi identifikasi titik, garis, bidang, serta penentuan jarak dan sudut. Jarak dapat dihitung antara titik-titik, titik ke garis, titik ke bidang, antar garis, atau antar bidang. Sudut diukur antara garis dan bidang, atau antar dua bidang. Penerapan teorema Pythagoras dan trigonometri sangat esensial dalam menyelesaikan masalah geometri ruang, yang banyak diaplikasikan dalam kehidupan nyata.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Titik | Posisi dalam ruang tanpa dimensi. |
| Garis | Himpunan titik-titik yang memanjang tak terbatas ke dua arah. |
| Bidang | Himpunan titik-titik yang meluas tak terbatas ke segala arah. |
| Diagonal Sisi | Garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdekatan pada satu bidang sisi bangun ruang. |
| Diagonal Ruang | Garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdekatan pada bangun ruang melalui bagian dalam bangun ruang. |
| Proyeksi | Hasil bayangan suatu titik, garis, atau bidang pada bidang lain. |
| Ortogonal | Saling tegak lurus. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Geometri Ruang (Dimensi Tiga)" mata pelajaran Matematika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Geometri Ruang (Dimensi Tiga) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Barisan dan DeretModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInvestasi dan PinjamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Kaidah PencacahanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeluangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Matematika lain yang sudah tersedia
Analisis Data & PeluangMatematika Kelas XII SMALimit FungsiMatematika Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Geometri Ruang (Dimensi Tiga) pada Matematika SMA, Fase F, elemen Geometri.
Modul Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini gratis?
Ya. Modul Geometri Ruang (Dimensi Tiga) untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Geometri Ruang (Dimensi Tiga) dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Geometri Ruang (Dimensi Tiga) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Geometri Ruang (Dimensi Tiga) untuk Matematika kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Geometri Ruang (Dimensi Tiga) ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Geometri Ruang (Dimensi Tiga) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Geometri Ruang (Dimensi Tiga) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.