Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas XI
Demokrasi Pancasila
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Demokrasi Pancasila |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep demokrasi dan sistem pemerintahan di Indonesia. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Demokrasi Pancasila terwujud dalam berbagai praktik pemerintahan dan partisipasi warga negara di Indonesia, seperti pemilihan umum dan musyawarah mufakat. |
| Konseptual | Demokrasi Pancasila adalah sistem pemerintahan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, mengutamakan musyawarah untuk mufakat, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kedaulatan rakyat. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan langkah-langkah partisipasi aktif dalam kehidupan demokratis sesuai nilai Pancasila, seperti menyampaikan aspirasi secara konstruktif dan menghargai perbedaan pendapat. |
| Metakognitif | Peserta didik diajak untuk menyadari bagaimana pemahaman tentang Demokrasi Pancasila membentuk cara pandang mereka terhadap isu-isu sosial dan politik di Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis prinsip-prinsip dasar Demokrasi Pancasila dengan tepat.
- Mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Pancasila yang membedakannya dari bentuk demokrasi lain.
- Mengevaluasi implementasi Demokrasi Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Menyajikan gagasan partisipasi aktif dalam menegakkan Demokrasi Pancasila di lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Memahami Demokrasi Pancasila berarti menyadari bahwa sistem pemerintahan Indonesia adalah perwujudan nilai-nilai luhur bangsa yang mengedepankan musyawarah, partisipasi, dan keadilan sosial.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Demokrasi Pancasila dianggap sebagai bentuk demokrasi yang paling sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sejarah: Menganalisis perkembangan Demokrasi Pancasila dari masa ke masa di Indonesia. Sosiologi: Mengkaji peran masyarakat sipil dan kelompok kepentingan dalam sistem Demokrasi Pancasila. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan secara lisan dan tulisan dalam konteks partisipasi demokratis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam berpartisipasi di lingkungan RT/RW atau pemilihan umum, serta mendorong anak untuk menyalurkan aspirasi secara positif. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur secara fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke perpustakaan atau ruang serbaguna untuk riset dan simulasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform diskusi daring (misalnya Google Classroom atau Microsoft Teams) untuk berbagi sumber materi, mengunggah tugas proyek, dan forum diskusi interaktif tentang isu-isu demokrasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis prinsip-prinsip dasar Demokrasi Pancasila dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik terkait keputusan bersama di kelas atau keluarga, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran menganalisis prinsip Demokrasi Pancasila dan alur kegiatan hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai sumber (buku, artikel, video) untuk menemukan dan mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar Demokrasi Pancasila, menghubungkannya dengan contoh-contoh nyata dalam kehidupan masyarakat Indonesia. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menyusun daftar prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila yang mereka temukan, kemudian mendiskusikan bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan atau seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui LKPD. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep mengenai prinsip Demokrasi Pancasila. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta menyampaikan materi pengantar untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Pancasila yang membedakannya dari bentuk demokrasi lain. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang prinsip Demokrasi Pancasila, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran mengidentifikasi ciri khas Demokrasi Pancasila dan menantang peserta didik untuk menganalisis kasus nyata. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik disajikan studi kasus atau artikel berita tentang praktik demokrasi di Indonesia dan di negara lain, lalu secara mandiri atau berpasangan menganalisis perbedaan dan persamaan ciri-ciri demokrasi yang ada. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan ciri-ciri khas Demokrasi Pancasila yang membedakannya dari demokrasi liberal atau sosialis, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila melalui LKPD yang berisi perbandingan model demokrasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis perbandingan ciri-ciri Demokrasi Pancasila, guru memfasilitasi diskusi kritis, dan memberikan klarifikasi serta penekanan pada keunikan Demokrasi Pancasila. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merumuskan ciri-ciri utama Demokrasi Pancasila, memberikan motivasi untuk terus berpikir kritis, dan mengingatkan persiapan untuk proyek partisipasi di pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi prinsip dan ciri Demokrasi Pancasila serta menganalisis implementasinya dalam studi kasus.
Alat & bahan: Buku paket, artikel berita, pulpen, kertas plano
Langkah kerja:
- Baca dan pahami studi kasus yang diberikan tentang praktik demokrasi di suatu daerah.
- Identifikasi prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila yang terlihat atau tidak terlihat dalam studi kasus tersebut.
- Bandingkan ciri-ciri Demokrasi Pancasila dengan bentuk demokrasi lain yang Anda ketahui.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana seharusnya Demokrasi Pancasila diimplementasikan untuk menyelesaikan masalah dalam studi kasus.
- Sajikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang konsep demokrasi?
- Sebutkan contoh kegiatan yang menunjukkan partisipasi warga negara dalam pemerintahan!
- Menurut Anda, apa perbedaan antara pengambilan keputusan secara musyawarah dan voting?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek partisipasi aktif dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konseptual.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis prinsip-prinsip dasar Demokrasi Pancasila dengan tepat. | Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Pancasila yang membedakannya dari bentuk demokrasi lain. | Ciri khas dan perbandingan Demokrasi Pancasila. | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Mengevaluasi implementasi Demokrasi Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. | Implementasi dan tantangan Demokrasi Pancasila. | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Menyajikan gagasan partisipasi aktif dalam menegakkan Demokrasi Pancasila di lingkungan sekitar. | Proyek partisipasi aktif Demokrasi Pancasila. | 2 JP | kolaborasi |
Demokrasi Pancasila adalah sistem pemerintahan yang menjadi pilihan Indonesia, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Sistem ini bukan hanya tentang pemilihan umum, tetapi juga tentang bagaimana setiap warga negara dapat berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dengan musyawarah mufakat, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi keadilan sosial demi kemajuan bersama.
1. Pengertian dan Hakikat Demokrasi Pancasila
Demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah hidup bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Hakikatnya adalah kedaulatan rakyat yang dilaksanakan berdasarkan nilai-nilai Pancasila, mengutamakan musyawarah untuk mufakat, serta menjamin hak asasi manusia. Ini berbeda dengan demokrasi liberal yang cenderung individualistik atau demokrasi sosialis yang mengutamakan kolektivisme tanpa kebebasan individu.
2. Prinsip-Prinsip Demokrasi Pancasila
Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila meliputi perlindungan hak asasi manusia, pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mufakat, kedaulatan rakyat, kebebasan yang bertanggung jawab, persamaan kedudukan di mata hukum, pengakuan terhadap perbedaan (pluralisme), serta berkeadilan sosial. Prinsip-prinsip ini harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan tindakan pemerintah serta partisipasi masyarakat.
3. Ciri-Ciri Demokrasi Pancasila
Ciri khas Demokrasi Pancasila antara lain adanya lembaga perwakilan rakyat (DPR/DPD), pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat yang dijiwai semangat kekeluargaan, adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menjunjung tinggi nilai agama dan moral. Selain itu, Demokrasi Pancasila juga menolak dominasi mayoritas tanpa menghargai minoritas dan menolak diktator mayoritas maupun tirani minoritas.
4. Perbandingan Demokrasi Pancasila dengan Demokrasi Lain
Dibandingkan dengan demokrasi liberal yang menekankan kebebasan individu tanpa batas dan sering mengarah pada persaingan bebas, Demokrasi Pancasila menyeimbangkan kebebasan individu dengan tanggung jawab sosial dan kepentingan bersama. Berbeda pula dengan demokrasi sosialis yang cenderung mengedepankan kepentingan kolektif secara mutlak. Demokrasi Pancasila berupaya menciptakan harmoni antara kepentingan individu, kelompok, dan negara.
5. Implementasi Demokrasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Implementasi Demokrasi Pancasila dapat dilihat dalam berbagai aspek, mulai dari pemilihan umum yang luber dan jurdil, musyawarah di tingkat desa/kelurahan, partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik, hingga penegakan hukum yang adil. Tantangannya adalah memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar terwujud dalam praktik, bukan hanya slogan semata, serta mengatasi KKN dan politik uang.
6. Partisipasi Aktif Warga Negara dalam Demokrasi Pancasila
Partisipasi aktif warga negara sangat penting untuk menegakkan Demokrasi Pancasila. Ini bisa berupa menggunakan hak pilih, menyampaikan aspirasi melalui saluran yang benar, mengawasi jalannya pemerintahan, serta terlibat dalam organisasi kemasyarakatan. Partisipasi ini harus dilandasi oleh semangat musyawarah, toleransi, dan tanggung jawab demi terwujudnya tujuan nasional.
Rangkuman: Demokrasi Pancasila adalah sistem demokrasi Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, mengedepankan musyawarah mufakat, kedaulatan rakyat, dan keadilan sosial. Ciri khasnya meliputi keseimbangan hak-kewajiban dan penolakan terhadap ekstremisme. Implementasinya membutuhkan partisipasi aktif warga negara yang bertanggung jawab untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkeadilan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Demokrasi Pancasila | Sistem pemerintahan yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila, mengutamakan musyawarah untuk mufakat. |
| Musyawarah Mufakat | Proses pengambilan keputusan bersama untuk mencapai kesepakatan tanpa pemungutan suara (voting). |
| Kedaulatan Rakyat | Kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. |
| Pluralisme | Keadaan masyarakat yang majemuk (beragam) dalam hal budaya, agama, suku, dll. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Demokrasi Pancasila" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Demokrasi Pancasila yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Menjiwai PancasilaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDemokrasi Berdasarkan UUD NRI Tahun 1945Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Harmoni dalam KeberagamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjaga Keutuhan NKRIBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Indonesia sebagai Negara Demokrasi KonstitusionalPendidikan Pancasila Kelas XI SMAKeterkaitan Sila dalam PancasilaPendidikan Pancasila Kelas XI SMAmakna sila sila pancasilaPendidikan Pancasila Kelas XI SMAMemaknai PancasilaPendidikan Pancasila Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Demokrasi Pancasila pada Pendidikan Pancasila SMA, Fase F.
Modul Demokrasi Pancasila ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas XI SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Demokrasi Pancasila ini gratis?
Ya. Modul Demokrasi Pancasila untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Demokrasi Pancasila ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Demokrasi Pancasila ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Demokrasi Pancasila dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Demokrasi Pancasila ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Demokrasi Pancasila tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Demokrasi Pancasila untuk Pendidikan Pancasila kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Demokrasi Pancasila ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Demokrasi Pancasila beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Demokrasi Pancasila yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.