tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMAPJOK › Permainan Bola Basket
SMA · Kelas X · Fase E

Modul Ajar PJOK Kelas X
Permainan Bola Basket

Modul ajar PJOK SMA kelas X materi Permainan Bola Basket lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas X materi Permainan Bola Basket
Ringkasan: Permainan bola basket adalah olahraga tim yang mengandalkan keterampilan individu dan kerja sama tim. Penguasaan teknik dasar seperti dribbling, passing, dan shooting menjadi fondasi penting. Selain itu, pemahaman strategi penyerangan dan pertahanan, serta penerapan nilai-nilai sportivitas, kolaborasi, dan tanggung jawab, akan meningkatkan kualitas permainan dan pengalaman belajar. Latihan konsisten dan analisis mendalam adalah kunci untuk menjadi pemain bola basket yang efektif.
Model: Problem Based Learning (PBL) + PraktikDimensi: Kesehatan, Kolaborasi, Penalaran KritisWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPJOK · Permainan Bola Basket · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu menganalisis konsep keterampilan gerak spesifik permainan bola besar serta menyusun strategi untuk memecahkan masalah dalam pertandingan, menunjukkan sikap sportif dan kolaboratif.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif serta pernah melakukan aktivitas fisik berbasis permainan.

Pemahaman bermakna: Permainan bola basket bukan hanya tentang keterampilan individu, tetapi juga tentang bagaimana individu berkolaborasi dalam tim untuk mencapai tujuan bersama, sekaligus mengembangkan kebugaran jasmani dan sportivitas.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana sebuah tim bola basket yang terdiri dari pemain dengan kemampuan berbeda dapat memenangkan pertandingan melawan tim yang lebih kuat?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menganalisis konsep dan prosedur teknik dasar dribbling, passing, dan shooting dalam permainan bola basket dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik bermain bola basket atau menonton pertandingannya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis teknik dasar bola basket dan memantik diskusi tentang pentingnya setiap teknik.

Memahami: Peserta didik mengamati video atau demonstrasi guru tentang teknik dasar dribbling, passing (chest pass, bounce pass, overhead pass), dan shooting (lay-up, jump shot). Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi gerakan kunci dan potensi kesalahan pada setiap teknik.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mencoba mempraktikkan secara mandiri teknik-teknik dasar yang telah diamati. Mereka saling mengamati dan memberikan umpan balik awal tentang gerakan yang benar dan yang perlu diperbaiki.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis dan praktik awal mereka. Guru memberikan penguatan konsep dan koreksi terhadap teknik yang masih belum tepat, serta mendorong peserta didik untuk terus berlatih dengan kesadaran akan tujuan gerakannya.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang teknik dasar bola basket. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Peserta didik melakukan pendinginan dan doa penutup.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning

Tujuan: Mendemonstrasikan teknik dasar dribbling, passing, dan shooting dengan koordinasi, akurasi, dan kontrol yang baik.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan mengulas kembali teknik dasar yang telah dipelajari dan menanyakan tantangan yang dihadapi. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu mengaplikasikan dan meningkatkan keterampilan teknik dasar bola basket dalam situasi simulasi.

Memahami: Peserta didik diberikan skenario masalah: 'Bagaimana cara tim bisa mencetak angka jika lawan melakukan penjagaan ketat?' Mereka diminta untuk berdiskusi tentang teknik dasar mana yang paling efektif digunakan dalam situasi tersebut dan bagaimana kombinasinya.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan tantangan untuk melakukan kombinasi teknik dribbling, passing, dan shooting dalam bentuk drill atau simulasi permainan sederhana (misalnya, 3-on-3 tanpa penjagaan ketat) untuk memecahkan skenario masalah. Guru berkeliling memberikan bimbingan individual.

Merefleksi: Setiap kelompok mendemonstrasikan kombinasi teknik yang mereka pilih dan menjelaskan alasan di baliknya. Kelompok lain memberikan masukan. Guru memberikan umpan balik konstruktif tentang efektivitas teknik dan mendorong peserta didik untuk terus mengasah keterampilan serta berpikir kritis dalam memecahkan masalah.

Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum tantangan dan solusi yang ditemukan selama praktik. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kolaborasi. Peserta didik melakukan pendinginan dan doa penutup.

Pertemuan 3 — Project Based Learning (Mini Project)

Tujuan: Merancang strategi penyerangan sederhana dan menunjukkan sikap sportif, kerja sama tim, serta tanggung jawab dalam permainan bola basket.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali pentingnya strategi dalam permainan tim. Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini yaitu merancang strategi dan menerapkannya dalam permainan mini, serta penilaian akhir.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok ditugaskan untuk merancang sebuah 'mini-strategi penyerangan' sederhana (misalnya, 3-on-3) untuk mengalahkan pertahanan lawan, dengan memanfaatkan teknik dasar yang sudah mereka kuasai. Mereka harus mendiskusikan peran masing-masing pemain dan alur bola.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempraktikkan strategi yang telah mereka rancang dalam simulasi permainan bola basket 3-on-3 atau 4-on-4 dengan durasi singkat. Guru mengamati dan menilai penerapan teknik dasar, kerja sama tim, dan efektivitas strategi yang digunakan.

Merefleksi: Setelah permainan, setiap kelompok melakukan refleksi mandiri tentang keberhasilan dan kegagalan strategi mereka, serta peran setiap anggota tim. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya adaptasi strategi dan sportivitas. Guru memberikan umpan balik menyeluruh tentang performa kelompok dan individu.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran tentang permainan bola basket secara keseluruhan, termasuk nilai-nilai sportivitas dan kerja sama. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses belajar dan perkembangan peserta didik. Peserta didik melakukan pendinginan, doa penutup, dan guru menyampaikan tindak lanjut untuk menjaga kebugaran.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi aktif, kerja sama tim, dan kemampuan peserta didik dalam mendemonstrasikan teknik dasar selama praktik dan diskusi kelompok.

Akhir (sumatif): Penilaian performa praktik dalam permainan mini bola basket dan presentasi strategi tim, serta hasil tes tertulis singkat tentang konsep teknik dasar.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menganalisis konsep dan prosedur teknik dasar dribbling, passing, dan shooting.Konsep dasar teknik dribbling, passing, shooting.3 JPPenalaran Kritis
Mendemonstrasikan teknik dasar dribbling, passing, dan shooting dengan koordinasi yang baik.Praktik teknik dasar dribbling, passing, shooting.3 JPKesehatan, Kolaborasi
Merancang strategi penyerangan sederhana dan menunjukkan sikap sportif serta kerja sama tim.Penyusunan strategi, simulasi permainan.3 JPKolaborasi, Kesehatan

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Permainan bola basket adalah salah satu olahraga tim yang paling populer di dunia, menuntut kombinasi keterampilan individu yang tinggi dan kerja sama tim yang solid. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai teknik dasar serta strategi permainan bola basket, sehingga Anda dapat bermain dengan lebih efektif, sportif, dan menyenangkan. Mari kita selami dunia bola basket yang dinamis ini!

Sejarah dan Aturan Dasar Bola Basket

Bola basket diciptakan oleh James Naismith pada tahun 1891 di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat. Tujuannya adalah menciptakan olahraga yang tidak terlalu keras namun tetap menantang. Permainan ini dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari lima pemain, dengan tujuan memasukkan bola ke keranjang lawan dan mencegah lawan mencetak angka. Pemenang ditentukan oleh tim yang mencetak poin terbanyak dalam waktu yang ditentukan. Aturan dasar meliputi dribbling, passing, shooting, serta pelanggaran seperti traveling dan double dribble yang perlu dipahami setiap pemain.

Teknik Dasar Dribbling (Menggiring Bola)

Dribbling adalah kemampuan memantulkan bola ke lantai sambil bergerak maju atau mundur. Teknik ini sangat penting untuk membawa bola melewati lawan dan mencari posisi menembak atau mengumpan. Ada beberapa jenis dribbling, seperti dribbling rendah untuk melindungi bola, dribbling tinggi untuk bergerak cepat, dan crossover dribble untuk mengubah arah. Kunci dribbling yang efektif adalah kontrol bola menggunakan ujung jari, menjaga posisi tubuh rendah, dan mata tetap fokus melihat lapangan, bukan bola.

Teknik Dasar Passing (Mengumpan Bola)

Passing adalah seni memberikan bola kepada rekan satu tim. Umpan yang akurat dan tepat waktu sangat krusial untuk membangun serangan. Tiga jenis passing utama adalah chest pass (umpan dada), bounce pass (umpan pantul), dan overhead pass (umpan di atas kepala). Setiap jenis memiliki kegunaan spesifik tergantung situasi di lapangan. Penting untuk menggunakan kekuatan yang tepat, melatih akurasi, dan memahami kapan harus menggunakan jenis umpan yang berbeda agar bola sampai ke rekan dengan aman dan efektif.

Teknik Dasar Shooting (Menembak Bola)

Shooting adalah upaya memasukkan bola ke dalam keranjang lawan untuk mencetak poin. Ini adalah tujuan akhir dari setiap serangan. Teknik shooting yang umum meliputi lay-up (tembakan melayang) dan jump shot (tembakan sambil melompat). Kunci shooting yang baik adalah koordinasi antara mata, tangan, dan tubuh, serta follow-through yang benar. Latihan berulang akan membantu meningkatkan akurasi dan konsistensi tembakan, yang sangat penting untuk menjadi pencetak angka yang handal.

Strategi Penyerangan Sederhana

Strategi penyerangan dalam bola basket melibatkan koordinasi antar pemain untuk menciptakan peluang mencetak angka. Strategi sederhana dapat dimulai dengan 'give and go' (memberi bola dan bergerak), di mana seorang pemain mengoper bola dan segera bergerak mencari ruang kosong untuk menerima umpan balik. Penting juga untuk memahami konsep 'spacing' (penempatan posisi) agar lapangan tidak terlalu padat dan setiap pemain memiliki ruang gerak. Komunikasi yang baik dan pemahaman peran masing-masing adalah kunci keberhasilan strategi ini.

Rangkuman: Permainan bola basket adalah olahraga tim yang mengandalkan keterampilan individu dan kerja sama tim. Penguasaan teknik dasar seperti dribbling, passing, dan shooting menjadi fondasi penting. Selain itu, pemahaman strategi penyerangan dan pertahanan, serta penerapan nilai-nilai sportivitas, kolaborasi, dan tanggung jawab, akan meningkatkan kualitas permainan dan pengalaman belajar. Latihan konsisten dan analisis mendalam adalah kunci untuk menjadi pemain bola basket yang efektif.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu menganalisis dan mendeskripsikan teknik dasar dribbling, passing, dan shooting dalam permainan bola basket.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, perangkat pemutar video (opsional), bola basket (opsional)

  1. Amati video demonstrasi teknik dasar bola basket (dribbling, passing, shooting) atau perhatikan demonstrasi guru.
  2. Identifikasi gerakan-gerakan kunci pada setiap teknik dasar.
  3. Diskusikan dalam kelompok kecil mengenai fungsi dan pentingnya setiap teknik dalam permainan.
  4. Catat poin-poin penting dan identifikasi potensi kesalahan yang sering terjadi.
  5. Buatlah deskripsi singkat untuk setiap teknik dasar beserta langkah-langkah melakukannya.

8 Glosarium

DribblingGerakan memantulkan bola ke lantai sambil berjalan atau berlari.
PassingGerakan mengumpan bola kepada rekan satu tim.
ShootingGerakan menembakkan bola ke arah ring lawan untuk mencetak poin.
Lay-upJenis tembakan dalam bola basket yang dilakukan sambil melayang mendekati ring.
Jump ShotJenis tembakan dalam bola basket yang dilakukan sambil melompat.
PivotGerakan berputar dengan satu kaki sebagai poros, sementara kaki lainnya bergerak.
ReboundUsaha mengambil bola yang gagal masuk ke ring, baik dari tembakan sendiri maupun lawan.
TurnoverKehilangan penguasaan bola oleh tim penyerang karena pelanggaran atau kesalahan.
Man-to-man DefenseStrategi pertahanan di mana setiap pemain menjaga satu pemain lawan tertentu.
Zone DefenseStrategi pertahanan di mana setiap pemain menjaga area tertentu di lapangan.

9 Materi PJOK Terkait

Permainan Bola BesarPJOK Kelas X SMA
Pelajari Permainan Bola Besar →
AtletikPJOK Kelas X SMA
Pelajari Atletik →
Kebugaran JasmaniPJOK Kelas X SMA
Pelajari Kebugaran Jasmani →
SepakbolaPJOK Kelas X SMA
Pelajari Sepakbola →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Permainan Bola Basket ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.