BerandaModul Ajar SMKDasar-Dasar Agribisnis Tanaman › Pertanian Berkelanjutan
SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman Kelas X
Pertanian Berkelanjutan

Modul ajar (RPP) Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman SMK kelas X materi Pertanian Berkelanjutan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman kelas X materi Pertanian Berkelanjutan — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pertanian berkelanjutan adalah pendekatan holistik yang menyeimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam produksi pangan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti konservasi sumber daya, penggunaan teknologi tepat guna, dan pemberdayaan petani, kita dapat mencapai ketahanan pangan sambil menjaga kelestarian bumi. Praktik ini bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi juga seluruh elemen masyarakat untuk masa depan yang lebih baik.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pertanian Berkelanjutan
Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pertanian Berkelanjutan
Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-Dasar Agribisnis Tanaman
Fase / KelasE / X
Materi PokokPertanian Berkelanjutan
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis tanaman pertanian dan pentingnya pertanian bagi kehidupan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainProses Bisnis Agribisnis Tanaman
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar agribisnis tanaman, mengidentifikasi potensi dan tantangan agribisnis tanaman, serta menerapkan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dalam pengelolaan usaha pertanian tanaman.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPertanian berkelanjutan adalah praktik pertanian yang menjaga keseimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi untuk masa depan.
KonseptualKonsep inti pertanian berkelanjutan adalah memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi masalah, analisis solusi, dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pendekatan sistematis dan berpikir kritis dapat membantu memecahkan masalah kompleks dalam pertanian modern.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dengan tepat.
  2. Mengidentifikasi praktik-praktik pertanian berkelanjutan yang relevan dengan konteks lokal.
  3. Merancang model sederhana penerapan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah atau rumah.
  4. Mempresentasikan hasil rancangan model pertanian berkelanjutan dengan percaya diri.
  5. Mengevaluasi dampak positif dan negatif dari berbagai praktik pertanian berkelanjutan.
Halaman 2 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami pertanian berkelanjutan bukan hanya tentang teknik bertani, tetapi juga tentang bagaimana keputusan kita hari ini memengaruhi kesejahteraan lingkungan dan masyarakat di masa depan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memenuhi kebutuhan pangan penduduk yang terus bertambah tanpa merusak bumi yang kita tinggali?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Memahami siklus nutrisi tanaman, peran mikroorganisme tanah, dan ekosistem pertanian.
Ekonomi: Menganalisis kelayakan ekonomi praktik pertanian berkelanjutan dan model bisnisnya.
Geografi: Mempelajari karakteristik tanah, iklim, dan tata guna lahan yang mendukung pertanian berkelanjutan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas pertanian lokal dapat diundang untuk berbagi pengalaman praktis tentang pertanian berkelanjutan atau menjadi narasumber dalam proyek siswa.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan kebun sekolah sebagai laboratorium hidup untuk praktik pertanian berkelanjutan, serta ruang kelas yang nyaman untuk diskusi dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan platform LMS untuk berbagi materi, forum diskusi online, dan pemanfaatan aplikasi pertanian digital untuk perencanaan dan pemantauan proyek.
Halaman 3 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menganalisis prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik berbagi pengalaman tentang pertanian di lingkungan sekitar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang akan terjadi jika kita terus bertani tanpa memikirkan masa depan?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik dibagi kelompok untuk mengamati berbagai gambar atau video tentang praktik pertanian konvensional dan modern, kemudian berdiskusi tentang perbedaan dan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok menganalisis informasi dari berbagai sumber (buku, internet) untuk mengidentifikasi dan merumuskan prinsip-prinsip dasar pertanian berkelanjutan, seperti konservasi sumber daya, keberlanjutan ekonomi, dan keadilan sosial.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, memastikan pemahaman yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan prinsip-prinsip utama pertanian berkelanjutan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas awal untuk pertemuan berikutnya, yaitu mencari contoh praktik pertanian berkelanjutan di daerah masing-masing.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi praktik-praktik pertanian berkelanjutan yang relevan dengan konteks lokal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan tugas yang sudah dikerjakan peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara individu mempresentasikan hasil temuan contoh praktik pertanian berkelanjutan di daerah mereka. Kemudian, kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang penerapan praktik tersebut di konteks lokal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok diberikan studi kasus tentang masalah pertanian di daerah tertentu (misalnya, lahan kering, hama, atau kesulitan pemasaran). Mereka diminta untuk mengidentifikasi praktik pertanian berkelanjutan yang paling cocok untuk mengatasi masalah tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitKelompok mempresentasikan solusi dan praktik berkelanjutan yang mereka usulkan untuk studi kasus. Guru dan kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan kritis. Guru menegaskan pentingnya adaptasi praktik sesuai kondisi lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik dan guru menyimpulkan praktik-praktik pertanian berkelanjutan yang relevan dan dapat diterapkan di Indonesia. Guru memberikan motivasi dan menginformasikan tentang proyek yang akan dimulai pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Merancang model sederhana penerapan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah atau rumah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengulang kembali tujuan pembelajaran hari ini. Guru menjelaskan bahwa hari ini akan memulai proyek perancangan model pertanian berkelanjutan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitGuru menjelaskan tahapan proyek perancangan model pertanian berkelanjutan. Peserta didik dalam kelompok menentukan fokus proyek mereka (misalnya, kebun sekolah, hidroponik mini, atau pengelolaan sampah organik rumah tangga).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok mulai merancang model sederhana pertanian berkelanjutan, mencakup aspek-aspek seperti pemilihan jenis tanaman, teknik budidaya, pengelolaan air, penggunaan pupuk organik, dan upaya konservasi lahan. Mereka membuat sketsa atau diagram.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitMasing-masing kelompok mempresentasikan rancangan awal mereka kepada kelompok lain untuk mendapatkan masukan dan saran. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan bimbingan untuk perbaikan rancangan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan mengingatkan untuk terus berkolaborasi. Guru memberikan tugas untuk menyempurnakan rancangan dan menyiapkan bahan presentasi untuk pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dan mengidentifikasi contoh penerapannya.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, akses internet, buku referensi, gambar/video kasus pertanian.

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Baca dan pahami studi kasus pertanian yang diberikan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah utama dan potensi solusi berkelanjutan.
  4. Gali informasi dari berbagai sumber untuk mendukung argumen dan solusi kelompok.
  5. Rumuskan rekomendasi praktik pertanian berkelanjutan yang paling sesuai untuk studi kasus tersebut.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang pertanian?
  2. Apa saja jenis tanaman yang biasa dibudidayakan di sekitar Anda?
  3. Menurut Anda, apakah pertanian saat ini sudah 'baik' bagi lingkungan?
  4. Apa yang dimaksud dengan 'berkelanjutan'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan penyelesaian proyek rancangan model pertanian berkelanjutan.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan akhir proyek rancangan model pertanian berkelanjutan dan presentasi evaluasi dampaknya.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dengan tepat.Konsep dasar pertanian berkelanjutan, prinsip ekologi, ekonomi, dan sosial.4 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi praktik-praktik pertanian berkelanjutan yang relevan dengan konteks lokal.Contoh praktik pertanian berkelanjutan, analisis studi kasus, potensi dan tantangan lokal.4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merancang model sederhana penerapan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah atau rumah.Tahapan perancangan proyek, komponen model pertanian berkelanjutan.4 JPKreativitas, Kolaborasi
4Mempresentasikan hasil rancangan model pertanian berkelanjutan dengan percaya diri.Teknik presentasi efektif, komunikasi ide.4 JPKomunikasi, Kolaborasi
Halaman 9 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pertanian adalah tulang punggung kehidupan, menyediakan pangan bagi miliaran manusia. Namun, praktik pertanian konvensional seringkali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya. Oleh karena itu, konsep pertanian berkelanjutan hadir sebagai solusi, menawarkan cara bertani yang tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang. Modul ini akan membawa Anda memahami esensi dan praktik pertanian berkelanjutan.

1. Pengertian dan Urgensi Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan adalah sistem pertanian yang mengintegrasikan tujuan lingkungan, sosial, dan ekonomi untuk mencapai produksi pangan yang aman dan sehat dalam jangka panjang. Urgensinya muncul karena degradasi lahan, krisis air, hilangnya keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim yang diakibatkan oleh praktik pertanian konvensional. Misalnya, penggunaan pestisida kimia berlebihan dapat merusak tanah dan air, serta membahayakan kesehatan manusia.

2. Prinsip-Prinsip Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan berlandaskan pada beberapa prinsip utama: (1) Keberlanjutan Ekologi: menjaga kesehatan tanah, air, udara, dan keanekaragaman hayati. (2) Keberlanjutan Ekonomi: memastikan petani mendapatkan penghasilan yang layak dan stabil. (3) Keadilan Sosial: memastikan akses yang adil terhadap sumber daya dan manfaat pertanian bagi semua pihak. (4) Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim: mengembangkan sistem pertanian yang tangguh terhadap perubahan iklim. Contohnya, rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan tanah.

3. Praktik-Praktik Pertanian Berkelanjutan
Ada berbagai praktik yang dapat diterapkan, seperti pertanian organik yang menghindari bahan kimia sintetis, agroforestri yang mengintegrasikan pohon dan tanaman pertanian, irigasi hemat air, penggunaan pupuk kompos dan pupuk hijau, serta pengendalian hama terpadu (PHT) yang meminimalkan penggunaan pestisida. Di Indonesia, praktik tumpang sari atau penanaman tanaman penutup tanah juga umum diterapkan untuk menjaga kesuburan lahan.

4. Peran Teknologi dalam Pertanian Berkelanjutan
Teknologi memainkan peran krusial dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Contohnya, teknologi sensor untuk memantau kelembaban tanah dan kebutuhan nutrisi tanaman, sistem irigasi tetes yang efisien, penggunaan drone untuk pemetaan lahan dan penyemprotan presisi, serta aplikasi digital untuk manajemen pertanian. Teknologi ini membantu petani membuat keputusan yang lebih tepat dan efisien dalam penggunaan sumber daya.

5. Tantangan dan Peluang Penerapan di Indonesia
Penerapan pertanian berkelanjutan di Indonesia menghadapi tantangan seperti skala lahan yang didominasi petani kecil, minimnya modal, kurangnya pengetahuan, dan perubahan iklim. Namun, ada peluang besar melalui dukungan kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, dan kesadaran konsumen akan produk ramah lingkungan. Contohnya, program-program penyuluhan pertanian yang masif dapat meningkatkan adopsi praktik berkelanjutan.

6. Studi Kasus Pertanian Berkelanjutan Lokal
Di beberapa daerah di Indonesia, telah banyak petani yang menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Misalnya, petani di Jawa Barat yang menerapkan sistem Mina Padi, yaitu mengintegrasikan budidaya ikan dengan padi, sehingga terjadi simbiosis mutualisme. Ikan membantu mengendalikan hama dan menyuburkan air, sementara kotoran ikan menjadi pupuk bagi padi. Ini adalah contoh nyata bagaimana sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal.

7. Dampak Positif Pertanian Berkelanjutan
Dampak positif pertanian berkelanjutan sangat luas. Dari sisi lingkungan, terjadi peningkatan kesuburan tanah, konservasi air, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Dari sisi ekonomi, petani bisa mendapatkan hasil yang stabil, produk yang lebih berkualitas, dan pangsa pasar yang lebih luas. Dari sisi sosial, tercipta ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat petani yang lebih baik.

8. Membangun Ketahanan Pangan Melalui Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan adalah kunci utama dalam membangun ketahanan pangan nasional. Dengan menjaga produktivitas lahan, melestarikan sumber daya alam, dan memberdayakan petani, Indonesia dapat memastikan pasokan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh rakyatnya, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Rangkuman: Pertanian berkelanjutan adalah pendekatan holistik yang menyeimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam produksi pangan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti konservasi sumber daya, penggunaan teknologi tepat guna, dan pemberdayaan petani, kita dapat mencapai ketahanan pangan sambil menjaga kelestarian bumi. Praktik ini bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi juga seluruh elemen masyarakat untuk masa depan yang lebih baik.

Halaman 10 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AgroforestriSistem penggunaan lahan yang mengintegrasikan pohon, tanaman pertanian, dan/atau hewan secara bersamaan.
Degradasi LahanPenurunan kualitas tanah akibat penggunaan yang tidak tepat atau faktor alam.
Irigasi TetesMetode irigasi yang mengalirkan air secara perlahan langsung ke akar tanaman.
KonservasiUpaya perlindungan dan pelestarian sumber daya alam.
Pupuk HijauTanaman yang ditanam kemudian dibenamkan ke dalam tanah untuk meningkatkan kesuburan.
Ketahanan PanganKondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi negara sampai perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, aman, bergizi, merata dan terjangkau.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pertanian Berkelanjutan" mata pelajaran Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman Pertanian Berkelanjutan ini gratis?

Ya. Modul Pertanian Berkelanjutan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pertanian Berkelanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK.

Ini modul ajar atau RPP?

Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pertanian Berkelanjutan untuk Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Bisakah modul Pertanian Berkelanjutan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pertanian Berkelanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.