Modul Ajar SMK

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK

7 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK untuk kelas X — mulai Algoritma dan Notasi Pemrograman, Algoritma dan Pemrograman Lanjut, dan Berpikir…

7 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 20 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Algoritma dan Pemrograman Lanjut, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Algoritma dan Pemrograman Lanjut selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Algoritma dan Pemrograman Lanjut
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Algoritma dan Pemrograman Lanjut
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasE / X
Materi PokokAlgoritma dan Pemrograman Lanjut
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar berpikir komputasional dan logika sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainAlgoritma dan Pemrograman
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan merancang algoritma untuk menyelesaikan masalah komputasi sederhana, serta mengimplementasikannya menggunakan struktur data dasar dan sintaks pemrograman tekstual.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAlgoritma adalah serangkaian instruksi terstruktur untuk menyelesaikan masalah, sering ditemukan dalam aplikasi sehari-hari seperti navigasi GPS atau pencarian internet.
KonseptualKonsep inti dari algoritma adalah urutan langkah yang jelas dan terhingga untuk mencapai tujuan, yang dapat divisualisasikan melalui flowchart dan diimplementasikan dalam kode pemrograman.
ProseduralPeserta didik akan belajar prosedur merancang algoritma, membuat flowchart, serta menuliskan sintaks dasar pemrograman seperti variabel, tipe data, operator, dan struktur kontrol.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan masalah, serta mampu mengevaluasi efisiensi dan kebenaran algoritma yang dibuat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus masalah sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang memerlukan solusi algoritmik dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang algoritma dan memvisualisasikannya dalam bentuk flowchart untuk masalah sederhana secara runtut.
  3. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mengimplementasikan algoritma dasar menggunakan variabel, tipe data, dan operator dalam bahasa pemrograman Python dengan benar.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan struktur kontrol (kondisi dan perulangan) dalam kode program untuk menyelesaikan masalah komputasi sederhana secara efektif.
  5. Setelah menyelesaikan proyek mini, peserta didik dapat menganalisis dan mengevaluasi kebenaran serta efisiensi algoritma dan kode program yang telah dibuat secara kritis.
Halaman 2 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Algoritma adalah fondasi utama dalam pengembangan perangkat lunak dan kecerdasan artifisial, memungkinkan kita untuk memberikan instruksi kepada komputer secara logis dan efisien untuk menyelesaikan berbagai masalah kompleks di dunia nyata.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara komputer 'memahami' instruksi yang kita berikan agar bisa mengerjakan tugas dengan benar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep logika, aljabar boolean, dan operasi matematika dalam perancangan algoritma dan pemrograman.
Bahasa Indonesia: Keterampilan merumuskan masalah, menuliskan langkah-langkah algoritma secara jelas, dan mengkomunikasikan ide-ide pemrograman secara efektif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan teknologi atau aplikasi yang dibangun dengan algoritma, atau menjadi mentor dalam proyek pemrograman sederhana.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan komputer/laptop yang terinstal Python IDE (misalnya IDLE atau VS Code), papan tulis interaktif, dan area diskusi kelompok yang nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring seperti Google Classroom untuk berbagi materi, mengumpulkan tugas, dan forum diskusi, serta penggunaan situs web penyedia tutorial Python interaktif.
Halaman 3 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus masalah sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang memerlukan solusi algoritmik dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik oleh guru.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam memecahkan masalah sehari-hari yang membutuhkan langkah-langkah terstruktur, seperti membuat kue atau merakit mainan.
  3. Penyampaian tujuan dan pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah dan merancang algoritma dasar, kemudian melontarkan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara komputer 'memahami' instruksi yang kita berikan agar bisa mengerjakan tugas dengan benar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang proses pemesanan makanan online dan bertanya: 'Langkah-langkah apa saja yang terjadi di balik layar agar pesanan sampai ke pelanggan?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan setiap kelompok menerima satu studi kasus masalah sehari-hari yang berbeda (misalnya, menghitung rata-rata nilai, menentukan kelulusan siswa, atau mencari rute terpendek).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus mereka untuk mengidentifikasi input, proses, dan output yang dibutuhkan, kemudian mulai merumuskan langkah-langkah penyelesaian masalah secara logis.
  4. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok dalam merumuskan algoritma awal dan memberikan umpan balik untuk memastikan kelengkapan dan kejelasan langkah-langkah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat draf algoritma penyelesaian masalah dalam bentuk teks dan mencoba memvisualisasikannya menggunakan simbol flowchart dasar di kertas plano.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mempresentasikan draf algoritma dan flowchart mereka di depan kelas, menjelaskan setiap langkah dan simbol yang digunakan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan terkait kejelasan, kelengkapan, dan potensi perbaikan algoritma serta flowchart yang disajikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan berbagai solusi algoritma dari setiap kelompok, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan.
  2. Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya algoritma yang jelas, terstruktur, dan efisien dalam memecahkan masalah, serta memperkenalkan simbol-simbol standar flowchart.
  3. Guru memberikan contoh perbaikan algoritma dan flowchart berdasarkan masukan dari peserta didik, menunjukkan cara membuat solusi yang lebih optimal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang pengertian algoritma, pentingnya urutan langkah yang logis, dan fungsi flowchart sebagai alat bantu visualisasi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang dihadapi, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh lain penggunaan algoritma dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan struktur kontrol (kondisi dan perulangan) dalam kode program untuk menyelesaikan masalah komputasi sederhana secara efektif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik oleh guru.
  2. Apersepsi: Guru mengulang kembali konsep algoritma dan flowchart dari pertemuan sebelumnya, kemudian bertanya: 'Bagaimana kita bisa membuat program mengambil keputusan atau melakukan sesuatu berulang kali?'
  3. Penyampaian tujuan dan pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan belajar mengimplementasikan algoritma ke dalam kode program menggunakan struktur kontrol, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Seberapa 'pintar' sebuah program bisa membuat keputusan dan mengulang tugas?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh program sederhana yang meminta input usia dan menampilkan pesan 'Dewasa' atau 'Anak-anak', lalu bertanya: 'Bagaimana program ini bisa 'tahu' apakah usia yang dimasukkan termasuk dewasa atau anak-anak?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik bekerja dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan diberikan studi kasus baru yang memerlukan penggunaan kondisi (if-else) dan perulangan (for/while), seperti 'Program Penentu Ganjil/Genap' atau 'Program Menghitung Jumlah Deret Angka'.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru menjelaskan konsep variabel, tipe data, operator, dan memberikan contoh sintaks dasar Python di papan tulis atau proyektor, kemudian membimbing kelompok untuk menerjemahkan algoritma mereka ke dalam struktur kode Python.
  4. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling, menjawab pertanyaan, dan membantu peserta didik dalam memahami sintaks kondisi (if-else) dan perulangan (for/while) serta menerapkannya dalam studi kasus kelompok.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan kode program Python untuk studi kasus mereka di komputer atau laptop yang tersedia, memastikan setiap baris kode sesuai dengan algoritma yang telah dirancang.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menguji program yang telah dibuat, melakukan debugging jika ada kesalahan, dan memastikan program berjalan sesuai harapan dengan berbagai input.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan kode program mereka, menjelaskan logika di balik penggunaan kondisi dan perulangan, serta mendemonstrasikan hasil eksekusi program.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan yang dihadapi saat menulis kode, solusi yang ditemukan, dan perbedaan efisiensi antar program.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap kode program yang dipresentasikan, menyoroti praktik terbaik dalam penulisan kode (misalnya, penamaan variabel yang baik, komentar kode).
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pengujian (debugging) dan iterasi dalam pengembangan program, serta memperkenalkan konsep optimasi kode untuk efisiensi yang lebih baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya variabel, tipe data, operator, kondisi, dan perulangan sebagai blok bangunan utama dalam pemrograman untuk menciptakan program yang dinamis.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan satu fitur pemrograman yang paling menarik bagi mereka dan memberikan apresiasi atas kerja keras serta semangat belajar yang ditunjukkan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tantangan tambahan untuk memodifikasi program yang sudah dibuat atau membuat program baru dengan variasi kondisi dan perulangan, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMari Merancang Alur Program!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang algoritma dan memvisualisasikannya dalam bentuk flowchart untuk masalah sederhana secara runtut.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, kartu simbol flowchart, studi kasus masalah.

Langkah kerja:

  1. Telusuri diagram alir berikut untuk tiga pasang nilai p dan l pilihanmu, lalu tuliskan keluarannya pada tabel.
    MulaiMasukkan p dan lK = 2 × (p + l)Tampilkan KSelesai
    Gambar 1. Diagram alir
  2. Amati studi kasus yang diberikan oleh guru tentang 'Penentu Harga Diskon'.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi input (harga asli, persentase diskon), proses (perhitungan diskon, harga akhir), dan output (harga akhir setelah diskon).
  4. Gambarkan algoritma penyelesaian masalah dalam bentuk flowchart pada kertas plano, menggunakan simbol-simbol yang benar.
  5. Presentasikan flowchart kelompok Anda di depan kelas, jelaskan setiap langkah dan simbol yang digunakan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'urutan langkah' dalam menyelesaikan suatu pekerjaan?
  2. Coba berikan contoh sederhana masalah yang dapat diselesaikan dengan langkah-langkah yang jelas.
  3. Pernahkah Anda melihat atau menggunakan diagram alur (flowchart) sebelumnya? Untuk apa?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi flowchart, dan praktik penulisan kode program.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek mini berupa implementasi algoritma dengan struktur kontrol dalam bahasa Python.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah yang memerlukan solusi algoritmik.Studi kasus masalah sehari-hari.2 JPPenalaran Kritis
2Merancang algoritma dan memvisualisasikannya dalam bentuk flowchart.Konsep algoritma dan simbol flowchart.2 JPKreativitas
3Mengimplementasikan algoritma dasar menggunakan variabel, tipe data, dan operator.Variabel, tipe data, operator Python.2 JPPenalaran Kritis
4Menerapkan struktur kontrol (kondisi dan perulangan) dalam kode program.Struktur if-else, for, while Python.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Algoritma dan pemrograman adalah dua pilar utama dalam dunia komputasi. Algoritma adalah resep atau serangkaian langkah logis untuk menyelesaikan suatu masalah, sedangkan pemrograman adalah proses menerjemahkan resep tersebut ke dalam bahasa yang dapat dimengerti komputer. Mempelajari keduanya akan membekali Anda dengan kemampuan berpikir sistematis dan menciptakan solusi teknologi.

1. Pengertian Algoritma
Algoritma berasal dari nama matematikawan Persia Al-Khwarizmi, merujuk pada urutan langkah-langkah logis dan terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Algoritma harus bersifat jelas, terbatas (memiliki akhir), dan menghasilkan output yang benar untuk setiap input yang valid. Contoh sederhana algoritma adalah langkah-langkah membuat kopi atau mencari buku di perpustakaan. Dalam komputasi, algoritma menjadi dasar bagi setiap program yang berjalan.

2. Representasi Algoritma: Flowchart
Flowchart adalah representasi grafis dari sebuah algoritma menggunakan simbol-simbol standar. Simbol 'oval' untuk mulai/akhir, 'persegi panjang' untuk proses, 'jajaran genjang' untuk input/output, dan 'belah ketupat' untuk keputusan. Flowchart membantu memvisualisasikan alur logika program, memudahkan pemahaman, dan mendeteksi kesalahan sebelum kode ditulis. Setiap simbol dihubungkan dengan panah yang menunjukkan arah aliran proses.

3. Variabel, Tipe Data, dan Operator
Dalam pemrograman, variabel adalah nama yang digunakan untuk menyimpan nilai. Tipe data menentukan jenis nilai yang dapat disimpan oleh variabel, seperti bilangan bulat (integer), bilangan desimal (float), teks (string), atau nilai benar/salah (boolean). Operator adalah simbol untuk melakukan operasi pada nilai atau variabel, seperti operator aritmatika (+, -, *, /), perbandingan (>, <, ==), atau logika (AND, OR, NOT).

4. Struktur Kontrol: Kondisi (If-Else)
Struktur kontrol kondisi, seperti 'if-else', memungkinkan program membuat keputusan berdasarkan suatu kondisi. Jika kondisi terpenuhi (benar), blok kode 'if' akan dieksekusi; jika tidak (salah), blok kode 'else' akan dieksekusi. Ini penting untuk membuat program yang responsif dan dapat menangani berbagai skenario input. Contohnya, menentukan kelulusan siswa berdasarkan nilai.

5. Struktur Kontrol: Perulangan (Loop)
Struktur kontrol perulangan, seperti 'for' atau 'while', memungkinkan program untuk mengulang serangkaian instruksi beberapa kali. Perulangan 'for' biasanya digunakan ketika jumlah iterasi sudah diketahui, sedangkan 'while' digunakan ketika perulangan berlanjut selama kondisi tertentu masih benar. Perulangan sangat efisien untuk tugas-tugas yang berulang, seperti menampilkan daftar item atau menghitung total dari banyak angka.

Rangkuman: Algoritma adalah serangkaian langkah logis untuk memecahkan masalah, sering divisualisasikan dengan flowchart. Pemrograman adalah implementasi algoritma menggunakan bahasa komputer. Elemen dasar pemrograman meliputi variabel untuk menyimpan data, tipe data untuk mengklasifikasikan data, dan operator untuk memanipulasi data. Struktur kontrol kondisi (if-else) memungkinkan program membuat keputusan, sementara perulangan (for/while) memungkinkan eksekusi berulang, menjadikan program lebih dinamis dan efisien.

Halaman 9 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AlgoritmaUrutan langkah logis untuk menyelesaikan masalah.
FlowchartRepresentasi grafis algoritma menggunakan simbol standar.
VariabelNama yang digunakan untuk menyimpan nilai dalam program.
Tipe DataJenis nilai yang dapat disimpan oleh variabel (misal: integer, string).
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Algoritma dan Pemrograman Lanjut" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas X Fase E1 dari 6 siap unduh

6 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMK, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Pengelolaan Informasi Digital · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Berpikir KomputasionalSem 1Algoritma dan Pemrograman LanjutModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLiterasi dan Etika Kecerdasan ArtifisialSem 1Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada Kecerdasan ArtifisialSem 2Kreativitas dan Etika Produksi Konten Media SosialSem 2Pengelolaan Informasi DigitalSem 2

Kelas XI Fase F6 materi · siap dibuatkan

6 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI SMK, urut mengajar dari Kreasi Konten Digital dengan Kolaborasi Manusia dan KA hingga Penyelesaian Masalah dengan Rekayasa Model · semester 1: 3, semester 2: 3.

Kreasi Konten Digital dengan Kolaborasi Manusia dan KASem 1Dampak Kecerdasan Artifisial (KA) terhadap KetenagakerjaanSem 1Pemrograman Berorientasi ObjekSem 1Data Encoding dan Integrasi Basis Data dalam AplikasiSem 2Dasar-Dasar Machine Learning dan Natural Language ProcessingSem 2Penyelesaian Masalah dengan Rekayasa ModelSem 2

Kelas XII Fase F8 materi · siap dibuatkan

8 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XII SMK, urut mengajar dari Desain Sistem Kecerdasan Artifisial hingga Portofolio Proyek Digital · semester 1: 4, semester 2: 4.

Desain Sistem Kecerdasan ArtifisialSem 1Evaluasi dan Pengujian Model KASem 1Integrasi KA dalam Karya DigitalSem 1Tata Kelola dan Regulasi Kecerdasan ArtifisialSem 1Kewirausahaan Berbasis Teknologi DigitalSem 2Proyek Akhir Koding dan Kecerdasan ArtifisialSem 2AI Generatif dan Rekayasa PromptSem 2Portofolio Proyek DigitalSem 2
Peta materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK — 20 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial di SMK

Peta di halaman ini memuat 20 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X sampai XII di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XPeta Konsep
Algoritma dan Pemrograman LanjutPengertian AlgoritmaRepresentasi Algoritma: FlowchartVariabel, Tipe Data, dan OperatorStruktur Kontrol: Kondisi (If-Else)Struktur Kontrol: Perulangan (Loop)
Dari sub-bab Algoritma dan Pemrograman LanjutLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berpikir Komputasional1Algoritma dan Pemrograman Lanjut1Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial2Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada Kecerdasan Artifisial2Kreativitas dan Etika Produksi Konten Media Sosial…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerpikir KomputasionalAlgoritma dan Pemrograman LanjutLiterasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK?

20 materi, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Portofolio Proyek Digital. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.