Modul Ajar & RPP Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI
Inovasi Produk dan HAKI7
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Inovasi Produk dan HAKI7 |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep produk, kebutuhan pasar, dan sedikit pengetahuan tentang merek atau hak cipta. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Inovasi dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha, merancang inovasi produk atau jasa yang memiliki nilai tambah, serta memahami dan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan Kekayaan Intelektual untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak produk inovatif seperti kapal penangkap ikan bertenaga surya atau olahan laut kemasan yang sukses di pasaran karena memiliki keunikan dan dilindungi HAKI. |
| Konseptual | Inovasi produk adalah pengembangan ide baru menjadi produk yang bernilai tambah, sedangkan HAKI adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada kreator atas karya intelektualnya. |
| Prosedural | Proses inovasi meliputi identifikasi masalah, ideasi, prototipe, pengujian, dan pendaftaran HAKI untuk melindungi hasil karya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa inovasi bukan hanya tentang ide baru, tetapi juga tentang bagaimana ide tersebut dapat diwujudkan, dilindungi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan ekonomi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi peluang inovasi produk dari potensi lokal (misalnya hasil laut) dengan metode analisis SWOT.
- Merancang konsep produk inovatif berbasis potensi lokal yang memiliki nilai tambah dan keunikan.
- Menjelaskan jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang relevan dengan produk inovatif.
- Menganalisis langkah-langkah pendaftaran HAKI untuk produk yang telah dirancang.
- Membuat prototipe sederhana produk inovatif dan mempresentasikan rencana perlindungan HAKI-nya.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa inovasi produk adalah kunci keberlanjutan usaha dan perlindungan HAKI sangat esensial untuk mengamankan nilai ekonomi dan hukum dari hasil inovasi tersebut.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ide sederhana dari lingkungan sekitar kita, seperti hasil laut, bisa menjadi produk inovatif yang mendunia dan tidak mudah ditiru orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK): Membangun prototipe, analisis kelayakan usaha, dan strategi pemasaran produk inovatif. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan dalam presentasi produk dan penulisan deskripsi HAKI. Nautika Kapal Niaga: Menerapkan pengetahuan tentang potensi laut, penangkapan ikan berkelanjutan, dan pengolahan hasil laut sebagai bahan baku inovasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas yang memiliki usaha di bidang perikanan atau pengolahan hasil laut dapat diundang sebagai narasumber atau memberikan masukan pada ide inovasi produk siswa. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang fleksibel untuk kerja kelompok, laboratorium atau bengkel untuk pembuatan prototipe sederhana, serta akses ke perpustakaan atau internet untuk riset HAKI. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain grafis sederhana untuk sketsa produk, platform pencarian HAKI online untuk cek merek/paten, dan presentasi digital untuk memaparkan hasil proyek. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi peluang inovasi produk dari potensi lokal (misalnya hasil laut) dengan metode analisis SWOT. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa contoh produk inovatif dari daerah pesisir. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi peluang inovasi produk dari potensi lokal dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apa saja potensi laut di sekitar kita yang bisa diolah menjadi produk unik?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi potensi sumber daya laut di daerah pesisir sekitar mereka. Mereka mengeksplorasi berbagai bentuk pemanfaatan dan masalah yang mungkin ada, kemudian mendiskusikan bagaimana potensi tersebut bisa menjadi peluang inovasi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok melakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) terhadap satu potensi hasil laut yang mereka pilih. Mereka akan memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk mengembangkan produk inovatif dari potensi tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis SWOT mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya analisis mendalam dalam menemukan peluang inovasi. Peserta didik mencatat ide-ide potensial untuk pengembangan produk. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya melihat potensi lokal sebagai sumber inovasi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas awal untuk mulai memikirkan ide produk spesifik. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Merancang konsep produk inovatif berbasis potensi lokal yang memiliki nilai tambah dan keunikan dan Menjelaskan jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang relevan dengan produk inovatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali hasil analisis SWOT pertemuan sebelumnya dan menghubungkannya dengan tantangan merancang produk inovatif. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang produk inovatif dan memahami HAKI. Pertanyaan pemantik: 'Setelah tahu potensinya, bagaimana kita membuat produk yang 'beda' dan tidak gampang ditiru?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama mulai merancang konsep produk inovatif dari potensi laut yang telah mereka pilih, dengan fokus pada nilai tambah dan keunikan. Guru memfasilitasi diskusi tentang elemen-elemen inovasi produk. Kemudian, guru menjelaskan berbagai jenis HAKI (Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Industri) dengan contoh kasus relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok membuat sketsa atau deskripsi konsep produk inovatif mereka, dilengkapi dengan penjelasan mengapa produk tersebut inovatif dan memiliki nilai tambah. Mereka juga mengidentifikasi jenis HAKI yang paling cocok untuk melindungi produk mereka, seperti merek untuk nama produk olahan ikan atau desain industri untuk kemasan unik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Kelompok mempresentasikan konsep produk dan pilihan HAKI-nya. Guru dan kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya melindungi inovasi sejak awal melalui HAKI dan mengklarifikasi pemahaman tentang jenis-jenis HAKI. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa ide inovatif harus dilengkapi dengan strategi perlindungan HAKI. Guru memberikan apresiasi dan menugaskan kelompok untuk mempersiapkan bahan untuk membuat prototipe sederhana di pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membimbing peserta didik dalam merancang produk inovatif dari potensi lokal dan menyusun rencana perlindungan HAKI.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, pensil warna/spidol, gunting, lem, bahan daur ulang (kardus, botol plastik), akses internet.
Langkah kerja:
- Identifikasi 3 potensi hasil laut di daerah pesisir Anda yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
- Pilih 1 potensi terbaik, lalu lakukan analisis SWOT untuk menemukan peluang inovasi produk.
- Rancanglah konsep produk inovatif dari potensi tersebut, lengkapi dengan sketsa dan deskripsi keunikan serta nilai tambahnya.
- Tentukan jenis HAKI yang paling sesuai untuk melindungi produk Anda (Merek, Paten, Desain Industri, Hak Cipta).
- Susunlah langkah-langkah pendaftaran HAKI untuk produk Anda secara singkat dan jelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang 'inovasi'?
- Pernahkah Anda mendengar tentang 'Hak Kekayaan Intelektual' atau HAKI?
- Sebutkan 3 contoh produk yang menurut Anda inovatif!
- Menurut Anda, mengapa sebuah produk perlu dilindungi secara hukum?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif kelompok dalam diskusi, analisis SWOT, perancangan konsep produk, dan identifikasi jenis HAKI.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi prototipe produk inovatif dan rencana perlindungan HAKI yang telah dibuat oleh setiap kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi peluang inovasi produk dari potensi lokal (misalnya hasil laut) dengan metode analisis SWOT. | Analisis SWOT potensi lokal dan identifikasi peluang inovasi. | 3 JP | kreativitas |
| 2 | Merancang konsep produk inovatif berbasis potensi lokal yang memiliki nilai tambah dan keunikan dan Menjelaskan jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang relevan dengan produk inovatif. | Konsep produk inovatif dan jenis HAKI. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 3 | Menganalisis langkah-langkah pendaftaran HAKI untuk produk yang telah dirancang dan Membuat prototipe sederhana produk inovatif dan mempresentasikan rencana perlindungan HAKI-nya. | Prototipe produk dan rencana pendaftaran HAKI. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi, kemandirian |
Inovasi adalah jantung dari setiap usaha yang ingin berkembang dan bertahan di pasar yang kompetitif. Di era modern ini, menciptakan produk baru saja tidak cukup; kita juga harus memastikan bahwa ide dan karya kita terlindungi secara hukum. Modul ini akan membimbing Anda untuk tidak hanya berpikir kreatif dalam menciptakan produk dari potensi lokal, tetapi juga memahami pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai perisai bagi inovasi Anda.
1. Pengertian Inovasi Produk
Inovasi produk adalah proses pengembangan dan pengenalan produk baru atau perbaikan signifikan pada produk yang sudah ada, baik dalam hal fitur, desain, fungsi, atau teknologi. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, menciptakan nilai tambah, atau membedakan diri dari pesaing. Inovasi bisa berupa produk yang sepenuhnya baru, modifikasi produk lama, atau penggunaan bahan/proses baru. Contohnya, pengembangan olahan ikan yang tahan lama dengan kemasan ramah lingkungan dari hasil laut.
2. Sumber dan Peluang Inovasi
Peluang inovasi dapat ditemukan dari berbagai sumber, termasuk kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, masalah yang dihadapi masyarakat, kemajuan teknologi, perubahan tren, atau pemanfaatan potensi lokal. Bagi daerah pesisir, potensi laut seperti jenis ikan unik, rumput laut, atau limbah perikanan yang bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi merupakan sumber inovasi yang melimpah. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat yang efektif untuk mengidentifikasi peluang ini secara sistematis.
3. Proses Pengembangan Produk Inovatif
Pengembangan produk inovatif umumnya melalui beberapa tahapan: 1) Ideasi (pencarian ide), 2) Penyaringan ide (seleksi ide terbaik), 3) Pengembangan konsep dan pengujian (membuat deskripsi detail produk dan menguji respons pasar), 4) Analisis bisnis (evaluasi kelayakan finansial), 5) Pengembangan produk fisik (pembuatan prototipe), 6) Uji pasar (pengujian produk di pasar terbatas), dan 7) Komersialisasi (peluncuran produk ke pasar luas). Proses ini bersifat iteratif dan membutuhkan kreativitas serta ketelitian.
4. Pengantar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)
HAKI adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang atau kelompok atas karya ciptaannya di bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau teknologi. HAKI bertujuan untuk melindungi pencipta dan mendorong inovasi. Tanpa HAKI, ide-ide inovatif mudah ditiru sehingga mengurangi insentif untuk berkreasi. Di Indonesia, HAKI diatur oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum dan HAM.
5. Jenis-jenis HAKI yang Relevan
Beberapa jenis HAKI yang paling relevan untuk inovasi produk antara lain: 1) Hak Cipta: Melindungi karya seni, sastra, dan ilmu pengetahuan (misalnya desain kemasan, tulisan promosi). 2) Paten: Melindungi invensi di bidang teknologi (misalnya metode baru pengawetan ikan). 3) Merek: Melindungi nama, logo, atau simbol yang digunakan untuk membedakan produk atau jasa (misalnya 'Nusantara Seafood'). 4) Desain Industri: Melindungi tampilan luar suatu produk (misalnya bentuk botol unik untuk saus ikan). 5) Indikasi Geografis: Melindungi produk yang kualitasnya khas karena lokasi geografis (misalnya 'Garam Bali').
6. Prosedur Pendaftaran HAKI
Prosedur pendaftaran HAKI bervariasi tergantung jenis HAKI-nya. Secara umum, meliputi: 1) Pemeriksaan awal (cek ketersediaan merek/paten sejenis), 2) Pengajuan permohonan (mengisi formulir dan melampirkan dokumen persyaratan), 3) Pemeriksaan substantif (penelitian lebih lanjut oleh DJKI), 4) Pengumuman (publikasi permohonan untuk keberatan pihak ketiga), dan 5) Penerbitan sertifikat. Proses ini bisa memakan waktu dan memerlukan biaya, namun sangat penting untuk perlindungan jangka panjang.
7. Studi Kasus: Inovasi Produk Pesisir dan HAKI
Bayangkan sebuah kelompok siswa SMK Nautika Kapal Niaga mengembangkan produk 'Kerupuk Rumput Laut Rasa Pedas Manis' dengan kemasan unik berbentuk perahu. Mereka bisa mendaftarkan 'Kerupuk Rumput Laut' sebagai merek dagang, desain kemasan perahu sebagai desain industri, dan resep bumbu rahasia mereka bisa dilindungi sebagai rahasia dagang. Perlindungan ini memastikan produk mereka memiliki identitas unik dan tidak mudah ditiru pesaing, sehingga menciptakan keunggulan kompetitif di pasar.
Rangkuman: Inovasi produk adalah kunci keberhasilan usaha, terutama dengan memanfaatkan potensi lokal seperti hasil laut. Proses inovasi meliputi ideasi, pengembangan, hingga komersialisasi. Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tidak bisa diabaikan, karena HAKI memberikan perlindungan hukum terhadap ide dan karya inovatif, seperti merek, paten, atau desain industri. Memahami dan menerapkan HAKI akan menjaga nilai ekonomi dan keunikan produk di pasar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Inovasi | Proses menciptakan atau mengembangkan sesuatu yang baru atau melakukan perbaikan signifikan pada yang sudah ada. |
| HAKI | Hak Kekayaan Intelektual, hak eksklusif atas karya cipta di bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra, dan teknologi. |
| SWOT | Analisis Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities), dan Ancaman (Threats). |
| Prototipe | Model awal atau contoh produk yang belum sempurna untuk pengujian dan pengembangan lebih lanjut. |
| Merek | Tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa. |
| Paten | Hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu. |
| Desain Industri | Kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Inovasi Produk dan HAKI7" mata pelajaran Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Inovasi Produk dan HAKI7 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPola Pikir Berkembang (Growth Mindset)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarakter WirausahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEksplorasi IdeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenciptaan Gagasan BaruModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenerapan Kreativitas dalam Praktik KewirausahaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 6 siap unduh
Konsep InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengembangan Produk InovatifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenerapan Teknologi dalam Pengambilan Keputusan BerinovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomersialisasi InovasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEvaluasi dan Perbaikan InovasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Kreativitas Inovasi dan KewirausahaanKreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKManfaat dan Potensi Produk KerajinanKreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKPengembangan Ide Kreatif dan InovasiKreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Inovasi Produk dan HAKI7 pada Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Inovasi dan Kewirausahaan.
Modul Inovasi Produk dan HAKI7 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Inovasi Produk dan HAKI7 untuk Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI.
Apakah modul ajar Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan materi Inovasi Produk dan HAKI7 ini gratis?
Ya. Modul Inovasi Produk dan HAKI7 untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Inovasi Produk dan HAKI7 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Inovasi Produk dan HAKI7 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Inovasi Produk dan HAKI7 dapat Anda sesuaikan dengan murid Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Inovasi Produk dan HAKI7 ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Inovasi Produk dan HAKI7 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Inovasi Produk dan HAKI7 untuk Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Inovasi Produk dan HAKI7 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Inovasi Produk dan HAKI7 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kreativitas Inovasi dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Inovasi Produk dan HAKI7 disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.