Modul ajar (RPP) Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK kelas X materi Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep dasar kebutuhan manusia dan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kemandirian, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis karakteristik wirausahawan yang sukses, mengidentifikasi berbagai jenis peluang usaha berdasarkan potensi lokal dan tren pasar, serta merancang ide bisnis sederhana yang inovatif dan berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak wirausahawan sukses memulai usaha dari hobi atau masalah yang mereka lihat di sekitar. |
| Konseptual | Wirausahawan adalah individu yang mampu melihat peluang, mengambil risiko, dan menciptakan nilai baru melalui inovasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan mengidentifikasi karakteristik wirausahawan, menganalisis peluang usaha, dan menyusun ide bisnis awal. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menemukan solusi masalah serta mengambil keputusan dalam berwirausaha. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa menjadi wirausahawan bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang kemampuan melihat masalah sebagai peluang dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa sebagian orang berhasil menciptakan usaha dari hal-hal kecil, sementara yang lain tidak?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan ide bisnis yang persuasif. Ekonomi Bisnis: Pemahaman konsep dasar ekonomi, pasar, dan strategi bisnis sederhana. Informatika: Pemanfaatan teknologi digital untuk riset dan promosi ide bisnis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka dalam berwirausaha atau mengidentifikasi peluang usaha di lingkungan tempat tinggal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar mudah untuk kerja kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk mengamati potensi usaha. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk riset profil wirausahawan, tren pasar, dan mencari contoh ide bisnis inovatif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi karakteristik wirausahawan sukses dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang kegiatan ekonomi sehari-hari, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran 'Mengidentifikasi karakteristik wirausahawan sukses' dan pertanyaan pemantik 'Siapa wirausahawan yang kalian kagumi dan mengapa?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diajak mengeksplorasi berbagai profil wirausahawan sukses (lokal dan nasional) melalui studi kasus singkat, artikel, atau video, kemudian mencatat karakteristik umum yang mereka temukan pada wirausahawan tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan karakteristik wirausahawan yang berhasil mereka identifikasi, membandingkan temuan mereka, dan membuat daftar karakteristik kunci yang disepakati kelompok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan daftar karakteristik wirausahawan sukses, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya karakteristik tersebut dalam membangun usaha. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang karakteristik wirausahawan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada materi peluang usaha di pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis jenis-jenis peluang usaha berdasarkan potensi lokal dan tren pasar secara cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya tentang karakteristik wirausahawan, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran 'Menganalisis jenis-jenis peluang usaha berdasarkan potensi lokal dan tren pasar' dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita mengetahui bahwa suatu ide bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diberikan studi kasus mengenai permasalahan atau kebutuhan di lingkungan sekitar atau tren pasar terkini, kemudian secara individu mengidentifikasi potensi masalah tersebut sebagai peluang usaha. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis studi kasus tersebut untuk menemukan jenis-jenis peluang usaha yang relevan, mempertimbangkan potensi lokal (sumber daya, budaya) dan tren pasar (digitalisasi, gaya hidup sehat), serta menentukan kriteria kelayakan peluang usaha. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis peluang usaha mereka, termasuk alasan pemilihan dan kriteria kelayakannya, kemudian kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya analisis potensi lokal dan tren pasar dalam menemukan peluang usaha, memberikan motivasi untuk terus peka terhadap lingkungan sekitar, dan memberikan tugas awal untuk mulai memikirkan ide bisnis sederhana. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merumuskan ide bisnis sederhana yang inovatif dan berkelanjutan; Mempresentasikan profil wirausahawan dan ide peluang usaha secara percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, presensi, mengulas kembali konsep peluang usaha, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran 'Merumuskan ide bisnis sederhana yang inovatif dan berkelanjutan' dan 'Mempresentasikan profil wirausahawan dan ide peluang usaha secara percaya diri' serta menjelaskan bahwa hari ini akan ada proyek mini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau kelompok kecil (2-3 orang) mulai merumuskan ide bisnis sederhana berdasarkan analisis peluang usaha dari pertemuan sebelumnya, dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan. Mereka dibimbing untuk membuat 'mini business plan' sederhana. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengembangkan ide bisnis mereka menjadi sebuah konsep yang lebih konkret, meliputi nama usaha, produk/jasa, target pasar, keunggulan kompetitif, dan perkiraan modal awal. Mereka juga menyiapkan materi presentasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan ide bisnisnya di depan kelas, menjelaskan profil wirausahawan yang menginspirasi mereka dan ide peluang usaha yang telah dirumuskan. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif dan pertanyaan untuk menguji pemahaman serta kelayakan ide. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kreativitas dan kerja kerasnya, menyimpulkan seluruh rangkaian materi Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha, serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan jiwa kewirausahaan. Pembelajaran ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis karakteristik wirausahawan sukses dan mengidentifikasi peluang usaha di lingkungan sekitar.
Alat & bahan: Kertas HVS, pulpen, pensil warna, laptop/smartphone (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan analisis studi kasus.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi ide bisnis dan kelengkapan konsep mini business plan sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik wirausahawan sukses. | Profil Wirausahawan | 2 JP | kemandirian, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis peluang usaha berdasarkan potensi lokal dan tren pasar. | Peluang Usaha | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 3 | Merumuskan ide bisnis sederhana yang inovatif dan berkelanjutan serta mempresentasikannya. | Ide Bisnis dan Presentasi | 2 JP | kreativitas, kolaborasi, komunikasi |
Modul ini akan membimbing Anda memahami dunia wirausaha, mulai dari mengenali sosok-sosok inspiratif di baliknya hingga menemukan ide-ide brilian yang dapat mengubah masalah menjadi peluang. Anda akan diajak berpikir kreatif dan analitis untuk merancang pondasi awal sebuah usaha yang inovatif dan berpotensi sukses di masa depan.
1. Siapa itu Wirausahawan?
Wirausahawan adalah individu yang berani mengambil risiko untuk memulai, mengembangkan, dan mengelola suatu usaha dengan tujuan mendapatkan keuntungan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Mereka tidak hanya sekadar mencari uang, tetapi juga inovator yang melihat masalah sebagai peluang. Contohnya adalah Nadiem Makarim dengan Gojek yang melihat masalah transportasi dan menciptakan solusi digital, atau Susi Pudjiastuti dengan Susi Air yang berani mendobrak dominasi maskapai besar.
2. Karakteristik Wirausahawan Sukses
Wirausahawan sukses umumnya memiliki karakteristik seperti percaya diri, berorientasi pada tindakan dan hasil, berani mengambil risiko yang terukur, memiliki jiwa kepemimpinan, serta kreatif dan inovatif dalam mencari solusi. Mereka juga gigih dalam menghadapi kegagalan, memiliki visi yang jelas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan pasar. Karakteristik ini bukan bawaan lahir, melainkan dapat diasah dan dikembangkan melalui pembelajaran dan pengalaman.
3. Mengenali Peluang Usaha
Peluang usaha adalah situasi atau kondisi yang memungkinkan seseorang untuk memulai atau mengembangkan suatu bisnis yang menguntungkan. Peluang bisa datang dari berbagai sumber, seperti masalah yang belum terpecahkan, kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, tren gaya hidup baru, atau pemanfaatan potensi sumber daya lokal yang belum maksimal. Kunci utamanya adalah kepekaan dalam mengamati lingkungan sekitar dan kemampuan berpikir kreatif.
4. Jenis-Jenis Peluang Usaha
Peluang usaha dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kategori. Berdasarkan jenis produk/jasa, ada usaha kuliner, fashion, jasa pendidikan, teknologi, dan lain-lain. Berdasarkan skala, ada usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar. Berdasarkan inovasi, ada usaha yang menciptakan produk/jasa baru (inovatif) atau usaha yang mengembangkan produk/jasa yang sudah ada. Contoh peluang usaha di daerah pedesaan bisa berupa agrowisata atau kerajinan lokal, sementara di perkotaan bisa berupa startup teknologi atau kafe tematik.
5. Analisis Peluang Usaha
Sebelum memulai usaha, penting untuk melakukan analisis peluang usaha secara cermat. Ini melibatkan identifikasi potensi pasar (siapa target konsumen, berapa banyak), analisis kompetitor (siapa pesaing, apa keunggulan mereka), analisis sumber daya (apa yang dibutuhkan, apa yang dimiliki), dan analisis risiko. Alat analisis sederhana seperti SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dapat digunakan untuk membantu mengevaluasi kelayakan sebuah ide bisnis.
Rangkuman: Wirausahawan adalah individu inovatif yang melihat peluang dalam masalah dan menciptakan nilai. Mereka memiliki karakteristik seperti percaya diri, berani mengambil risiko, dan gigih. Peluang usaha dapat ditemukan dari berbagai sumber, seperti kebutuhan pasar atau potensi lokal, dan perlu dianalisis secara cermat sebelum diwujudkan menjadi ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wirausahawan | Orang yang berani mengambil risiko untuk memulai dan mengelola usaha baru. |
| Inovasi | Penciptaan atau pengembangan sesuatu yang baru atau cara baru dalam melakukan sesuatu. |
| Peluang Usaha | Situasi atau kondisi yang memungkinkan seseorang untuk memulai atau mengembangkan bisnis yang menguntungkan. |
| Potensi Lokal | Sumber daya, keahlian, atau keunikan suatu daerah yang dapat dimanfaatkan untuk usaha. |
| Tren Pasar | Arah atau kecenderungan perubahan selera dan permintaan konsumen dalam suatu periode. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Ya. Modul Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK.
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Profil Wirausahawan dan Peluang Usaha dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.