Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IX
teks eksplanasi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | teks eksplanasi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami struktur umum dan kaidah kebahasaan teks berita atau teks laporan hasil observasi. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (naratif, deskripsi, eksposisi, persuasi, dan eksplanasi) untuk menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaan sesuai dengan konteks dan tujuan penulisan, serta menggunakan kaidah kebahasaan yang efektif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bencana alam seperti banjir dan gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia adalah contoh nyata fenomena yang dapat dijelaskan melalui teks eksplanasi. |
| Konseptual | Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial secara kausalitas (sebab-akibat) dengan struktur pernyataan umum, deret penjelas, dan interpretasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam menganalisis informasi, menyusun kerangka, dan menulis teks eksplanasi yang koheren dan logis. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menjelaskan fenomena secara objektif dan logis, serta mengembangkan strategi untuk menulis teks yang informatif dan mudah dipahami. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi karakteristik umum teks eksplanasi berdasarkan isi dan tujuannya.
- Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang dibaca atau didengar.
- Menyusun kerangka teks eksplanasi dengan memperhatikan pola pengembangan (sebab-akibat atau proses).
- Menulis teks eksplanasi tentang fenomena alam atau sosial secara mandiri dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.
- Mempresentasikan dan merevisi teks eksplanasi berdasarkan masukan teman dan guru.
Pemahaman bermakna: Memahami teks eksplanasi membantu kita menjelaskan fenomena di sekitar secara logis dan runtut, sehingga kita dapat mengomunikasikan informasi kompleks dengan jelas dan mudah dipahami oleh orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa gunung meletus dan bagaimana prosesnya dijelaskan secara ilmiah?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menjelaskan proses-proses ilmiah fenomena alam (contoh: siklus air, gempa bumi, gerhana). Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Menganalisis fenomena sosial, ekonomi, atau budaya (contoh: urbanisasi, dampak inflasi, perkembangan teknologi). Seni Budaya: Membuat infografis atau ilustrasi sederhana untuk memperjelas teks eksplanasi yang ditulis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak berdiskusi mengenai fenomena alam atau sosial yang relevan di lingkungan sekitar sebagai ide materi teks eksplanasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dilengkapi akses ke perpustakaan atau sudut baca dengan buku-buku sains dan sosial. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs web berita, jurnal ilmiah online, atau video edukasi dari YouTube sebagai sumber riset untuk mengumpulkan data dan fakta dalam penulisan teks eksplanasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi karakteristik umum teks eksplanasi berdasarkan isi dan tujuannya serta menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang dibaca. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan pertanyaan tentang fenomena alam atau sosial yang pernah mereka saksikan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami teks eksplanasi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita menjelaskan suatu peristiwa agar mudah dipahami orang lain?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok, menerima beberapa contoh teks (berita, deskripsi, eksplanasi) dan diminta untuk mengidentifikasi perbedaan karakteristiknya. Mereka fokus pada teks eksplanasi untuk menemukan ciri-ciri umum, struktur (pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi), dan kaidah kebahasaan (konjungsi kausalitas, kronologis, kata teknis). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis satu contoh teks eksplanasi yang berbeda, menandai bagian struktur dan kaidah kebahasaan yang ditemukan. Hasil analisis didiskusikan dalam kelompok untuk menyusun kesimpulan awal mengenai karakteristik teks eksplanasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat, menegaskan pentingnya struktur dan kaidah kebahasaan untuk kejelasan informasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang teks eksplanasi. Guru mengapresiasi semangat belajar dan kerja sama kelompok, memberikan motivasi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyusun kerangka teks eksplanasi dengan memperhatikan pola pengembangan (sebab-akibat atau proses) tentang fenomena alam atau sosial. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun kerangka teks eksplanasi dan bertanya 'Fenomena apa di sekitar kita yang menarik untuk dijelaskan secara ilmiah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan video pendek tentang fenomena alam (misal: terjadinya pelangi atau proses daur air) atau sosial (misal: urbanisasi). Mereka diminta untuk mengidentifikasi masalah atau pertanyaan 'mengapa' dan 'bagaimana' dari fenomena tersebut, lalu berdiskusi tentang informasi apa saja yang dibutuhkan untuk menjelaskan fenomena tersebut secara runtut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik memilih satu fenomena yang menarik minat mereka. Mereka melakukan riset singkat (menggunakan buku atau internet) untuk mengumpulkan data dan fakta terkait fenomena tersebut. Kemudian, mereka menyusun kerangka teks eksplanasi lengkap dengan pernyataan umum, poin-poin deret penjelas (dengan pola sebab-akibat atau proses), dan interpretasi awal. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok saling bertukar kerangka teks eksplanasi dan memberikan umpan balik konstruktif. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan saran untuk perbaikan kerangka, dan memastikan kerangka yang disusun logis serta memuat informasi yang relevan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru merefleksikan proses penyusunan kerangka. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan kerja keras peserta didik, serta memberikan tugas untuk mulai mengembangkan kerangka menjadi draf teks eksplanasi di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi serta menyusun kerangka teks eksplanasi.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil/pulpen, contoh teks eksplanasi, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Baca dengan cermat teks eksplanasi yang disediakan.
- Identifikasi bagian pernyataan umum, deret penjelas, dan interpretasi pada teks.
- Temukan minimal 3 contoh kaidah kebahasaan (konjungsi kausalitas/kronologis, kata teknis) pada teks dan tuliskan.
- Pilih satu fenomena alam atau sosial yang menarik bagimu.
- Susun kerangka teks eksplanasi dari fenomena tersebut (pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi).
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang peristiwa alam seperti hujan atau gunung meletus?
- Pernahkah kamu membaca tulisan yang menjelaskan mengapa sesuatu terjadi?
- Menurutmu, apa tujuan utama sebuah tulisan yang menjelaskan suatu proses?
- Bisakah kamu menyebutkan satu contoh fenomena sosial yang menarik untuk dijelaskan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi guru selama diskusi kelompok dan penyusunan kerangka teks eksplanasi, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian produk teks eksplanasi yang telah direvisi dan presentasi lisan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik umum teks eksplanasi | Karakteristik, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi | Struktur (pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi) dan kaidah kebahasaan (konjungsi kausalitas/kronologis, kata teknis) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menyusun kerangka dan menulis teks eksplanasi | Penyusunan kerangka, pengembangan ide, penulisan draf, dan revisi teks eksplanasi | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks eksplanasi adalah jenis teks yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, baik di buku pelajaran, berita, maupun artikel ilmiah. Teks ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Dengan memahami teks eksplanasi, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang berbagai peristiwa di sekitar kita, mulai dari fenomena alam hingga masalah sosial.
1. Pengertian dan Tujuan Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan mengenai proses 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya bisa terjadi. Tujuan utama teks ini adalah memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pembaca agar pembaca memahami proses terjadinya fenomena tersebut. Teks eksplanasi bersifat informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya atau melakukan sesuatu, melainkan hanya menjelaskan fakta dan proses yang ada. Contohnya, teks yang menjelaskan proses terjadinya hujan atau mengapa harga kebutuhan pokok bisa naik.
2. Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki tiga struktur utama yang harus dipenuhi. Pertama, Pernyataan Umum, berisi gambaran awal tentang fenomena yang akan dijelaskan, seringkali berupa definisi atau pengenalan singkat. Kedua, Deret Penjelas atau Urutan Sebab-Akibat, merupakan inti dari teks yang menjelaskan detail proses terjadinya fenomena secara bertahap, dari awal hingga akhir, dengan pola kronologis atau kausalitas (sebab-akibat). Bagian ini bisa terdiri dari beberapa paragraf. Ketiga, Interpretasi, berisi kesimpulan, tanggapan, atau pandangan penulis terhadap fenomena yang dijelaskan, seringkali bersifat opsional.
3. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menggunakan beberapa kaidah kebahasaan khas. Pertama, banyak menggunakan konjungsi kausalitas (sebab-akibat) seperti 'sebab', 'karena', 'oleh sebab itu', 'oleh karena itu', 'sehingga'. Kedua, menggunakan konjungsi kronologis (hubungan waktu) seperti 'kemudian', 'lalu', 'setelah itu', 'pada akhirnya'. Ketiga, sering menggunakan kata benda umum (nomina generik) seperti 'air', 'udara', 'banjir'. Keempat, banyak menggunakan istilah teknis atau ilmiah sesuai bidang fenomena yang dibahas, misalnya 'fotosintesis', 'gempa tektonik', 'inflasi'. Kelima, menggunakan kalimat pasif untuk menjelaskan proses.
4. Pola Pengembangan Teks Eksplanasi
Ada dua pola pengembangan utama dalam teks eksplanasi. Pola pertama adalah pola sebab-akibat, di mana teks menjelaskan hubungan kausal antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Misalnya, menjelaskan bagaimana pemanasan global (sebab) menyebabkan kenaikan permukaan air laut (akibat). Pola kedua adalah pola proses, yang menjelaskan urutan langkah-langkah atau tahapan terjadinya suatu fenomena secara kronologis. Contohnya, menjelaskan tahapan siklus air dari penguapan hingga hujan. Pemilihan pola ini bergantung pada jenis fenomena yang akan dijelaskan dan informasi yang ingin disampaikan.
5. Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi
Menulis teks eksplanasi dimulai dengan menentukan fenomena yang akan dijelaskan. Selanjutnya, kumpulkan data dan fakta relevan melalui riset. Setelah itu, susun kerangka teks yang meliputi pernyataan umum, deret penjelas (dengan pola sebab-akibat atau proses), dan interpretasi. Kembangkan kerangka menjadi teks utuh dengan memperhatikan kaidah kebahasaan, terutama konjungsi dan istilah teknis. Terakhir, periksa kembali teks untuk memastikan kejelasan, keakuratan informasi, koherensi, dan penggunaan ejaan serta tanda baca yang benar.
Rangkuman: Teks eksplanasi menjelaskan proses 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena terjadi secara objektif. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, deret penjelas, dan interpretasi. Ciri kebahasaannya meliputi penggunaan konjungsi kausalitas dan kronologis, serta istilah teknis. Teks ini dapat dikembangkan dengan pola sebab-akibat atau proses, bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pembaca tentang fenomena alam, sosial, atau ilmiah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Eksplanasi | Penjelasan atau uraian tentang suatu proses atau fenomena. |
| Kausalitas | Hubungan sebab-akibat. |
| Kronologis | Urutan peristiwa berdasarkan waktu kejadian. |
| Fenomena | Peristiwa atau kejadian yang dapat diamati. |
| Interpretasi | Penafsiran atau pandangan terhadap suatu fenomena. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "teks eksplanasi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan teks eksplanasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Berbagi Argumentasi dalam Teks DiskusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar BerpantunModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah PopulerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Pesan Moral dalam LegendaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Memahami Isi Teks DeskripsiBahasa Indonesia Kelas IX SMPMenyimak informasi berupa peristiwa dalam teks deskripsiBahasa indonesia Kelas IX SMPTeks Artikel Ilmiah PopulerBahasa Indonesia Kelas IX SMPTeks Cerita InspiratifBahasa Indonesia Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi teks eksplanasi masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas IX. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi teks eksplanasi pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menulis.
Modul teks eksplanasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul teks eksplanasi untuk Bahasa Indonesia kelas IX.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi teks eksplanasi ini gratis?
Ya. Modul teks eksplanasi untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar teks eksplanasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul teks eksplanasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan teks eksplanasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul teks eksplanasi ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi teks eksplanasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas teks eksplanasi untuk Bahasa Indonesia kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul teks eksplanasi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar teks eksplanasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi teks eksplanasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.