Modul ajar Bahasa Indonesia SMP kelas VII materi Menyunting Teks Deskripsi ( Mengenali tanda baca dalam teks deskripsi) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Menyunting Teks Deskripsi ( Mengenali tanda baca dalam teks deskripsi) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik Menyunting |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu mengidentifikasi dan memahami struktur dasar teks deskripsi serta beberapa kaidah kebahasaan umum dalam bahasa Indonesia.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif, serta menyunting dan memperbaiki berbagai jenis teks. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Mengenali kesalahan penggunaan tanda baca seperti titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik dalam kalimat-kalimat teks deskripsi. |
| Konseptual | Memahami fungsi dan aturan dasar penggunaan tanda baca (titik, koma, huruf kapital, tanda petik) sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). |
| Prosedural | Melakukan langkah-langkah menyunting teks deskripsi dengan fokus pada perbaikan kesalahan tanda baca. |
| Metakognitif | Menyadari pentingnya tanda baca yang tepat untuk kejelasan makna dan estetika dalam penulisan, serta mampu mengevaluasi proses penyuntingan diri sendiri dan teman. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Penggunaan tanda baca yang tepat sangat krusial untuk menyampaikan makna yang jelas dan menghindari ambiguitas dalam teks deskripsi, sehingga pembaca dapat membayangkan objek atau peristiwa dengan akurat.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membaca sebuah teks yang sulit dipahami karena banyak tanda baca yang salah atau hilang?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik Menyunting |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mengaitkan deskripsi visual dalam seni dengan pentingnya detail dalam teks deskripsi yang didukung tanda baca untuk menciptakan gambaran yang jelas. Ilmu Pengetahuan Sosial: Membaca teks deskripsi tentang lokasi geografis atau peristiwa sejarah dan menyuntingnya untuk memastikan informasi tersampaikan dengan akurat tanpa ambiguitas tanda baca. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendorong peserta didik membaca buku atau artikel dan meminta mereka mengidentifikasi penggunaan tanda baca yang benar atau salah di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Penyediaan sudut baca di kelas dengan contoh-contoh teks deskripsi yang baik dan buruk penggunaan tanda bacanya, serta akses ke kamus daring atau PUEBI daring. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi pengolah kata seperti Google Docs atau Microsoft Word dengan fitur cek ejaan dan tata bahasa untuk membantu proses penyuntingan teks deskripsi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi fungsi tanda baca titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik dalam teks deskripsi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa contoh kalimat dengan atau tanpa tanda baca untuk memancing diskusi tentang pentingnya tanda baca. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan pada pertemuan ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh teks deskripsi yang disajikan guru, kemudian mengidentifikasi keberadaan dan fungsi tanda baca titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik yang digunakan dalam teks tersebut. Mereka mencatat temuan dan mendiskusikan mengapa tanda baca tersebut penting. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang fungsi tanda baca. Guru memberikan penguatan dan klarifikasi tentang fungsi masing-masing tanda baca berdasarkan PUEBI, serta memfasilitasi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara individu menuliskan satu kalimat refleksi tentang pentingnya tanda baca. Guru memberikan umpan balik singkat dan mengarahkan pada materi pertemuan selanjutnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting yang telah dipelajari, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan motivasi untuk terus berlatih. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis kesalahan penggunaan tanda baca titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik dalam contoh teks deskripsi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulang sedikit materi tentang fungsi tanda baca. Guru menampilkan beberapa contoh teks deskripsi singkat yang mengandung kesalahan tanda baca sebagai pemantik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan Problem Based Learning. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil menerima lembar kerja yang berisi beberapa paragraf teks deskripsi dengan berbagai kesalahan penggunaan tanda baca. Mereka secara kolaboratif mengidentifikasi dan menandai kesalahan-kesalahan tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis jenis kesalahan tanda baca yang ditemukan dan mendiskusikan bagaimana cara memperbaikinya berdasarkan aturan PUEBI. Mereka menuliskan perbaikan yang tepat pada lembar kerja yang telah disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa kelompok mempresentasikan hasil analisis dan perbaikan mereka. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru memberikan penguatan tentang aturan tanda baca yang sering salah digunakan dan menekankan pentingnya ketelitian. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik membuat daftar 'kesalahan umum tanda baca' dan 'tips menyunting'. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ketelitian siswa. Pertemuan ditutup dengan doa dan pengantar untuk menyunting teks secara mandiri. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (Mini Proyek) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyunting teks deskripsi sederhana dengan memperbaiki kesalahan tanda baca titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik, serta menyajikan hasil suntingan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya ketelitian dalam menyunting. Guru menjelaskan bahwa hari ini peserta didik akan menyunting teks deskripsi secara mandiri dan menyajikannya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan tahapan mini proyek. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap peserta didik menerima satu teks deskripsi pendek yang telah disiapkan guru (bisa dari karya teman kelas lain yang disamarkan namanya atau teks dari sumber lain). Mereka secara mandiri membaca dan mengidentifikasi kesalahan tanda baca yang ada. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menyunting teks deskripsi tersebut, memperbaiki semua kesalahan penggunaan tanda baca (titik, koma, huruf kapital, tanda petik) dengan cermat. Mereka juga menuliskan alasan perbaikan pada setiap kesalahan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara berpasangan saling bertukar hasil suntingan dan memberikan umpan balik konstruktif. Beberapa peserta didik secara sukarela menyajikan hasil suntingan mereka di depan kelas, menjelaskan perbaikan yang dilakukan. Guru memberikan apresiasi dan penguatan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang menyunting tanda baca. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua usaha dan kemajuan peserta didik. Peserta didik diminta untuk terus berlatih menyunting. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar keterampilan ini bermanfaat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis dan memperbaiki kesalahan tanda baca dalam teks deskripsi yang diberikan.
Alat & bahan: Teks deskripsi cetak, pensil, penghapus, stabilo, buku PUEBI (jika ada) atau akses internet untuk PUEBI daring
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi kesalahan tanda baca pada LKPD, dan kemampuan presentasi hasil suntingan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil suntingan teks deskripsi mandiri oleh peserta didik berdasarkan ketepatan penggunaan tanda baca.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi fungsi tanda baca titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik. | Fungsi tanda baca dalam teks deskripsi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis kesalahan penggunaan tanda baca dalam teks deskripsi. | Analisis kesalahan tanda baca. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Menyunting dan menyajikan teks deskripsi dengan tanda baca yang benar. | Praktik menyunting teks deskripsi. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks deskripsi adalah jenis tulisan yang bertujuan untuk menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakannya. Agar gambaran tersebut tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan salah tafsir, penggunaan tanda baca yang tepat menjadi sangat penting. Mari kita pelajari bagaimana tanda baca membantu menyempurnakan teks deskripsi.
1. Pentingnya Tanda Baca dalam Teks Deskripsi
Tanda baca adalah simbol-simbol yang tidak berhubungan dengan fonem atau kata pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, serta intonasi dan jeda yang seharusnya. Dalam teks deskripsi, tanda baca berfungsi sebagai penunjuk jeda, pemisah antarunsur, dan penegas makna. Bayangkan jika sebuah teks deskripsi tidak memiliki tanda baca; pembaca akan kesulitan memahami batasan antarfrasa atau kalimat, sehingga gambaran yang ingin disampaikan menjadi kabur dan membingungkan. Ketepatan penggunaan tanda baca adalah kunci kejelasan.
2. Tanda Titik (.) dan Huruf Kapital
Tanda titik (.) digunakan pada akhir kalimat pernyataan. Ini menandakan bahwa sebuah gagasan atau informasi telah selesai disampaikan. Selain itu, tanda titik juga digunakan pada singkatan nama orang dan gelar. Huruf kapital digunakan pada awal kalimat, nama diri dan geografi, serta singkatan nama resmi. Penggunaan huruf kapital yang benar sangat penting untuk membedakan nama diri dengan kata umum, dan juga untuk menandai awal sebuah kalimat baru, yang secara otomatis membantu pembaca memahami struktur kalimat dan alur informasi dalam teks deskripsi.
3. Tanda Koma (,)
Tanda koma (,) memiliki banyak fungsi krusial dalam teks deskripsi. Tanda ini digunakan untuk memisahkan unsur-unsur dalam suatu perincian atau daftar, seperti 'pemandangan indah, udara segar, dan suara ombak'. Koma juga dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat mendahului induk kalimat. Selain itu, koma juga digunakan sebelum kata penghubung seperti 'tetapi', 'melainkan', dan 'sedangkan' dalam kalimat majemuk setara. Kesalahan penggunaan koma sering kali mengubah makna kalimat secara drastis.
4. Tanda Petik Ganda ("...") dan Petik Tunggal ('...')
Tanda petik ganda ("...") digunakan untuk mengapit petikan langsung dari pembicaraan atau naskah, judul karangan, bab buku, atau puisi. Dalam teks deskripsi, tanda petik seringkali dipakai untuk mengutip perkataan seseorang tentang objek yang dideskripsikan atau untuk menyoroti istilah khusus. Sedangkan tanda petik tunggal ('...') digunakan untuk mengapit petikan yang terdapat di dalam petikan lain, atau untuk mengapit makna, padanan kata, atau penjelasan istilah. Memahami perbedaan dan fungsi keduanya akan meningkatkan akurasi tulisan.
5. Langkah-langkah Menyunting Tanda Baca
Menyunting tanda baca memerlukan ketelitian. Pertama, baca teks secara keseluruhan untuk memahami konteksnya. Kedua, fokuslah pada setiap kalimat, periksa apakah setiap kalimat diakhiri dengan tanda titik yang benar dan diawali dengan huruf kapital. Ketiga, perhatikan penggunaan koma, terutama pada perincian, klausa, atau kata penghubung. Keempat, cek penggunaan tanda petik, pastikan sesuai dengan kaidah kutipan langsung atau penandaan istilah. Terakhir, baca ulang teks yang sudah disunting untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan dan makna tersampaikan dengan jelas.
Rangkuman: Menyunting teks deskripsi, khususnya dalam mengenali dan memperbaiki tanda baca, adalah keterampilan penting untuk memastikan kejelasan dan ketepatan makna. Tanda baca seperti titik, koma, huruf kapital, dan tanda petik memiliki fungsi spesifik yang diatur dalam PUEBI. Dengan memahami fungsi dan aturan penggunaannya, kita dapat menghasilkan teks deskripsi yang efektif, mudah dipahami, dan mampu menyampaikan gambaran secara akurat kepada pembaca. Latihan dan ketelitian adalah kunci untuk menguasai keterampilan ini.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Deskripsi | Penggambaran suatu objek, tempat, atau suasana secara rinci. |
| Menyunting | Memeriksa dan memperbaiki naskah tulisan dari segi ejaan, tanda baca, diksi, dan tata bahasa. |
| Tanda Baca | Simbol-simbol yang digunakan dalam sistem penulisan untuk menunjukkan struktur dan organisasi tulisan. |
| PUEBI | Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, acuan resmi penggunaan ejaan dan tanda baca. |
| Ambiguitas | Keadaan yang memiliki lebih dari satu makna, ketidakjelasan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menyunting Teks Deskripsi ( Mengenali tanda baca dalam teks deskripsi)" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.