SMPKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Puisi Rakyat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Puisi rakyat adalah sastra lama yang terikat aturan, meliputi pantun (a-b-a-b, sampiran-isi), syair (a-a-a-a, semua isi), dan gurindam (a-a, sebab-akibat). Masing-masing memiliki ciri khas dalam rima, jumlah baris, dan isi. Puisi rakyat kaya akan pesan moral dan kearifan lokal yang relevan untuk kehidupan sehari-hari dan menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Puisi Rakyat
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Puisi Rakyat
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPuisi Rakyat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk karya sastra sederhana seperti pantun atau syair yang pernah didengar atau dibaca.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis struktur dan ciri kebahasaan puisi rakyat untuk memahami pesan moral yang terkandung di dalamnya.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan puisi rakyat baru dengan tema kekinian, menunjukkan kemampuan menghasilkan ide-ide orisinal.
  3. Komunikasi — elemen: Menyampaikan gagasan
    Peserta didik mempresentasikan hasil analisis dan puisi rakyat ciptaannya di depan kelas dengan bahasa yang jelas dan percaya diri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan informasi dalam berbagai konteks secara terstruktur dan logis, serta mampu menyunting dan merevisi tulisannya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPuisi rakyat meliputi pantun, syair, gurindam, dan seloka yang merupakan warisan budaya Indonesia.
KonseptualPuisi rakyat memiliki karakteristik dan kaidah penulisan tertentu seperti rima, jumlah baris, dan isi yang mengandung nilai-nilai luhur.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi, menganalisis, dan menciptakan puisi rakyat sesuai kaidah yang berlaku.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami nilai-nilai luhur dalam puisi rakyat sebagai cerminan identitas budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh puisi rakyat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum pantun, syair, dan gurindam dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis isi dan pesan moral yang terkandung dalam pantun, syair, dan gurindam dengan cermat.
  3. Dengan bimbingan guru dan panduan LKPD, peserta didik dapat menyusun pantun atau syair sederhana sesuai kaidah kebahasaan yang benar.
  4. Setelah menyusun puisi rakyat, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas dengan percaya diri dan artikulasi yang jelas.
Halaman 2 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Puisi rakyat bukan hanya bentuk sastra lama, tetapi juga cerminan kearifan lokal dan sarana penyampaian pesan moral yang relevan hingga kini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana puisi-puisi lama seperti pantun bisa tetap 'hidup' dan relevan dengan kehidupan kita sekarang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengaitkan puisi rakyat dengan bentuk seni pertunjukan tradisional yang menggunakan pantun atau syair.
Sejarah: Mempelajari latar belakang sejarah dan konteks sosial munculnya berbagai jenis puisi rakyat di Indonesia.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai luhur dan kearifan lokal dalam puisi rakyat yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang puisi rakyat yang mereka ketahui atau pernah dengar, memperkaya khazanah peserta didik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke sudut baca yang menyediakan buku-buku sastra lama.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi digital (misalnya Google Slides atau Canva) untuk menyajikan hasil analisis dan puisi rakyat ciptaan peserta didik.
Halaman 3 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh puisi rakyat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum pantun, syair, dan gurindam dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Lanjut Pantun: Guru membacakan dua baris sampiran pantun, peserta didik secara bergantian melanjutkan dengan dua baris isi yang sesuai.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik mendengar atau membaca pantun atau syair dan mengaitkannya dengan materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik, memastikan peserta didik memahami apa yang akan dipelajari dan mengapa itu penting.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa contoh pantun, syair, dan gurindam melalui proyektor.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati contoh-contoh tersebut dan bertanya tentang persamaan atau perbedaan bentuknya.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu mencatat ciri-ciri yang mereka temukan pada setiap jenis puisi rakyat (jumlah baris, rima, isi).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil pengamatan individu untuk menyimpulkan ciri-ciri pantun, syair, dan gurindam.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil diskusinya dengan informasi dari buku teks atau sumber digital yang disediakan guru.
  3. Peserta didik mengisi bagian identifikasi ciri-ciri puisi rakyat pada LKPD 1.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan ciri-ciri puisi rakyat yang telah mereka identifikasi di depan kelas.
  2. Umpan balik: Guru dan peserta didik lain memberikan tanggapan dan masukan terhadap presentasi.
  3. Penguatan: Guru meluruskan dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang ciri-ciri pantun, syair, dan gurindam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan ciri-ciri utama puisi rakyat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah mempelajari puisi rakyat.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas membaca lebih banyak contoh puisi rakyat dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis isi dan pesan moral yang terkandung dalam pantun, syair, dan gurindam dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu kata kunci dari puisi rakyat, peserta didik bergantian menyebutkan kata lain yang terkait hingga membentuk rantai makna.
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali ciri-ciri puisi rakyat dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya memahami isi puisi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis isi dan pesan moral puisi rakyat, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek berisi masalah sosial yang relevan dengan kehidupan remaja, lalu menampilkan beberapa puisi rakyat yang mengandung pesan moral terkait.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima satu set puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) yang berbeda.
  3. Membimbing penyelidikan: Dengan panduan LKPD 2, setiap kelompok menganalisis isi dan pesan moral yang terkandung dalam puisi rakyat yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari makna kata sulit, mengidentifikasi tema, dan merumuskan pesan moral dari puisi rakyat tersebut.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau diagram sederhana untuk memvisualisasikan hasil analisis isi dan pesan moral puisi rakyat.
  3. Peserta didik membandingkan pesan moral dari puisi rakyat dengan masalah sosial yang ditampilkan di awal, mencari keterkaitannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas, menjelaskan isi dan pesan moral yang ditemukan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, lalu guru memberikan penguatan tentang pentingnya pesan moral dalam puisi rakyat.
  3. Guru meminta setiap kelompok untuk merefleksikan proses diskusi dan analisis yang telah dilakukan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pesan-pesan moral universal yang dapat dipetik dari puisi rakyat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil analisisnya, serta menanyakan manfaat yang dirasakan setelah kegiatan ini.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas individu untuk menulis satu pesan moral yang paling berkesan dari puisi rakyat yang dipelajari.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJelajah Puisi Rakyat!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri, menganalisis isi, dan menciptakan puisi rakyat.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, gunting, lem, spidol warna

Langkah kerja:

  1. Tentukan sampiran, isi, dan pola rima teks pantun berikut, lalu buatlah satu pantun nasihat.
    PantunKalau ada sumur di ladang,Boleh kita menumpang mandi.Kalau ada umur panjang,Boleh kita berjumpa lagi.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Amati 1 yang berisi contoh pantun, syair, dan gurindam, lalu identifikasi ciri-ciri masing-masing pada tabel 1.
  3. Pilih salah satu puisi rakyat dari tabel 1, lalu diskusikan isi dan pesan moralnya dengan kelompokmu.
  4. Buatlah peta pikiran pada selembar kertas tentang hasil analisis puisi rakyat yang kalian pilih.
  5. Ciptakan satu pantun atau syair bertema persahabatan atau lingkungan, lalu tuliskan pada kolom yang disediakan.
  6. Presentasikan hasil analisis dan puisi rakyat ciptaanmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pantun?
  2. Pernahkah kamu mendengar atau membaca syair?
  3. Menurutmu, apa perbedaan pantun dan puisi biasa?
  4. Sebutkan satu pesan moral yang pernah kamu dapat dari sebuah cerita!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya puisi rakyat (pantun/syair) dan presentasinya di depan kelas menggunakan rubrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri umum pantun, syair, dan gurindamCiri-ciri puisi rakyat2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis isi dan pesan moral puisi rakyatIsi dan pesan moral puisi rakyat2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Menyusun dan mempresentasikan pantun atau syairKaidah penulisan dan presentasi puisi rakyat2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 8 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Puisi rakyat adalah salah satu bentuk karya sastra lama yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal. Melalui pantun, syair, gurindam, dan seloka, nenek moyang kita menyampaikan nasihat, ajaran moral, hingga hiburan. Mempelajari puisi rakyat tidak hanya memahami bentuk sastra, tetapi juga menyelami akar budaya bangsa.

1. Mengenal Puisi Rakyat
Puisi rakyat adalah puisi lama yang terikat oleh aturan-aturan tertentu seperti jumlah kata dalam setiap baris, jumlah baris dalam setiap bait, persajakan (rima), dan banyak suku kata di setiap baris. Puisi rakyat merupakan warisan budaya lisan yang tersebar luas di masyarakat dan seringkali tidak diketahui siapa pencipta aslinya. Bentuk-bentuk puisi rakyat yang umum dikenal antara lain pantun, syair, dan gurindam. Masing-masing memiliki ciri khas yang membedakannya.

2. Pantun: Ciri dan Jenisnya
Pantun adalah puisi Melayu asli yang terdiri atas empat baris dalam satu bait. Ciri-ciri pantun meliputi: setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, baris pertama dan kedua merupakan sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi, serta berima a-b-a-b. Pantun memiliki berbagai jenis, seperti pantun nasihat, pantun jenaka, pantun teka-teki, dan pantun kiasan. Pesan moral dalam pantun seringkali disampaikan secara tersirat melalui sampiran dan isi yang saling berkaitan.

3. Syair: Kisah dalam Nada
Syair adalah puisi lama yang berasal dari Persia dan dibawa masuk ke Nusantara bersamaan dengan masuknya agama Islam. Ciri-ciri syair adalah: setiap bait terdiri dari empat baris, setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, semua baris merupakan isi, dan berima a-a-a-a. Syair biasanya berisi cerita, nasihat, atau ajaran agama. Berbeda dengan pantun, syair lebih fokus pada penyampaian narasi atau pesan secara utuh dalam setiap baitnya, seringkali dengan gaya bahasa yang indah.

4. Gurindam: Nasihat Singkat Penuh Makna
Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari India. Ciri-ciri gurindam adalah: setiap bait terdiri dari dua baris, setiap baris memiliki rima yang sama (a-a), baris pertama merupakan syarat atau sebab, dan baris kedua merupakan jawaban atau akibat. Gurindam umumnya berisi nasihat, filosofi hidup, atau kebenaran yang disampaikan secara ringkas dan padat. Contoh gurindam yang terkenal adalah 'Barang siapa tiada memegang agama, sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama'.

5. Kaidah Kebahasaan Puisi Rakyat
Dalam menciptakan puisi rakyat, penting untuk memperhatikan kaidah kebahasaan. Selain rima dan jumlah suku kata, pemilihan diksi (pilihan kata) yang tepat akan membuat puisi lebih indah dan bermakna. Penggunaan majas (gaya bahasa) seperti metafora atau personifikasi juga dapat memperkaya ekspresi. Pesan moral harus disampaikan secara jelas, namun tetap menjaga keindahan bahasa. Kejelasan dan keselarasan bunyi juga menjadi faktor penting dalam puisi rakyat.

6. Pesan Moral dalam Puisi Rakyat
Pesan moral adalah nilai-nilai luhur atau ajaran baik yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca atau pendengar. Dalam puisi rakyat, pesan moral seringkali tersirat, mengajarkan tentang budi pekerti, etika, pentingnya pendidikan, menjaga lingkungan, atau nilai-nilai persatuan. Menganalisis pesan moral membantu kita memahami kearifan lokal dan relevansinya dengan kehidupan modern. Pesan ini dapat menjadi panduan dalam berperilaku dan bertindak.

Rangkuman: Puisi rakyat adalah sastra lama yang terikat aturan, meliputi pantun (a-b-a-b, sampiran-isi), syair (a-a-a-a, semua isi), dan gurindam (a-a, sebab-akibat). Masing-masing memiliki ciri khas dalam rima, jumlah baris, dan isi. Puisi rakyat kaya akan pesan moral dan kearifan lokal yang relevan untuk kehidupan sehari-hari dan menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan.

Halaman 9 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PantunPuisi lama empat baris berima a-b-a-b, terdiri dari sampiran dan isi.
SyairPuisi lama empat baris berima a-a-a-a, semua baris adalah isi.
GurindamPuisi lama dua baris berima a-a, baris pertama sebab dan baris kedua akibat.
RimaPersamaan bunyi pada akhir baris puisi.
Suku kataBagian kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas.
DiksiPilihan kata yang tepat dan selaras dalam puisi.
Pesan moralAmanat atau nilai luhur yang disampaikan dalam karya sastra.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Puisi Rakyat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Puisi Rakyat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIPeta Konsep
Puisi RakyatMengenal Puisi RakyatPantun: Ciri dan JenisnyaSyair: Kisah dalam NadaGurindam: Nasihat Singkat Penuh MaknaKaidah Kebahasaan Puisi Rakyat
Dari sub-bab Puisi RakyatHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Puisi Rakyat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Puisi Rakyat pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menulis.

Modul Puisi Rakyat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Puisi Rakyat ini gratis?

Ya. Modul Puisi Rakyat untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Puisi Rakyat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Puisi Rakyat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Puisi Rakyat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Puisi Rakyat ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Puisi Rakyat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Puisi Rakyat untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Puisi Rakyat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Puisi Rakyat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Puisi Rakyat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.