SMPLBKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Objek IPA meliputi semua benda di alam, baik makhluk hidup maupun tak hidup. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan besaran dengan satuan. Besaran adalah sesuatu yang bisa diukur, sedangkan satuan adalah pembandingnya. Ada alat ukur untuk panjang (penggaris, meteran) dan massa (timbangan). Pengukuran yang akurat sangat penting agar hasilnya benar dan dapat digunakan dalam banyak hal.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu
IPA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu
IPA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokObjek IPA dan Pengukuran — Tunarungu
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah memiliki pengalaman mengenal benda-benda di sekitar dan membandingkan ukurannya secara kualitatif.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis data pengukuran sederhana dan mengevaluasi keakuratan hasil pengukuran.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide untuk membuat alat ukur sederhana dari bahan bekas.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk melakukan pengukuran dan memecahkan masalah.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami objek IPA dan proses pengukuran, serta mengaplikasikan konsep dasar ini dalam kehidupan sehari-hari dengan bantuan visual dan praktik langsung.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh benda yang dapat diukur adalah panjang meja, berat tas, atau suhu air.
KonseptualPengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan.
ProseduralLangkah-langkah pengukuran meliputi memilih alat ukur, melakukan pengukuran dengan benar, dan membaca hasil pengukuran.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pengukuran yang akurat dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan bagaimana cara memilih alat ukur yang tepat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi objek-objek yang termasuk dalam kajian IPA dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan alat ukur sederhana, peserta didik dapat melakukan pengukuran panjang benda dengan benar.
  3. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat mengukur massa benda menggunakan timbangan sederhana dengan akurat.
  4. Setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat membedakan besaran pokok dan besaran turunan dengan contoh yang relevan.
  5. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya satuan baku dalam pengukuran dengan jelas.
Halaman 2 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengukuran membantu kita memahami dunia di sekitar dengan lebih tepat, seperti saat kita ingin tahu seberapa panjang, seberapa berat, atau seberapa panas suatu benda.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita tahu ukuran sebuah benda jika tidak ada alat ukur?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Peserta didik menggunakan konsep angka, bilangan, dan operasi sederhana saat membaca skala alat ukur dan mencatat hasil.
Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar kosakata baru terkait objek IPA dan pengukuran, serta melatih kemampuan komunikasi melalui presentasi hasil.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mengukur benda-benda di rumah dan mendampingi mereka saat mengerjakan tugas pengukuran.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi meja, kursi, papan tulis interaktif, area praktik dengan meja yang cukup luas, serta pencahayaan yang baik untuk aktivitas visual.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi pengukuran sederhana atau video edukasi bersubtitle tentang jenis-jenis alat ukur untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi objek-objek yang termasuk dalam kajian IPA dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Benda: Guru menunjukkan beberapa gambar benda (batu, pohon, air) dan peserta didik menebak namanya menggunakan isyarat atau kata kunci.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran dengan visualisasi nama.
  2. Guru menunjukkan gambar sebuah taman dan bertanya, 'Apa saja yang kalian lihat di taman ini? Benda hidup atau benda tak hidup?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang objek IPA dan pengukuran, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita tahu ukuran sebuah benda jika tidak ada alat ukur?' menggunakan kartu kata dan isyarat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tanpa suara tentang seorang anak yang kesulitan mengukur panjang tali tanpa alat ukur, lalu bertanya 'Apa masalah anak ini?' menggunakan gambar ekspresi wajah.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan memberikan LKPD 'Mengenal Objek IPA' yang berisi gambar berbagai benda.
  3. Guru membimbing peserta didik mengidentifikasi benda-benda di sekitar mereka yang bisa dipelajari dalam IPA, seperti tumbuhan, hewan, air, dan batu, menggunakan kartu gambar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengelompokkan gambar benda-benda di LKPD menjadi 'objek IPA' dan 'bukan objek IPA' dengan menempelkan stiker.
  2. Peserta didik mendiskusikan alasan pengelompokan mereka, dengan bimbingan guru menggunakan pertanyaan panduan visual.
  3. Guru mendemonstrasikan cara mengukur panjang meja menggunakan jengkal tangan dan menjelaskan mengapa hasilnya bisa berbeda-beda antar orang.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan objek IPA mereka di depan kelas menggunakan bahasa isyarat dan kartu kata.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan, sambil menunjukkan gambar objek IPA yang benar.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang objek-objek IPA yang meliputi makhluk hidup dan benda tak hidup, serta pentingnya cara yang tepat untuk mengukurnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan objek-objek yang termasuk dalam kajian IPA dan mengapa pengukuran itu penting.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan 'Tepuk Salut' untuk mengapresiasi kerja keras mereka hari ini dan menumbuhkan semangat.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya tentang jenis-jenis pengukuran dan berdoa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menggunakan alat ukur sederhana, peserta didik dapat melakukan pengukuran panjang benda dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Gerakan 'Panjang-Pendek': Guru menyebutkan kata 'panjang' atau 'pendek', dan peserta didik melakukan gerakan tangan yang sesuai (merentangkan tangan lebar atau menyatukan tangan).
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran dengan isyarat nama.
  2. Guru menunjukkan berbagai alat ukur seperti penggaris, meteran, dan timbangan, lalu bertanya 'Apa nama alat ini? Untuk mengukur apa?' dengan kartu nama alat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang melakukan pengukuran panjang dan massa, serta menjelaskan bahwa mereka akan praktik langsung.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar seorang anak yang salah menggunakan penggaris untuk mengukur pensil, lalu bertanya 'Apa yang salah pada cara anak ini mengukur?' menggunakan gambar ilustrasi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama dan memberikan LKPD 'Ayo Mengukur!' beserta alat ukur sederhana (penggaris, timbangan kue, benda-benda kecil).
  3. Guru mendemonstrasikan cara menggunakan penggaris dengan benar, mulai dari angka 0, dan cara membaca skalanya menggunakan visualisasi skala besar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok melakukan pengukuran panjang buku, pensil, dan penghapus menggunakan penggaris, kemudian mencatat hasilnya di LKPD.
  2. Guru membimbing peserta didik untuk mengukur massa benda-benda kecil seperti batu atau penghapus menggunakan timbangan sederhana, dan mencatat hasilnya.
  3. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bantuan individual, memastikan setiap peserta didik melakukan pengukuran dengan benar dan membaca hasil dengan tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengukuran mereka di depan kelas, menunjukkan benda yang diukur dan hasil angkanya menggunakan kartu angka.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam pengukuran atau pembacaan skala, dengan menunjukkan contoh yang benar.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketepatan dalam pengukuran dan penggunaan satuan baku (cm, gram) menggunakan kartu satuan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya alat ukur dan satuan baku dalam pengukuran panjang dan massa.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan 'Jempol Hebat' untuk mengapresiasi keberanian mereka mencoba hal baru dan kerja keras mereka.
  3. Guru menyampaikan tugas rumah untuk mengukur 3 benda di rumah dan berdoa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Mengukur Benda Sekitar!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat melakukan pengukuran panjang dan massa benda menggunakan alat ukur sederhana dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari semua benda di sekitar kita, baik yang hidup maupun yang tidak hidup. Untuk memahami benda-benda ini, kita perlu mengukurnya.

Alat & bahan: Penggaris, timbangan kue sederhana, buku, pensil, penghapus, batu kecil

Langkah kerja:

  1. Panjang pita pada gambar adalah 4,5 cm. Ukurlah dua benda di sekitarmu dengan penggaris, lalu bandingkan panjangnya dengan pita itu.
    0123456cm
    Gambar 1. Penggaris
  2. Amati alat ukur yang diberikan guru.
  3. Ukurlah panjang buku, pensil, dan penghapus menggunakan penggaris, lalu catat hasilnya pada tabel.
  4. Timbanglah massa batu kecil dan penghapus menggunakan timbangan kue, lalu catat hasilnya pada tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa nama benda ini? (menunjukkan gambar apel)
  2. Apakah benda ini panjang atau pendek? (menunjukkan gambar penggaris dan pensil)
  3. Apa gunanya penggaris?

Formatif (proses): Observasi guru selama kegiatan praktik pengukuran, mencatat kemampuan peserta didik dalam menggunakan alat ukur dan membaca skala.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD dan presentasi kelompok mengenai hasil pengukuran benda.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi objek-objek kajian IPAObjek IPA (makhluk hidup dan tak hidup)2 JPPenalaran Kritis
2Melakukan pengukuran panjang benda dengan benarPengukuran panjang dan alat ukur (penggaris)2 JPKreativitas
3Mengukur massa benda menggunakan timbangan sederhana dengan akuratPengukuran massa dan alat ukur (timbangan)2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari semua benda di sekitar kita, baik yang hidup maupun yang tidak hidup. Untuk memahami benda-benda ini, kita perlu mengukurnya. Pengukuran membantu kita mengetahui seberapa panjang, seberapa berat, atau seberapa panas suatu benda dengan angka yang tepat.

1. Apa Itu Objek IPA?
Objek IPA adalah semua benda yang ada di alam semesta, baik yang bisa kita lihat maupun tidak. Objek IPA dibagi menjadi dua, yaitu makhluk hidup (seperti manusia, hewan, tumbuhan) dan benda tak hidup (seperti air, tanah, batu, udara). IPA mempelajari sifat-sifat benda ini, bagaimana mereka berinteraksi, dan bagaimana kita bisa memanfaatkannya. Contohnya, IPA mempelajari bagaimana tumbuhan tumbuh atau bagaimana air bisa mengalir.

2. Apa Itu Pengukuran?
Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Misalnya, saat kita mengukur panjang meja dengan penggaris, kita membandingkan panjang meja dengan satuan panjang pada penggaris (sentimeter atau meter). Tujuannya adalah untuk mendapatkan nilai berupa angka dari suatu besaran. Hasil pengukuran harus selalu disertai dengan satuan agar jelas artinya.

3. Besaran dan Satuan
Dalam IPA, ada yang namanya besaran dan satuan. Besaran adalah segala sesuatu yang bisa diukur dan memiliki nilai. Contohnya panjang, massa, dan waktu. Satuan adalah pembanding dalam pengukuran. Ada dua jenis satuan, yaitu satuan baku (standar) dan satuan tidak baku. Satuan baku seperti meter untuk panjang atau kilogram untuk massa memiliki nilai yang sama di mana pun, sehingga hasilnya akurat dan bisa dipahami semua orang.

4. Alat Ukur Panjang
Untuk mengukur panjang, kita menggunakan alat ukur panjang. Contoh alat ukur panjang yang sering kita temui adalah penggaris, meteran kain, dan meteran rol. Setiap alat ukur memiliki skala dan satuan yang berbeda. Saat menggunakan penggaris, kita harus mulai dari angka nol dan mata kita harus lurus dengan skala yang dibaca agar hasilnya tepat. Penggaris biasanya menggunakan satuan sentimeter (cm).

5. Alat Ukur Massa
Massa adalah ukuran jumlah materi dalam suatu benda. Untuk mengukur massa, kita menggunakan alat ukur massa, yaitu timbangan atau neraca. Ada berbagai jenis timbangan, seperti timbangan kue, timbangan badan, atau timbangan digital. Saat menimbang, pastikan benda diletakkan di tengah timbangan dan jarum penunjuk berada di angka nol sebelum benda diletakkan. Satuan massa yang umum digunakan adalah gram (g) atau kilogram (kg).

6. Pentingnya Pengukuran yang Akurat
Pengukuran yang akurat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat membuat kue, kita harus mengukur bahan-bahan dengan tepat agar rasanya enak. Saat membangun rumah, tukang bangunan harus mengukur panjang dan lebar dengan akurat agar bangunan kokoh. Pengukuran yang tidak akurat bisa menyebabkan kesalahan atau masalah. Oleh karena itu, kita harus belajar menggunakan alat ukur dengan benar dan membaca hasilnya dengan teliti.

Rangkuman: Objek IPA meliputi semua benda di alam, baik makhluk hidup maupun tak hidup. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan besaran dengan satuan. Besaran adalah sesuatu yang bisa diukur, sedangkan satuan adalah pembandingnya. Ada alat ukur untuk panjang (penggaris, meteran) dan massa (timbangan). Pengukuran yang akurat sangat penting agar hasilnya benar dan dapat digunakan dalam banyak hal.

Halaman 9 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
IPAIlmu Pengetahuan Alam
Objek IPABenda yang dipelajari dalam IPA
PengukuranMembandingkan besaran dengan satuan
BesaranSesuatu yang dapat diukur
SatuanPembanding dalam pengukuran
PenggarisAlat ukur panjang
TimbanganAlat ukur massa
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIPeta Konsep
Objek IPA dan Pengukuran — TunarunguApa Itu Objek IPA?Apa Itu Pengukuran?Besaran dan SatuanAlat Ukur PanjangAlat Ukur Massa
Dari sub-bab Objek IPA dan Pengukuran — TunarunguHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu untuk IPA kelas VII.

Apakah modul ajar IPA materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar IPA SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.