Modul Ajar MA

Modul Ajar Bahasa Sunda Kelas X MA

2 modul ajar Bahasa Sunda kelas X MA (Fase E) siap unduh — Carita babad, dan Cerita Babad. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Cerita Babad, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Cerita Babad selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Sunda Kelas X MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Cerita Babad
Bahasa Sunda · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Cerita Babad
Bahasa Sunda · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Sunda
Fase / KelasE / X
Materi PokokCerita Babad
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis cerita rakyat dan mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi dari berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, persuasi, argumentasi) secara kritis dan kreatif, serta mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal dalam teks sastra Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerita Babad adalah narasi sejarah Sunda yang seringkali dicampur dengan mitos dan legenda, seperti Babad Tanah Pasundan atau Babad Galuh.
KonseptualBabad merupakan genre sastra Sunda yang merekam peristiwa sejarah masa lalu, silsilah raja-raja, atau asal-usul suatu tempat dengan gaya puitis dan seringkali mengandung unsur supranatural.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, nilai-nilai, dan pesan moral dalam cerita babad, serta menganalisis relevansinya dengan kehidupan masa kini.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana cerita babad membentuk identitas budaya dan sejarah mereka, serta pentingnya melestarikan warisan sastra Sunda.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali dan mengagumi kebesaran Allah SWT yang tercermin dalam penciptaan alam dan manusia, serta meyakini bahwa segala peristiwa dalam babad adalah bagian dari takdir-Nya.
2. Cinta IlmuMemiliki semangat tinggi untuk menelusuri dan memahami warisan sastra Sunda, serta menggunakan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah dan menciptakan karya baru.
3. Cinta LingkunganMenghargai dan melestarikan lingkungan budaya Sunda yang kaya akan cerita babad, serta berupaya menjaga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati terhadap tokoh-tokoh dalam babad dan mengambil pelajaran dari perjuangan mereka, serta mempraktikkan nilai-nilai kebersamaan dalam kelompok belajar.
5. Cinta Tanah AirMencintai dan bangga akan kekayaan budaya Sunda, terutama cerita babad, sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca teks cerita babad, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita babad dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam cerita babad secara kritis.
  3. Setelah menyaksikan tayangan video cerita babad, peserta didik dapat merangkum isi pokok cerita babad menggunakan bahasa Sunda yang baik dan benar.
  4. Melalui proyek presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis relevansi cerita babad dengan kehidupan masa kini secara runtut dan percaya diri.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menuliskan kembali salah satu bagian cerita babad dengan gaya bahasa Sunda yang kreatif.
Halaman 2 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerita babad tidak hanya tentang mengingat alur cerita, tetapi juga tentang menelusuri akar sejarah, nilai-nilai luhur, dan kearifan lokal yang membentuk identitas budaya Sunda hingga saat ini.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa cerita-cerita tentang masa lalu, seperti babad, masih penting untuk kita pelajari di era modern ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sejarah dan tokoh-tokoh yang diceritakan dalam babad.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan etika yang selaras dengan ajaran agama dalam cerita babad.
Seni Budaya: Menganalisis unsur seni pertunjukan atau seni rupa yang mungkin terinspirasi dari cerita babad.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk mendengarkan cerita babad dari sesepuh atau mencari informasi tentang cerita babad di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang interaktif dan nyaman, dengan akses ke perpustakaan atau sudut baca yang menyediakan buku-buku sastra Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video dokumenter cerita babad dari YouTube dan aplikasi kamus Sunda-Indonesia daring untuk mendukung pemahaman dan analisis peserta didik.
Halaman 3 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca teks cerita babad, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita babad dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik yang pernah mendengar atau membaca cerita rakyat Sunda, lalu mengaitkannya dengan pentingnya mengenal warisan budaya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi ciri dan struktur cerita babad, serta pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peta pikiran tentang 'Unsur-unsur Cerita Babad' (gambar 1) dan bertanya, 'Apa saja yang kalian ketahui tentang cerita babad dari gambar ini?'
  2. Guru membagikan teks cerita Babad Galuh (bagian awal) dan meminta peserta didik membaca senyap selama 10 menit.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata-kata sulit dalam teks dan mencari artinya menggunakan kamus Sunda-Indonesia.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk menganalisis ciri-ciri dan struktur cerita babad dari teks yang telah dibaca.
  2. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok berdiskusi untuk mengisi tabel identifikasi ciri-ciri (misalnya, adanya unsur sejarah, mitos, silsilah) dan struktur (orientasi, komplikasi, resolusi) cerita babad.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memberikan arahan jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri dan struktur cerita babad di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta mencatat poin-poin penting dari presentasi.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan menguatkan pemahaman tentang ciri-ciri dan struktur cerita babad.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri dan struktur cerita babad yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan pentingnya melestarikan sastra Sunda sebagai bagian dari identitas budaya.
  3. Guru memberikan tugas membaca lanjutan cerita Babad Galuh dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam cerita babad secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan kembali pemahaman peserta didik tentang ciri dan struktur babad, lalu mengaitkannya dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dan relevansi cerita babad, serta memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menayangkan cuplikan video cerita Babad Pajajaran yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal (misalnya, kepemimpinan, gotong royong, kesetiaan).
  2. Peserta didik secara individu mencatat nilai-nilai yang mereka temukan dalam cuplikan video.
  3. Guru memfasilitasi diskusi singkat kelas tentang nilai-nilai yang ditemukan dan bagaimana nilai tersebut tercermin dalam cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan diberikan LKPD kedua yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita babad yang telah dibaca dan ditonton.
  2. Setiap kelompok memilih salah satu nilai kearifan lokal (misalnya, "silih asih", "silih wawangi") dan mencari contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memandu kelompok untuk membuat peta konsep atau mind map tentang relevansi nilai-nilai babad dengan konteks kehidupan remaja masa kini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis nilai-nilai kearifan lokal dan relevansinya dengan kehidupan masa kini.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan untuk memperkaya diskusi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menginternalisasi nilai-nilai luhur dari cerita babad dalam kehidupan sehari-hari dan mendorong peserta didik untuk berpikir lebih dalam tentang warisan budaya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam cerita babad dan relevansinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan pemikiran kritis peserta didik, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar bahasa dan sastra Sunda.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk menulis resensi singkat cerita babad yang paling berkesan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Dunia Babad Sunda!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita babad.

Alat & bahan: Teks cerita Babad Galuh, alat tulis, kertas flipchart atau spidol.

Langkah kerja:

  1. Perhatikan peta pikiran tentang 'Unsur-unsur Cerita Babad' di bawah ini (gambar 1). Diskusikan dengan kelompokmu apa saja yang kamu pahami dari peta tersebut.
    Cerita BabadFakta SejarahMitos & LegendaSilsilah RajaAsal-usul TempatNilai Luhur
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bacalah teks 'Babad Galuh: Asal-usul Kerajaan' yang telah disediakan oleh guru. Tandai kata-kata yang sulit dipahami dan cari artinya.
  3. Identifikasi ciri-ciri cerita babad (misalnya, tokoh, latar, gaya bahasa) dan struktur ceritanya (orientasi, komplikasi, resolusi) dalam tabel yang tersedia.
  4. Diskusikan nilai-nilai kearifan lokal (misalnya, silih asih, gotong royong) yang terkandung dalam cerita tersebut dan catat contoh penerapannya.
  5. Buatlah peta konsep (mind map) tentang relevansi nilai-nilai babad dengan kehidupan remaja masa kini di kertas flipchart.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang cerita rakyat?
  2. Apakah kamu pernah mendengar atau membaca cerita babad?
  3. Menurutmu, apa bedanya cerita babad dengan dongeng biasa?
  4. Sebutkan satu tokoh sejarah Sunda yang kamu ketahui!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi ciri-ciri serta nilai-nilai babad.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek presentasi analisis relevansi cerita babad dan resensi singkat cerita babad.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui kegiatan membaca teks cerita babad, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita babad dengan tepat.Ciri-ciri dan struktur cerita babad2 JPpenalaran kritis
2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam cerita babad secara kritis.Nilai-nilai kearifan lokal dalam babad2 JPkolaborasi
3Melalui proyek presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis relevansi cerita babad dengan kehidupan masa kini secara runtut dan percaya diri.Relevansi cerita babad2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerita babad merupakan salah satu khazanah sastra Sunda yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Berbeda dengan dongeng atau legenda, babad seringkali mengisahkan perjalanan tokoh-tokoh penting, asal-usul kerajaan, atau peristiwa bersejarah yang terjadi di tatar Sunda. Mempelajari babad berarti menyelami masa lalu untuk memahami jati diri dan kearifan lokal yang diwariskan leluhur.

1. Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita Babad
Babad adalah jenis prosa atau puisi lama yang berisi kisah sejarah, silsilah raja-raja, atau asal-usul suatu tempat. Ciri khas babad adalah perpaduan antara fakta sejarah dengan unsur mitos, legenda, dan khayalan. Seringkali, babad ditulis dengan gaya bahasa yang indah dan puitis. Tokoh-tokoh dalam babad umumnya adalah raja, pahlawan, atau tokoh penting lainnya yang memiliki kekuatan luar biasa atau berinteraksi dengan dunia gaib. Contoh babad yang terkenal di Sunda antara lain Babad Tanah Pasundan, Babad Cirebon, dan Babad Galuh.

2. Struktur Cerita Babad
Secara umum, cerita babad memiliki struktur yang mirip dengan cerita naratif lainnya, yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi. Orientasi memperkenalkan tokoh, latar, dan awal mula peristiwa. Komplikasi adalah bagian di mana muncul masalah atau konflik yang harus dihadapi tokoh utama. Resolusi adalah penyelesaian dari konflik tersebut, yang seringkali diakhiri dengan kemenangan tokoh utama atau terbentuknya suatu kerajaan/peradaban baru. Meskipun demikian, struktur ini bisa bervariasi tergantung pada penulis dan versi babadnya.

3. Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Babad
Cerita babad kaya akan nilai-nilai kearifan lokal yang relevan hingga kini. Nilai-nilai tersebut antara lain 'silih asih' (saling mengasihi), 'silih wawangi' (saling mengharumkan nama baik), 'silih tulungan' (saling menolong), 'sauyunan' (hidup rukun), dan 'gemah ripah loh jinawi' (kemakmuran dan kesuburan). Nilai kepemimpinan yang adil, keberanian, kesetiaan, serta pentingnya menjaga alam juga seringkali menjadi tema sentral. Nilai-nilai ini menjadi pedoman hidup masyarakat Sunda dan membentuk karakter budaya mereka.

4. Relevansi Cerita Babad dengan Kehidupan Modern
Meskipun berasal dari masa lalu, cerita babad tetap relevan untuk dipelajari di era modern. Babad mengajarkan kita tentang akar sejarah dan identitas budaya. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat menjadi panduan moral dan etika dalam menghadapi tantangan zaman. Selain itu, babad juga melatih kemampuan berpikir kritis untuk membedakan fakta dan mitos, serta mengapresiasi kekayaan sastra daerah. Mempelajari babad adalah upaya melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Rangkuman: Cerita babad adalah genre sastra Sunda yang menggabungkan sejarah, mitos, dan legenda, seringkali mengisahkan tokoh penting atau asal-usul kerajaan. Struktur umumnya meliputi orientasi, komplikasi, dan resolusi. Babad kaya akan nilai-nilai kearifan lokal seperti silih asih, gotong royong, dan kepemimpinan yang adil. Mempelajari babad penting untuk memahami identitas budaya, meneladani nilai luhur, dan melestarikan warisan sastra Sunda.

Halaman 9 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BabadCerita sejarah lama yang sering bercampur mitos dan legenda.
SilsilahDaftar urutan keturunan raja atau tokoh.
Kearifan LokalNilai-nilai luhur yang diwarisi dari leluhur suatu daerah.
Silih AsihSaling mengasihi atau menyayangi.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Cerita Babad" mata pelajaran Bahasa Sunda Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Cerita Babad — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa Sunda Kelas X MA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di MA berada di Fase E.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Sunda kelas X (kelas 10) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Sunda kelas X (kelas 10) MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Sunda kelas X (kelas 10) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Sunda bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XPeta Konsep
Cerita BabadPengertian dan Ciri-Ciri Cerita BabadStruktur Cerita BabadNilai-Nilai Kearifan Lokal dalam BabadRelevansi Cerita Babad dengan Kehidupan Modern
Dari sub-bab Cerita BabadLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Sunda Kelas X MA

Apakah modul ajar Bahasa Sunda ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Sunda?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.