Modul Ajar MA

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X MA

1 modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X MA (Fase E) siap unduh — Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia. Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 10 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Islam Kelas X MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokMeneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang sejarah masuknya Islam di Indonesia secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan peradaban Islam di Indonesia, mengidentifikasi peran tokoh ulama dalam penyebaran Islam, dan mengambil hikmah keteladanan dari perjuangan mereka untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta-fakta tentang tokoh ulama seperti Sunan Kalijaga dan perannya dalam menyebarkan Islam di Jawa melalui seni dan budaya.
KonseptualKonsep dasar tentang strategi dakwah, akulturasi budaya, dan pentingnya keteladanan dalam penyebaran agama.
ProseduralLangkah-langkah untuk menganalisis sumber sejarah, mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan, dan mengaitkannya dengan konteks kekinian.
MetakognitifKesadaran tentang bagaimana pemahaman sejarah ulama dapat membentuk cara pandang dan sikap dalam beragama serta berinteraksi sosial.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan meneladani semangat dakwah para ulama yang ikhlas dan sabar dalam menyebarkan ajaran Islam.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat belajar dan meneliti sejarah, serta gigih mencari ilmu dari berbagai sumber untuk memahami peran ulama dan relevansinya bagi masa kini.
3. Cinta LingkunganMembangun kesadaran untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah Islam, serta menghargai kearifan lokal sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap toleransi dan harmoni antarumat beragama, meneladani cara ulama berinteraksi dengan masyarakat majemuk tanpa menghilangkan identitas diri.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap sejarah Islam di Indonesia, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui nilai-nilai keislaman.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga strategi dakwah ulama penyebar Islam di Indonesia dengan tepat.
  2. Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran Sunan Kudus dalam pengembangan Islam di Jawa dengan menyajikan minimal dua contoh konkret.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menghubungkan nilai-nilai keteladanan ulama dalam menyebarkan Islam dengan tantangan dakwah masa kini secara relevan.
  4. Melalui proyek mini, peserta didik dapat menyusun biografi singkat salah satu ulama penyebar Islam di Indonesia dengan mencantumkan minimal dua nilai keteladanan utama secara runtut.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi dampak positif peran ulama terhadap kebudayaan lokal di Indonesia dengan memberikan minimal tiga argumen yang kuat.
Halaman 2 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami peran ulama dalam menyebarkan Islam di Indonesia tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai keteladanan mereka relevan untuk membangun karakter dan berkontribusi positif di masyarakat saat ini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana para ulama terdahulu mampu menyebarkan Islam secara damai dan diterima luas oleh masyarakat Indonesia yang majemuk?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks zaman, kronologi peristiwa, dan dampak sosial-politik dari penyebaran Islam.
Seni Budaya: Menganalisis akulturasi budaya dalam seni arsitektur, musik, dan tradisi lokal sebagai media dakwah ulama.
Sosiologi: Mengkaji interaksi sosial, perubahan masyarakat, dan pembentukan identitas keagamaan akibat peran ulama.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat diajak berbagi cerita tentang peran ulama lokal atau tokoh agama di daerah mereka dalam menyebarkan nilai-nilai Islam.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah untuk mencari buku sejarah Islam, museum daerah (jika memungkinkan), atau situs sejarah lokal sebagai sumber belajar.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan video dokumenter tentang sejarah ulama, artikel daring tentang strategi dakwah, dan platform presentasi digital untuk menyajikan hasil proyek.
Halaman 3 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga strategi dakwah ulama penyebar Islam di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar masjid kuno di Indonesia dan bertanya, 'Bagaimana Islam bisa sampai dan berkembang pesat di seluruh wilayah Indonesia?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Strategi dakwah apa saja yang digunakan para ulama sehingga Islam diterima dengan baik di Indonesia?' untuk membangkitkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang jejak peninggalan Islam di Indonesia dan meminta peserta didik mencatat hal-hal menarik yang mereka lihat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan teks singkat tentang beberapa ulama penyebar Islam dan strategi dakwah mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis teks yang diberikan untuk mengidentifikasi strategi dakwah yang digunakan oleh ulama-ulama tersebut.
  2. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan persamaan dan perbedaan strategi dakwah yang mereka temukan serta mencari contoh konkret penerapannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang strategi dakwah ulama penyebar Islam di Indonesia di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta guru memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap strategi dakwah yang efektif dan relevan dalam konteks penyebaran Islam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan strategi dakwah yang telah diidentifikasi dan pentingnya keteladanan ulama.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menulis satu hal baru yang mereka pelajari dan memberikan pujian atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi lebih lanjut tentang peran Sunan Kudus sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran Sunan Kudus dalam pengembangan Islam di Jawa dengan menyajikan minimal dua contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa yang kalian ketahui tentang Sunan Kudus dari tugas mandiri kemarin dan mengapa beliau dianggap penting dalam sejarah Islam di Jawa?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis peran Sunan Kudus dan menghubungkan keteladanan ulama dengan konteks masa kini, untuk membangun kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar Menara Kudus dan bertanya, 'Apa keunikan bangunan ini dan apa kaitannya dengan strategi dakwah Sunan Kudus?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan guru membagikan lembar kerja yang berisi studi kasus tentang peran Sunan Kudus dalam pengembangan Islam.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus untuk mengidentifikasi peran Sunan Kudus dalam menyebarkan Islam, termasuk contoh konkret akulturasi budaya dan toleransi.
  2. Peserta didik mendiskusikan bagaimana nilai-nilai keteladanan Sunan Kudus dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang peran Sunan Kudus dan relevansinya dengan tantangan dakwah masa kini.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, dan masukan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi dan memberikan penguatan tentang pentingnya toleransi dan kearifan lokal dalam dakwah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum peran ulama, khususnya Sunan Kudus, dan nilai-nilai keteladanan yang dapat diambil.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merenungkan bagaimana mereka dapat meneladani sikap ulama dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan ide-ide inovatif yang muncul.
  3. Guru memberikan tugas proyek mini untuk pertemuan berikutnya (membuat biografi singkat ulama pilihan) dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelusuri Jejak Dakwah UlamaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi strategi dakwah ulama dan nilai keteladanan mereka.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi saluran islamisasi di Nusantara berikut, lalu berikan satu contoh untuk setiap saluran.
    SaluranislamisasiPerdaganganTasawufKesenianPolitik
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Amati 1 tentang peninggalan Islam di Indonesia dan tuliskan kesan pertamamu.
  3. Baca studi kasus singkat tentang Sunan Kalijaga dan Sunan Gunung Jati yang dibagikan oleh guru.
  4. Identifikasi minimal dua strategi dakwah yang digunakan oleh masing-masing ulama dalam studi kasus.
  5. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana strategi dakwah tersebut relevan dengan kondisi masyarakat saat itu?
  6. Tuliskan minimal satu nilai keteladanan yang paling menonjol dari masing-masing ulama yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa saja ulama yang Anda ketahui berperan dalam penyebaran Islam di Indonesia?
  2. Menurut Anda, apa media yang paling efektif digunakan ulama zaman dahulu untuk berdakwah?
  3. Apa yang Anda pahami tentang konsep akulturasi budaya dalam konteks penyebaran Islam?
  4. Sebutkan salah satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang Anda ketahui!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek mini biografi ulama dan evaluasi esai analisis dampak peran ulama terhadap kebudayaan lokal.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi strategi dakwah ulama penyebar Islam di Indonesia.Strategi dakwah ulama di Indonesia.2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis peran Sunan Kudus dalam pengembangan Islam di Jawa.Peran Sunan Kudus dan akulturasi budaya.2 JPKewargaan
3Menghubungkan nilai keteladanan ulama dengan tantangan dakwah masa kini.Keteladanan ulama dan relevansinya.2 JPKeimanan dan Ketakwaan
Halaman 8 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Perjalanan Islam di Indonesia adalah kisah panjang tentang akulturasi dan kearifan lokal. Para ulama bukan hanya penyebar agama, tetapi juga pembangun peradaban yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Meneladani peran mereka berarti memahami semangat dakwah yang damai, toleran, dan adaptif terhadap budaya setempat.

1. Masuknya Islam dan Perkembangan Awal
Islam masuk ke Indonesia melalui berbagai jalur seperti perdagangan, perkawinan, dan pendidikan. Para pedagang Muslim dari Arab, Persia, dan Gujarat membawa ajaran Islam sembari berinteraksi dengan penduduk lokal. Seiring waktu, banyak pedagang yang menikah dengan wanita pribumi, membentuk komunitas Muslim, dan secara perlahan menyebarkan ajaran Islam. Pusat-pusat pendidikan Islam awal, seperti pesantren, juga berperan penting dalam proses islamisasi ini. Proses ini berlangsung damai dan bertahap, menjauhkan kesan pemaksaan.

2. Peran Strategis Wali Songo
Wali Songo merupakan sembilan ulama besar yang berperan sentral dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa pada abad ke-14 dan ke-15. Mereka menggunakan pendekatan dakwah yang beragam dan adaptif. Misalnya, Sunan Kalijaga menggunakan seni dan budaya lokal seperti wayang dan gamelan sebagai media dakwah. Sunan Kudus dikenal dengan toleransinya terhadap budaya Hindu-Buddha, seperti tidak menyembelih sapi untuk menghormati penganut Hindu. Pendekatan ini menunjukkan kearifan dalam berinteraksi dengan masyarakat yang sudah memiliki tradisi kuat.

3. Akulturasi Budaya dalam Dakwah
Salah satu kunci keberhasilan ulama adalah kemampuan mereka mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal yang sudah ada. Akulturasi ini terlihat dalam berbagai aspek, mulai dari arsitektur masjid yang memadukan unsur lokal, penggunaan bahasa daerah dalam dakwah, hingga adaptasi tradisi dan adat istiadat. Contohnya, tradisi Sekaten di Jawa merupakan perpaduan budaya lokal dengan perayaan Maulid Nabi. Pendekatan ini membuat Islam terasa tidak asing dan mudah diterima oleh masyarakat, bahkan menjadi bagian dari identitas budaya mereka.

4. Keteladanan Ulama dalam Kehidupan Modern
Keteladanan para ulama penyebar Islam sangat relevan untuk masa kini. Sikap toleransi, kearifan dalam berdakwah, keberanian dalam menyampaikan kebenaran, serta kesederhanaan hidup adalah nilai-nilai yang patut dicontoh. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keberagaman, semangat persatuan dan harmoni yang diajarkan ulama terdahulu menjadi sangat penting. Meneladani mereka berarti terus berinovasi dalam berdakwah dan menjaga kerukunan antarumat beragama, sebagaimana firman Allah SWT: اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ (Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik).

Rangkuman: Para ulama memiliki peran krusial dalam menyebarkan Islam di Indonesia melalui strategi dakwah yang damai dan adaptif. Mereka mampu mengintegrasikan ajaran Islam dengan budaya lokal, menciptakan akulturasi yang harmonis. Keteladanan mereka dalam toleransi, kearifan, dan semangat persatuan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan modern, sebagai inspirasi untuk berdakwah dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Halaman 9 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AkulturasiPerpaduan dua kebudayaan atau lebih yang saling memengaruhi tanpa menghilangkan unsur asli kebudayaan tersebut.
DakwahKegiatan mengajak atau menyeru orang lain untuk beriman dan beramal saleh sesuai ajaran Islam.
Wali SongoSembilan tokoh ulama penyebar Islam di Pulau Jawa pada abad ke-14 dan ke-15.
PesantrenLembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang mendidik santri tentang ilmu agama.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas X MA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di MA berada di Fase E, dan 10 materi Pendidikan Agama Islam setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Agama Islam juga dipanggil PAI, PABP, dan agama islam — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Islam bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di IndonesiaMasuknya Islam dan Perkembangan AwalPeran Strategis Wali SongoAkulturasi Budaya dalam DakwahKeteladanan Ulama dalam Kehidupan Modern
Dari sub-bab Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di IndonesiaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja1Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) Iman1Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad1Asuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat1Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMeraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanMenjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadAsuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X MA

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Islam kelas X MA?

10 materi, urut mengajar dari Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja hingga Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Islam?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Islam sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Islam, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PAI, PABP, agama islam. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.