Modul Ajar MTs

Modul Ajar Al-Qur'an Hadis Kelas IX MTs

1 modul ajar Al-Qur'an Hadis kelas IX MTs (Fase D) siap unduh — Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IX ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Al-Qur'an Hadis Kelas IX MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu
Al-Qur'an Hadis · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu
Al-Qur'an Hadis · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAl-Qur'an Hadis
Fase / KelasD / IX
Materi PokokHadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya ilmu dalam Islam dan pernah membaca beberapa hadis pendek.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab pada Madrasah
Elemen / DomainHadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis hadis-hadis pilihan tentang kewajiban menuntut ilmu, mengidentifikasi pesan-pesan moral, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas hadis-hadis sahih yang secara eksplisit menyebutkan kewajiban menuntut ilmu, seperti 'Thalabul ilmi faridhotun ala kulli muslimin'.
KonseptualKonsep inti adalah bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban agama bagi setiap muslim, bukan hanya untuk kehidupan duniawi tetapi juga sebagai jalan menuju kebaikan dan ketakwaan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara membaca, memahami makna, menghafal, dan menginternalisasi nilai-nilai hadis tentang ilmu dalam perilaku sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa proses belajar hadis tidak hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang memahami konteks, relevansi, dan bagaimana ilmu itu membentuk karakter dan pandangan hidup.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan memahami hadis sebagai sabda Rasulullah SAW dan termotivasi untuk mengamalkan ajaran-Nya.
2. Cinta IlmuMengembangkan semangat belajar tanpa henti, menyadari bahwa ilmu adalah kunci kemajuan dan kebahagiaan dunia akhirat.
3. Cinta LingkunganMenggunakan ilmu yang diperoleh untuk menjaga kelestarian alam dan menciptakan solusi bagi permasalahan lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaMenyadari bahwa menuntut ilmu adalah bentuk kasih sayang kepada diri sendiri dan sesama, agar dapat saling memberi manfaat dan membimbing.
5. Cinta Tanah AirBertekad menggunakan ilmu untuk memajukan bangsa dan negara, serta berkontribusi positif dalam pembangunan masyarakat Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi lafaz hadis dan artinya tentang kewajiban menuntut ilmu dengan benar.
  2. Menjelaskan kandungan makna hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dengan rinci.
  3. Menganalisis relevansi hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dalam konteks kehidupan modern.
  4. Menghafalkan hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dengan lancar dan fasih.
  5. Mempresentasikan hasil diskusi tentang implementasi nilai-nilai hadis dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Merumuskan komitmen pribadi untuk senantiasa menuntut ilmu berdasarkan pemahaman hadis.
Halaman 2 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menuntut ilmu adalah perintah agama yang membawa kemuliaan, baik di dunia maupun di akhirat, serta menjadi kunci untuk memahami ajaran Islam secara komprehensif dan mengamalkannya dengan benar.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Rasulullah SAW sampai bersabda bahwa menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim, bahkan sampai ke negeri Cina sekalipun?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Arab: Memahami struktur gramatika dan kosakata dalam lafaz hadis untuk memaknai lebih dalam.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis rangkuman dan membuat poster edukatif yang informatif dan menarik.
Pendidikan Kewarganegaraan: Menyadari peran ilmu dalam membangun masyarakat yang cerdas dan beradab sebagai wujud warga negara yang baik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung kebiasaan membaca buku di rumah dan memfasilitasi akses terhadap sumber belajar tambahan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan poster hadis dan pojok baca, serta memanfaatkan perpustakaan madrasah sebagai sumber referensi utama.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi Al-Qur'an Hadis digital untuk mencari dan mendengarkan murottal hadis serta menonton video edukasi tentang keutamaan ilmu.
Halaman 3 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi lafaz hadis dan artinya tentang kewajiban menuntut ilmu dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman belajar di luar sekolah, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi hadis tentang kewajiban menuntut ilmu agar peserta didik sadar arah belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai sumber (buku, internet) untuk menemukan lafaz hadis tentang kewajiban menuntut ilmu, mencatat lafaz aslinya, transliterasi, dan artinya, serta mendiskusikan pemahaman awal mereka tentang hadis tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat poster sederhana berisi lafaz hadis, transliterasi, dan artinya, kemudian membandingkan temuan mereka dengan kelompok lain untuk memastikan keakuratan lafaz dan makna hadis yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil temuan hadisnya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, kemudian guru memberikan penguatan dan koreksi terhadap lafaz dan makna hadis yang sudah diidentifikasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan bersama hadis-hadis yang telah diidentifikasi, melakukan refleksi singkat tentang pentingnya memahami sumber ilmu, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menutup dengan doa agar ilmu yang didapat bermanfaat, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan kandungan makna hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dengan rinci.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali hadis yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menjelaskan kandungan hadis agar peserta didik siap mendalami maknanya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara individu membaca dan menganalisis terjemahan serta tafsir singkat hadis tentang kewajiban menuntut ilmu, kemudian mencatat poin-poin penting mengenai siapa yang wajib menuntut ilmu, jenis ilmu yang wajib dituntut, dan keutamaan menuntut ilmu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan secara mendalam kandungan makna hadis tersebut, mengaitkannya dengan kondisi sosial dan tantangan masa kini, serta membuat peta konsep atau mind map yang menjelaskan poin-poin penting dari hadis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan peta konsep mereka, menjelaskan makna hadis dengan rinci, dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan untuk memastikan pemahaman yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan poin-poin utama kandungan hadis, melakukan refleksi tentang bagaimana hadis ini memotivasi mereka, memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok, dan menutup dengan doa agar semangat menuntut ilmu terus tumbuh, menciptakan suasana belajar yang penuh semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis lafaz, makna, dan relevansi hadis tentang kewajiban menuntut ilmu serta merumuskan implementasinya.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, pensil, penggaris, buku sumber hadis, kamus Bahasa Arab-Indonesia

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 peserta didik.
  2. Baca dan pahami hadis tentang kewajiban menuntut ilmu yang telah disediakan guru.
  3. Diskusikan makna setiap kata kunci dalam hadis dan kaitannya dengan konteks kekinian.
  4. Identifikasi minimal 3 hikmah atau pelajaran penting dari hadis tersebut.
  5. Rumuskan 3 contoh konkret penerapan hadis dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan di rumah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang kewajiban menuntut ilmu dalam Islam?
  2. Sebutkan satu dalil (ayat/hadis) yang kalian tahu tentang pentingnya ilmu!
  3. Menurut kalian, ilmu apa saja yang wajib kita pelajari?
  4. Mengapa menuntut ilmu itu penting bagi seorang muslim?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian performa hafalan hadis dan proyek komitmen pribadi serta tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi lafaz hadis dan artinya tentang kewajiban menuntut ilmu dengan benar.Lafaz dan arti hadis tentang kewajiban menuntut ilmu.2 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan kandungan makna hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dengan rinci.Kandungan makna hadis tentang kewajiban menuntut ilmu.2 JPpenalaran kritis
3Menghafalkan hadis tentang kewajiban menuntut ilmu dengan lancar dan fasih.Hafalan hadis dan komitmen pribadi.2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan, membedakan antara yang hak dan yang batil. Dalam Islam, menuntut ilmu tidak hanya dianjurkan, tetapi diwajibkan. Hadis-hadis Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang keutamaan dan kewajiban ini, mendorong umatnya untuk senantiasa belajar sepanjang hayat demi kebaikan dunia dan akhirat.

1. Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam
Islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Kewajiban menuntut ilmu bagi setiap muslim adalah salah satu ajaran fundamental. Hal ini ditegaskan dalam banyak dalil, baik dari Al-Qur'an maupun Hadis. Menuntut ilmu bukan hanya untuk mencapai kesuksesan duniawi, tetapi juga untuk memahami ajaran agama, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan menjalankan ibadah dengan benar. Ilmu adalah bekal utama seorang muslim untuk menjalani kehidupan sesuai syariat dan meraih kebahagiaan sejati.

2. Lafaz dan Terjemah Hadis Pilihan
Salah satu hadis yang paling masyhur mengenai kewajiban ini adalah: طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ (Thalabul ilmi faridhotun ala kulli muslimin). Artinya: 'Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.' (HR. Ibnu Majah). Hadis lain yang juga populer: اطْلُبُوا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّينِ (Uthlubul 'ilma walau bish-shin). Artinya: 'Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina.' (HR. Baihaqi). Kedua hadis ini menekankan universalitas dan urgensi menuntut ilmu bagi seluruh umat Islam, tanpa batasan tempat atau jenis kelamin.

3. Kandungan Makna Hadis
Hadis 'Thalabul ilmi faridhotun ala kulli muslimin' menunjukkan bahwa kewajiban menuntut ilmu berlaku bagi laki-laki maupun perempuan, tanpa terkecuali. Ilmu yang dimaksud mencakup ilmu agama yang fardhu 'ain (wajib dipelajari setiap individu) seperti tauhid, fiqih dasar, dan akhlak, serta ilmu dunia yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat. Sementara hadis 'Uthlubul 'ilma walau bish-shin' mengajarkan bahwa semangat mencari ilmu haruslah tinggi, tidak terbatas oleh jarak, waktu, atau kesulitan. Ini mendorong muslim untuk proaktif dan gigih dalam belajar.

4. Keutamaan dan Manfaat Menuntut Ilmu
Menuntut ilmu memiliki banyak keutamaan. Orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an. Ilmu juga menjadi jalan menuju surga, dan para penuntut ilmu didoakan oleh malaikat. Dengan ilmu, seseorang dapat membedakan mana yang baik dan buruk, serta dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ilmu adalah sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia, menunjukkan betapa mulianya jalan ini.

Rangkuman: Menuntut ilmu adalah kewajiban fundamental bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, sebagaimana ditegaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW. Kewajiban ini mencakup ilmu agama dan ilmu dunia yang bermanfaat. Keutamaan menuntut ilmu sangat besar, mengangkat derajat, membuka jalan ke surga, dan menjadi bekal abadi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Halaman 9 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HadisPerkataan, perbuatan, atau ketetapan (taqrir) Nabi Muhammad SAW.
Fardhu 'AinKewajiban individu yang harus dipenuhi oleh setiap muslim.
Thalabul ilmiMenuntut ilmu.
TransliterasiPengalihan tulisan dari satu aksara ke aksara lain.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Al-Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu" mata pelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Al-Qur'an Hadis Kelas IX MTs — Fase D

Kelas IX — ditulis juga kelas 9 — di MTs berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Al-Qur'an Hadis kelas IX (kelas 9) MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis kelas IX (kelas 9) MTs mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Al-Qur'an Hadis kelas IX (kelas 9) MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Al-Qur'an Hadis bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXPeta Konsep
Hadis tentang Kewajiban Menuntut IlmuKewajiban Menuntut Ilmu dalam IslamLafaz dan Terjemah Hadis PilihanKandungan Makna HadisKeutamaan dan Manfaat Menuntut Ilmu
Dari sub-bab Hadis tentang Kewajiban Menuntut IlmuLembar tambahan
Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaAl-Qur'an Hadis · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Al-Qur'an Hadis Kelas IX MTs

Apakah modul ajar Al-Qur'an Hadis ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IX (kelas 9) MTs masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Al-Qur'an Hadis?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.