Modul Ajar SD

Modul Ajar Bahasa Lampung Kelas VI SD

1 modul ajar Bahasa Lampung kelas VI SD (Fase C) siap unduh — Adat Istiadat dan Budaya Lokal. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Adat Istiadat dan Budaya Lokal, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Adat Istiadat dan Budaya Lokal selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Lampung Kelas VI SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Adat Istiadat dan Budaya Lokal
Bahasa Lampung · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Adat Istiadat dan Budaya Lokal
Bahasa Lampung · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Lampung
Fase / KelasC / VI
Materi PokokAdat Istiadat dan Budaya Lokal
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang beberapa kebiasaan atau tradisi di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Mengenal dan menghargai budaya
    Peserta didik mengenal dan menghargai beragam adat istiadat serta budaya lokal Lampung melalui observasi dan interaksi.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik merancang dan menyajikan proyek mini tentang budaya Lampung, menunjukkan ide-ide baru dalam presentasi mereka.
  3. komunikasi — elemen: Berkomunikasi secara efektif
    Peserta didik menyampaikan informasi tentang budaya lokal Lampung dengan jelas dan persuasif dalam presentasi kelompok.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis informasi tentang adat istiadat dan budaya lokal Lampung dari berbagai sumber, serta mengomunikasikannya secara lisan dan tulisan dengan santun dan kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas fakta-fakta tentang jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung seperti Upacara Adat, Pakaian Adat, dan Kesenian Tradisional.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah pemahaman tentang pentingnya melestarikan adat istiadat dan budaya lokal sebagai identitas daerah.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur mengidentifikasi, menganalisis, dan mempresentasikan informasi tentang adat istiadat Lampung.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana mereka belajar mengenali dan menghargai kekayaan budaya daerahnya sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan wawancara dan studi pustaka, peserta didik dapat mengumpulkan informasi mendalam tentang salah satu adat istiadat atau budaya lokal Lampung secara runtut.
  3. Dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang proyek mini (misalnya poster digital atau presentasi) yang menggambarkan adat istiadat Lampung dengan kreatif.
  4. Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan hasil proyek mini tentang adat istiadat dan budaya lokal Lampung secara jelas dan percaya diri.
Halaman 2 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami adat istiadat dan budaya lokal Lampung bukan hanya tentang mengetahui tradisi, tetapi juga menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya sebagai bagian dari identitas diri dan bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengenal dan melestarikan adat istiadat serta budaya lokal Lampung di era modern ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kesenian tradisional Lampung dan nilai estetika di dalamnya.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik dapat menganalisis peran adat istiadat dalam membentuk struktur sosial masyarakat Lampung.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik dapat mengaitkan nilai-nilai luhur dalam adat istiadat Lampung dengan nilai-nilai Pancasila.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat berinteraksi dengan tokoh masyarakat atau budayawan lokal untuk mendapatkan informasi langsung tentang adat istiadat Lampung.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah untuk studi pustaka dan penggunaan area terbuka sekolah untuk presentasi proyek yang interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan tablet atau komputer untuk mencari informasi daring, membuat poster digital menggunakan aplikasi desain sederhana, dan menyajikan presentasi dengan proyektor.
Halaman 3 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Kata Budaya: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu budaya Lampung, peserta didik menebak namanya. Contoh: 'Pakaian adat pengantin pria Lampung.' Jawaban: 'Baju adat pengantin pria Lampung'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya tentang tradisi atau kebiasaan unik yang pernah peserta didik lihat atau alami di lingkungan mereka.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Mengapa kita perlu mengenal dan melestarikan adat istiadat serta budaya lokal Lampung di era modern ini?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa gambar atau video singkat tentang upacara adat, pakaian adat, dan kesenian tradisional Lampung.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati tayangan dan guru memancing pertanyaan, 'Apa saja yang kalian lihat? Apakah ada yang ingin kalian ketahui lebih lanjut dari gambar ini?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok membaca bahan ajar tentang jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung yang telah disediakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi dan mencatat jenis-jenis adat istiadat serta budaya lokal Lampung yang mereka temukan dari bahan ajar dan tayangan.
  2. Pembuktian: Guru berkeliling membimbing kelompok dalam mengklasifikasikan temuan mereka, memastikan pemahaman yang benar tentang setiap jenis adat istiadat.
  3. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok merumuskan kesimpulan awal tentang keberagaman adat istiadat dan budaya lokal Lampung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Presentasi: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengajak kelompok lain untuk bertanya atau memberikan tanggapan.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya mengenal dan menghargai keberagaman budaya Lampung.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru membuat simpulan bersama tentang jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan penugasan untuk mulai memikirkan satu adat istiadat yang ingin mereka teliti lebih dalam, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan wawancara dan studi pustaka, peserta didik dapat mengumpulkan informasi mendalam tentang salah satu adat istiadat atau budaya lokal Lampung secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Budaya: Peserta didik secara berurutan menyebutkan satu kata terkait budaya Lampung. Jika ada yang salah atau mengulang, permainan dimulai lagi. Contoh: 'Pakaian', 'Tari', 'Gajah'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengulas pertanyaan pemantik yang sama.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru membimbing peserta didik untuk memilih satu adat istiadat atau budaya lokal Lampung yang akan diteliti dalam proyek mini mereka. Guru memfasilitasi diskusi tentang pertanyaan-pertanyaan kunci yang ingin mereka jawab melalui proyek.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merancang rencana proyek mereka, termasuk sumber informasi (wawancara, buku, internet), alat yang dibutuhkan, dan pembagian tugas.
  3. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal kerja yang realistis untuk mengumpulkan informasi dalam proyek mereka, dengan batas waktu yang disepakati bersama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek (fase awal): Guru berkeliling untuk memantau kemajuan setiap kelompok dalam mengidentifikasi sumber informasi dan mulai mengumpulkan data awal.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru memberikan panduan tentang cara melakukan wawancara yang efektif (jika memungkinkan) atau mencari informasi dari sumber pustaka yang relevan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mulai mengumpulkan informasi mendalam tentang adat istiadat atau budaya lokal Lampung pilihan mereka, mencatat poin-poin penting.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Diskusi kemajuan: Setiap kelompok melaporkan kemajuan proyek mereka dan tantangan yang dihadapi kepada guru.
  2. Umpan balik & penguatan: Guru memberikan umpan balik dan saran untuk mengatasi kesulitan, serta menguatkan semangat peserta didik untuk melanjutkan proyek.
  3. Perencanaan tindak lanjut: Kelompok merencanakan langkah selanjutnya untuk pertemuan berikutnya, termasuk penyelesaian pengumpulan data.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya perencanaan yang matang dalam sebuah proyek.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi peserta didik dalam merancang proyek.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan peserta didik untuk melanjutkan pengumpulan data di luar jam pelajaran dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Jelajah Budaya Lampungku!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan mencatat jenis-jenis adat istiadat serta budaya lokal Lampung yang kamu temukan.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Selamat datang di modul Adat Istiadat dan Budaya Lokal Lampung! Di sini, kamu akan diajak untuk menjelajahi kekayaan budaya tanah Lampung yang sangat beragam dan menarik.

Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, lembar LKPD, gambar/video adat Lampung

Langkah kerja:

  1. Amati gambar atau video tentang adat istiadat dan budaya Lampung yang ditayangkan guru.
    Budaya LampungUpacara AdatPakaian AdatKesenianMakanan Khas
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bacalah bahan ajar tentang Adat Istiadat dan Budaya Lokal Lampung dengan saksama.
  3. Identifikasi jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung yang kamu temukan dari pengamatan dan bacaan.
  4. Catatlah nama adat istiadat/budaya, deskripsi singkat, dan contohnya pada tabel yang tersedia.
  5. Diskusikan hasil temuanmu dengan kelompokmu dan pastikan semua anggota memahami.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja kebiasaan baik di keluargamu yang sudah menjadi tradisi?
  2. Pernahkah kamu melihat upacara adat di lingkungan sekitarmu? Jika ya, upacara apa?
  3. Menurutmu, mengapa orang-orang masih mempertahankan tradisi lama?
  4. Sebutkan satu hal yang kamu ketahui tentang budaya Lampung!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek mini dan presentasi kelompok tentang adat istiadat atau budaya lokal Lampung.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal LampungJenis-jenis adat istiadat dan budaya lokal Lampung2 JPkewargaan
2Mengumpulkan informasi mendalam tentang salah satu adat istiadat atau budaya lokal LampungMetode pengumpulan informasi (wawancara, studi pustaka)2 JPkreativitas
3Merancang proyek mini yang menggambarkan adat istiadat Lampung dengan kreatifDesain dan pengembangan proyek mini (poster/presentasi)2 JPkreativitas, komunikasi
4Mempresentasikan hasil proyek mini tentang adat istiadat dan budaya lokal LampungTeknik presentasi yang efektif2 JPkomunikasi, kewargaan
Halaman 8 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul Adat Istiadat dan Budaya Lokal Lampung! Di sini, kamu akan diajak untuk menjelajahi kekayaan budaya tanah Lampung yang sangat beragam dan menarik. Kita akan belajar tentang berbagai tradisi, kesenian, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

1. Pengertian Adat Istiadat dan Budaya Lokal
Adat istiadat adalah kebiasaan-kebiasaan atau tata cara hidup yang turun-temurun diwariskan dari nenek moyang dan ditaati oleh masyarakat. Budaya lokal adalah keseluruhan cara hidup suatu kelompok masyarakat di daerah tertentu yang meliputi nilai, kepercayaan, seni, hukum, adat, moral, dan kebiasaan. Keduanya saling berkaitan erat dan menjadi identitas suatu daerah.

2. Jenis-Jenis Adat Istiadat Lampung
Lampung memiliki beragam adat istiadat yang masih lestari. Salah satunya adalah upacara adat perkawinan yang dikenal dengan 'Nyelako'. Selain itu, ada juga upacara 'Ngambak' yang merupakan upacara syukuran setelah panen. Adat istiadat ini mencerminkan nilai gotong royong dan rasa syukur masyarakat Lampung. Setiap upacara memiliki tahapan dan makna filosofis tersendiri yang sangat kaya.

3. Pakaian Adat Lampung
Pakaian adat Lampung sangat khas dan indah. Pakaian adat pria disebut 'Baju Adat Pengantin Pria Lampung' yang biasanya berwarna putih dengan hiasan keemasan, sedangkan pakaian adat wanita disebut 'Siger' yang merupakan mahkota keemasan dengan tujuh atau sembilan cabang. Pakaian ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam tentang kemuliaan dan status sosial. Setiap detail pada pakaian memiliki arti tersendiri.

4. Kesenian Tradisional Lampung
Kesenian tradisional Lampung meliputi tari-tarian, musik, dan sastra lisan. Salah satu tari yang terkenal adalah Tari Sigeh Pengunten, tari penyambutan tamu kehormatan. Ada juga musik tradisional seperti Gamolan Pekhing, alat musik pukul yang terbuat dari bambu. Sastra lisan seperti 'Hahiwang' (pantun nasehat) juga menjadi bagian penting dari budaya Lampung. Kesenian ini sering dipentaskan dalam berbagai acara adat dan hiburan.

5. Bahasa dan Dialek Lampung
Bahasa Lampung memiliki dua dialek utama, yaitu dialek A (Api) dan dialek O (Nyo). Perbedaan dialek ini terlihat dari penggunaan kata-kata tertentu, meskipun secara umum masih dapat saling dipahami. Bahasa Lampung merupakan bagian penting dari identitas budaya dan digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun dalam upacara adat. Pelestarian bahasa ini menjadi tanggung jawab kita bersama.

6. Makanan Khas Lampung
Lampung juga kaya akan kuliner tradisional. Beberapa makanan khas yang terkenal antara lain Seruit (ikan bakar dengan sambal terasi), Gabing (olahan rebung), dan Gulai Taboh (gulai santan dengan ikan atau daging). Makanan-makanan ini tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan kekayaan hasil alam Lampung dan kebiasaan makan masyarakat setempat. Setiap daerah di Lampung mungkin memiliki variasi resep yang unik.

7. Pentingnya Melestarikan Adat dan Budaya Lokal
Melestarikan adat istiadat dan budaya lokal adalah hal yang sangat penting. Hal ini bertujuan untuk menjaga identitas daerah, mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang, dan memperkaya khazanah budaya nasional. Dengan melestarikan budaya, kita turut menjaga keunikan dan kekayaan bangsa Indonesia. Generasi muda memiliki peran besar dalam melanjutkan tradisi ini agar tidak punah.

Rangkuman: Adat istiadat dan budaya lokal Lampung adalah warisan berharga yang mencakup upacara adat, pakaian, kesenian, bahasa, dan kuliner. Mengenal dan melestarikan budaya ini penting untuk menjaga identitas daerah dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang. Dengan memahami dan menghargai kekayaan budaya Lampung, kita turut memperkaya khazanah bangsa Indonesia.

Halaman 9 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Adat IstiadatKebiasaan atau tata cara hidup turun-temurun.
Budaya LokalKeseluruhan cara hidup masyarakat di daerah tertentu.
NyelakoUpacara adat perkawinan di Lampung.
NgambakUpacara syukuran setelah panen di Lampung.
SigerMahkota keemasan pada pakaian adat wanita Lampung.
Sigeh PenguntenTari penyambutan tamu kehormatan di Lampung.
Gamolan PekhingAlat musik pukul tradisional Lampung dari bambu.
HahiwangSastra lisan berupa pantun nasehat dari Lampung.
SeruitMakanan khas Lampung berupa ikan bakar dengan sambal terasi.
GabingMakanan khas Lampung dari olahan rebung.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Lampung · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Adat Istiadat dan Budaya Lokal" mata pelajaran Bahasa Lampung Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Adat Istiadat dan Budaya Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa Lampung Kelas VI SD — Fase C

Kelas VI — ditulis juga kelas 6 — di SD berada di Fase C.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Lampung kelas VI (kelas 6) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Lampung kelas VI (kelas 6) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Lampung kelas VI (kelas 6) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Lampung bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VIPeta Konsep
Adat Istiadat dan Budaya LokalPengertian Adat Istiadat dan Budaya LokalJenis-Jenis Adat Istiadat LampungPakaian Adat LampungKesenian Tradisional LampungBahasa dan Dialek Lampung
Dari sub-bab Adat Istiadat dan Budaya LokalLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Lampung · Kelas VIProfil Lulusan
KewargaanKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Lampung Kelas VI SD

Apakah modul ajar Bahasa Lampung ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VI (kelas 6) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Lampung?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.