Modul Ajar SD

Modul Ajar FIKIH Kelas IV SD

1 modul ajar FIKIH kelas IV SD (Fase B) siap unduh — Berani Berkhitan. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Berani Berkhitan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Berani Berkhitan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · FIKIH Kelas IV SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berani Berkhitan
FIKIH · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berani Berkhitan
FIKIH · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFIKIH
Fase / KelasB / IV
Materi PokokBerani Berkhitan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami sebagian dari rukun Islam dan rukun iman serta praktik ibadah dasar seperti salat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Elemen / DomainFikih
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami ajaran Islam tentang ibadah, muamalah, dan akhlak, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. dan kepedulian sosial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKhitan adalah praktik memotong sebagian kulit pada ujung kemaluan laki-laki yang telah dianjurkan dalam Islam dan dilakukan oleh banyak umat muslim di Indonesia.
KonseptualKhitan merupakan salah satu syariat Islam yang memiliki hikmah kesehatan dan kebersihan, serta menjadi salah satu sunah para nabi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari tata cara dan waktu pelaksanaan khitan yang sesuai dengan syariat Islam.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari iman dan hikmah di balik perintah agama.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video tentang khitan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian khitan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi hikmah khitan bagi kesehatan dan kebersihan diri dengan runtut.
  3. Dengan membaca materi dari buku ajar, peserta didik dapat menyebutkan waktu pelaksanaan khitan yang disunahkan dalam Islam minimal dua contoh.
  4. Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan tata cara khitan yang sesuai syariat Islam dengan benar.
  5. Melalui simulasi dan presentasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap berani dan yakin dalam menghadapi khitan dengan percaya diri.
Halaman 2 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Khitan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan syariat Islam yang membawa manfaat kesehatan dan kebersihan diri, serta menjadi tanda ketaatan kepada Allah Swt. dan sunah para nabi.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa banyak teman laki-laki kita yang melakukan khitan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin dan dampak khitan terhadap kesehatan reproduksi di masa depan.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan membaca pemahaman teks informatif tentang khitan dan kemampuan presentasi lisan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat berperan aktif dengan menceritakan pengalaman khitan dari sudut pandang positif dan memberikan dukungan moral kepada anak.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang bersih dan nyaman dengan poster-poster edukatif tentang kebersihan diri dan khitan akan mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi animasi tentang khitan yang ramah anak dan infografis interaktif dapat membantu peserta didik memahami materi dengan lebih menarik.
Halaman 3 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video tentang khitan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian khitan dengan tepat. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi hikmah khitan bagi kesehatan dan kebersihan diri dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang kebiasaan menjaga kebersihan diri dan menanyakan apakah ada yang tahu tentang khitan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa khitan itu penting bagi laki-laki muslim?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang proses khitan dan manfaatnya, lalu meminta peserta didik untuk mengamati dan mencatat hal-hal penting.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan terkait video khitan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menjelaskan pengertian khitan dan mengidentifikasi hikmah-hikmah khitan dari aspek kesehatan dan kebersihan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil diskusinya pada lembar kerja yang telah disediakan, kemudian menyiapkan perwakilan untuk presentasi.
  2. Peserta didik saling bertukar hasil diskusi antar kelompok untuk mendapatkan masukan dan memperkaya pemahaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, sementara kelompok lain menyimak dan memberikan tanggapan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pengertian dan hikmah khitan dengan menampilkan rangkuman poin-poin penting.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini tentang pengertian dan hikmah khitan.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran yang telah berlangsung dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Guru memberikan penugasan untuk membaca materi tentang waktu dan tata cara khitan untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca materi dari buku ajar, peserta didik dapat menyebutkan waktu pelaksanaan khitan yang disunahkan dalam Islam minimal dua contoh. Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan tata cara khitan yang sesuai syariat Islam dengan benar. Melalui simulasi dan presentasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap berani dan yakin dalam menghadapi khitan dengan percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian dan hikmah khitan, serta mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: 'Kita akan belajar waktu dan tata cara khitan, serta bagaimana bersikap berani saat menghadapinya' agar peserta didik siap belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengingat kembali bacaan mereka tentang waktu pelaksanaan khitan dan menanyakan 'Kapan waktu terbaik untuk berkhitan menurut Islam?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru menampilkan infografis waktu pelaksanaan khitan dan tata cara khitan, lalu meminta peserta didik untuk mencatat informasi penting.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara individu membaca dan memahami infografis tersebut, kemudian mencatat poin-poin penting terkait waktu dan tata cara khitan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan pemahaman mereka tentang waktu dan tata cara khitan, lalu membuat skenario simulasi singkat tentang persiapan khitan atau proses khitan yang aman.
  2. Peserta didik mempraktikkan skenario simulasi di depan kelas dengan menunjukkan sikap berani dan percaya diri.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah simulasi, guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik dan masukan terhadap simulasi yang ditampilkan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang waktu pelaksanaan khitan yang disunahkan dan tata cara khitan yang benar sesuai syariat Islam.
  3. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya sikap berani dan yakin dalam menjalankan syariat agama, termasuk khitan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi 'Berani Berkhitan' yang telah dipelajari selama dua pertemuan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan keberanian mereka, serta mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan diri.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan memberikan motivasi untuk menerapkan nilai-nilai kebersihan dan keberanian dalam kehidupan sehari-hari.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BELAJAR!Hikmah BerkhitanNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan hikmah khitan bagi kesehatan dan kebersihan.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar LKPD, pensil warna.

Langkah kerja:

  1. Amati kartu hijaiyah di bawah ini dengan saksama.
  2. Baca dan pahami teks singkat tentang khitan yang ada di lembar kerja.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu untuk menjelaskan pengertian khitan dan menuliskan minimal 3 hikmah khitan bagi kesehatan dan kebersihan.
  4. Warnai gambar ikon yang paling menggambarkan sikap berani dalam menghadapi khitan.
  5. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dengan percaya diri.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kebersihan diri?
  2. Pernahkah kamu mendengar kata 'khitan'?
  3. Menurutmu, mengapa orang melakukan khitan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta didik tentang pengertian, hikmah, waktu, dan tata cara khitan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian khitan dengan tepat.Pengertian dan hikmah khitan.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Mengidentifikasi hikmah khitan bagi kesehatan dan kebersihan diri dengan runtut.Pengertian dan hikmah khitan.2 JPkewargaan, penalaran kritis
3Menyebutkan waktu pelaksanaan khitan yang disunahkan dalam Islam minimal dua contoh.Waktu dan tata cara khitan.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menjelaskan tata cara khitan yang sesuai syariat Islam dengan benar.Waktu dan tata cara khitan.2 JPkeimanan dan ketakwaan, kewargaan
Halaman 8 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Khitan adalah salah satu syariat dalam agama Islam yang memiliki banyak hikmah. Materi ini akan mengajak kita untuk memahami apa itu khitan, mengapa penting, kapan waktu yang tepat untuk melaksanakannya, dan bagaimana tata caranya. Dengan memahami materi ini, diharapkan kita semua dapat berani dan yakin dalam menjalankan ajaran agama.

1. Pengertian Khitan
Khitan secara bahasa berarti memotong. Dalam syariat Islam, khitan adalah tindakan memotong kulit penutup ujung kemaluan laki-laki atau disebut juga kulup. Khitan merupakan bagian dari fitrah manusia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ini adalah sunah para nabi, termasuk Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW. Khitan dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri, serta sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah Swt.

2. Hikmah Khitan
Ada banyak hikmah di balik perintah khitan. Dari segi kesehatan, khitan dapat mencegah penumpukan kotoran dan sisa urine di bawah kulup, sehingga mengurangi risiko infeksi saluran kemih dan penyakit lainnya. Dari segi kebersihan, khitan membantu menjaga kemaluan tetap bersih dan mudah dibersihkan. Selain itu, khitan juga merupakan tanda pengenal bagi umat Islam dan bentuk mengikuti sunah Rasulullah ﷺ. Dengan berkhitan, kita telah menjalankan salah satu ajaran agama yang membawa manfaat besar.

3. Waktu Pelaksanaan Khitan
Dalam Islam, khitan disunahkan untuk dilaksanakan sejak masih kecil. Waktu yang paling utama adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran, seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ terhadap cucu beliau. Namun, jika tidak memungkinkan, khitan dapat dilakukan kapan saja sebelum baligh. Ada juga yang menunda khitan sampai anak berusia antara 7 hingga 10 tahun karena dianggap lebih siap secara mental. Yang terpenting adalah khitan dilakukan sebelum seseorang mencapai usia dewasa (baligh).

4. Tata Cara Khitan
Khitan harus dilakukan oleh tenaga medis atau ahli yang terpercaya dan berpengalaman. Proses khitan modern umumnya menggunakan metode yang aman dan minim rasa sakit. Sebelum khitan, biasanya akan dilakukan bius lokal agar anak tidak merasakan nyeri. Setelah itu, kulup akan dipotong sesuai prosedur. Pasca-khitan, perlu dilakukan perawatan luka yang baik untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan dukungan mental kepada anak sebelum dan sesudah khitan.

Rangkuman: Khitan adalah syariat Islam berupa memotong kulup kemaluan laki-laki, yang memiliki banyak hikmah kesehatan dan kebersihan. Disunahkan sejak kecil, sebaiknya pada hari ketujuh atau sebelum baligh, dan dilakukan oleh ahli. Dengan berkhitan, kita menjalankan perintah Allah Swt. dan menjaga kebersihan diri, serta mengikuti sunah Nabi Muhammad ﷺ. Sikap berani dan yakin sangat penting dalam menjalankan syariat ini.

Halaman 9 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KhitanMemotong sebagian kulit penutup ujung kemaluan laki-laki.
KulupKulit penutup ujung kemaluan laki-laki.
SunahPerbuatan atau perkataan Nabi Muhammad ﷺ yang dianjurkan.
BalighMencapai usia dewasa atau akil baligh.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar FIKIH · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berani Berkhitan" mata pelajaran FIKIH Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berani Berkhitan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

FIKIH Kelas IV SD — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di SD berada di Fase B.

Di sekolah, FIKIH juga dipanggil fiqh dan fiqih — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar FIKIH kelas IV (kelas 4) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran FIKIH kelas IV (kelas 4) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar FIKIH kelas IV (kelas 4) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar FIKIH bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVPeta Konsep
Berani BerkhitanPengertian KhitanHikmah KhitanWaktu Pelaksanaan KhitanTata Cara Khitan
Dari sub-bab Berani BerkhitanLembar tambahan
Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaFIKIH · Kelas IVProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar FIKIH Kelas IV SD

Apakah modul ajar FIKIH ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas IV (kelas 4) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru FIKIH?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

FIKIH sering disebut apa lagi?

Nama resminya FIKIH, tetapi di sekolah ia juga dipanggil fiqh, fiqih. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.