Modul Ajar SD

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik Kelas V SD

1 modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas V SD (Fase C) siap unduh — Santo-Santa Teladan. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas V & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Santo-Santa Teladan, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Santo-Santa Teladan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas V ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Katolik Kelas V SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Santo-Santa Teladan
Pendidikan Agama Katolik · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Santo-Santa Teladan
Pendidikan Agama Katolik · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik
Fase / KelasC / V
Materi PokokSanto-Santa Teladan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mengetahui beberapa tokoh Alkitab atau orang baik dalam agama Katolik.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainPribadi Peserta Didik
Rumusan CP FasePada akhir Fase C, peserta didik menunjukkan pemahaman tentang teladan hidup orang kudus (santo-santa) sebagai inspirasi untuk mengembangkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungannya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSanto-santa adalah orang-orang yang telah hidup suci dan diakui Gereja Katolik sebagai teladan iman.
KonseptualKonsep kekudusan dan teladan hidup santo-santa mengajarkan nilai-nilai keutamaan Kristiani seperti kasih, pengorbanan, dan kesabaran.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi nilai-nilai teladan dari kisah santo-santa dan menerapkannya dalam tindakan nyata.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana meneladani kebaikan orang lain dapat membentuk karakter dan iman mereka.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenunjukkan rasa syukur dan hormat kepada Tuhan melalui pengenalan dan penghayatan kisah hidup santo-santa sebagai hamba-Nya yang setia.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali informasi dan memahami ajaran Gereja Katolik tentang kekudusan melalui kisah-kisah teladan santo-santa.
3. Cinta LingkunganMengembangkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, meneladani kasih Santo Fransiskus Assisi kepada seluruh ciptaan.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun karakter diri yang baik, berani, dan setia seperti Santo Tarsisius, serta mewujudkan kasih kepada sesama dalam tindakan nyata.
5. Cinta Tanah AirMenjadi warga negara yang baik dengan mengamalkan nilai-nilai Kristiani yang diajarkan santo-santa untuk kemajuan dan kebaikan bersama bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga nilai keutamaan dari kisah Santo Fransiskus Assisi dengan tepat.
  2. Dengan membaca kisah Santo Tarsisius, peserta didik dapat menjelaskan alasan Santo Tarsisius disebut sebagai pelindung komuni pertama secara runtut.
  3. Melalui studi kasus kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi teladan Santo-Santa dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan minimal dua contoh konkret.
  4. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat merancang sebuah proyek sederhana tentang meneladani salah satu santo-santa pilihan secara kolaboratif.
Halaman 2 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa santo-santa adalah teladan iman yang hidupnya penuh dengan nilai-nilai Kristiani, menginspirasi kamu untuk berbuat baik dan mengasihi sesama.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengenal dan meneladani orang-orang yang hidupnya penuh kebaikan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Berlatih membaca pemahaman dan menuliskan kembali kisah santo-santa dengan runtut.
Seni Budaya: Membuat poster atau gambar yang menggambarkan teladan santo-santa pilihan.
Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai keutamaan santo-santa dengan nilai-nilai Pancasila seperti ketuhanan dan kemanusiaan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mencari informasi tentang santo-santa di rumah dan mendukung pelaksanaan proyek meneladani.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan gambar-gambar santo-santa atau kutipan inspiratif untuk menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi kisah santo-santa atau platform daring untuk mencari informasi dan berbagi hasil proyek secara visual.
Halaman 3 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga nilai keutamaan dari kisah Santo Fransiskus Assisi dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali tokoh-tokoh baik yang mereka kenal dan bertanya mengapa tokoh tersebut dianggap baik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu mengenal dan meneladani orang-orang yang hidupnya penuh kebaikan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar Santo Fransiskus Assisi bersama hewan-hewan dan bertanya apa yang mereka ketahui tentang gambar tersebut.
  2. Guru membagikan kisah singkat Santo Fransiskus Assisi dan meminta peserta didik membacanya dalam hati.
  3. Peserta didik secara individu menuliskan kesan pertama mereka setelah membaca kisah Santo Fransiskus Assisi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi pertanyaan tentang nilai-nilai keutamaan Santo Fransiskus Assisi dan meminta mereka mengidentifikasi minimal tiga nilai.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan nilai-nilai keutamaan dan contoh penerapannya dalam kehidupan Santo Fransiskus Assisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang nilai-nilai teladan Santo Fransiskus Assisi di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menyoroti poin-poin penting dan memberikan apresiasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang nilai-nilai kasih, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesederhanaan dari teladan Santo Fransiskus Assisi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru membuat simpulan tentang pentingnya meneladani kebaikan Santo Fransiskus Assisi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk merenungkan satu kebaikan yang ingin mereka lakukan hari ini.
  3. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk mencari tahu kisah salah satu santo/santa lain di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca kisah Santo Tarsisius, peserta didik dapat menjelaskan alasan Santo Tarsisius disebut sebagai pelindung komuni pertama secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik tentang santo/santa yang mereka cari di rumah dan meminta beberapa untuk berbagi kisah singkat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menjelaskan alasan Santo Tarsisius disebut pelindung komuni pertama dan merancang proyek meneladani santo-santa.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar Santo Tarsisius dan bertanya apakah ada yang pernah mendengar kisahnya.
  2. Guru membagikan teks kisah Santo Tarsisius dan meminta peserta didik membacanya dengan saksama.
  3. Peserta didik secara individu menuliskan satu kata yang menggambarkan keberanian Santo Tarsisius.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang berbeda dari pertemuan sebelumnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi pertanyaan tentang mengapa Santo Tarsisius disebut pelindung komuni pertama dan relevansi teladannya.
  3. Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis kisah Santo Tarsisius dan mencari relevansinya dengan kehidupan mereka, termasuk merancang proyek meneladani santo-santa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan rancangan proyek mereka di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang keberanian dan kesetiaan Santo Tarsisius serta memberikan saran untuk proyek kelompok.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses diskusi dan perencanaan proyek, serta nilai-nilai yang mereka dapatkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan nilai-nilai teladan dari Santo Tarsisius dan pentingnya meneladani santo-santa dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan ide-ide kreatif mereka, serta mengingatkan untuk melaksanakan proyek yang telah dirancang.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar peserta didik selalu berani dan setia dalam iman.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Teladan Santo-Santa Penuh Kebaikan!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi nilai-nilai keutamaan dari kisah santo-santa dan merencanakan cara meneladaninya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Santo-santa adalah pribadi-pribadi istimewa yang hidupnya telah diabdikan sepenuhnya kepada Tuhan dan sesama. Mereka adalah teladan iman yang mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan kesetiaan.

Alat & bahan: Kisah Santo Fransiskus Assisi, Kisah Santo Tarsisius, alat tulis, kertas gambar/karton

Langkah kerja:

  1. Tuliskan kisah setiap tokoh Perjanjian Baru pada tabel berikut, lalu tuliskan teladan iman yang dapat kamu tiru.
    Tokoh Perjanjian BaruTokohKisahMariaYohanes PembaptisPetrusPaulus
    Gambar 1. Tabel
  2. Perhatikan Santo Fransiskus Assisi yang ditayangkan gurumu, lalu tuliskan kesan pertamamu pada kolom yang tersedia.
  3. Baca kisah Santo Fransiskus Assisi dan Santo Tarsisius yang diberikan gurumu dengan saksama.
  4. Diskusikan dalam kelompokmu, nilai-nilai keutamaan apa saja yang dapat kamu temukan dari kedua kisah tersebut.
  5. Catat nilai-nilai keutamaan tersebut pada tabel yang tersedia dan berikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Rencanakan sebuah proyek sederhana bersama kelompokmu untuk meneladani salah satu santo/santa pilihanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan satu tokoh baik yang kamu kenal dalam Gereja Katolik!
  2. Mengapa tokoh tersebut dianggap baik?
  3. Apa yang kamu harapkan dari pelajaran tentang santo-santa ini?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek meneladani santo-santa dan jawaban esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi nilai keutamaan Santo Fransiskus AssisiKisah Santo Fransiskus Assisi4 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan alasan Santo Tarsisius sebagai pelindung komuni pertamaKisah Santo Tarsisius4 JPkeimanan dan ketakwaan
3Menganalisis relevansi teladan Santo-Santa dalam kehidupan sehari-hariRelevansi teladan santo-santa4 JPpenalaran kritis
4Merancang proyek meneladani salah satu santo-santaPerencanaan proyek4 JPkolaborasi
Halaman 8 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Santo-santa adalah pribadi-pribadi istimewa yang hidupnya telah diabdikan sepenuhnya kepada Tuhan dan sesama. Mereka adalah teladan iman yang mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan kesetiaan. Melalui kisah-kisah hidup mereka, kita dapat belajar banyak nilai keutamaan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang lebih baik, dan membawa terang bagi dunia.

1. Siapa itu Santo-Santa?
Santo-santa adalah sebutan bagi orang-orang yang selama hidupnya telah menunjukkan kekudusan dan keutamaan iman yang luar biasa. Setelah meninggal dunia, Gereja Katolik secara resmi mengakui mereka sebagai orang kudus melalui proses yang disebut kanonisasi. Pengakuan ini berarti mereka telah mencapai kebahagiaan abadi bersama Tuhan di surga dan dapat menjadi perantara doa bagi kita. Kisah hidup mereka menjadi inspirasi bagi umat beriman untuk meneladani Kristus.

2. Santo Fransiskus Assisi, Pecinta Alam dan Sesama
Santo Fransiskus Assisi dikenal sebagai santo pelindung lingkungan hidup dan binatang. Ia lahir di Assisi, Italia, pada abad ke-12. Setelah mengalami pengalaman rohani yang mendalam, ia meninggalkan kehidupan mewah dan memilih hidup dalam kesederhanaan, melayani orang miskin, dan berkhotbah tentang kasih Tuhan. Ia sangat mencintai semua ciptaan Tuhan, bahkan berbicara kepada burung-burung. Teladannya mengajarkan kita tentang kasih universal, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap alam semesta.

3. Santo Tarsisius, Pelindung Komuni Pertama
Santo Tarsisius adalah seorang anak laki-laki muda yang hidup pada abad ke-3 di Roma. Ia dikenal karena keberanian dan kesetiaannya dalam melindungi Ekaristi (Hosti Kudus) dari orang-orang yang ingin menajiskannya. Ketika ia sedang membawa Hosti Kudus untuk dibagikan kepada umat Kristen yang dipenjara, ia diserang oleh sekelompok orang. Meskipun ia dipukuli hingga meninggal, ia berhasil menjaga Ekaristi tetap aman. Karena keberaniannya ini, Santo Tarsisius dihormati sebagai pelindung komuni pertama dan teladan kesetiaan kepada Ekaristi.

4. Nilai-Nilai Teladan Santo-Santa
Dari kisah santo-santa, kita dapat belajar banyak nilai keutamaan. Santo Fransiskus Assisi mengajarkan kita tentang kasih, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Santo Tarsisius menunjukkan keberanian, kesetiaan, dan pengorbanan diri demi iman. Selain mereka, masih banyak santo-santa lain yang dengan hidupnya memberikan teladan tentang kerendahan hati, pengampunan, kesabaran, dan semangat melayani. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

5. Meneladani Santo-Santa dalam Hidup Sehari-hari
Meneladani santo-santa bukan berarti kita harus menjadi persis seperti mereka, melainkan mengambil inspirasi dari kebaikan dan keutamaan hidup mereka. Kita bisa mulai dengan hal-hal kecil, seperti berbagi dengan teman, membantu orang tua, menjaga kebersihan lingkungan, atau berani membela kebenaran. Dengan demikian, kita turut mewujudkan kasih Tuhan di dunia, seperti yang telah dilakukan oleh para santo-santa. Setiap tindakan baik yang kita lakukan adalah wujud nyata dari iman kita.

Rangkuman: Santo-santa adalah orang-orang kudus yang hidupnya menjadi teladan iman bagi kita. Melalui kisah Santo Fransiskus Assisi, kita belajar tentang kasih, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dari Santo Tarsisius, kita menemukan teladan keberanian dan kesetiaan pada Ekaristi. Dengan meneladani nilai-nilai keutamaan mereka seperti kasih, pengorbanan, dan kesabaran, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Halaman 9 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Santo/SantaOrang kudus yang diakui Gereja Katolik sebagai teladan iman.
KanonisasiProses resmi Gereja Katolik untuk menyatakan seseorang sebagai santo atau santa.
EkaristiSakramen Tubuh dan Darah Kristus dalam bentuk Hosti Kudus.
KeutamaanSifat-sifat baik atau kebajikan yang luhur.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Santo-Santa Teladan" mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Santo-Santa Teladan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan

4 materi Pendidikan Agama Katolik SD, urut mengajar dari Roh Kudus dan Karunia-Nya hingga Hidup sebagai Anak Allah.

Roh Kudus dan Karunia-NyaGereja yang Satu, Kudus, Katolik, ApostolikSakramen TobatHidup sebagai Anak Allah

Semester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh

3 materi Pendidikan Agama Katolik SD, urut mengajar dari Buah-buah Roh hingga Santo-Santa Teladan.

Buah-buah RohKepedulian SosialSanto-Santa TeladanModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Pendidikan Agama Katolik Kelas V SD — Fase C

Kelas V — ditulis juga kelas 5 — di SD berada di Fase C, dan 7 materi Pendidikan Agama Katolik setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Agama Katolik juga dipanggil katolik, pa katolik, dan agama katolik — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Katolik kelas V (kelas 5) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Katolik kelas V (kelas 5) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas V (kelas 5) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Katolik bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VPeta Konsep
Santo-Santa TeladanSiapa itu Santo-Santa?Santo Fransiskus Assisi, Pecinta Alam dan SesamaSanto Tarsisius, Pelindung Komuni PertamaNilai-Nilai Teladan Santo-SantaMeneladani Santo-Santa dalam Hidup Sehari-hari
Dari sub-bab Santo-Santa TeladanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Semua paketProta
1Roh Kudus dan Karunia-Nya1Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, Apostolik1Sakramen Tobat1Hidup sebagai Anak Allah2Buah-buah Roh…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDRoh Kudus dan Karunia-NyaGereja yang Satu, Kudus, Katolik, ApostolikSakramen TobatHidup sebagai Anak Allah
Sebaran materi per bulan
Semua paketJurnal Mengajar
Satu baris per pertemuanTanggal dari kaldikMateri, tujuan, kegiatan
Per semester, A4 mendatar
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik Kelas V SD

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas V (kelas 5) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Katolik kelas V SD?

7 materi, urut mengajar dari Roh Kudus dan Karunia-Nya hingga Santo-Santa Teladan. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Katolik?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Katolik sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Katolik, tetapi di sekolah ia juga dipanggil katolik, pa katolik, agama katolik. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.