Modul Ajar SDLB

Modul Ajar Matematika Kelas II SDLB

1 modul ajar Matematika kelas II SDLB (Fase A) siap unduh — Bilangan sampai 100 — Tunagrahita. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase AWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas II & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas II ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Matematika Kelas II SDLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bilangan sampai 100 — Tunagrahita
Matematika · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bilangan sampai 100 — Tunagrahita
Matematika · Fase A · Kelas II · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasA / II
Materi PokokBilangan sampai 100 — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Konkret
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan bilangan sampai 10.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBilangan sampai 100 adalah angka-angka yang kita gunakan setiap hari, seperti jumlah pensil di kotak atau nomor rumah.
KonseptualKonsep bilangan sampai 100 melibatkan nilai tempat puluhan dan satuan serta urutan bilangan yang terus bertambah.
ProseduralPeserta didik akan belajar menghitung, menulis, dan mengurutkan bilangan sampai 100 dengan bantuan benda konkret.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami bilangan membantu mereka dalam aktivitas sehari-hari seperti berbelanja atau menghitung mainan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 20 dengan bantuan benda konkret.
  2. Peserta didik dapat membaca dan menulis lambang bilangan sampai 20 dengan benar.
  3. Peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda sampai 20 dengan istilah 'lebih dari', 'kurang dari', atau 'sama dengan'.
  4. Peserta didik dapat membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 50 dengan bantuan benda konkret.
  5. Peserta didik dapat membaca dan menulis lambang bilangan sampai 50 dengan benar.
  6. Peserta didik dapat mengurutkan bilangan sampai 50 dari yang terkecil atau terbesar dengan bantuan kartu angka.
Halaman 2 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bilangan sampai 100 membantu peserta didik dalam menghitung benda-benda di sekitar mereka, mengurutkan barang, dan mengenali jumlah dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah keterampilan dasar untuk berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.

Pertanyaan pemantik: "Coba hitung berapa banyak jari tangan dan jari kaki kita bersama-sama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Konkret
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Membaca dan menulis nama bilangan serta kalimat perbandingan.
Seni Budaya dan Prakarya: Membuat kartu angka, rantai bilangan, atau label harga untuk proyek toko mainan.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menghitung jumlah gerakan atau anggota tim dalam permainan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mempraktikkan penghitungan dan pengurutan benda di rumah, seperti menghitung jumlah piring atau mengurutkan mainan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihiasi dengan poster angka, garis bilangan, dan sudut bermain yang berisi benda-benda konkret untuk dihitung dan diurutkan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau permainan edukasi sederhana di tablet/komputer yang fokus pada pengenalan angka, penghitungan, dan pengurutan bilangan sampai 50.
Halaman 3 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik dapat membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 20 dengan bantuan benda konkret serta membaca dan menulis lambang bilangan sampai 20 dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu menunjukkan gambar atau video benda-benda di sekitar kelas. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar menghitung benda sampai 20 dan menulis angkanya. Guru memancing dengan pertanyaan, 'Siapa yang bisa menghitung berapa banyak teman kita hari ini?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik diajak mengamati dan memanipulasi benda-benda konkret (misalnya, stik es krim, kelereng) untuk membilang maju dari 1 sampai 20 dan mundur dari 20 sampai 1. Guru memberikan contoh dan membimbing secara individual atau kelompok kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok membuat 'rantai bilangan' dari kertas yang bertuliskan angka 1-20 dan menempelkan jumlah benda yang sesuai. Mereka juga berlatih menulis lambang bilangan di papan tulis atau buku latihan dengan bimbingan guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan rantai bilangannya, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan. Guru menanyakan, 'Angka berapa yang paling besar? Angka berapa yang paling kecil?'
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan cara menghitung dan menulis bilangan sampai 20. Guru memberikan pujian atas usaha mereka, memberikan lembar kerja sederhana untuk di rumah, dan menutup dengan doa serta lagu angka yang ceria.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda sampai 20 dengan istilah 'lebih dari', 'kurang dari', atau 'sama dengan', serta membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 50 dengan bantuan benda konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengajak peserta didik mengingat kembali bilangan 1-20. Guru menunjukkan dua kelompok benda yang berbeda jumlahnya (misalnya, 15 pensil dan 10 penghapus) dan bertanya, 'Benda mana yang lebih banyak? Bagaimana kita tahu?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah membandingkan jumlah benda dan belajar bilangan lebih besar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik diajak membandingkan dua kelompok benda konkret (misalnya, balok dan kelereng) dengan jumlah sampai 20. Guru memperkenalkan dan mempraktikkan penggunaan kata 'lebih dari', 'kurang dari', dan 'sama dengan'. Selanjutnya, peserta didik melanjutkan membilang maju dan mundur menggunakan benda konkret sampai 50, dengan bantuan 'papan bilangan' yang bisa digeser.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan kartu tugas membandingkan jumlah benda dan menuliskan kalimat perbandingannya. Kemudian, mereka secara berpasangan berlatih membilang maju dan mundur sampai 50 menggunakan kartu angka yang telah disiapkan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa peserta didik diminta maju untuk menunjukkan hasil perbandingan dan membilang sampai 50. Guru memberikan koreksi dan penguatan, serta menanyakan, 'Mengapa penting untuk tahu mana yang lebih banyak atau lebih sedikit?'
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum cara membandingkan jumlah benda dan membilang sampai 50. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk terus berlatih di rumah, dan menutup dengan permainan tebak angka yang menyenangkan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengukur kemampuan peserta didik dalam membilang, menulis, dan mengurutkan bilangan sampai 50.

Alat & bahan: Pensil, krayon, stik es krim, kartu angka, lembar LKPD bergambar

Langkah kerja:

  1. Hitung jumlah gambar benda yang ada di setiap kotak.
  2. Tuliskan lambang bilangan yang sesuai di bawah gambar.
  3. Lingkari kelompok benda yang 'lebih banyak' atau 'lebih sedikit' sesuai perintah.
  4. Urutkan kartu angka yang diberikan dari yang terkecil ke terbesar, lalu tempelkan di kolom yang benar.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Coba hitung ada berapa temanmu yang memakai baju biru?
  2. Angka berapa ini? (menunjukkan angka 5)
  3. Mana yang lebih banyak, 3 kelereng atau 7 kelereng?
  4. Bisakah kamu menulis angka 10?

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik membilang, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan menggunakan benda konkret dan kartu angka, serta partisipasi dalam diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Toko Mainan' (kemampuan menulis label harga dan mengurutkan barang) serta lembar kerja individu yang mencakup membilang, menulis, dan mengurutkan bilangan sampai 50.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 20.Membilang dan menulis bilangan sampai 20.2 JPkemandirian
2Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 20.Membilang dan menulis bilangan sampai 20.2 JPkomunikasi
3Membandingkan dua kelompok benda sampai 20.Membandingkan dan mengurutkan bilangan sampai 50.2 JPpenalaran kritis
4Membilang maju dan mundur bilangan cacah sampai 50.Membilang dan menulis bilangan sampai 50.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di dunia angka! Kita akan belajar tentang bilangan sampai 100. Angka-angka ini ada di mana-mana, lho! Di jam dinding, di kalender, di harga makanan, bahkan di jumlah jari tangan dan kaki kita. Dengan belajar bilangan, kita bisa menghitung benda, mengurutkan mainan, dan banyak lagi. Yuk, kita mulai petualangan seru ini!

1. Mengenal Bilangan 1 sampai 20
Bilangan adalah cara kita menghitung benda. Kita mulai dari 1, 2, 3, dan seterusnya. Coba hitung jari tanganmu, ada berapa? Ya, ada 10. Kalau ditambah jari kaki, jadi 20! Kita bisa membilang maju (1, 2, 3...) dan membilang mundur (20, 19, 18...). Kita juga bisa menulis lambang bilangannya, seperti angka 1, 2, atau 10. Penting untuk tahu bentuk setiap angka agar kita bisa membacanya.

2. Membandingkan Jumlah Benda
Terkadang kita punya dua kelompok benda dan ingin tahu mana yang lebih banyak. Misalnya, kamu punya 5 permen dan temanmu punya 3 permen. Mana yang lebih banyak? Tentu saja 5 permen! Kita bisa menggunakan kata 'lebih dari' (5 lebih dari 3), 'kurang dari' (3 kurang dari 5), atau 'sama dengan' (jika jumlahnya sama, misalnya 5 sama dengan 5). Cara membandingkannya adalah dengan menghitung setiap kelompok lalu melihat angkanya.

3. Melanjutkan ke Bilangan 21 sampai 50
Setelah 20, kita teruskan menghitung: 21, 22, 23, sampai 30, lalu 31, 32, sampai 40, dan seterusnya hingga 50. Setiap bilangan punya nama dan lambang sendiri. Misalnya, 'dua puluh satu' ditulis 21. 'Empat puluh lima' ditulis 45. Kita bisa terus berlatih membilang maju dan mundur menggunakan benda-benda di sekitar kita, seperti kancing atau balok kecil.

4. Membaca dan Menulis Bilangan sampai 50
Membaca bilangan berarti kita tahu nama dari lambang angka. Contohnya, '35' dibaca 'tiga puluh lima'. Menulis bilangan berarti kita bisa membuat lambang angka yang benar. Misalnya, jika guru menyebut 'dua puluh tujuh', kita bisa menulis '27'. Latihan menulis angka di udara, di pasir, atau di buku akan membantu kita mengingat bentuknya. Pastikan angka yang kita tulis jelas dan mudah dibaca.

5. Mengurutkan Bilangan sampai 50
Mengurutkan bilangan berarti menata angka dari yang paling kecil ke paling besar (misalnya 1, 2, 3...) atau dari yang paling besar ke paling kecil (misalnya 50, 49, 48...). Ini berguna saat kita ingin menata buku berdasarkan nomor halaman atau mengurutkan mainan. Kita bisa menggunakan garis bilangan atau kartu angka untuk membantu mengurutkan. Ingat, angka yang lebih kecil ada di awal, dan angka yang lebih besar ada di akhir urutan maju.

Rangkuman: Kita sudah belajar banyak tentang bilangan sampai 50! Kita bisa membilang maju dan mundur, membaca dan menulis lambang bilangan, membandingkan jumlah benda dengan 'lebih dari', 'kurang dari', atau 'sama dengan', serta mengurutkan bilangan dari yang terkecil sampai terbesar. Semua ini akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kita. Teruslah berlatih ya, agar semakin pintar berhitung!

Halaman 9 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BilanganJumlah atau angka.
Lambang bilanganBentuk tulisan dari sebuah angka (misalnya, 5).
MembilangMenghitung satu per satu.
UrutanSusunan benda atau angka dari awal sampai akhir.
Lebih dariJumlahnya lebih besar.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bilangan sampai 100 — Tunagrahita" mata pelajaran Matematika Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan

4 materi Matematika SDLB, urut mengajar dari Ayo Membilang sampai dengan 50 hingga Posisi Benda dan Pola di Sekitar Kita.

Ayo Membilang sampai dengan 50Penjumlahan dan PenguranganBentuk di Sekitar KitaPosisi Benda dan Pola di Sekitar Kita

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Matematika SDLB, urut mengajar dari Pecahan hingga Berbagai Diagram.

PecahanPengukuranAyo Membilang sampai dengan 100Berbagai Diagram

Matematika Kelas II SDLB — Fase A

Kelas II — ditulis juga kelas 2 — di SDLB berada di Fase A, dan 8 materi Matematika setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Matematika kelas II (kelas 2) SDLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Matematika kelas II (kelas 2) SDLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Matematika kelas II (kelas 2) SDLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Matematika bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIPeta Konsep
Bilangan sampai 100 — TunagrahitaMengenal Bilangan 1 sampai 20Membandingkan Jumlah BendaMelanjutkan ke Bilangan 21 sampai 50Membaca dan Menulis Bilangan sampai 50Mengurutkan Bilangan sampai 50
Dari sub-bab Bilangan sampai 100 — TunagrahitaLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIProfil Lulusan
KemandirianKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Ayo Membilang sampai dengan 501Penjumlahan dan Pengurangan1Bentuk di Sekitar Kita1Posisi Benda dan Pola di Sekitar Kita2Pecahan…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDAyo Membilang sampai dengan 50Penjumlahan dan PenguranganBentuk di Sekitar KitaPosisi Benda dan Pola di Sekitar Kita
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Matematika Kelas II SDLB

Apakah modul ajar Matematika ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas II (kelas 2) SDLB masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase A. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Matematika kelas II SDLB?

8 materi, urut mengajar dari Ayo Membilang sampai dengan 50 hingga Berbagai Diagram. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Matematika?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.