Modul Ajar SDLB

Modul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV SDLB

1 modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas IV SDLB (Fase B) siap unduh — Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis.

1 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas IV & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV SDLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis
Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis
Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku
Fase / KelasB / IV
Materi PokokKontak Mata dan Atensi Bersama — Autis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranPembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) + Praktik Langsung
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik dapat menunjukkan kesadaran minimal terhadap kehadiran orang lain di sekitarnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKontak mata adalah melihat mata orang lain saat berbicara atau berinteraksi, dan atensi bersama adalah fokus pada objek atau aktivitas yang sama dengan orang lain.
KonseptualKontak mata dan atensi bersama adalah fondasi penting untuk membangun komunikasi efektif dan interaksi sosial yang bermakna.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengarahkan pandangan ke mata lawan bicara dan mengikuti arah pandang orang lain ke suatu objek.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya kontak mata dan atensi bersama dalam memahami dan dipahami oleh orang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu menunjukkan kontak mata dengan teman atau guru selama 3-5 detik saat dipanggil namanya.
  2. Peserta didik mampu mengikuti arah pandang guru atau teman ke suatu objek atau gambar.
  3. Peserta didik mampu menunjuk objek yang sedang menjadi fokus perhatian bersama.
  4. Peserta didik mampu merespons ajakan interaksi yang melibatkan kontak mata dan atensi bersama.
  5. Peserta didik mampu bermain peran sederhana yang membutuhkan kontak mata dan atensi bersama.
Halaman 2 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kontak mata dan atensi bersama membantu kita memahami apa yang dirasakan dan maksud orang lain, serta membuat orang lain tahu kita mendengarkan dan peduli.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu apa yang teman kita inginkan tanpa dia bicara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisPembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) + Praktik Langsung
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menggunakan kontak mata saat bercerita atau mendengarkan cerita teman.
Seni Budaya: Menggambar ekspresi wajah yang menunjukkan kontak mata dan membuat cerita bergambar.
Pendidikan Jasmani: Menggunakan atensi bersama dan kontak mata saat bermain permainan kelompok sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung dengan melatih kontak mata dan atensi bersama saat berinteraksi di rumah melalui permainan sederhana atau saat membaca buku bersama.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata dengan minim gangguan visual, menyediakan area tenang, dan dilengkapi dengan gambar-gambar ekspresi wajah serta objek-objek menarik untuk latihan atensi bersama.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau video pendek interaktif di tablet yang menunjukkan contoh kontak mata dan atensi bersama dalam situasi sosial yang relevan untuk peserta didik.
Halaman 3 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranPembelajaran Langsung dan Permainan
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik mampu menunjukkan kontak mata dengan teman atau guru selama 3-5 detik saat dipanggil namanya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dengan ramah, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru menunjukkan gambar orang yang sedang saling menatap dan bertanya 'Apa yang mereka lakukan?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu, lalu menyampaikan tujuan belajar hari ini tentang melihat mata teman saat berbicara dan bermain.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menitGuru menjelaskan dan mendemonstrasikan pentingnya kontak mata menggunakan boneka atau gambar ekspresi wajah, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Lihat Mataku' sambil menunjuk mata mereka sendiri dan mata guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diajak bermain 'Saling Pandang' berpasangan, di mana mereka mencoba mempertahankan kontak mata dengan teman selama 3-5 detik sambil guru membimbing dan memberikan contoh. Guru memberikan umpan balik positif secara langsung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik dan guru berdiskusi singkat tentang pengalaman bermain 'Saling Pandang', apa yang dirasakan saat melihat mata teman, dan mengapa penting untuk saling melihat mata. Guru menguatkan pemahaman dengan menunjukkan gambar-gambar situasi yang membutuhkan kontak mata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan kembali pentingnya melihat mata saat berbicara. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk berlatih di rumah. Doa penutup dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranPembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dan Simulasi
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik mampu mengikuti arah pandang guru atau teman ke suatu objek atau gambar dan menunjuk objek yang sedang menjadi fokus perhatian bersama.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengajak peserta didik melakukan gerakan peregangan ringan. Guru mengulas kembali materi sebelumnya tentang kontak mata dan bertanya, 'Bagaimana kalau kita ingin teman melihat apa yang kita lihat?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk belajar mengikuti arah pandang orang lain dan menunjukkan objek yang sama.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menitGuru menunjukkan sebuah masalah: 'Bayangkan temanmu ingin menunjukkan sesuatu yang menarik, tapi kamu tidak tahu ke mana dia melihat.' Guru mendemonstrasikan cara mengikuti arah pandang dengan menunjuk objek di kelas dan meminta peserta didik mengikuti pandangannya, lalu menjelaskan konsep atensi bersama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik bermain 'Ikuti Pandanganku' dalam kelompok kecil. Satu peserta didik menunjuk objek, yang lain mencoba mengikuti arah pandang dan menunjuk objek yang sama. Guru memberikan bimbingan individual dan dukungan visual seperti panah arah pandang. Dilanjutkan dengan permainan 'Tebak Aku Lihat Apa?' menggunakan kartu gambar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil tebakannya dan menceritakan pengalaman mengikuti pandangan teman. Guru memberikan umpan balik positif, mengoreksi jika ada kesalahan, dan menguatkan bahwa mengikuti pandangan membantu kita memahami apa yang penting bagi orang lain.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan manfaat mengikuti arah pandang dan menunjuk objek yang sama. Guru memberikan apresiasi, motivasi untuk terus berlatih, dan memberikan tugas kecil berupa mengamati arah pandang orang di rumah. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Melatih peserta didik untuk mengikuti arah pandang dan menunjuk objek yang menjadi fokus atensi bersama.

Alat & bahan: Gambar-gambar benda, kartu ekspresi wajah, pulpen/spidol, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di lembar kerja.
  2. Lihat arah panah atau mata pada gambar.
  3. Lingkari benda yang menjadi fokus pandangan.
  4. Tunjuk benda tersebut dengan jari Anda.
  5. Ceritakan kepada guru apa yang Anda lihat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Saat guru memanggil nama, apakah peserta didik menoleh?
  2. Apakah peserta didik melihat ke arah guru saat guru berbicara?
  3. Apakah peserta didik menunjukkan minat pada objek yang ditunjuk guru?
  4. Bisakah peserta didik mengikuti arah pandang guru ke suatu objek di kelas?

Formatif (proses): Observasi langsung saat peserta didik berinteraksi dalam permainan dan aktivitas kelompok, mencatat frekuensi dan durasi kontak mata serta kemampuan mengikuti atensi bersama.

Sumatif (akhir): Penilaian performa saat bermain peran dan presentasi cerita bergambar, mengukur kemampuan menunjukkan kontak mata dan atensi bersama secara terintegrasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menunjukkan kontak mata dengan teman/guru saat dipanggil.Pengenalan kontak mata melalui permainan.2 JPkomunikasi
2Mengikuti arah pandang dan menunjuk objek atensi bersama.Latihan mengikuti arah pandang dan atensi bersama.2 JPkolaborasi
3Merenspons ajakan interaksi dan bermain peran dengan kontak mata/atensi bersama.Praktik kontak mata dan atensi bersama dalam interaksi/bermain peran.2 JPkomunikasi, kolaborasi
Halaman 8 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kontak mata dan atensi bersama adalah seperti kunci ajaib untuk memahami teman dan membuat teman memahami kita. Ketika kita melihat mata seseorang saat berbicara, itu menunjukkan bahwa kita mendengarkan. Dan ketika kita melihat ke arah yang sama dengan teman, kita bisa berbagi kesenangan dan minat yang sama. Mari kita belajar cara menggunakan kunci ajaib ini agar kita bisa lebih mudah berteman dan bermain bersama!

1. Apa Itu Kontak Mata?
Kontak mata adalah saat kita melihat ke mata orang lain ketika mereka berbicara kepada kita atau kita berbicara kepada mereka. Ini seperti menyapa mata teman! Kontak mata sangat penting karena menunjukkan bahwa kita peduli dan mendengarkan. Ketika kita melakukan kontak mata, kita bisa melihat ekspresi wajah teman dan lebih mudah memahami perasaannya. Contohnya, saat guru memanggil nama kita, kita melihat ke mata guru.

2. Mengapa Kontak Mata Penting?
Kontak mata membantu kita berkomunikasi lebih baik. Bayangkan jika temanmu berbicara tapi kamu melihat ke lantai, temanmu mungkin berpikir kamu tidak mendengarkan. Dengan melihat mata teman, kita menunjukkan bahwa kita memperhatikan. Ini juga membantu kita membaca isyarat non-verbal, seperti senyuman atau kerutan dahi, yang memberi tahu kita perasaan teman kita. Kontak mata membuat interaksi menjadi lebih menyenangkan dan saling memahami.

3. Apa Itu Atensi Bersama?
Atensi bersama adalah ketika kita dan teman kita sama-sama melihat dan fokus pada objek atau aktivitas yang sama. Misalnya, jika guru menunjuk bola, dan kita juga melihat bola itu, berarti kita punya atensi bersama pada bola. Ini penting agar kita bisa bermain bersama atau belajar hal yang sama. Atensi bersama membuat kita tahu apa yang sedang diminati teman kita.

4. Mengapa Atensi Bersama Penting?
Atensi bersama membantu kita berbagi pengalaman dan minat. Ketika kita dan teman kita melihat objek yang sama, kita bisa berbicara tentang objek itu, bermain dengannya, atau belajar sesuatu yang baru. Ini membangun ikatan pertemanan dan membuat kita merasa terhubung. Tanpa atensi bersama, mungkin sulit untuk bermain 'petak umpet' atau berbagi cerita tentang mainan baru. Atensi bersama juga membantu kita memahami instruksi guru.

5. Cara Melatih Kontak Mata
Kita bisa melatih kontak mata dengan beberapa cara sederhana. Pertama, saat nama kita dipanggil, coba lihat mata orang yang memanggil. Kedua, saat berbicara dengan seseorang, sesekali lihat matanya selama beberapa detik, lalu boleh melihat ke tempat lain sebentar, lalu kembali lagi ke mata. Kita bisa berlatih dengan cermin, melihat mata kita sendiri, atau bermain 'Saling Pandang' dengan teman atau keluarga. Ingat, tidak perlu terus-menerus menatap, cukup beberapa detik saja.

6. Cara Melatih Atensi Bersama
Untuk melatih atensi bersama, kita bisa mulai dengan mengikuti arah pandang orang lain. Jika teman menunjuk sesuatu, coba lihat ke arah yang ditunjuk. Lalu, kita juga bisa menunjuk objek yang kita minati dan melihat apakah teman kita mengikuti pandangan kita. Bermain 'Ikuti Pandanganku' atau 'Tebak Aku Lihat Apa' sangat membantu. Ini akan membuat kita lebih mudah memahami apa yang sedang terjadi di sekitar kita dan apa yang teman kita rasakan.

7. Menerapkan Kontak Mata dan Atensi Bersama dalam Keseharian
Setelah kita belajar, mari kita coba terapkan dalam kegiatan sehari-hari. Saat makan bersama keluarga, coba lihat mata orang tua saat mereka berbicara. Saat bermain dengan teman, perhatikan ke mana temanmu melihat dan coba tunjukkan apa yang kamu lihat. Saat di kelas, dengarkan dan lihat ke guru saat guru menjelaskan pelajaran. Dengan berlatih setiap hari, kontak mata dan atensi bersama akan menjadi lebih mudah dan alami, membuat interaksi kita semakin menyenangkan dan bermakna.

Rangkuman: Kontak mata adalah melihat mata teman saat berbicara, menunjukkan kita mendengarkan dan peduli. Atensi bersama adalah ketika kita dan teman sama-sama fokus pada objek atau kegiatan yang sama. Keduanya sangat penting untuk komunikasi yang baik, memahami perasaan orang lain, dan berbagi kesenangan. Kita bisa melatihnya dengan melihat mata saat dipanggil atau mengikuti arah pandang teman. Berlatih kontak mata dan atensi bersama akan membuat kita lebih mudah berteman dan berinteraksi dengan gembira.

Halaman 9 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kontak MataMelihat ke mata orang lain saat berinteraksi.
Atensi BersamaFokus pada objek atau aktivitas yang sama dengan orang lain.
Interaksi SosialCara kita bergaul dan berbicara dengan orang lain.
Ekspresi WajahPerubahan bentuk wajah yang menunjukkan perasaan.
Non-verbalKomunikasi tanpa kata-kata, seperti bahasa tubuh atau ekspresi.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis" mata pelajaran Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kontak Mata dan Atensi Bersama — Autis — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Materi setahun8 materi · siap dibuatkan

8 materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku SDLB, urut mengajar dari Kontak Mata dan Atensi Bersama hingga Keterampilan Sosial di Tempat Umum.

Kontak Mata dan Atensi BersamaMengikuti Instruksi SederhanaKomunikasi Ekspresif dengan Kata dan GambarBergiliran dan MenungguBermain Bersama Teman SebayaMengelola Emosi dan PerilakuRutinitas dan Transisi AntarkegiatanKeterampilan Sosial di Tempat Umum

Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV SDLB — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di SDLB berada di Fase B, dan 8 materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas IV (kelas 4) SDLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas IV (kelas 4) SDLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas IV (kelas 4) SDLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVPeta Konsep
Kontak Mata dan Atensi Bersama — AutisApa Itu Kontak Mata?Mengapa Kontak Mata Penting?Apa Itu Atensi Bersama?Mengapa Atensi Bersama Penting?Cara Melatih Kontak Mata
Dari sub-bab Kontak Mata dan Atensi Bersama — AutisLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IVProfil Lulusan
KomunikasiKolaborasiKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kontak Mata dan Atensi Bersama2Mengikuti Instruksi Sederhana3Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar4Bergiliran dan Menunggu5Bermain Bersama Teman Sebaya…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV SDLB

Apakah modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IV (kelas 4) SDLB masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas IV SDLB?

8 materi, urut mengajar dari Kontak Mata dan Atensi Bersama hingga Keterampilan Sosial di Tempat Umum. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.