Modul Ajar SMK

Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas X SMK

1 modul ajar Bahasa Jepang kelas X SMK (Fase E) siap unduh — (Aisatsu). RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul (Aisatsu), salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul (Aisatsu) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Jepang Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
(Aisatsu)
Bahasa Jepang · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
(Aisatsu)
Bahasa Jepang · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasE / X
Materi Pokok(Aisatsu)
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Mandiri
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya berinteraksi sosial dan mungkin pernah mendengar beberapa kata sapaan dalam bahasa asing lain.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDalam budaya Jepang, aisatsu (salam) memiliki berbagai bentuk dan digunakan sesuai situasi, seperti 'Ohayou gozaimasu' di pagi hari atau 'Konnichiwa' di siang hari.
KonseptualAisatsu berfungsi sebagai pembuka komunikasi, menunjukkan rasa hormat, dan membangun hubungan sosial yang harmonis dalam konteka budaya Jepang.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengucapkan berbagai aisatsu dengan intonasi dan gestur yang tepat, serta menggunakannya dalam skenario percakapan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konteks budaya saat menggunakan bahasa asing dan bagaimana hal tersebut memengaruhi efektivitas komunikasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis aisatsu dan penggunaannya dalam konteks waktu dan situasi yang berbeda.
  2. Peserta didik dapat melafalkan aisatsu dengan intonasi dan pelafalan yang benar sesuai standar penutur asli.
  3. Peserta didik dapat menggunakan aisatsu secara tepat dalam percakapan sederhana di berbagai skenario kehidupan sehari-hari.
  4. Peserta didik dapat membuat dialog sederhana menggunakan aisatsu dan mempraktikkannya dengan percaya diri.
Halaman 2 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai berbagai ekspresi aisatsu (salam) dalam bahasa Jepang memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi secara efektif dan santun dalam situasi sosial atau profesional yang melibatkan penutur bahasa Jepang, serta mengembangkan kepekaan budaya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menyapa seseorang yang baru pertama kali kita temui atau yang sudah akrab dengan kita, dan apakah ada perbedaan cara menyapa di berbagai budaya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Mandiri
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mempelajari gestur dan etiket saat mengucapkan aisatsu yang relevan dengan budaya Jepang.
Pendidikan Pancasila: Menghargai perbedaan budaya dalam berkomunikasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur dan fungsi sapaan dalam bahasa Jepang dengan bahasa Indonesia untuk memperkaya pemahaman linguistik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendengarkan anak melafalkan aisatsu di rumah dan memberikan dukungan moral, serta komunitas Jepang lokal (jika ada) dapat diundang untuk sesi berbagi budaya.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk praktik berbicara, dilengkapi dengan proyektor untuk menampilkan video dan audio, serta sudut belajar yang dihiasi poster aisatsu.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pembelajaran bahasa Jepang seperti Duolingo atau Memrise untuk latihan kosakata aisatsu, serta platform video seperti YouTube untuk menonton contoh percakapan asli.
Halaman 3 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis aisatsu dan penggunaannya dalam konteks waktu dan situasi yang berbeda.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa peserta didik dengan 'Ohayou gozaimasu!' dan meminta mereka menebak artinya, dilanjutkan dengan doa, presensi, penyampaian tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal aisatsu, dan pertanyaan pemantik 'Kapan kita mengucapkan selamat pagi, selamat siang, atau selamat malam kepada orang lain?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diajak menonton video singkat tentang situasi sehari-hari di Jepang yang menampilkan berbagai aisatsu. Mereka diminta untuk mencatat aisatsu yang didengar dan konteks penggunaannya, lalu mendiskusikannya dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi pola.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menerima kartu bergambar situasi (misalnya, pagi hari, bertemu teman, berpisah) dan kartu berisi aisatsu. Mereka diminta untuk mencocokkan aisatsu yang tepat dengan situasi tersebut dan membuat daftar penggunaannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil pencocokan dan daftar penggunaannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang jenis-jenis aisatsu dan fungsinya, serta memastikan pemahaman awal peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi aisatsu yang telah dipelajari, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tugas singkat untuk mencari contoh aisatsu lain yang belum dibahas sebagai persiapan pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik dapat melafalkan aisatsu dengan intonasi dan pelafalan yang benar sesuai standar penutur asli dan menggunakan aisatsu secara tepat dalam percakapan sederhana di berbagai skenario kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengulang aisatsu dari pertemuan sebelumnya, menanyakan hasil tugas mencari aisatsu lain, dan mengulas kembali tujuan pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini adalah melatih pelafalan dan penggunaan aisatsu dalam percakapan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menyimak rekaman audio penutur asli yang mengucapkan berbagai aisatsu, fokus pada intonasi dan pelafalan. Mereka berlatih menirukan secara klasikal dan berpasangan, dengan guru memberikan koreksi individual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berpasangan membuat sebuah 'mini-dialog' sederhana (3-4 kalimat) yang menggunakan minimal 3 jenis aisatsu yang berbeda, sesuai dengan skenario yang mereka pilih (misalnya, bertemu di sekolah, di toko, atau di stasiun). Mereka berlatih melafalkan dialog tersebut dengan intonasi yang benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitBeberapa pasangan diminta untuk maju dan mempraktikkan dialog mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai pelafalan, intonasi, dan kesesuaian aisatsu dengan konteks. Guru memberikan penguatan dan contoh perbaikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru memberikan apresiasi atas usaha dan keberanian peserta didik. Peserta didik diminta untuk merefleksikan kesulitan dan kemajuan mereka dalam melafalkan aisatsu. Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih dan menyampaikan akan ada proyek kecil di pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengaplikasikan penggunaan aisatsu dalam berbagai skenario percakapan sederhana.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kartu situasi, kartu aisatsu

Langkah kerja:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Ambillah satu set kartu situasi dan satu set kartu aisatsu yang disediakan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk mencocokkan aisatsu yang paling tepat dengan setiap situasi.
  4. Buatlah mini-dialog singkat (minimal 4 kalimat) untuk 3 situasi yang berbeda, dengan memasukkan aisatsu yang sesuai.
  5. Persiapkan dialog tersebut untuk dipresentasikan di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang sapaan dalam bahasa Jepang?
  2. Kapan waktu yang tepat untuk mengucapkan 'selamat pagi'?
  3. Bisakah kamu mengucapkan 'terima kasih' dalam bahasa Jepang (jika tahu)?
  4. Menurutmu, mengapa penting untuk menyapa orang lain?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, latihan pelafalan, dan pembuatan dialog, serta umpan balik lisan.

Sumatif (akhir): Penilaian praktik role play dialog sederhana menggunakan aisatsu dengan rubrik penilaian pelafalan, intonasi, dan kesesuaian penggunaan aisatsu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis dan penggunaan aisatsuPengenalan aisatsu dan konteksnya2 JPKomunikasi
2Melafalkan aisatsu dengan intonasi benarLatihan pelafalan dan intonasi aisatsu2 JPKemandirian
3Menggunakan aisatsu dalam percakapan sederhanaPraktik dialog dan role play aisatsu2 JPKolaborasi
Halaman 8 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul ajar Bahasa Jepang! Kita akan memulai perjalanan menarik ini dengan mempelajari 'Aisatsu' atau salam. Aisatsu adalah kunci pertama untuk membuka percakapan dan membangun hubungan yang baik dalam budaya Jepang. Memahami aisatsu bukan hanya tentang menghafal kata, tetapi juga tentang memahami nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya. Mari kita selami bersama!

1. Pengertian dan Pentingnya Aisatsu
Aisatsu (挨拶) secara harfiah berarti 'salam' atau 'ucapan'. Dalam budaya Jepang, aisatsu lebih dari sekadar sapaan formal. Ia adalah bagian integral dari etiket sosial yang menunjukkan rasa hormat, kerendahan hati, dan keinginan untuk berinteraksi secara harmonis. Penggunaan aisatsu yang tepat dapat menciptakan kesan positif dan memperlancar komunikasi, sementara kesalahan dalam aisatsu dapat dianggap tidak sopan atau kurang menghargai. Oleh karena itu, menguasai aisatsu adalah langkah fundamental dalam belajar bahasa Jepang.

2. Aisatsu Berdasarkan Waktu
Aisatsu seringkali disesuaikan dengan waktu. Untuk pagi hari (sebelum jam 10-11 pagi), digunakan 'Ohayou gozaimasu' (おはようございます) yang berarti 'Selamat pagi'. Bentuk kasualnya adalah 'Ohayou' (おはよう). Untuk siang hari (sekitar jam 11 pagi hingga sore), digunakan 'Konnichiwa' (こんにちは) yang berarti 'Selamat siang/Halo'. Aisatsu ini bersifat umum dan bisa juga diartikan 'Halo'. Untuk malam hari (setelah matahari terbenam), digunakan 'Konbanwa' (こんばんは) yang berarti 'Selamat malam'. Penting untuk mengingat perbedaan waktu penggunaan ini.

3. Aisatsu Berdasarkan Situasi Khusus
Selain berdasarkan waktu, ada aisatsu untuk situasi khusus. Contohnya, 'Oyasumi nasai' (おやすみなさい) untuk 'Selamat tidur' (kasualnya: 'Oyasumi'). Ketika pergi, kita mengucapkan 'Ittekimasu' (いってきます) dan yang ditinggalkan menjawab 'Itterasshai' (いってらっしゃい). Ketika pulang, kita mengucapkan 'Tadaima' (ただいま) dan yang menyambut menjawab 'Okaerinasai' (おかえりなさい). Untuk berterima kasih, ada 'Arigatou gozaimasu' (ありがとうございます) dan untuk meminta maaf, 'Sumimasen' (すみません) atau 'Gomen nasai' (ごめんなさい).

4. Pelafalan dan Intonasi Aisatsu
Pelafalan yang tepat adalah kunci dalam aisatsu. Perhatikan vokal panjang dan pendek, serta konsonan ganda. Misalnya, 'Ohayou' memiliki 'ou' yang dibaca panjang. Intonasi juga penting; umumnya, aisatsu diucapkan dengan nada yang sedikit naik di akhir atau datar, menunjukkan keramahan. Hindari intonasi yang terlalu monoton atau terlalu tinggi yang bisa terdengar tidak alami. Latihlah dengan mendengarkan penutur asli dan menirukannya.

5. Etiket dan Gerakan Tubuh (Ojigi)
Aisatsu seringkali disertai dengan ojigi (お辞儀) atau membungkuk. Ada beberapa jenis ojigi: eshaku (membungkuk ringan sekitar 15 derajat) untuk sapaan kasual, keirei (membungkuk sedang sekitar 30 derajat) untuk sapaan formal, dan saikeirei (membungkuk dalam sekitar 45-70 derajat) untuk menunjukkan rasa hormat yang sangat tinggi atau permohonan maaf yang mendalam. Memahami kapan dan bagaimana melakukan ojigi adalah bagian penting dari aisatsu yang sopan.

6. Contoh Penggunaan Aisatsu dalam Percakapan
Mari kita lihat contoh sederhana. Saat bertemu teman di pagi hari: A: 'Ohayou!' B: 'Ohayou!' Saat bertemu guru di siang hari: A: 'Konnichiwa, sensei!' B: 'Konnichiwa.' Saat berpisah di malam hari: A: 'Oyasumi nasai.' B: 'Oyasumi.' Pemilihan aisatsu juga dipengaruhi oleh tingkat keakraban dan status sosial lawan bicara. Menggunakan bentuk sopan (gozaimasu, nasai) lebih aman untuk orang yang baru dikenal atau dihormati.

Rangkuman: Aisatsu adalah salam dalam bahasa Jepang yang penting untuk komunikasi dan etiket sosial. Ada berbagai jenis aisatsu yang digunakan berdasarkan waktu seperti 'Ohayou gozaimasu', 'Konnichiwa', 'Konbanwa', dan situasi khusus seperti 'Arigatou gozaimasu' atau 'Oyasumi nasai'. Pelafalan, intonasi, dan ojigi (membungkuk) adalah elemen penting yang harus diperhatikan agar aisatsu terdengar alami dan sopan. Menguasai aisatsu akan membantu kita berinteraksi lebih baik dalam budaya Jepang.

Halaman 9 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AisatsuSalam atau ucapan dalam bahasa Jepang.
Ohayou gozaimasuSelamat pagi (bentuk sopan).
KonnichiwaSelamat siang / Halo.
KonbanwaSelamat malam.
Oyasumi nasaiSelamat tidur (bentuk sopan).
Arigatou gozaimasuTerima kasih banyak (bentuk sopan).
SumimasenPermisi / Maaf.
OjigiMembungkuk sebagai tanda hormat atau sapaan.
IttekimasuSaya pergi (diucapkan saat meninggalkan rumah).
ItterasshaiSelamat jalan (diucapkan kepada yang pergi).
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "(Aisatsu)" mata pelajaran Bahasa Jepang Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · (Aisatsu) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa Jepang Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Jepang bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XPeta Konsep
(Aisatsu)Pengertian dan Pentingnya AisatsuAisatsu Berdasarkan WaktuAisatsu Berdasarkan Situasi KhususPelafalan dan Intonasi AisatsuEtiket dan Gerakan Tubuh (Ojigi)
Dari sub-bab (Aisatsu)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XProfil Lulusan
KomunikasiKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas X SMK

Apakah modul ajar Bahasa Jepang ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Jepang?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.