Modul Ajar SMK

Modul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga Kelas X SMK

1 modul ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona. Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 9 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona
Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona
Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga
Fase / KelasE / X
Materi PokokElemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Praktik Studi Kasus
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang transportasi laut dan pentingnya aturan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualUndang-Undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 dan berbagai konvensi internasional seperti SOLAS, MARPOL, STCW adalah aturan nyata yang mengatur keselamatan dan keamanan pelayaran.
KonseptualMateri ini membahas prinsip-prinsip dasar hukum pelayaran nasional dan internasional yang bertujuan untuk menciptakan tatanan pelayaran yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur identifikasi, interpretasi, dan penerapan ketentuan hukum pelayaran dalam berbagai skenario operasional kapal niaga.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan mematuhi regulasi dalam profesi pelaut untuk mencegah kecelakaan dan sanksi hukum, serta mengembangkan kesadaran akan tanggung jawab profesional.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ruang lingkup dan tujuan Undang-Undang Pelayaran Nasional dengan tepat.
  2. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Konvensi Internasional SOLAS dan MARPOL.
  3. Menganalisis dampak pelanggaran undang-undang dan konvensi terhadap keselamatan pelayaran.
  4. Mengaplikasikan pengetahuan tentang STCW dalam konteks sertifikasi dan kompetensi pelaut.
  5. Merumuskan solusi awal terhadap studi kasus pelanggaran regulasi pelayaran.
  6. Mempresentasikan hasil analisis studi kasus pelanggaran regulasi pelayaran dengan jelas.
Halaman 2 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami undang-undang pelayaran nasional dan konvensi internasional sangat krusial bagi calon pelaut untuk menjamin keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, dan kelancaran operasional kapal niaga.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kapal yang berlayar di perairan internasional tidak bisa seenaknya sendiri, dan harus mematuhi banyak aturan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem-Based Learning (PBL) + Praktik Studi Kasus
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Konsep ketaatan hukum, tanggung jawab warga negara, dan pentingnya menjaga kedaulatan negara di laut.
Bahasa Indonesia: Keterampilan membaca kritis teks hukum, menyusun argumen, dan presentasi lisan yang efektif.
Kimia/Fisika: Pemahaman tentang dampak pencemaran laut (MARPOL) dari sudut pandang ilmiah dan fisika kapal (SOLAS) terkait stabilitas dan konstruksi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam pekerjaan, mengaitkannya dengan kepatuhan regulasi di laut.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan proyektor, serta bisa memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk mencari referensi hukum pelayaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring (LMS) untuk mengunggah materi, forum diskusi, penugasan studi kasus, dan akses ke database regulasi pelayaran internasional secara daring.
Halaman 3 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ruang lingkup dan tujuan Undang-Undang Pelayaran Nasional dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman melihat kapal atau berita tentang pelayaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang akan terjadi jika tidak ada aturan di laut?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi Undang-Undang Pelayaran Nasional (UU No. 17 Tahun 2008) melalui bahan ajar dan internet untuk mengidentifikasi ruang lingkup, tujuan, dan pasal-pasal penting yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan pelayaran.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran atau infografis sederhana yang merangkum poin-poin penting dari UU Pelayaran Nasional, termasuk contoh konkret penerapannya di Indonesia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya regulasi nasional dalam menjamin tertibnya pelayaran di Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan materi, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta memberikan tugas membaca pendahuluan tentang konvensi internasional untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Konvensi Internasional SOLAS dan MARPOL.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, presensi. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pentingnya aturan internasional melalui pertanyaan: 'Jika kapal Indonesia berlayar ke luar negeri, aturan mana yang harus dipatuhi?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik disajikan studi kasus singkat tentang kecelakaan kapal atau pencemaran laut. Secara berkelompok, mereka menganalisis kasus tersebut dan mengidentifikasi potensi pelanggaran konvensi internasional SOLAS (Safety of Life at Sea) dan MARPOL (Marine Pollution).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok menelusuri bahan ajar dan sumber daring untuk menemukan prinsip-prinsip dasar SOLAS dan MARPOL yang relevan dengan studi kasus, kemudian menjelaskan bagaimana konvensi tersebut seharusnya mencegah insiden serupa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitKelompok mempresentasikan temuan dan penjelasan mereka tentang prinsip SOLAS dan MARPOL. Guru memfasilitasi diskusi, meluruskan pemahaman, dan memberikan penguatan mengenai peran kedua konvensi ini dalam menjaga keselamatan dan lingkungan maritim global.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitBersama-sama membuat rangkuman singkat. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, memberikan kuis singkat untuk menguji pemahaman, dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada materi STCW. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis studi kasus pelanggaran regulasi pelayaran dan merumuskan solusi yang tepat.

Alat & bahan: Lembar kerja, bahan ajar, akses internet, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Baca studi kasus yang diberikan dengan seksama.
  2. Identifikasi pasal-pasal Undang-Undang Pelayaran Nasional atau Konvensi Internasional yang dilanggar.
  3. Jelaskan dampak yang mungkin timbul dari pelanggaran tersebut.
  4. Rumuskan minimal 3 alternatif solusi atau langkah penanganan yang dapat dilakukan.
  5. Presentasikan hasil analisis dan rumusan solusi kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang aturan yang berlaku untuk kapal di laut?
  2. Menurut Anda, mengapa aturan tersebut penting?
  3. Pernahkah Anda mendengar tentang kecelakaan kapal atau pencemaran laut? Apa penyebabnya?
  4. Apa saja hal yang harus dipersiapkan seorang pelaut sebelum bekerja di kapal?

Formatif (proses): Penilaian observasi terhadap partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kualitas analisis studi kasus, dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian sumatif berupa tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian proyek presentasi studi kasus.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ruang lingkup dan tujuan Undang-Undang Pelayaran Nasional.Undang-Undang Pelayaran Nasional (UU No. 17 Tahun 2008)4 JPPenalaran Kritis, Kewargaan
2Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Konvensi Internasional SOLAS dan MARPOL.Konvensi SOLAS dan MARPOL8 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Mengaplikasikan pengetahuan tentang STCW dalam konteks sertifikasi dan kompetensi pelaut.Konvensi STCW dan Sertifikasi Pelaut4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
4Merumuskan solusi awal terhadap studi kasus pelanggaran regulasi pelayaran dan mempresentasikannya.Studi Kasus Pelanggaran Regulasi8 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi, Kewargaan
Halaman 8 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dunia pelayaran adalah sektor vital yang menghubungkan berbagai negara dan menggerakkan perekonomian global. Namun, aktivitas di laut tidak lepas dari risiko. Oleh karena itu, diperlukan seperangkat aturan yang ketat, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan maritim. Modul ini akan membimbing Anda memahami elemen-elemen kunci dari undang-undang pelayaran dan konvensi internasional yang wajib diketahui setiap calon pelaut profesional.

1. Undang-Undang Pelayaran Nasional (UU No. 17 Tahun 2008)
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran adalah payung hukum utama yang mengatur segala aspek pelayaran di Indonesia. UU ini mencakup ruang lingkup yang luas, mulai dari keselamatan dan keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, angkutan di perairan, kepelabuhanan, hingga sumber daya manusia pelayaran. Tujuan utamanya adalah mewujudkan sistem transportasi laut yang andal, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Contoh implementasinya adalah kewajiban setiap kapal untuk memiliki surat laik laut dan sertifikasi awak kapal yang sah.

2. Konvensi Internasional SOLAS (Safety of Life at Sea)
Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS) adalah salah satu perjanjian maritim terpenting yang mengatur standar minimum untuk konstruksi, peralatan, dan operasi kapal. SOLAS bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan laut dan memastikan keselamatan semua orang di atas kapal. Beberapa bab penting dalam SOLAS meliputi konstruksi kapal, pencegahan kebakaran, alat keselamatan, komunikasi radio, dan manajemen keselamatan (ISM Code). Setiap kapal niaga yang berlayar internasional wajib mematuhi ketentuan SOLAS.

3. Konvensi Internasional MARPOL (Marine Pollution)
Konvensi Internasional untuk Pencegahan Pencemaran dari Kapal (MARPOL) adalah perjanjian internasional utama yang dirancang untuk mencegah pencemaran lingkungan laut oleh kapal. MARPOL terdiri dari beberapa annex yang mengatur berbagai jenis pencemaran, seperti minyak, zat cair berbahaya, zat berbahaya dalam kemasan, kotoran, sampah, dan pencemaran udara dari kapal. Kepatuhan terhadap MARPOL sangat penting untuk menjaga ekosistem laut dan keberlanjutan sumber daya maritim.

4. Konvensi Internasional STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping)
Konvensi Internasional tentang Standar Pelatihan, Sertifikasi, dan Prosedur Dinas Jaga bagi Pelaut (STCW) menetapkan standar kualifikasi minimum bagi para nakhoda, perwira, dan awak kapal di kapal niaga. Tujuan STCW adalah untuk memastikan bahwa pelaut memiliki kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugasnya dengan aman dan efisien. Konvensi ini mencakup persyaratan pendidikan, pelatihan, pengalaman berlayar, dan sertifikasi untuk berbagai tingkatan jabatan di kapal. Dengan STCW, kompetensi pelaut diakui secara internasional.

5. Dampak Pelanggaran Regulasi Pelayaran
Pelanggaran terhadap undang-undang pelayaran nasional maupun konvensi internasional dapat menimbulkan konsekuensi serius. Dampak yang mungkin terjadi meliputi kecelakaan kapal yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan harta benda, pencemaran lingkungan laut yang merusak ekosistem, sanksi hukum berupa denda atau penjara bagi pihak yang bertanggung jawab, hingga kerugian finansial yang besar bagi perusahaan pelayaran. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi adalah kunci utama dalam operasional pelayaran yang bertanggung jawab.

6. Peran Otoritas dan Penegakan Hukum
Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan dan instansi terkait lainnya, memiliki peran vital dalam merumuskan, mengawasi, dan menegakkan undang-undang pelayaran. Di tingkat internasional, International Maritime Organization (IMO) menjadi badan PBB yang bertanggung jawab mengembangkan dan mengadopsi sebagian besar konvensi maritim. Otoritas pelabuhan dan syahbandar bertugas memastikan bahwa kapal-kapal yang beroperasi di wilayahnya memenuhi standar regulasi. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menciptakan efek jera dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan.

Rangkuman: Undang-Undang Pelayaran Nasional (UU No. 17 Tahun 2008) dan konvensi internasional seperti SOLAS, MARPOL, serta STCW adalah pilar utama yang menopang keselamatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan maritim. Memahami dan mematuhi regulasi ini bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral setiap pelaut untuk mencegah insiden, melindungi kehidupan, dan menjaga ekosistem laut. Kepatuhan adalah kunci profesionalisme di dunia pelayaran.

Halaman 9 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SOLASSafety of Life at Sea, Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut.
MARPOLMarine Pollution, Konvensi Internasional untuk Pencegahan Pencemaran dari Kapal.
STCWStandards of Training, Certification and Watchkeeping, Konvensi tentang Standar Pelatihan, Sertifikasi, dan Prosedur Dinas Jaga bagi Pelaut.
IMOInternational Maritime Organization, Organisasi Maritim Internasional.
SyahbandarPejabat pemerintah di pelabuhan yang berwenang dalam urusan keselamatan pelayaran.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona" mata pelajaran Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasiona — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan

5 materi Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga SMK, urut mengajar dari Proses Bisnis Dunia Kerja di Bidang Nautika Kapal Niaga hingga Budaya Keselamatan, Keamanan, dan Pelayanan.

Proses Bisnis Dunia Kerja di Bidang Nautika Kapal NiagaPerkembangan Teknologi dan Isu GlobalProfil Entrepreneur, Peluang Usaha, dan Profil PekerjaanOrientasi Dasar Teknis Nautika Kapal NiagaBudaya Keselamatan, Keamanan, dan Pelayanan

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga SMK, urut mengajar dari Prosedur Darurat dan Search and Rescue (SAR) hingga Hukum Maritim dan Konvensi Internasional tentang Pelayaran.

Prosedur Darurat dan Search and Rescue (SAR)Konstruksi dan Stabilitas KapalKepedulian Lingkungan dan Pencegahan PolusiHukum Maritim dan Konvensi Internasional tentang Pelayaran

Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga (NKN) Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E, dan 9 materi Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga juga dipanggil NKN dan dasar nautika kapal niaga — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XPeta Konsep
Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi InternasionaUndang-Undang Pelayaran Nasional (UU No. 17 Tahun 2008)Konvensi Internasional SOLAS (Safety of Life at Sea)Konvensi Internasional MARPOL (Marine Pollution)Konvensi Internasional STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping)Dampak Pelanggaran Regulasi Pelayaran
Dari sub-bab Elemen Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi InternasionaLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar-Dasar Nautika Kapal Niaga · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Proses Bisnis Dunia Kerja di Bidang Nautika Kapal Niaga1Perkembangan Teknologi dan Isu Global1Profil Entrepreneur, Peluang Usaha, dan Profil Pekerjaan1Orientasi Dasar Teknis Nautika Kapal Niaga1Budaya Keselamatan, Keamanan, dan Pelayanan…+4 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDProses Bisnis Dunia Kerja di Bidang Nautika Kapal NiagaPerkembangan Teknologi dan Isu GlobalProfil Entrepreneur, Peluang Usaha, dan Profil PekerjaanOrientasi Dasar Teknis Nautika Kapal Niaga
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga Kelas X SMK

Apakah modul ajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga kelas X SMK?

9 materi, urut mengajar dari Proses Bisnis Dunia Kerja di Bidang Nautika Kapal Niaga hingga Hukum Maritim dan Konvensi Internasional tentang Pelayaran. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga sering disebut apa lagi?

Nama resminya Dasar-Dasar Nautika Kapal Niaga, tetapi di sekolah ia juga dipanggil NKN, dasar nautika kapal niaga. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.