Modul Ajar SMK

Modul Ajar Desain dan Produksi Busana Kelas XII SMK

2 modul ajar Desain dan Produksi Busana kelas XII SMK (Fase F) siap unduh — Gambar Mode, dan Gaya dan Pengembangan Desain. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

2 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas XII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Gambar Mode, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Gambar Mode selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Desain dan Produksi Busana Kelas XII SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Gambar Mode
Desain dan Produksi Busana · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Gambar Mode
Desain dan Produksi Busana · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDesain dan Produksi Busana
Fase / KelasF / XII
Materi PokokGambar Mode
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang proporsi tubuh manusia dan sketsa dasar busana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menciptakan gambar mode dengan gaya dan interpretasi pribadi, menunjukkan keunikan dalam desain dan presentasi.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya
    Peserta didik menganalisis berbagai teknik rendering bahan dan mengevaluasi kesesuaian teknik dengan jenis kain yang digambar.
  3. kolaborasi — elemen: Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun portofolio gambar mode, saling memberikan masukan konstruktif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDesain dan Produksi Busana
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip desain busana, menggambar mode secara profesional, serta memproduksi busana sesuai standar industri dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan inovasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGambar mode adalah representasi visual desain busana yang digunakan untuk mengkomunikasikan ide kepada klien atau tim produksi.
KonseptualKonsep inti dalam gambar mode meliputi proporsi tubuh fashion, gesture drawing, detail busana, dan teknik rendering yang realistis.
ProseduralProsedur menggambar mode mencakup pembuatan sketsa dasar, penentuan pose, penggambaran lipatan kain, hingga pewarnaan dan teksturisasi bahan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemilihan teknik gambar mode yang tepat untuk menyampaikan pesan desain secara efektif dan efisien.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat membuat sketsa fashion illustration dengan proporsi tubuh mode yang tepat sesuai kaidah desain.
  2. Dengan mengamati contoh, peserta didik dapat menggambar gesture drawing dan lipatan busana yang dinamis dan realistis secara runtut.
  3. Setelah mempelajari teori warna, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik pewarnaan yang sesuai untuk gambar mode dengan benar.
  4. Melalui latihan intensif, peserta didik dapat menciptakan rendering tekstur kain sifon, satin, wol, dan denim secara detail dan akurat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun portofolio gambar mode yang menunjukkan penguasaan berbagai teknik secara sistematis.
Halaman 2 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik gambar mode memungkinkan desainer untuk mengkomunikasikan ide busana secara jelas dan menarik, meminimalkan kesalahpahaman dalam proses produksi, serta menciptakan karya yang berdaya saing.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana seorang desainer busana dapat 'berbicara' melalui gambar untuk membuat idenya menjadi kenyataan yang indah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Rupa: Pemahaman tentang komposisi, proporsi, perspektif, dan teori warna dalam konteks gambar mode.
Bahasa Indonesia: Kemampuan mendeskripsikan ide desain secara verbal dan tertulis untuk presentasi gambar mode.
Teknologi Informasi: Penggunaan perangkat lunak desain grafis untuk memperhalus atau mendigitalisasi gambar mode.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menyediakan alat gambar yang memadai di rumah atau mengajak peserta didik mengunjungi pameran busana untuk inspirasi.
Lingkungan PembelajaranStudio busana sekolah dilengkapi dengan meja gambar yang nyaman, pencahayaan yang baik, dan contoh-contoh busana nyata untuk pengamatan lipatan kain.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain digital seperti Adobe Illustrator atau Procreate untuk mengeksplorasi teknik pewarnaan dan rendering secara virtual, serta mencari referensi tren fashion terkini.
Halaman 3 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat membuat sketsa fashion illustration dengan proporsi tubuh mode yang tepat sesuai kaidah desain.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Pose: Guru memperagakan beberapa pose sederhana, peserta didik menebak pose fashion apa yang paling cocok untuk setiap gerakan, lalu menuliskan satu kata sifat yang mewakili pose tersebut.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi gambar mode dengan tren busana terkini yang sering dilihat peserta didik di media sosial atau majalah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik tentang pentingnya gambar mode dalam industri fashion, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan berbagai contoh fashion illustration dari desainer terkenal dan bertanya, 'Bagaimana para desainer ini mampu membuat gambar yang begitu ekspresif dan komunikatif?'
  2. Guru menjelaskan konsep dasar fashion illustration, proporsi tubuh mode (9 head proportions), dan perbedaan dengan proporsi tubuh anatomi.
  3. Guru mendemonstrasikan langkah-langkah membuat sketsa dasar fashion illustration dengan proporsi yang benar menggunakan papan tulis interaktif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara individu mulai membuat sketsa dasar fashion illustration dengan proporsi 9 head proportions pada kertas gambar A4, fokus pada struktur kerangka tubuh.
  2. Peserta didik memilih dua pose berbeda untuk sketsa mereka, mencoba menerapkan prinsip keseimbangan dan dinamika dalam pose.
  3. Guru berkeliling membimbing, memberikan umpan balik langsung terhadap proporsi dan keseimbangan sketsa masing-masing peserta didik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Peserta didik mempresentasikan dua sketsa fashion illustration mereka kepada teman sebangku, menjelaskan pose dan proporsi yang digunakan.
  2. Teman sebangku memberikan umpan balik konstruktif mengenai keakuratan proporsi dan ekspresi pose pada sketsa.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya proporsi yang tepat sebagai fondasi gambar mode yang baik dan memberikan apresiasi atas usaha peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang proporsi fashion illustration.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan hasil karya peserta didik hari ini, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari referensi gesture drawing dan lipatan busana, serta menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati contoh, peserta didik dapat menggambar gesture drawing dan lipatan busana yang dinamis dan realistis secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Gerak Statis: Peserta didik diminta untuk berdiri dan membuat satu pose 'beku' selama 10 detik, lalu teman lain mencoba menebak jenis busana apa yang cocok untuk pose tersebut.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang proporsi tubuh dengan pentingnya gesture drawing untuk memberikan kesan dinamis pada gambar mode.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa mereka akan melanjutkan proyek gambar mode dengan fokus pada gesture dan lipatan busana, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menayangkan berbagai contoh gesture drawing yang dinamis dan lipatan busana pada berbagai jenis kain, lalu meminta peserta didik untuk mengidentifikasi perbedaan karakter lipatan.
  2. Guru menjelaskan teknik dasar gesture drawing untuk menangkap esensi gerakan dan energi dalam pose tubuh, serta prinsip-prinsip dasar pembentukan lipatan pada kain (misalnya, lipatan gantung, lipatan spiral, lipatan tumpuk).
  3. Guru mendemonstrasikan secara bertahap cara menggambar gesture drawing dari berbagai sudut pandang dan cara menciptakan lipatan busana yang realistis pada sketsa fashion illustration.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik melanjutkan proyek gambar mode mereka dengan menambahkan gesture drawing yang dinamis pada sketsa proporsi yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya.
  2. Peserta didik memilih satu desain busana yang akan digambarkan, lalu mulai menambahkan detail lipatan busana pada desain tersebut, menyesuaikan dengan jenis kain yang dibayangkan.
  3. Guru berkeliling, memonitor kemajuan setiap peserta didik, dan memberikan bimbingan individual tentang penempatan gesture dan realisme lipatan busana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap peserta didik mempresentasikan sketsa gesture drawing dan lipatan busana mereka di depan kelompok kecil, menjelaskan pilihan pose dan jenis lipatan yang digambar.
  2. Anggota kelompok memberikan umpan balik mengenai dinamika gesture dan kejelasan lipatan busana, serta memberikan saran perbaikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya gesture dan lipatan busana untuk menghidupkan gambar mode, serta mengapresiasi kreativitas peserta didik dalam menerapkan teknik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan teknik gesture drawing dan jenis-jenis lipatan busana yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kreativitas peserta didik hari ini, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mempersiapkan sketsa yang akan diwarnai dan mencari referensi teknik rendering bahan untuk pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Tekstur Kain!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menggambarkan karakteristik tekstur berbagai jenis kain.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, pensil warna/marker, contoh kain (sifon, satin, wol, denim)

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12334Mendatar2. Jenis kain kuat, tebal, dengantekstur anyaman khas.3. Jenis kain dengan permukaanlicin dan berkilau.4. Jenis kain tebal, berbulu, danhangat.Menurun1. Proses menambahkan detail,bayangan, dan tekstur padagambar.3. Jenis kain tipis, ringan, dantransparan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati dengan saksama gambar 1 yang menunjukkan berbagai jenis kain.
  3. Sentuh dan rasakan setiap contoh kain yang disediakan guru (sifon, satin, wol, denim).
  4. Pada tabel di bawah, tuliskan karakteristik visual dan taktil dari setiap kain.
  5. Pilih dua jenis kain, lalu buatlah sketsa detail lipatan kain tersebut di kolom yang tersedia, terapkan teknik rendering yang sesuai.
  6. Diskusikan hasil pengamatan dan sketsa dengan teman sebangku.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang fashion illustration?
  2. Menurut Anda, mengapa proporsi tubuh sangat penting dalam menggambar mode?
  3. Pernahkah Anda mencoba menggambar lipatan kain? Jika ya, kain jenis apa dan bagaimana hasilnya?

Formatif (proses): Observasi guru selama praktik menggambar mode, penilaian diskusi kelompok, dan umpan balik terhadap sketsa awal.

Sumatif (akhir): Penilaian portofolio gambar mode yang berisi fashion illustration lengkap dengan gesture, lipatan, pewarnaan, dan rendering tekstur.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Membuat sketsa fashion illustration dengan proporsi tubuh mode yang tepat.Proporsi tubuh mode, dasar fashion illustration.2 JPkreativitas
2Menggambar gesture drawing dan lipatan busana yang dinamis dan realistis.Gesture drawing, jenis dan teknik lipatan busana.2 JPpenalaran kritis
3Mengaplikasikan teknik pewarnaan dan rendering tekstur kain (sifon, satin, wol, denim).Teori warna, teknik pewarnaan, rendering tekstur kain.2 JPkreativitas, penalaran kritis
Halaman 8 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Gambar mode atau fashion illustration adalah seni menggambarkan ide desain busana secara visual. Ini adalah alat komunikasi penting bagi desainer untuk menyampaikan visi mereka kepada tim produksi, klien, atau bahkan sebagai bagian dari portofolio. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai teknik dasar hingga lanjutan dalam menciptakan gambar mode yang ekspresif, realistis, dan profesional, mulai dari proporsi, gesture, lipatan, hingga rendering tekstur kain.

1. Dasar Fashion Illustration dan Proporsi Tubuh Mode
Fashion illustration adalah representasi artistik dari desain busana. Berbeda dengan gambar anatomi, gambar mode menggunakan proporsi tubuh yang dilebih-lebihkan, umumnya 9 hingga 10 kepala, untuk menciptakan kesan ramping dan elegan. Proporsi ini membantu menonjolkan desain busana daripada bentuk tubuh yang realistis. Memahami titik-titik penting pada tubuh seperti bahu, pinggang, pinggul, dan lutut adalah kunci untuk menciptakan pose yang seimbang dan menarik. Sketsa awal harus fokus pada garis panduan proporsi dan keseimbangan.

2. Gesture Drawing untuk Ekspresi Dinamis
Gesture drawing adalah teknik menggambar cepat untuk menangkap esensi gerakan, energi, dan pose tubuh. Tujuannya adalah untuk menyampaikan kesan dinamis dan fluiditas, bukan detail anatomi. Dalam gambar mode, gesture drawing memberikan 'kehidupan' pada figur, membuat desain busana terlihat lebih menarik saat dikenakan. Latihan gesture drawing melibatkan penggunaan garis-garis mengalir, fokus pada garis aksi utama tubuh, dan menangkap ritme serta keseimbangan pose dalam waktu singkat. Ini melatih mata dan tangan untuk merasakan 'gerakan' dalam gambar.

3. Menggambar Lipatan Busana yang Realistis
Lipatan busana adalah elemen krusial yang menunjukkan bagaimana kain bereaksi terhadap gravitasi, gerakan tubuh, dan struktur desain. Ada berbagai jenis lipatan seperti lipatan gantung (hang folds), lipatan spiral (spiral folds), lipatan tumpuk (pipe folds), dan lipatan zig-zag (diaper folds). Setiap jenis kain akan menghasilkan lipatan yang berbeda; kain tipis seperti sifon akan jatuh lembut, sementara kain tebal seperti wol akan membentuk lipatan yang lebih kaku dan bervolume. Memahami bagaimana cahaya dan bayangan memengaruhi lipatan sangat penting untuk menciptakan efek realisme.

4. Teori Warna dan Aplikasinya
Warna adalah elemen yang paling menarik perhatian dalam gambar mode. Memahami teori warna dasar seperti roda warna, hue (warna murni), saturation (intensitas warna), dan value (kecerahan/kegelapan) sangat penting. Skema warna seperti monokromatik (satu warna dengan berbagai nilai), analogus (warna bersebelahan), dan komplementer (warna berlawanan) dapat digunakan untuk menciptakan harmoni atau kontras yang menarik. Aplikasi warna yang tepat dapat menonjolkan desain, menciptakan suasana hati, dan memberikan kesan materialitas pada busana.

5. Teknik Rendering Tekstur Kain: Sifon dan Satin
Rendering adalah proses menambahkan detail, bayangan, dan tekstur untuk membuat gambar mode terlihat lebih realistis. Untuk kain sifon, fokus pada efek transparan, ringan, dan jatuh lembut. Gunakan sapuan warna yang tipis dan berlapis untuk menunjukkan kedalaman dan tembus pandang. Untuk kain satin, kuncinya adalah menangkap kilau dan pantulan cahaya yang khas. Gunakan gradasi warna yang halus dari terang ke gelap dengan area highlight yang tajam untuk menciptakan efek kilau metalik dan jatuhnya kain yang licin.

6. Teknik Rendering Tekstur Kain: Wol dan Denim
Kain wol memiliki karakteristik yang tebal, berbulu, dan memberikan kesan hangat. Rendering wol membutuhkan sapuan yang lebih kasar, mungkin dengan sedikit tekstur titik-titik atau goresan halus untuk meniru seratnya. Perhatikan bagaimana wol membentuk lipatan yang lebih bervolume dan kaku. Denim, di sisi lain, adalah kain yang kuat, tebal, dan memiliki tekstur anyaman yang khas. Untuk merender denim, gunakan garis-garis paralel halus, efek pudar pada area tertentu, dan detail jahitan kontras untuk menonjolkan karakter kasual dan kokohnya.

Rangkuman: Gambar mode adalah seni vital dalam desain busana, dimulai dengan proporsi tubuh mode yang dilebih-lebihkan. Gesture drawing memberikan dinamika pada pose, sementara penggambaran lipatan kain yang realistis menunjukkan karakteristik bahan. Pewarnaan yang tepat menggunakan teori warna dan teknik rendering spesifik untuk sifon, satin, wol, dan denim akan menghasilkan gambar mode yang ekspresif, detail, dan profesional, mengkomunikasikan ide desain secara efektif.

Halaman 9 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Fashion IllustrationSeni menggambar desain busana.
Proporsi Tubuh ModePerbandingan bagian tubuh yang dilebih-lebihkan untuk efek visual.
Gesture DrawingSketsa cepat untuk menangkap gerakan dan energi pose.
RenderingProses menambahkan detail, bayangan, dan tekstur pada gambar.
SifonJenis kain tipis, ringan, dan transparan.
SatinJenis kain dengan permukaan licin dan berkilau.
WolJenis kain tebal, berbulu, dan hangat.
DenimJenis kain kuat, tebal, dengan tekstur anyaman khas.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain dan Produksi Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Gambar Mode" mata pelajaran Desain dan Produksi Busana Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Gambar Mode — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh

4 materi Desain dan Produksi Busana SMK, urut mengajar dari Gambar Mode hingga Eksperimen Tekstil dan Desain Hiasan.

Gambar ModeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGambar TeknisGaya dan Pengembangan DesainModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEksperimen Tekstil dan Desain Hiasan

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Desain dan Produksi Busana SMK, urut mengajar dari Persiapan Pembuatan Busana hingga Penyusunan Koleksi Busana.

Persiapan Pembuatan BusanaMenjahit Produk BusanaPenyusunan Koleksi Busana

Desain dan Produksi Busana Kelas XII SMK — Fase F

Kelas XII — ditulis juga kelas 12 — di SMK berada di Fase F, dan 7 materi Desain dan Produksi Busana setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Desain dan Produksi Busana juga dipanggil tata busana xi, tata busana xii, dan konsentrasi tata busana — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Desain dan Produksi Busana kelas XII (kelas 12) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Desain dan Produksi Busana kelas XII (kelas 12) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Desain dan Produksi Busana kelas XII (kelas 12) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Desain dan Produksi Busana bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIIPeta Konsep
Gambar ModeDasar Fashion Illustration dan Proporsi Tubuh ModeGesture Drawing untuk Ekspresi DinamisMenggambar Lipatan Busana yang RealistisTeori Warna dan AplikasinyaTeknik Rendering Tekstur Kain: Sifon dan Satin
Dari sub-bab Gambar ModeLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain dan Produksi Busana · Kelas XIIProfil Lulusan
KreativitasPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Gambar Mode1Gambar Teknis1Gaya dan Pengembangan Desain1Eksperimen Tekstil dan Desain Hiasan2Persiapan Pembuatan Busana…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDGambar ModeGambar TeknisGaya dan Pengembangan DesainEksperimen Tekstil dan Desain Hiasan
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Desain dan Produksi Busana Kelas XII SMK

Apakah modul ajar Desain dan Produksi Busana ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XII (kelas 12) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Desain dan Produksi Busana kelas XII SMK?

7 materi, urut mengajar dari Gambar Mode hingga Penyusunan Koleksi Busana. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Desain dan Produksi Busana?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Desain dan Produksi Busana sering disebut apa lagi?

Nama resminya Desain dan Produksi Busana, tetapi di sekolah ia juga dipanggil tata busana xi, tata busana xii, konsentrasi tata busana. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.