Modul Ajar SMK

Modul Ajar Desain Grafis Percetakan Kelas XI SMK

1 modul ajar Desain Grafis Percetakan kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Desain Brief. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Desain Brief, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Desain Brief selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Desain Grafis Percetakan Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Desain Brief
Desain Grafis Percetakan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Desain Brief
Desain Grafis Percetakan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDesain Grafis Percetakan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokDesain Brief
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami dasar-dasar komunikasi visual dan pentingnya informasi dalam sebuah proyek desain.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain brief adalah dokumen penting yang berisi panduan dan ekspektasi klien untuk sebuah proyek desain, seperti logo atau kampanye iklan.
KonseptualKonsep inti desain brief adalah menjembatani komunikasi antara desainer dan klien untuk memastikan keselarasan visi dan tujuan proyek.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan menyusun, menganalisis, dan menggunakan desain brief sebagai landasan kerja proyek desain.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang dan komunikasi efektif dalam mencapai hasil desain yang optimal dan memuaskan klien.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi desain brief dengan tepat.
  2. Mengidentifikasi komponen-komponen penting dalam desain brief secara lengkap.
  3. Menganalisis studi kasus desain brief untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.
  4. Menyusun draf desain brief berdasarkan skenario klien yang diberikan.
  5. Mempresentasikan hasil penyusunan desain brief dengan percaya diri.
  6. Merevisi desain brief berdasarkan umpan balik dan kriteria yang ditetapkan.
Halaman 2 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menyusun desain brief yang komprehensif akan membantu desainer mengidentifikasi kebutuhan klien secara tepat, menghasilkan karya yang relevan, dan meminimalisasi revisi.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membuat sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan orang yang memintanya? Mengapa itu bisa terjadi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Kemampuan menyusun kalimat efektif, jelas, dan lugas dalam penulisan brief.
Kewirausahaan: Memahami kebutuhan pasar dan klien, serta strategi komunikasi bisnis.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Pemanfaatan aplikasi pengolah kata atau presentasi untuk menyusun brief secara profesional.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya instruksi yang jelas dalam kehidupan sehari-hari atau pekerjaan mereka, mengaitkannya dengan fungsi desain brief.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses mudah ke papan tulis atau area menempel hasil kerja, serta pencahayaan yang memadai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform kolaborasi daring (misalnya Google Docs/Miro) untuk menyusun dan berbagi draf brief, serta mencari referensi melalui mesin pencari atau situs industri kreatif.
Halaman 3 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menjelaskan pengertian dan fungsi desain brief dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa contoh karya desain (logo, poster) dan menanyakan bagaimana karya tersebut bisa tercipta. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami apa itu desain brief dan fungsinya, serta mengapa ini penting dalam alur kerja desainer.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik diajak menonton video singkat tentang wawancara desainer dengan klien dan mendiskusikan apa saja yang perlu digali dari klien. Mereka secara mandiri mencari informasi tentang 'desain brief' dari berbagai sumber digital dan mencatat poin-poin pentingnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan temuan mereka dan menyusun definisi serta fungsi desain brief menggunakan bahasa mereka sendiri, kemudian menempelkannya di papan tulis atau dinding kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu menyimpulkan bersama pengertian dan fungsi desain brief yang akurat, dikaitkan dengan pengalaman nyata di industri kreatif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru mengajak peserta didik merangkum poin penting hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan selanjutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam penutup yang ceria.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi komponen-komponen penting dalam desain brief secara lengkap.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan sebuah 'desain brief' yang belum lengkap dan meminta peserta didik menebak informasi apa saja yang kurang penting di dalamnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi komponen-komponen penting dalam desain brief.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara individu menganalisis contoh desain brief yang diberikan guru, mengidentifikasi bagian-bagiannya, dan mencoba mengelompokkan informasi. Mereka juga mencari referensi tentang 'struktur desain brief' dari buku atau internet.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitDalam kelompok, peserta didik membandingkan hasil identifikasi mereka dan menyusun daftar komponen desain brief yang ideal, lengkap dengan penjelasan singkat untuk setiap komponen. Mereka membuat peta konsep atau infografis sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok mempresentasikan daftar komponen desain brief yang telah mereka susun. Guru mengoreksi dan melengkapi informasi yang kurang tepat, serta memberikan contoh konkret penerapan setiap komponen dalam kasus nyata proyek desain.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru memberikan kuis singkat tentang komponen desain brief, mengapresiasi kerja keras peserta didik, dan memberikan motivasi untuk terus belajar. Pertemuan diakhiri dengan pesan positif dan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis studi kasus desain brief untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta menyusun rekomendasi perbaikan.

Alat & bahan: Modul ajar, contoh desain brief (kasus 1 & 2), alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Baca dan pahami dua studi kasus desain brief yang diberikan guru.
  3. Identifikasi kekuatan dan kelemahan dari masing-masing brief berdasarkan komponen ideal yang telah dipelajari.
  4. Diskusikan dalam kelompok, lalu tuliskan rekomendasi perbaikan untuk brief yang memiliki kelemahan.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil analisis kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang 'brief' dalam konteks proyek?
  2. Mengapa komunikasi yang baik itu penting dalam sebuah proyek?
  3. Menurut Anda, informasi apa saja yang perlu diketahui desainer dari kliennya?
  4. Pernahkah Anda melihat atau mendengar istilah 'desain brief' sebelumnya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan catatan, dan kualitas draf desain brief yang disusun.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap desain brief final yang disusun peserta didik berdasarkan rubrik, serta presentasi dan kemampuan merevisi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian dan fungsi desain briefPengertian dan fungsi desain brief4 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi komponen-komponen penting dalam desain briefKomponen desain brief4 JPPenalaran Kritis
3Menganalisis studi kasus desain briefAnalisis studi kasus brief4 JPPenalaran Kritis
4Menyusun dan merevisi desain briefPenyusunan dan revisi desain brief proyek12 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Desain brief adalah salah satu dokumen terpenting dalam industri desain grafis. Ia berfungsi sebagai peta jalan yang memandu desainer dalam menciptakan solusi visual yang tepat sesuai kebutuhan klien. Tanpa brief yang jelas, proyek desain dapat melenceng dari tujuan, memakan waktu lebih lama, dan menghasilkan karya yang tidak memuaskan. Memahami dan menyusun brief yang efektif adalah keterampilan dasar bagi setiap desainer profesional.

1. Pengertian Desain Brief
Desain brief adalah dokumen tertulis yang merinci tujuan, target audiens, pesan kunci, batasan, dan ekspektasi lain dari sebuah proyek desain. Ini adalah jembatan komunikasi antara klien dan desainer, memastikan kedua belah pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum pekerjaan dimulai. Brief bukan hanya daftar keinginan, melainkan hasil dari diskusi mendalam yang merangkum esensi proyek. Misalnya, klien yang ingin logo baru untuk restoran harus menjelaskan jenis restoran, target pelanggannya, dan suasana yang ingin dibangun.

2. Fungsi dan Manfaat Desain Brief
Fungsi utama desain brief adalah sebagai panduan dan referensi selama seluruh proses desain. Manfaatnya sangat banyak: (1) Memastikan keselarasan visi antara klien dan desainer. (2) Menghemat waktu dan biaya dengan mengurangi revisi yang tidak perlu. (3) Memberikan arah yang jelas bagi desainer. (4) Menjadi alat evaluasi hasil akhir. (5) Membantu desainer memahami konteks bisnis klien. Contoh, brief yang jelas tentang target audiens 'remaja penggemar musik rock' akan membantu desainer memilih gaya visual yang sesuai, bukan gaya formal.

3. Komponen Utama Desain Brief
Desain brief yang komprehensif umumnya mencakup beberapa komponen penting. Ini termasuk: (1) Latar Belakang Klien dan Proyek: Siapa kliennya, apa bisnisnya, dan mengapa proyek ini dibutuhkan. (2) Tujuan Proyek: Apa yang ingin dicapai dengan desain ini (misalnya, meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek). (3) Target Audiens: Siapa yang ingin dijangkau oleh desain ini. (4) Pesan Kunci: Apa inti pesan yang harus disampaikan. (5) Gaya dan Tone: Estetika visual yang diinginkan (modern, minimalis, playful, dll.). (6) Batasan dan Persyaratan Teknis: Format, ukuran, warna, deadline, anggaran. (7) Kompetitor: Siapa pesaing utama klien. (8) Contoh Referensi: Inspirasi visual yang disukai atau tidak disukai klien.

4. Proses Penyusunan Desain Brief
Penyusunan desain brief biasanya melibatkan beberapa tahapan. Pertama, desainer atau agensi melakukan wawancara mendalam dengan klien untuk menggali semua informasi yang dibutuhkan. Kedua, informasi tersebut diorganisir dan dituliskan dalam format brief yang terstruktur. Ketiga, brief diserahkan kembali kepada klien untuk ditinjau dan disetujui. Persetujuan klien terhadap brief sangat krusial karena ini menjadi dasar legal dan operasional proyek. Misalnya, jika klien ingin 'logo yang elegan', desainer perlu menggali lebih dalam makna 'elegan' bagi klien agar tidak terjadi salah tafsir.

5. Menganalisis dan Memanfaatkan Desain Brief
Setelah brief disetujui, desainer harus menganalisisnya secara cermat. Ini berarti membaca setiap poin, mencari tahu apa yang tersirat di balik permintaan klien, dan mengidentifikasi potensi masalah atau ambiguitas. Desainer harus mampu mengajukan pertanyaan lanjutan jika ada informasi yang belum jelas. Brief kemudian menjadi referensi konstan sepanjang proses desain, mulai dari tahap ideasi, sketsa, hingga finalisasi. Ini memastikan setiap keputusan desain didasarkan pada tujuan dan batasan yang telah disepakati. Contohnya, jika brief menyebut 'target audiens anak muda', desainer akan memilih tipografi dan ilustrasi yang lebih dinamis.

Rangkuman: Desain brief adalah dokumen vital yang menjembatani komunikasi antara klien dan desainer, merinci tujuan, audiens, pesan, dan batasan proyek. Fungsinya untuk memastikan keselarasan visi, menghemat waktu, dan menghasilkan desain yang efektif. Brief yang baik harus komprehensif, spesifik, dan disepakati kedua belah pihak, menjadi panduan utama dalam setiap langkah proses desain grafis.

Halaman 9 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Desain BriefDokumen yang merinci tujuan, target audiens, pesan kunci, batasan, dan ekspektasi proyek desain.
KlienPihak yang memesan atau menggunakan jasa desainer.
Target AudiensKelompok orang yang menjadi sasaran utama dari sebuah desain atau produk.
RevisiPerubahan atau perbaikan yang dilakukan pada sebuah desain berdasarkan umpan balik.
BrandingProses menciptakan identitas dan citra unik untuk suatu produk atau perusahaan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Desain Grafis Percetakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Desain Brief" mata pelajaran Desain Grafis Percetakan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Desain Brief — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Desain Grafis Percetakan Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F.

Yang disusun di sini perangkat ajar Desain Grafis Percetakan kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Desain Grafis Percetakan kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Desain Grafis Percetakan kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Desain Grafis Percetakan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XIPeta Konsep
Desain BriefPengertian Desain BriefFungsi dan Manfaat Desain BriefKomponen Utama Desain BriefProses Penyusunan Desain BriefMenganalisis dan Memanfaatkan Desain Brief
Dari sub-bab Desain BriefLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Grafis Percetakan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Desain Grafis Percetakan Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Desain Grafis Percetakan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Desain Grafis Percetakan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.