Modul Ajar SMK

Modul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi Kelas X SMK

1 modul ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Konstruksi Bangunan Gedung. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Konstruksi Bangunan Gedung, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Konstruksi Bangunan Gedung selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Konstruksi Gedung dan Sanitasi Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Konstruksi Bangunan Gedung
Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Konstruksi Bangunan Gedung
Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKonstruksi Gedung dan Sanitasi
Fase / KelasE / X
Materi PokokKonstruksi Bangunan Gedung
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk bangunan yang ada di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKonstruksi Bangunan Gedung
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis konstruksi bangunan gedung, menjelaskan fungsi setiap komponen struktur, serta mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar konstruksi dalam perencanaan sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBangunan gedung yang kita lihat sehari-hari seperti rumah, sekolah, dan kantor adalah hasil dari proses konstruksi.
KonseptualKonstruksi bangunan gedung melibatkan prinsip-prinsip statika, kekuatan material, dan metode pelaksanaan yang sistematis.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam merencanakan dan mengidentifikasi komponen konstruksi bangunan gedung.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman dasar konstruksi untuk menciptakan bangunan yang aman dan berfungsi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi empat jenis konstruksi bangunan gedung berdasarkan fungsinya dengan tepat.
  2. Dengan mengamati gambar struktur bangunan, peserta didik dapat menjelaskan fungsi tiga komponen struktur utama (pondasi, kolom, balok) secara runtut.
  3. Setelah melakukan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dua contoh kerusakan bangunan dan mengidentifikasi penyebabnya berdasarkan prinsip konstruksi dengan benar.
  4. Melalui praktik membuat maket sederhana, peserta didik dapat merancang model konstruksi bangunan gedung dengan menerapkan prinsip kekuatan struktur secara kolaboratif.
Halaman 2 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konstruksi bangunan gedung tidak hanya tentang membuat struktur, tetapi juga tentang memastikan keamanan, fungsionalitas, dan keberlanjutan bangunan tersebut bagi penggunanya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bangunan gedung yang tinggi dan kokoh dapat berdiri tegak dan aman meskipun diterpa angin kencang atau gempa bumi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Perhitungan skala, luas, volume, dan analisis kekuatan struktur sederhana.
Seni Budaya: Desain estetika maket bangunan, pemilihan warna, dan bentuk yang harmonis.
Fisika: Aplikasi konsep gaya, tekanan, dan keseimbangan dalam struktur bangunan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang jenis-jenis bangunan di lingkungan sekitar dan fungsinya, atau membantu menyediakan bahan daur ulang untuk maket.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang lapang untuk kerja kelompok dan praktik maket, serta akses ke area luar sekolah untuk observasi bangunan nyata.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain 3D sederhana atau simulasi konstruksi online untuk visualisasi awal ide maket dan riset jenis-jenis konstruksi.
Halaman 3 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi empat jenis konstruksi bangunan gedung berdasarkan fungsinya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran.
  2. Guru menampilkan gambar-gambar bangunan gedung dengan berbagai fungsi (rumah, sekolah, apartemen, jembatan) dan bertanya: 'Apa perbedaan mendasar dari bangunan-bangunan ini? Apa yang membuat mereka berbeda fungsi?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis dan komponen konstruksi bangunan gedung, serta menjelaskan bahwa mereka akan memulai sebuah proyek kelompok untuk merancang model bangunan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi tentang 'Bagaimana kita dapat merancang model bangunan gedung yang kuat dan fungsional dengan mempertimbangkan jenis dan komponen konstruksinya?'
  2. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan mendistribusikan bahan ajar mengenai jenis-jenis konstruksi bangunan gedung (misalnya, berdasarkan fungsi, material, dan sistem struktur).
  3. Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis bahan ajar, kemudian berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis konstruksi bangunan gedung serta komponen-komponen utamanya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mulai merumuskan ide awal untuk proyek maket bangunan gedung mereka, termasuk jenis bangunan yang akan dibuat dan komponen utama yang akan ditampilkan.
  2. Guru membagikan LKPD berjudul 'Rancang Bangun Impianmu' yang berisi panduan untuk mendesain maket, termasuk daftar komponen yang harus ada dan kriteria kekuatan.
  3. Peserta didik mengisi bagian perencanaan dalam LKPD, membuat sketsa awal, dan menentukan material sederhana yang akan digunakan untuk maket mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru meminta perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan ide awal dan sketsa perencanaan proyek maket mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide dan perencanaan yang dipresentasikan, berfokus pada kelengkapan komponen dan potensi kekuatan struktur.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep jenis konstruksi dan komponen struktur, serta memastikan setiap kelompok memiliki pemahaman yang cukup untuk melanjutkan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru membuat simpulan singkat tentang pentingnya perencanaan awal dalam konstruksi bangunan gedung.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan mereka untuk menyiapkan bahan-bahan sederhana untuk proyek maket di pertemuan berikutnya.
  3. Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik membuat maket sederhana, peserta didik dapat merancang model konstruksi bangunan gedung dengan menerapkan prinsip kekuatan struktur secara kolaboratif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis dan komponen konstruksi bangunan gedung, serta proyek maket yang akan dikerjakan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melanjutkan dan menyelesaikan proyek maket, serta menekankan pentingnya kerja sama dan penerapan prinsip kekuatan struktur.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru bersama peserta didik menyepakati jadwal pengerjaan proyek maket, termasuk alokasi waktu untuk setiap tahapan (pembuatan, pengujian, presentasi).
  2. Guru mengarahkan peserta didik untuk kembali ke kelompok masing-masing dan menyiapkan alat serta bahan yang telah dibawa.
  3. Setiap kelompok meninjau kembali perencanaan maket mereka dan memastikan semua anggota memahami tugas masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengerjakan maket bangunan gedung sesuai dengan desain yang telah mereka buat di LKPD, dengan fokus pada penerapan prinsip kekuatan struktur.
  2. Guru berkeliling mengamati dan membimbing setiap kelompok, memberikan saran teknis terkait pemilihan material, teknik penyambungan, dan penempatan komponen struktur.
  3. Menguji hasil: Setelah maket selesai, setiap kelompok melakukan uji coba sederhana terhadap kekuatan maket mereka (misalnya dengan memberikan beban ringan atau simulasi getaran) dan mencatat hasilnya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil maket mereka, menjelaskan proses pembuatannya, dan hasil uji kekuatannya.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik mengenai kerapian, kreativitas, kekuatan struktur, dan kesesuaian dengan prinsip konstruksi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep kekuatan struktur dan pentingnya kolaborasi dalam proyek konstruksi, serta membahas temuan dari uji coba maket.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang pentingnya perencanaan, pelaksanaan, dan pengujian dalam proses konstruksi.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam menyelesaikan proyek maket.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa penugasan untuk mencari informasi mengenai teknologi konstruksi modern, lalu mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKRancang Bangun Impianmu
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat merencanakan desain maket bangunan gedung sederhana dengan mengidentifikasi jenis dan komponen konstruksinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Konstruksi bangunan gedung adalah salah satu bidang teknik yang sangat penting dalam kehidupan kita. Setiap hari kita berinteraksi dengan berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal, sekolah, hingga gedung pencakar langit.

Alat & bahan: Pensil, penggaris, penghapus, kertas gambar, bahan ajar

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang menampilkan berbagai jenis bangunan gedung di sekitarmu, lalu diskusikan dengan kelompokmu fungsi utama dari setiap bangunan tersebut.
    Bangunan GedungRumah TinggalSekolahKantorJembatanApartemen
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bersama kelompokmu, tentukan satu jenis bangunan gedung (misalnya, rumah tinggal, toko kecil, pos keamanan) yang ingin kamu buat maketnya.
  3. Gambar sketsa denah dan tampak bangunan yang akan kamu buat, kemudian identifikasi dan beri label komponen struktur utama (pondasi, kolom, balok, atap) pada sketsamu.
  4. Catat material yang akan kamu gunakan untuk setiap komponen struktur maket (misalnya, kardus untuk dinding, stik es krim untuk kolom) pada tabel di bawah ini.
  5. Prediksikan bagaimana maket yang kamu buat akan berdiri kokoh, lalu tuliskan alasan prediksimu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan dua jenis bangunan yang sering kamu lihat di jalan!
  2. Menurutmu, bagian apa yang paling penting agar sebuah bangunan tidak mudah roboh?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang pondasi bangunan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan perencanaan maket di LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil maket dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis konstruksi bangunan gedungJenis-jenis konstruksi bangunan gedung berdasarkan fungsi dan material2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan fungsi komponen struktur utamaPondasi, kolom, balok, atap dan fungsinya2 JPPenalaran Kritis
3Merancang model konstruksi bangunan gedung sederhanaPrinsip kekuatan struktur dan desain maket4 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Konstruksi bangunan gedung adalah salah satu bidang teknik yang sangat penting dalam kehidupan kita. Setiap hari kita berinteraksi dengan berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal, sekolah, hingga gedung pencakar langit. Memahami bagaimana bangunan-bangunan ini dirancang dan dibangun akan membuka wawasan kita tentang keamanan, fungsionalitas, dan estetika lingkungan binaan.

1. Pengertian Konstruksi Bangunan Gedung
Konstruksi bangunan gedung adalah suatu kegiatan atau proses membangun struktur atau fasilitas fisik yang berfungsi sebagai tempat berlindung, bekerja, atau beraktivitas. Proses ini meliputi perencanaan, perancangan, pelaksanaan, dan pemeliharaan. Tujuan utamanya adalah menciptakan bangunan yang aman, kuat, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Bidang ini melibatkan berbagai disiplin ilmu, mulai dari arsitektur, teknik sipil, hingga manajemen proyek.

2. Jenis-Jenis Konstruksi Bangunan
Konstruksi bangunan gedung dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa aspek. Berdasarkan fungsinya, ada bangunan hunian (rumah, apartemen), komersial (toko, kantor), publik (sekolah, rumah sakit), dan industri (pabrik). Berdasarkan material utama, ada konstruksi beton bertulang, baja, kayu, atau kombinasi. Sementara itu, berdasarkan sistem struktur, dikenal konstruksi rangka (frame), dinding penahan beban (bearing wall), atau cangkang (shell structure). Setiap jenis memiliki karakteristik dan metode pelaksanaan yang berbeda.

3. Komponen Utama Struktur Bangunan
Setiap bangunan gedung terdiri dari beberapa komponen struktur yang saling bekerja sama untuk menopang beban dan menjaga stabilitas. Komponen-komponen utama meliputi pondasi sebagai penopang beban ke tanah, kolom sebagai penyalur beban vertikal, balok sebagai penyalur beban horizontal antar kolom, dan plat lantai sebagai bidang pijakan. Selain itu, ada juga dinding sebagai pembatas ruang dan atap sebagai pelindung dari cuaca. Pemilihan dan perancangan setiap komponen harus mempertimbangkan jenis beban yang akan ditanggung.

4. Prinsip Dasar Kekuatan Struktur
Kekuatan struktur bangunan ditentukan oleh beberapa prinsip dasar. Pertama, keseimbangan: semua gaya yang bekerja pada struktur harus seimbang. Kedua, stabilitas: struktur harus mampu menahan gaya lateral seperti angin atau gempa tanpa terguling. Ketiga, kekakuan: struktur tidak boleh mengalami deformasi berlebihan. Keempat, kekuatan material: material yang digunakan harus memiliki daya tahan yang cukup terhadap tegangan. Pemahaman prinsip-prinsip ini sangat krusial dalam mendesain bangunan yang aman dan tahan lama.

Rangkuman: Konstruksi bangunan gedung adalah proses kompleks yang melibatkan perencanaan, perancangan, dan pelaksanaan untuk menciptakan struktur yang aman dan fungsional. Bangunan dikelompokkan berdasarkan fungsi, material, dan sistem struktur. Komponen utama seperti pondasi, kolom, dan balok bekerja sama menopang beban, didasari prinsip keseimbangan, stabilitas, kekakuan, dan kekuatan material untuk menjamin ketahanan bangunan.

Halaman 9 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PondasiBagian terbawah bangunan yang berfungsi menyalurkan beban ke tanah.
KolomElemen struktur vertikal yang berfungsi menyalurkan beban dari balok ke pondasi.
BalokElemen struktur horizontal yang berfungsi menyalurkan beban dari plat lantai ke kolom.
StrukturSistem elemen-elemen yang saling berhubungan untuk menopang beban.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Konstruksi Bangunan Gedung" mata pelajaran Konstruksi Gedung dan Sanitasi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Konstruksi Bangunan Gedung — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Konstruksi Gedung dan Sanitasi Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Di sekolah, Konstruksi Gedung dan Sanitasi juga dipanggil kgs — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Konstruksi Gedung dan Sanitasi kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XPeta Konsep
Konstruksi Bangunan GedungPengertian Konstruksi Bangunan GedungJenis-Jenis Konstruksi BangunanKomponen Utama Struktur BangunanPrinsip Dasar Kekuatan Struktur
Dari sub-bab Konstruksi Bangunan GedungLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonstruksi Gedung dan Sanitasi · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi Kelas X SMK

Apakah modul ajar Konstruksi Gedung dan Sanitasi ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Konstruksi Gedung dan Sanitasi?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Konstruksi Gedung dan Sanitasi sering disebut apa lagi?

Nama resminya Konstruksi Gedung dan Sanitasi, tetapi di sekolah ia juga dipanggil kgs. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.