Modul Ajar SMK

Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X SMK

1 modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Kreativitas. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISSMK · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kreativitas, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kreativitas
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kreativitas
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan
Fase / KelasE / X
Materi PokokKreativitas
Alokasi Waktu3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya ide baru dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, penalaran kritis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengembangan Ide dan Peluang Usaha
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan mengembangkan ide-ide kreatif serta peluang usaha yang inovatif, dengan menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan untuk menciptakan nilai tambah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKreativitas seringkali muncul dari pengamatan masalah atau kebutuhan di sekitar kita, seperti penemuan aplikasi transportasi online yang berawal dari masalah kemacetan.
KonseptualKreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru yang orisinal dan berguna, seringkali melibatkan kombinasi unsur-unsur yang sudah ada dengan cara yang berbeda.
ProseduralProses berpikir kreatif dapat dilatih melalui teknik-teknik tertentu seperti brainstorming, mind mapping, atau SCAMPER untuk menghasilkan beragam solusi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa kreativitas bukanlah bakat semata, melainkan keterampilan yang dapat dikembangkan melalui latihan dan refleksi terhadap proses berpikir mereka sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik kreativitas dalam konteks kewirausahaan.
  2. Menganalisis faktor-faktor pendorong dan penghambat kreativitas.
  3. Menerapkan berbagai teknik berpikir kreatif untuk menghasilkan ide-ide inovatif.
  4. Menyusun prototipe sederhana dari ide kreatif sebagai solusi permasalahan.
  5. Mempresentasikan ide kreatif dan menerima umpan balik untuk pengembangan lebih lanjut.
Halaman 2 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kreativitas bukan hanya tentang seni, tetapi merupakan keterampilan penting dalam memecahkan masalah dan menciptakan inovasi yang memiliki nilai ekonomi di dunia usaha.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa beberapa orang selalu punya ide-ide baru yang 'gila' tapi sukses, sementara yang lain merasa buntu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi ide kreatif yang persuasif.
Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis sederhana untuk membuat sketsa prototipe atau presentasi digital.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai ide-ide kreatif yang muncul di rumah atau di lingkungan sekitar, serta memberikan dukungan moral untuk eksplorasi ide anak.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata fleksibel untuk diskusi kelompok, dilengkapi papan tulis/flipchart untuk brainstorming, serta akses ke area luar kelas untuk observasi masalah nyata.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi mind mapping online (misalnya MindMeister, XMind) atau platform kolaborasi (misalnya Google Docs, Miro) untuk mengembangkan ide dan berkolaborasi.
Halaman 3 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik kreativitas dalam konteks kewirausahaan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menyebutkan produk atau layanan inovatif yang mereka kagumi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami esensi kreativitas dan bagaimana hal itu penting bagi wirausaha, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati beberapa studi kasus produk atau layanan inovatif (misalnya: Gojek, produk daur ulang, makanan unik) dan mendiskusikan apa yang membuat produk tersebut 'kreatif' dan bernilai. Mereka mencatat karakteristik umum dari ide-ide tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok membuat daftar karakteristik kreativitas berdasarkan hasil diskusi dan studi kasus. Mereka kemudian membandingkan daftar tersebut dengan definisi kreativitas yang diberikan oleh guru, mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan temuan mereka tentang definisi dan karakteristik kreativitas. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dalam kewirausahaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang kreativitas. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk mulai mengamati masalah di sekitar sebagai bekal pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis faktor-faktor pendorong dan penghambat kreativitas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali pemahaman tentang kreativitas dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya mengetahui apa yang mendorong dan menghambatnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis faktor-faktor tersebut dan menjelaskan kegiatan diskusi kelompok.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diberikan skenario kasus yang menggambarkan situasi di mana seseorang atau sebuah tim mengalami kesulitan dalam menghasilkan ide kreatif. Mereka diminta mengidentifikasi apa saja faktor internal dan eksternal yang mungkin menjadi pendorong atau penghambat kreativitas dalam skenario tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik menganalisis skenario, mengidentifikasi faktor pendorong (misalnya: motivasi, lingkungan mendukung) dan penghambat (misalnya: takut gagal, kritik berlebihan, rutinitas). Mereka membuat daftar rekomendasi untuk mengatasi penghambat dan memaksimalkan pendorong kreativitas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan analisis dan rekomendasi mereka. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang berbagai perspektif dan menguatkan pemahaman tentang bagaimana lingkungan dan pola pikir pribadi sangat memengaruhi kemampuan kreatif. Guru juga memberikan contoh nyata dari dunia bisnis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru merangkum faktor-faktor kunci pendorong dan penghambat kreativitas. Guru memberikan apresiasi atas analisis yang mendalam dan memotivasi peserta didik untuk mulai menerapkan strategi pendorong kreativitas dalam kehidupan mereka. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menerapkan berbagai teknik berpikir kreatif untuk menghasilkan ide-ide inovatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali pentingnya kreativitas dan faktor-faktor yang memengaruhinya, lalu memperkenalkan bahwa hari ini mereka akan langsung praktik menghasilkan ide. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan teknik berpikir kreatif dan membuat prototipe sederhana, serta menjelaskan tahapan proyek yang akan dikerjakan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok memilih satu masalah sederhana yang mereka amati di lingkungan sekolah atau rumah. Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan beberapa teknik berpikir kreatif seperti brainstorming, SCAMPER, atau mind mapping, dan memberikan panduan penggunaan teknik tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitMenggunakan teknik berpikir kreatif yang telah dipelajari, setiap kelompok secara kolaboratif menghasilkan minimal 3-5 ide solusi inovatif untuk masalah yang telah mereka pilih. Dari ide-ide tersebut, mereka memilih satu ide terbaik dan menyusun prototipe sederhana (bisa berupa gambar, sketsa, model mini dari barang bekas, atau deskripsi detail).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan ide kreatif dan prototipe mereka di depan kelas, menjelaskan masalah yang dipecahkan, teknik yang digunakan, dan keunikan ide. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif untuk pengembangan ide lebih lanjut, berfokus pada orisinalitas dan kebermanfaatan. Guru menguatkan pentingnya iterasi dan perbaikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik bersama guru merefleksikan proses pembelajaran dan proyek yang telah dilakukan, menyoroti pengalaman dalam menghasilkan ide dan bekerja sama. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik, mendorong mereka untuk terus mengembangkan jiwa inovatif. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membimbing peserta didik dalam menerapkan teknik berpikir kreatif dan menghasilkan ide inovatif untuk sebuah masalah.

Alat & bahan: Kertas HVS/karton, spidol/pena, sticky notes, gunting, lem, barang bekas (opsional untuk prototipe)

Langkah kerja:

  1. Identifikasi satu masalah nyata di lingkungan sekolah atau rumah yang ingin kalian pecahkan.
  2. Gunakan teknik brainstorming dan SCAMPER untuk menghasilkan minimal 5 ide solusi untuk masalah tersebut.
  3. Pilih satu ide terbaik yang paling inovatif dan berpotensi untuk diwujudkan.
  4. Buatlah sketsa atau deskripsi detail dari ide terpilih, termasuk fungsi, fitur utama, dan keunikannya.
  5. Siapkan presentasi singkat (maksimal 3 menit) untuk memaparkan ide dan prototipe kalian.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian pahami tentang kata 'kreatif'?
  2. Sebutkan satu contoh produk atau layanan yang menurut kalian sangat kreatif!
  3. Menurut kalian, apakah kreativitas itu bakat atau bisa dipelajari?
  4. Mengapa kreativitas penting bagi seorang wirausaha?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, penerapan teknik berpikir kreatif, dan proses penyusunan prototipe.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi ide kreatif dan prototipe, serta jawaban esai mengenai pemahaman konsep kreativitas.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik kreativitas dalam konteks kewirausahaan.Pengertian dan karakteristik kreativitas.3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis faktor-faktor pendorong dan penghambat kreativitas.Faktor pendorong dan penghambat kreativitas.2 JPpenalaran kritis
3Menerapkan berbagai teknik berpikir kreatif untuk menghasilkan ide-ide inovatif.Teknik berpikir kreatif (brainstorming, SCAMPER, mind mapping).3 JPkreativitas
4Menyusun prototipe sederhana dari ide kreatif sebagai solusi permasalahan.Penyusunan prototipe sederhana.3 JPkreativitas
Halaman 9 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kreativitas adalah kunci untuk bertahan dan berkembang di era yang serba cepat ini, terutama dalam dunia kewirausahaan. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami apa itu kreativitas, bagaimana cara kerjanya, dan yang paling penting, bagaimana Anda bisa melatih dan menggunakannya untuk menghasilkan ide-ide inovatif yang memiliki nilai ekonomi. Mari kita jelajahi potensi kreatif yang ada dalam diri Anda!

1. Memahami Esensi Kreativitas
Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru yang orisinal, relevan, dan berguna. Ini bukan sekadar tentang seni, melainkan sebuah keterampilan berpikir yang esensial dalam memecahkan masalah, menemukan peluang, dan menciptakan nilai tambah. Dalam kewirausahaan, kreativitas memungkinkan seseorang melihat celah pasar, mengembangkan produk atau layanan unik, dan membedakan diri dari pesaing. Karakteristik orang kreatif meliputi rasa ingin tahu, berani mengambil risiko, fleksibilitas dalam berpikir, dan kemampuan melihat hubungan antar hal yang tidak biasa. Contohnya, ide menggabungkan ojek dengan pengiriman makanan adalah bentuk kreativitas yang melihat kebutuhan dan menggabungkan solusi yang sudah ada.

2. Faktor Pendorong Kreativitas
Kreativitas dapat didorong oleh berbagai faktor. Lingkungan yang mendukung, seperti kebebasan bereksplorasi, toleransi terhadap kegagalan, dan ketersediaan sumber daya, sangat penting. Motivasi intrinsik, yaitu dorongan dari dalam diri untuk menciptakan atau memecahkan masalah, juga berperan besar. Selain itu, kolaborasi dengan orang lain yang memiliki beragam perspektif dapat memicu ide-ide baru. Paparan terhadap berbagai informasi dan pengalaman juga memperkaya bank ide di otak kita. Misalnya, kunjungan ke pameran inovasi atau membaca buku-buku inspiratif dapat memicu pikiran kreatif.

3. Penghambat Kreativitas yang Perlu Dihindari
Namun, ada juga faktor-faktor yang dapat menghambat kreativitas. Salah satunya adalah rasa takut akan kegagalan atau kritik. Pola pikir yang kaku dan enggan keluar dari zona nyaman juga menjadi penghambat. Terlalu banyak aturan atau birokrasi yang membatasi eksperimen dapat 'mematikan' ide-ide baru. Stres, kelelahan, dan kurangnya waktu luang untuk berpikir juga bisa menghambat. Penting untuk menciptakan lingkungan yang aman untuk bereksperimen dan belajar dari kesalahan, bukan menghukumnya. Contohnya, seorang karyawan yang takut idenya ditolak atasan cenderung tidak akan mengemukakan ide baru.

4. Teknik-Teknik Berpikir Kreatif
Berpikir kreatif bukanlah bakat pasif, melainkan keterampilan yang bisa dilatih. Ada berbagai teknik yang dapat membantu kita menghasilkan ide. Brainstorming adalah teknik populer di mana sekelompok orang secara bebas mengemukakan ide tanpa kritik awal. Mind mapping membantu memvisualisasikan ide dan hubungannya. SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) adalah metode sistematis untuk mengubah atau mengembangkan ide yang sudah ada. Teknik-teknik ini melatih kita untuk berpikir 'di luar kotak' dan melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang. Misalnya, dengan SCAMPER, kita bisa memodifikasi fungsi sebuah produk yang sudah ada untuk kegunaan baru.

Rangkuman: Kreativitas adalah kemampuan vital dalam kewirausahaan untuk menghasilkan ide orisinal dan bernilai. Ini dipengaruhi oleh faktor pendorong seperti lingkungan mendukung dan motivasi intrinsik, serta dihambat oleh ketakutan dan pola pikir kaku. Berbagai teknik seperti brainstorming dan SCAMPER dapat melatih kemampuan berpikir kreatif, memungkinkan individu dan tim untuk secara sistematis mengembangkan inovasi dan solusi baru.

Halaman 10 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KreativitasKemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru yang orisinal dan berguna.
InovasiPenerapan praktis dari ide-ide kreatif yang menghasilkan nilai baru.
BrainstormingTeknik curah gagasan kelompok untuk menghasilkan banyak ide secara spontan.
SCAMPERMetode berpikir kreatif untuk mengembangkan ide dengan mengubah, menggabungkan, menyesuaikan, memodifikasi, menggunakan untuk tujuan lain, menghilangkan, atau membalikkan.
PrototipeModel awal atau contoh produk/ide yang dibuat untuk pengujian dan pengembangan lebih lanjut.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kreativitas" mata pelajaran Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kreativitas — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Yang disusun di sini perangkat ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X SMK

Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.