Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas XII SMK

1 modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas XII SMK (Fase F) siap unduh — Kepemimpinan Hindu (Asta Brata). Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas XII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kepemimpinan Hindu (Asta Brata), salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Hindu Kelas XII SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kepemimpinan Hindu (Asta Brata)
Pendidikan Agama Hindu · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kepemimpinan Hindu (Asta Brata)
Pendidikan Agama Hindu · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu
Fase / KelasF / XII
Materi PokokKepemimpinan Hindu (Asta Brata)
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang ajaran agama Hindu dan konsep kepemimpinan umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainKepemimpinan Hindu
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis dan menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan Hindu (Asta Brata) serta mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAsta Brata adalah delapan ajaran kepemimpinan yang bersumber dari sifat-sifat dewa, seperti yang dicontohkan oleh Raja Rama.
KonseptualAsta Brata mengajarkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki sifat-sifat mulia seperti dewa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis contoh kasus kepemimpinan dan mengidentifikasi penerapan nilai-nilai Asta Brata di dalamnya.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya refleksi terhadap nilai-nilai kepemimpinan Hindu dalam membentuk karakter diri dan kepemimpinan di masa depan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengekspresikan rasa syukur dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas anugerah kepemimpinan yang dapat membawa kebaikan bagi sesama.
2. Cinta IlmuMencari dan mempelajari berbagai sumber pengetahuan tentang Asta Brata serta nilai-nilai kepemimpinan Hindu lainnya untuk memperkaya wawasan.
3. Cinta LingkunganMengimplementasikan nilai-nilai Asta Brata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan harmoni dalam interaksi sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan karakter diri sebagai calon pemimpin yang memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap kesejahteraan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMeneladani semangat kepemimpinan Asta Brata untuk berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan negara demi kemajuan bersama.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus kepemimpinan, peserta didik dapat mengidentifikasi delapan unsur Asta Brata dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi nilai-nilai Asta Brata dalam konteks kepemimpinan modern dengan argumentasi yang logis.
  3. Dengan menyusun rencana proyek, peserta didik dapat merancang strategi penerapan nilai Asta Brata dalam kehidupan sehari-hari dengan kreatif.
  4. Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mempresentasikan gagasan implementasi Asta Brata dengan percaya diri dan jelas.
  5. Setelah melakukan refleksi, peserta didik dapat mengevaluasi pengalaman belajar tentang Asta Brata untuk pengembangan diri sebagai calon pemimpin.
Halaman 2 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Asta Brata bukan hanya sekadar menghafal sifat-sifat dewa, melainkan menginternalisasi nilai-nilai tersebut untuk menjadi pemimpin yang melayani dan membawa keharmonisan bagi lingkungan sekitarnya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana seorang pemimpin dapat meneladani sifat-sifat alam semesta untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyatnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Kaitan dengan nilai-nilai kepemimpinan yang adil dan beradab sesuai sila-sila Pancasila.
Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menganalisis teks, menyusun argumen, dan mempresentasikan gagasan secara efektif.
Seni Budaya: Mengidentifikasi dan mengapresiasi representasi Asta Brata dalam karya seni atau tradisi lokal.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai contoh kepemimpinan Hindu di lingkungan keluarga atau masyarakat, serta memberikan dukungan moral kepada peserta didik dalam melaksanakan proyek.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang interaktif dan nyaman, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sumber belajar lain yang relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan internet untuk mencari referensi, menonton video edukasi tentang Asta Brata, serta menggunakan aplikasi presentasi atau desain grafis untuk membuat laporan proyek.
Halaman 3 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus kepemimpinan, peserta didik dapat mengidentifikasi delapan unsur Asta Brata dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa sesuai keyakinan, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik tentang pemimpin yang mereka kagumi dan alasannya, mengaitkan dengan konsep kepemimpinan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi Asta Brata dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek tentang kasus kepemimpinan yang menunjukkan dampak positif atau negatif pada masyarakat, lalu meminta peserta didik mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil dan membagikan studi kasus kepemimpinan yang berbeda untuk setiap kelompok.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah kepemimpinan, dan mencari tahu nilai-nilai yang relevan dengan Asta Brata dari berbagai sumber.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun hasil analisis mereka dalam bentuk peta pikiran atau infografis yang menggambarkan identifikasi unsur-unsur Asta Brata dalam studi kasus.
  2. Setiap kelompok mempersiapkan presentasi singkat tentang hasil analisis dan identifikasi Asta Brata mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, dan kelompok lain memberikan pertanyaan atau tanggapan konstruktif.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan hasil identifikasi Asta Brata, mengklarifikasi konsep yang mungkin masih kurang tepat.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang delapan unsur Asta Brata secara komprehensif, mengaitkan dengan contoh-contoh nyata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting tentang Asta Brata yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh penerapan Asta Brata di lingkungan sekitar dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyusun rencana proyek, peserta didik dapat merancang strategi penerapan nilai Asta Brata dalam kehidupan sehari-hari dengan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, serta mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi Asta Brata dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya implementasi nilai-nilai tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang proyek penerapan Asta Brata dan menjelaskan tahapan proyek yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memantik diskusi dengan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa menerapkan nilai-nilai Asta Brata dalam kehidupan sehari-hari di sekolah atau masyarakat?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara berkelompok merumuskan ide proyek konkret yang mengimplementasikan salah satu atau beberapa nilai Asta Brata (misalnya, kampanye kebersihan lingkungan meneladani sifat Bayu Brata).
  3. Peserta didik menyusun rencana kerja proyek yang detail, termasuk tujuan, target, alat dan bahan, serta pembagian tugas antar anggota kelompok.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal pelaksanaan proyek yang realistis, menentukan tenggat waktu untuk setiap tahapan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru memantau dan memberikan bimbingan kepada setiap kelompok dalam menyusun rencana proyek, memastikan proyek sesuai dengan nilai Asta Brata.
  3. Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk mulai mengumpulkan data atau bahan yang diperlukan untuk proyek mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek mereka kepada kelompok lain, yang bertindak sebagai 'pemangku kepentingan' untuk memberikan masukan dan saran.
  2. Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik melakukan evaluasi diri dan kelompok terhadap proses perancangan proyek, mengidentifikasi tantangan dan solusi yang ditemukan.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap rancangan proyek dan membimbing peserta didik untuk melakukan perbaikan jika diperlukan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya merencanakan dan melaksanakan proyek yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar berdasarkan nilai Asta Brata.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kreativitas dan kerja keras mereka dalam merancang proyek.
  3. Guru memberikan motivasi untuk melanjutkan proyek di luar jam pelajaran dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis sifat-sifat kepemimpinan idola mereka dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Asta Brata.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Kepemimpinan adalah salah satu aspek krusial dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dalam ajaran Hindu, terdapat konsep luhur yang mengatur tentang kepemimpinan, yaitu Asta Brata.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, spidol warna, gunting, lem, gambar tokoh idola (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar tokoh pemimpin (misalnya, seorang kepala sekolah yang bijaksana) yang ditayangkan guru dan diskusikan sifat-sifat kepemimpinannya dalam kelompok.
  2. Pilih satu tokoh pemimpin yang kamu kagumi (bisa tokoh nyata, sejarah, atau fiksi) dan tuliskan minimal 3 sifat kepemimpinan yang menonjol darinya.
  3. Identifikasi nilai-nilai Asta Brata yang paling sesuai dengan sifat-sifat kepemimpinan tokoh idolamu tersebut.
  4. Buatlah peta pikiran sederhana yang menghubungkan tokoh idola, sifat kepemimpinannya, dan nilai Asta Brata yang relevan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa tokoh pemimpin yang Anda kenal?
  2. Menurut Anda, apa saja sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin?
  3. Pernahkah Anda mendengar istilah 'Asta Brata'?
  4. Bagaimana seorang pemimpin dapat memengaruhi orang lain?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan relevansi hasil analisis studi kasus.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rancangan proyek implementasi Asta Brata yang disusun oleh kelompok, meliputi kreativitas, kelengkapan, dan kesesuaian dengan nilai Asta Brata.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi delapan unsur Asta Brata dari studi kasus.Definisi dan contoh delapan unsur Asta Brata.3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis relevansi Asta Brata dalam kepemimpinan modern.Konteks penerapan Asta Brata di era kontemporer.3 JPkewargaan
3Merancang strategi penerapan Asta Brata dalam kehidupan sehari-hari.Langkah-langkah perancangan proyek implementasi nilai.3 JPkreativitas
Halaman 8 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kepemimpinan adalah salah satu aspek krusial dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dalam ajaran Hindu, terdapat konsep luhur yang mengatur tentang kepemimpinan, yaitu Asta Brata. Konsep ini mengajarkan delapan sifat mulia yang harus dimiliki seorang pemimpin agar dapat mengayomi dan membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, meneladani sifat-sifat dewa.

1. Pengertian dan Latar Belakang Asta Brata
Asta Brata secara etimologis berasal dari kata 'Asta' yang berarti delapan dan 'Brata' yang berarti perilaku atau ajaran. Jadi, Asta Brata adalah delapan ajaran atau perilaku utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Konsep ini bersumber dari kisah kepemimpinan Sri Rama dalam Ramayana, di mana beliau meneladani sifat-sifat delapan dewa untuk memerintah kerajaan Ayodhya dengan adil dan bijaksana. Asta Brata menjadi pedoman bagi para raja dan pemimpin dalam menjalankan tugasnya.

2. Delapan Unsur Asta Brata
Delapan unsur Asta Brata adalah Indra Brata (menarik perhatian rakyat), Yama Brata (penegak hukum), Surya Brata (pemberi semangat), Candra Brata (pemberi kesejukan), Bayu Brata (selalu hadir di tengah rakyat), Kuwera Brata (pemberi kemakmuran), Baruna Brata (penghukum kejahatan), dan Agni Brata (pembakar semangat). Setiap unsur mewakili sifat dewa yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin, misalnya Indra Brata meniru Dewa Indra yang memberikan hujan untuk kesuburan.

3. Implementasi Asta Brata dalam Sejarah
Banyak raja-raja besar di Nusantara yang mencoba menerapkan nilai-nilai Asta Brata dalam kepemimpinannya. Contohnya adalah Raja Hayam Wuruk dari Majapahit yang melalui Patih Gajah Mada berhasil mempersatukan Nusantara dengan kebijaksanaan dan keadilan, mencerminkan perpaduan berbagai Brata. Penerapan Asta Brata tidak hanya terbatas pada konteks kerajaan, tetapi juga relevan untuk pemimpin di berbagai tingkatan, dari pemimpin keluarga hingga pemimpin negara.

4. Relevansi Asta Brata di Era Modern
Meskipun berasal dari tradisi kuno, nilai-nilai Asta Brata tetap relevan dalam kepemimpinan modern. Sifat seperti keadilan, keberanian, kebijaksanaan, dan kepedulian terhadap rakyat adalah universal dan dibutuhkan oleh setiap pemimpin. Dalam konteks saat ini, Asta Brata dapat diinterpretasikan sebagai prinsip-prinsip good governance, kepemimpinan transformasional, atau bahkan kepemimpinan yang beretika. Pemimpin yang menerapkan Asta Brata akan mampu menghadapi tantangan global dengan integritas dan visi yang jelas.

Rangkuman: Asta Brata adalah delapan ajaran kepemimpinan Hindu yang bersumber dari sifat-sifat delapan dewa, bertujuan menciptakan pemimpin yang adil dan bijaksana. Unsur-unsurnya meliputi Indra, Yama, Surya, Candra, Bayu, Kuwera, Baruna, dan Agni Brata. Konsep ini telah diterapkan oleh raja-raja Nusantara dan tetap relevan sebagai pedoman kepemimpinan etis dan transformasional di era modern untuk menciptakan kesejahteraan dan harmoni.

Halaman 9 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Asta BrataDelapan ajaran kepemimpinan Hindu yang meneladani sifat delapan dewa.
Indra BrataSifat pemimpin yang menarik perhatian dan memberikan kemakmuran seperti Dewa Indra.
Yama BrataSifat pemimpin yang menegakkan hukum dan keadilan seperti Dewa Yama.
Surya BrataSifat pemimpin yang memberikan semangat dan pencerahan seperti Dewa Surya.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kepemimpinan Hindu (Asta Brata)" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Pendidikan Agama Hindu Kelas XII SMK — Fase F

Kelas XII — ditulis juga kelas 12 — di SMK berada di Fase F, dan 8 materi Pendidikan Agama Hindu setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Di sekolah, Pendidikan Agama Hindu juga dipanggil hindu dan agama hindu — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Hindu kelas XII (kelas 12) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Hindu kelas XII (kelas 12) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas XII (kelas 12) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Hindu bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIPeta Konsep
Kepemimpinan Hindu (Asta Brata)Pengertian dan Latar Belakang Asta BrataDelapan Unsur Asta BrataImplementasi Asta Brata dalam SejarahRelevansi Asta Brata di Era Modern
Dari sub-bab Kepemimpinan Hindu (Asta Brata)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Punarbhawa dan Moksa2Catur Marga Yoga3Weda sebagai Sumber Ajaran4Susila dan Etika Hindu Modern5Catur Asrama dan Catur Warna…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas XII SMK

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XII (kelas 12) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Hindu kelas XII SMK?

8 materi, urut mengajar dari Punarbhawa dan Moksa hingga Moderasi dan Kerukunan Umat. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Hindu?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Hindu sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Hindu, tetapi di sekolah ia juga dipanggil hindu, agama hindu. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.