Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu SMK

2 modul ajar Pendidikan Agama Hindu SMK untuk kelas XI, dan XII — mulai Weda sebagai Sumber Ajaran, dan Kepemimpinan Hindu (Asta Brata). Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi Pendidikan Agama Hindu SMK & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Weda sebagai Sumber Ajaran, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Weda sebagai Sumber Ajaran selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Pendidikan Agama Hindu SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Hindu SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Weda sebagai Sumber Ajaran
Pendidikan Agama Hindu · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Weda sebagai Sumber Ajaran
Pendidikan Agama Hindu · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu
Fase / KelasF / XI
Materi PokokWeda sebagai Sumber Ajaran
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar agama Hindu dan memiliki pengetahuan umum tentang kitab suci.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainSradha dan Susila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu, mengidentifikasi bagian-bagiannya, serta menerapkan nilai-nilai Weda dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud peningkatan sradha dan susila.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualWeda adalah kumpulan wahyu suci yang diterima oleh para Maha Rsi di India kuno dan menjadi pondasi ajaran Hindu.
KonseptualWeda memiliki struktur dan klasifikasi yang sistematis, seperti Sruti dan Smerti, yang membedakan tingkat otoritasnya dalam ajaran.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi bagian-bagian Weda dan menganalisis relevansinya dengan praktik keagamaan kontemporer.
MetakognitifMateri ini mendorong peserta didik untuk merefleksikan bagaimana Weda membentuk pandangan hidup dan praktik keagamaan mereka.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini dan menghayati Weda sebagai wahyu suci Tuhan, serta mengamalkan nilai-nilai luhur di dalamnya sebagai bentuk pengabdian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali dan mempelajari isi Weda untuk memperoleh pengetahuan spiritual dan filosofis yang mendalam, serta menerapkan kearifan Weda dalam berpikir dan bertindak.
3. Cinta LingkunganMemahami ajaran Weda tentang keharmonisan alam semesta dan menerapkannya dengan menjaga kelestarian lingkungan serta menghormati segala ciptaan Tuhan.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan sikap saling menghargai dan menyayangi sesama manusia berdasarkan ajaran Weda tentang Tat Twam Asi, serta mengembangkan diri menjadi pribadi yang berkarakter mulia.
5. Cinta Tanah AirMenginternalisasi nilai-nilai kebhinekaan dalam Weda untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia berdasarkan ajaran dharma.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok tentang kedudukan Weda, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan fungsi Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis teks-teks Weda yang disajikan, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian Weda (Sruti dan Smerti) serta contoh-contohnya secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi dan presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis tentang implementasi ajaran Weda dalam konteks kehidupan modern secara kreatif.
Halaman 2 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Weda bukan hanya teks kuno, melainkan sumber inspirasi dan pedoman hidup yang relevan untuk mengembangkan karakter mulia dan spiritualitas dalam menghadapi tantangan zaman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah kitab suci yang ditulis ribuan tahun lalu masih bisa relevan dan menjadi panduan hidup di era digital seperti sekarang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sejarah munculnya dan perkembangan Weda di India kuno.
Bahasa Indonesia: Menganalisis makna dan gaya bahasa dalam terjemahan kutipan-kutipan Weda.
Seni Budaya: Mengidentifikasi pengaruh Weda dalam seni, arsitektur, dan ritual keagamaan Hindu di Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai Weda diterapkan dalam tradisi keluarga dan masyarakat sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok untuk diskusi, dilengkapi akses internet, dan dinding kelas dapat digunakan untuk menempelkan hasil karya peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi online (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat infografis tentang bagian-bagian Weda.
Halaman 3 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok tentang kedudukan Weda, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan fungsi Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam 'Om Swastyastu', memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menampilkan gambar ikonik kitab Weda dan bertanya, 'Apa yang kamu ketahui tentang kitab ini? Mengapa kitab ini penting bagi umat Hindu?' untuk mengaitkan dengan pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana sebuah kitab suci yang ditulis ribuan tahun lalu masih bisa relevan dan menjadi panduan hidup di era digital seperti sekarang?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang sejarah Weda dan cuplikan pembacaan mantra-mantra Weda.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul setelah menonton video, misalnya 'Apa itu Weda?' atau 'Mengapa Weda disebut sumber ajaran?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang pengertian, kedudukan, dan fungsi Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang telah diidentifikasi dan mencari jawabannya dari bahan ajar serta sumber lain yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau diagram alir yang menjelaskan pengertian, kedudukan, dan fungsi Weda berdasarkan hasil diskusi mereka.
  2. Masing-masing kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil peta pikiran atau diagram alir di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik, mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat.
  3. Guru memberikan penguatan materi mengenai pengertian, kedudukan, dan fungsi Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini tentang Weda.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat dengan mengisi kertas tempel 'Aku belajar hari ini...' dan menempelkannya di papan, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk membaca materi tentang bagian-bagian Weda untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa serta salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis teks-teks Weda yang disajikan, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian Weda (Sruti dan Smerti) serta contoh-contohnya secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran serta kesiapan belajar.
  2. Guru mengajak peserta didik bermain 'Tebak Kata' dengan beberapa kata kunci dari materi sebelumnya (Weda, Sruti, Smerti, Mantra) untuk menyegarkan ingatan dan menghubungkan dengan materi baru.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi bagian-bagian Weda dan menganalisis relevansinya, serta mengulangi pertanyaan pemantik untuk memotivasi peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa kutipan pendek dari Weda (Sruti dan Smerti) tanpa menyebutkan asalnya dan meminta peserta didik menebak, 'Apakah ini bagian dari Weda? Mengapa kamu berpikir demikian?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi teks-teks Weda dari berbagai bagian (Sruti, Smerti) dan instruksi untuk mengidentifikasi klasifikasinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis teks-teks Weda yang diberikan, mengidentifikasi ciri-ciri dan konteksnya, lalu mengklasifikasikannya ke dalam bagian Sruti atau Smerti.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat infografis atau poster digital yang merangkum bagian-bagian Weda (Sruti dan Smerti) beserta contoh-contohnya dan makna pentingnya bagi umat Hindu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan infografis atau poster mereka di depan kelas, menjelaskan klasifikasi dan alasan di baliknya.
  2. Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik, pertanyaan, dan saran perbaikan terhadap presentasi kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang bagian-bagian Weda, menjelaskan perbedaan Sruti dan Smerti secara mendalam, serta membahas relevansinya dalam kehidupan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama membuat rangkuman tentang bagian-bagian Weda dan pentingnya memahami klasifikasi ini.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelompok atas kerja keras dan hasil karyanya, serta mengajak peserta didik untuk merefleksikan nilai-nilai Weda yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu contoh penerapan nilai Weda dalam kehidupan modern dan menutup pelajaran dengan doa serta salam 'Om Santi, Santi, Santi Om'.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Sumber Ajaran Suci
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bagian-bagian Weda (Sruti dan Smerti) berdasarkan ciri-cirinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Weda adalah pilar utama ajaran agama Hindu, sebuah khazanah pengetahuan suci yang telah membimbing jutaan umat selama ribuan tahun.

Alat & bahan: Teks kutipan Weda, alat tulis, kertas HVS/karton, spidol/pensil warna

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar3. Tujuan akhir umat Hindu,kebebasan dari samsara.Menurun1. Kitab suci agama Hindu, wahyuTuhan.2. Bagian Weda yang disusunberdasarkan ingatan para Rsi.4. Bagian Weda yang merupakanwahyu langsung dari Tuhan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan beberapa simbol penting dalam agama Hindu.
  3. Bacalah dengan cermat setiap teks kutipan Weda yang diberikan oleh guru.
  4. Diskusikan dalam kelompokmu, apakah kutipan tersebut termasuk Weda Sruti atau Weda Smerti? Berikan alasanmu.
  5. Tuliskan hasil identifikasi dan alasanmu pada tabel yang telah disediakan.
  6. Buatlah infografis atau peta pikiran yang menjelaskan perbedaan Sruti dan Smerti, beserta contoh kutipan yang kamu temukan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kitab suci dalam agama Hindu?
  2. Menurutmu, mengapa kitab suci itu penting bagi suatu agama?
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang 'Weda'?
  4. Apa harapanmu setelah mempelajari materi Weda?

Formatif (proses): Penilaian observasi saat diskusi kelompok dan presentasi infografis.

Sumatif (akhir): Penilaian tertulis melalui soal pilihan ganda dan esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian dan fungsi Weda sebagai sumber ajaran agama Hindu.Pengertian, kedudukan, dan fungsi Weda.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Mengidentifikasi bagian-bagian Weda (Sruti dan Smerti) serta contoh-contohnya.Klasifikasi Weda: Sruti dan Smerti.2 JPpenalaran kritis, kreativitas
3Menganalisis relevansi ajaran Weda untuk membentuk karakter mulia dengan minimal tiga contoh.Relevansi Weda dalam pembentukan karakter.2 JPpenalaran kritis, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Weda adalah pilar utama ajaran agama Hindu, sebuah khazanah pengetahuan suci yang telah membimbing jutaan umat selama ribuan tahun. Memahami Weda bukan hanya sekadar mengetahui teks kuno, tetapi juga menggali kearifan universal yang relevan untuk kehidupan modern. Mari kita selami lebih dalam sumber kebijaksanaan ini.

1. Pengertian dan Kedudukan Weda
Weda berasal dari bahasa Sanskerta 'vid' yang berarti mengetahui atau pengetahuan. Weda adalah kitab suci agama Hindu yang berisi kumpulan wahyu kebenaran mutlak dari Tuhan Yang Maha Esa (Brahman) yang diterima oleh para Maha Rsi melalui meditasi mendalam. Kedudukan Weda sangat sentral, dianggap sebagai 'Sruti' (yang didengar), yaitu wahyu langsung dari Tuhan, sehingga otoritasnya tidak dapat diganggu gugat dan menjadi sumber utama dari semua ajaran Hindu.

2. Fungsi Weda sebagai Sumber Ajaran
Weda memiliki berbagai fungsi vital bagi umat Hindu. Pertama, sebagai sumber kebenaran tertinggi yang membimbing manusia mencapai moksa (pembebasan). Kedua, sebagai pedoman dalam melaksanakan upacara keagamaan (Yadnya). Ketiga, Weda memuat ajaran etika dan moral (Susila) untuk mencapai kehidupan harmonis. Keempat, sebagai sumber ilmu pengetahuan spiritual dan filosofis yang mendalam, memberikan arah dan makna hidup bagi setiap individu yang mengkajinya.

3. Klasifikasi Weda: Sruti
Weda Sruti adalah bagian Weda yang dianggap sebagai wahyu langsung dari Tuhan, yang diterima oleh para Maha Rsi dan tidak boleh diubah. Sruti terdiri dari empat bagian utama: Mantra (Rgveda, Yajurveda, Samaveda, Atharvaveda) yang berisi himpunan mantra pujian, doa, dan formula upacara; Brahmana yang menjelaskan tata cara pelaksanaan upacara; Aranyaka yang membahas filosofi ritual bagi pertapa hutan; dan Upanisad yang berisi ajaran filosofis tentang Brahman, Atman, dan moksa.

4. Klasifikasi Weda: Smerti
Weda Smerti adalah bagian Weda yang disusun berdasarkan ingatan para Maha Rsi, yang bersumber dari Sruti namun diuraikan dan dijelaskan untuk memudahkan pemahaman. Smerti mencakup berbagai bidang, seperti Dharmasastra (hukum agama), Itihasa (wiracarita seperti Ramayana dan Mahabharata), Purana (cerita kuno dan mitologi), Tantra (ajaran esoteris), Darsana (enam sistem filsafat Hindu), dan Susila (etika). Meskipun tidak seotoritas Sruti, Smerti sangat penting sebagai pedoman praktis dalam kehidupan beragama.

Rangkuman: Weda adalah kitab suci agama Hindu yang merupakan wahyu Tuhan, berfungsi sebagai sumber kebenaran, pedoman upacara, etika, dan filosofi. Weda terbagi menjadi Sruti (wahyu langsung: Mantra, Brahmana, Aranyaka, Upanisad) dan Smerti (ingatan Rsi: Dharmasastra, Itihasa, Purana, dll.). Memahami Weda krusial untuk menumbuhkan sradha dan susila, serta membentuk karakter mulia di tengah modernisasi.

Halaman 9 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
WedaKitab suci agama Hindu, wahyu Tuhan.
SrutiBagian Weda yang merupakan wahyu langsung dari Tuhan.
SmertiBagian Weda yang disusun berdasarkan ingatan para Rsi.
Maha RsiOrang suci penerima wahyu Weda.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Weda sebagai Sumber Ajaran" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Weda sebagai Sumber Ajaran — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Peta materi Pendidikan Agama Hindu SMK — 8 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Pendidikan Agama Hindu SMK — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu di SMK

Peta di halaman ini memuat 8 materi Pendidikan Agama Hindu kelas X sampai XII di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Di sekolah, Pendidikan Agama Hindu juga dipanggil hindu dan agama hindu — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Hindu SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Hindu SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Hindu SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Hindu bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIPeta Konsep
Weda sebagai Sumber AjaranPengertian dan Kedudukan WedaFungsi Weda sebagai Sumber AjaranKlasifikasi Weda: SrutiKlasifikasi Weda: Smerti
Dari sub-bab Weda sebagai Sumber AjaranLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Punarbhawa dan Moksa2Catur Marga Yoga3Weda sebagai Sumber Ajaran4Susila dan Etika Hindu Modern5Catur Asrama dan Catur Warna…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pendidikan Agama Hindu di Jenjang Lain

Materi Pendidikan Agama Hindu untuk jenjang lainnya.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu SMK

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Pendidikan Agama Hindu SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Pendidikan Agama Hindu SMK?

24 materi, urut mengajar dari Punarbhawa dan Moksa hingga Moderasi dan Kerukunan Umat. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Hindu?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Hindu sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Hindu, tetapi di sekolah ia juga dipanggil hindu, agama hindu. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.