Modul Ajar SMK

Modul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI SMK

1 modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Service Design. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Service Design, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Service Design selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Service Design
Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Service Design
Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi
Fase / KelasF / XI
Materi PokokService Design
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep sistem informasi dan kebutuhan pengguna.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis permasalahan terkait sistem informasi, jaringan, dan aplikasi, serta merancang solusi inovatif berbasis teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan mempertimbangkan aspek keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain layanan dapat dilihat pada aplikasi ojek online yang memudahkan pemesanan transportasi dan pengiriman barang.
KonseptualService Design adalah pendekatan holistik untuk menciptakan atau meningkatkan layanan yang berpusat pada pengguna dan pengalaman pelanggan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam proses Service Design mulai dari riset pengguna hingga prototipe layanan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya empati dan pemikiran sistematis dalam merancang layanan yang efektif dan berkelanjutan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen Service Design dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kebutuhan pengguna dalam konteks Service Design secara komprehensif.
  3. Setelah melakukan riset, peserta didik dapat menyusun Service Blueprint untuk studi kasus tertentu sesuai kaidah Service Design.
  4. Melalui simulasi, peserta didik dapat membuat prototipe layanan sederhana berdasarkan Service Blueprint yang telah dirancang dengan kreatif.
  5. Dengan presentasi, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas Service Design yang telah dibuat berdasarkan umpan balik pengguna.
Halaman 2 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Service Design membantu peserta didik merancang solusi teknologi informasi yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah aplikasi yang kita gunakan sehari-hari bisa begitu mudah dan nyaman digunakan, seolah tahu apa yang kita butuhkan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam presentasi dan penulisan dokumen Service Blueprint.
Desain Grafis: Aplikasi prinsip-prinsip desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dalam membuat prototipe.
Kewirausahaan: Analisis pasar dan identifikasi peluang layanan baru yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman mereka sebagai pengguna layanan digital, memberikan perspektif nyata tentang kebutuhan dan ekspektasi.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok dan akses internet stabil; platform kolaborasi digital seperti Google Jamboard atau Miro digunakan untuk membuat Service Blueprint secara interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi prototyping seperti Figma atau Adobe XD (versi gratis) untuk membuat maket antarmuka layanan dan video tutorial Service Design dari YouTube.
Halaman 3 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen Service Design dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik menggunakan layanan digital favorit mereka dan mengapa layanan tersebut dianggap baik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi elemen Service Design dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja komponen yang membuat sebuah layanan digital terasa 'sempurna' di mata pengguna?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kegagalan sebuah layanan digital dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalahnya.
  2. Guru menyajikan materi pengantar tentang Service Design, menjelaskan definisi dan pentingnya pendekatan ini dalam pengembangan sistem informasi.
  3. Peserta didik secara individu membaca studi kasus singkat tentang layanan digital yang sukses dan yang gagal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi elemen-elemen Service Design (misalnya, pengguna, titik kontak, proses, bukti fisik) yang ada atau tidak ada pada layanan tersebut.
  3. Peserta didik menggunakan LKPD untuk mencatat hasil identifikasi dan analisis elemen Service Design.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis elemen Service Design dari studi kasus di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi masing-masing kelompok, mengoreksi miskonsepsi dan menguatkan pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang elemen-elemen kunci dalam Service Design dan hubungannya dengan pengalaman pengguna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan elemen-elemen penting dalam Service Design dan mengapa elemen tersebut krusial.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menulis satu hal baru yang dipelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan riset, peserta didik dapat menyusun Service Blueprint untuk studi kasus tertentu sesuai kaidah Service Design.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali elemen-elemen Service Design dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya pemetaan layanan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menyusun Service Blueprint dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memvisualisasikan seluruh proses sebuah layanan dari sudut pandang pengguna dan penyedia?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh Service Blueprint dari layanan terkenal dan meminta peserta didik mengamati komponen-komponennya.
  2. Guru menjelaskan secara detail tentang Service Blueprint: definisi, tujuan, dan komponen-komponennya (customer actions, frontstage, backstage, support processes, physical evidence).
  3. Peserta didik diberikan contoh kasus sederhana untuk berlatih mengidentifikasi alur layanan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali bekerja dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok memilih satu layanan digital sederhana (misalnya, layanan peminjaman buku perpustakaan digital sekolah atau sistem pendaftaran ekstrakurikuler online) sebagai studi kasus.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Menggunakan LKPD, kelompok menyusun Service Blueprint untuk layanan yang dipilih, memetakan setiap interaksi pengguna, tindakan frontstage, backstage, dan bukti fisik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan Service Blueprint mereka di depan kelas, menjelaskan alur dan justifikasi setiap komponen.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan masukan kritis terhadap Service Blueprint yang dipresentasikan, mengidentifikasi potensi perbaikan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan penguatan tentang pentingnya Service Blueprint sebagai alat perencanaan layanan yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah efektif dalam menyusun Service Blueprint dan manfaatnya.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi tantangan yang dihadapi saat membuat blueprint dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka.
  3. Guru menyampaikan materi untuk praktik membuat prototipe sederhana di pertemuan berikutnya (jika ada) dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMerancang Pengalaman Layanan Digital!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dan memetakan elemen-elemen Service Design pada sebuah kasus layanan digital.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, komputer dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Amati 1 yang menunjukkan diagram alur layanan e-commerce.
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi elemen-elemen Service Design yang ada pada layanan tersebut (pengguna, titik kontak, proses, bukti fisik).
  3. Catat hasil identifikasi pada tabel yang disediakan.
  4. Pikirkan satu perbaikan yang bisa dilakukan pada layanan tersebut berdasarkan prinsip Service Design.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'layanan' dalam konteks aplikasi digital?
  2. Sebutkan satu aplikasi yang menurut Anda memiliki layanan sangat baik dan alasannya.
  3. Menurut Anda, apa saja yang perlu diperhatikan agar sebuah aplikasi mudah digunakan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap Service Blueprint yang dihasilkan kelompok dan presentasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi elemen-elemen Service DesignKonsep dasar Service Design dan elemen-elemennya2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis kebutuhan penggunaMetode riset pengguna dan User Persona2 JPkolaborasi
3Menyusun Service BlueprintKomponen dan praktik Service Blueprint2 JPkreativitas
4Membuat prototipe layanan sederhanaPrinsip prototyping dan alat bantu2 JPkreativitas
Halaman 8 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Service Design adalah pendekatan yang berpusat pada pengguna untuk menciptakan layanan yang efektif dan efisien. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan perilaku pengguna, serta koordinasi semua elemen yang terlibat dalam penyediaan layanan, dari interaksi frontstage hingga proses backstage, guna memastikan pengalaman yang mulus dan memuaskan bagi pelanggan.

1. Pengantar Service Design
Service Design adalah proses perencanaan dan pengorganisasian sumber daya (orang, infrastruktur, komunikasi, dan komponen materi) dari suatu layanan untuk meningkatkan kualitas interaksi antara penyedia layanan dan pelanggannya. Tujuannya adalah untuk menciptakan layanan yang relevan, berguna, dan diinginkan oleh pengguna, sekaligus layak secara bisnis dan teknis. Pendekatan ini bersifat holistik dan melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk memastikan semua aspek layanan terintegrasi dengan baik.

2. Elemen Kunci Service Design
Ada beberapa elemen kunci dalam Service Design. Pertama, People, yaitu semua pihak yang terlibat dalam layanan, baik pengguna maupun staf penyedia. Kedua, Props, yaitu artefak fisik atau digital yang digunakan dalam layanan, seperti aplikasi, formulir, atau tanda. Ketiga, Processes, yaitu alur kerja dan langkah-langkah yang dilakukan untuk menyediakan layanan. Keempat, Touchpoints, yaitu titik-titik interaksi antara pengguna dan layanan. Kelima, Physical Evidence, yaitu bukti fisik dari layanan yang diterima pengguna.

3. Pentingnya Riset Pengguna
Riset pengguna adalah fondasi Service Design yang kuat. Melalui riset, desainer dapat memahami kebutuhan, motivasi, dan perilaku target pengguna. Metode riset meliputi wawancara, survei, observasi, dan pembuatan persona pengguna. Pemahaman mendalam tentang pengguna memungkinkan perancang untuk membuat layanan yang benar-benar relevan dan memecahkan masalah nyata. Tanpa riset yang memadai, risiko menciptakan layanan yang tidak sesuai dengan ekspektasi pengguna akan sangat tinggi.

4. Service Blueprint
Service Blueprint adalah alat visual yang memetakan seluruh proses layanan dari sudut pandang pengguna dan penyedia. Ini mencakup Customer Actions (tindakan pengguna), Frontstage Actions (tindakan yang terlihat oleh pengguna), Backstage Actions (tindakan internal yang tidak terlihat pengguna), Support Processes (proses pendukung), dan Physical Evidence (bukti fisik). Blueprint membantu mengidentifikasi titik-titik kritis, potensi masalah, dan peluang inovasi dalam layanan, menciptakan pemahaman bersama antar tim.

5. Prototyping dalam Service Design
Prototyping adalah proses membuat representasi awal dari sebuah ide layanan untuk menguji dan memvalidasi konsep. Prototipe dapat berupa sketsa, maket digital, atau simulasi peran. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik awal dari pengguna dan pemangku kepentingan, sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum implementasi penuh. Ini mengurangi risiko dan biaya pengembangan, serta memastikan layanan yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan.

Rangkuman: Service Design adalah pendekatan holistik untuk merancang layanan yang berpusat pada pengguna, dengan mempertimbangkan semua elemen yang terlibat. Riset pengguna menjadi fondasi untuk memahami kebutuhan, dan Service Blueprint adalah alat visual untuk memetakan seluruh proses layanan. Prototyping memungkinkan pengujian dan validasi ide secara cepat, memastikan layanan yang inovatif, efektif, dan memberikan pengalaman unggul bagi pengguna.

Halaman 9 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Service DesignPendekatan holistik merancang layanan berpusat pada pengguna.
Service BlueprintAlat visual memetakan seluruh proses layanan dari pengguna hingga internal.
TouchpointTitik interaksi antara pengguna dan layanan.
Customer JourneyPerjalanan lengkap pengguna saat berinteraksi dengan layanan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Service Design" mata pelajaran Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Service Design — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh

3 materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi SMK, urut mengajar dari Service Design hingga Platform as a Service (PaaS).

Service DesignModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInfrastructure as a Service (IaaS)Platform as a Service (PaaS)

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi SMK, urut mengajar dari Software as a Service (SaaS) hingga Internet of Things (IoT).

Software as a Service (SaaS)Sistem Keamanan JaringanInternet of Things (IoT)

Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F, dan 6 materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi juga dipanggil sija — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIPeta Konsep
Service DesignPengantar Service DesignElemen Kunci Service DesignPentingnya Riset PenggunaService BlueprintPrototyping dalam Service Design
Dari sub-bab Service DesignLembar tambahan
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Service Design1Infrastructure as a Service (IaaS)1Platform as a Service (PaaS)2Software as a Service (SaaS)2Sistem Keamanan Jaringan…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDService DesignInfrastructure as a Service (IaaS)Platform as a Service (PaaS)
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI SMK?

6 materi, urut mengajar dari Service Design hingga Internet of Things (IoT). Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi sering disebut apa lagi?

Nama resminya Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi, tetapi di sekolah ia juga dipanggil sija. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.