SMKKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI
Service Design

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Service Design adalah pendekatan holistik untuk merancang layanan yang berpusat pada pengguna, dengan mempertimbangkan semua elemen yang terlibat. Riset pengguna menjadi fondasi untuk memahami kebutuhan, dan Service Blueprint adalah alat visual untuk memetakan seluruh proses layanan. Prototyping memungkinkan pengujian dan validasi ide secara cepat, memastikan layanan yang inovatif, efektif, dan memberikan pengalaman unggul bagi pengguna.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Service Design
Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Service Design
Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi
Fase / KelasF / XI
Materi PokokService Design
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep sistem informasi dan kebutuhan pengguna.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis permasalahan terkait sistem informasi, jaringan, dan aplikasi, serta merancang solusi inovatif berbasis teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan mempertimbangkan aspek keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain layanan dapat dilihat pada aplikasi ojek online yang memudahkan pemesanan transportasi dan pengiriman barang.
KonseptualService Design adalah pendekatan holistik untuk menciptakan atau meningkatkan layanan yang berpusat pada pengguna dan pengalaman pelanggan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam proses Service Design mulai dari riset pengguna hingga prototipe layanan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya empati dan pemikiran sistematis dalam merancang layanan yang efektif dan berkelanjutan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen Service Design dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kebutuhan pengguna dalam konteks Service Design secara komprehensif.
  3. Setelah melakukan riset, peserta didik dapat menyusun Service Blueprint untuk studi kasus tertentu sesuai kaidah Service Design.
  4. Melalui simulasi, peserta didik dapat membuat prototipe layanan sederhana berdasarkan Service Blueprint yang telah dirancang dengan kreatif.
  5. Dengan presentasi, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas Service Design yang telah dibuat berdasarkan umpan balik pengguna.
Halaman 2 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Service Design membantu peserta didik merancang solusi teknologi informasi yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah aplikasi yang kita gunakan sehari-hari bisa begitu mudah dan nyaman digunakan, seolah tahu apa yang kita butuhkan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam presentasi dan penulisan dokumen Service Blueprint.
Desain Grafis: Aplikasi prinsip-prinsip desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dalam membuat prototipe.
Kewirausahaan: Analisis pasar dan identifikasi peluang layanan baru yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman mereka sebagai pengguna layanan digital, memberikan perspektif nyata tentang kebutuhan dan ekspektasi.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok dan akses internet stabil; platform kolaborasi digital seperti Google Jamboard atau Miro digunakan untuk membuat Service Blueprint secara interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi prototyping seperti Figma atau Adobe XD (versi gratis) untuk membuat maket antarmuka layanan dan video tutorial Service Design dari YouTube.
Halaman 3 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen Service Design dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik menggunakan layanan digital favorit mereka dan mengapa layanan tersebut dianggap baik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi elemen Service Design dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja komponen yang membuat sebuah layanan digital terasa 'sempurna' di mata pengguna?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kegagalan sebuah layanan digital dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalahnya.
  2. Guru menyajikan materi pengantar tentang Service Design, menjelaskan definisi dan pentingnya pendekatan ini dalam pengembangan sistem informasi.
  3. Peserta didik secara individu membaca studi kasus singkat tentang layanan digital yang sukses dan yang gagal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi elemen-elemen Service Design (misalnya, pengguna, titik kontak, proses, bukti fisik) yang ada atau tidak ada pada layanan tersebut.
  3. Peserta didik menggunakan LKPD untuk mencatat hasil identifikasi dan analisis elemen Service Design.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis elemen Service Design dari studi kasus di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi masing-masing kelompok, mengoreksi miskonsepsi dan menguatkan pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang elemen-elemen kunci dalam Service Design dan hubungannya dengan pengalaman pengguna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan elemen-elemen penting dalam Service Design dan mengapa elemen tersebut krusial.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menulis satu hal baru yang dipelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan riset, peserta didik dapat menyusun Service Blueprint untuk studi kasus tertentu sesuai kaidah Service Design.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali elemen-elemen Service Design dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya pemetaan layanan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menyusun Service Blueprint dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memvisualisasikan seluruh proses sebuah layanan dari sudut pandang pengguna dan penyedia?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh Service Blueprint dari layanan terkenal dan meminta peserta didik mengamati komponen-komponennya.
  2. Guru menjelaskan secara detail tentang Service Blueprint: definisi, tujuan, dan komponen-komponennya (customer actions, frontstage, backstage, support processes, physical evidence).
  3. Peserta didik diberikan contoh kasus sederhana untuk berlatih mengidentifikasi alur layanan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali bekerja dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok memilih satu layanan digital sederhana (misalnya, layanan peminjaman buku perpustakaan digital sekolah atau sistem pendaftaran ekstrakurikuler online) sebagai studi kasus.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Menggunakan LKPD, kelompok menyusun Service Blueprint untuk layanan yang dipilih, memetakan setiap interaksi pengguna, tindakan frontstage, backstage, dan bukti fisik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan Service Blueprint mereka di depan kelas, menjelaskan alur dan justifikasi setiap komponen.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan masukan kritis terhadap Service Blueprint yang dipresentasikan, mengidentifikasi potensi perbaikan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan penguatan tentang pentingnya Service Blueprint sebagai alat perencanaan layanan yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah efektif dalam menyusun Service Blueprint dan manfaatnya.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi tantangan yang dihadapi saat membuat blueprint dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka.
  3. Guru menyampaikan materi untuk praktik membuat prototipe sederhana di pertemuan berikutnya (jika ada) dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMerancang Pengalaman Layanan Digital!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dan memetakan elemen-elemen Service Design pada sebuah kasus layanan digital.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, komputer dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Amati 1 yang menunjukkan diagram alur layanan e-commerce.
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi elemen-elemen Service Design yang ada pada layanan tersebut (pengguna, titik kontak, proses, bukti fisik).
  3. Catat hasil identifikasi pada tabel yang disediakan.
  4. Pikirkan satu perbaikan yang bisa dilakukan pada layanan tersebut berdasarkan prinsip Service Design.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'layanan' dalam konteks aplikasi digital?
  2. Sebutkan satu aplikasi yang menurut Anda memiliki layanan sangat baik dan alasannya.
  3. Menurut Anda, apa saja yang perlu diperhatikan agar sebuah aplikasi mudah digunakan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap Service Blueprint yang dihasilkan kelompok dan presentasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi elemen-elemen Service DesignKonsep dasar Service Design dan elemen-elemennya2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis kebutuhan penggunaMetode riset pengguna dan User Persona2 JPkolaborasi
3Menyusun Service BlueprintKomponen dan praktik Service Blueprint2 JPkreativitas
4Membuat prototipe layanan sederhanaPrinsip prototyping dan alat bantu2 JPkreativitas
Halaman 8 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Service Design adalah pendekatan yang berpusat pada pengguna untuk menciptakan layanan yang efektif dan efisien. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan perilaku pengguna, serta koordinasi semua elemen yang terlibat dalam penyediaan layanan, dari interaksi frontstage hingga proses backstage, guna memastikan pengalaman yang mulus dan memuaskan bagi pelanggan.

1. Pengantar Service Design
Service Design adalah proses perencanaan dan pengorganisasian sumber daya (orang, infrastruktur, komunikasi, dan komponen materi) dari suatu layanan untuk meningkatkan kualitas interaksi antara penyedia layanan dan pelanggannya. Tujuannya adalah untuk menciptakan layanan yang relevan, berguna, dan diinginkan oleh pengguna, sekaligus layak secara bisnis dan teknis. Pendekatan ini bersifat holistik dan melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk memastikan semua aspek layanan terintegrasi dengan baik.

2. Elemen Kunci Service Design
Ada beberapa elemen kunci dalam Service Design. Pertama, People, yaitu semua pihak yang terlibat dalam layanan, baik pengguna maupun staf penyedia. Kedua, Props, yaitu artefak fisik atau digital yang digunakan dalam layanan, seperti aplikasi, formulir, atau tanda. Ketiga, Processes, yaitu alur kerja dan langkah-langkah yang dilakukan untuk menyediakan layanan. Keempat, Touchpoints, yaitu titik-titik interaksi antara pengguna dan layanan. Kelima, Physical Evidence, yaitu bukti fisik dari layanan yang diterima pengguna.

3. Pentingnya Riset Pengguna
Riset pengguna adalah fondasi Service Design yang kuat. Melalui riset, desainer dapat memahami kebutuhan, motivasi, dan perilaku target pengguna. Metode riset meliputi wawancara, survei, observasi, dan pembuatan persona pengguna. Pemahaman mendalam tentang pengguna memungkinkan perancang untuk membuat layanan yang benar-benar relevan dan memecahkan masalah nyata. Tanpa riset yang memadai, risiko menciptakan layanan yang tidak sesuai dengan ekspektasi pengguna akan sangat tinggi.

4. Service Blueprint
Service Blueprint adalah alat visual yang memetakan seluruh proses layanan dari sudut pandang pengguna dan penyedia. Ini mencakup Customer Actions (tindakan pengguna), Frontstage Actions (tindakan yang terlihat oleh pengguna), Backstage Actions (tindakan internal yang tidak terlihat pengguna), Support Processes (proses pendukung), dan Physical Evidence (bukti fisik). Blueprint membantu mengidentifikasi titik-titik kritis, potensi masalah, dan peluang inovasi dalam layanan, menciptakan pemahaman bersama antar tim.

5. Prototyping dalam Service Design
Prototyping adalah proses membuat representasi awal dari sebuah ide layanan untuk menguji dan memvalidasi konsep. Prototipe dapat berupa sketsa, maket digital, atau simulasi peran. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik awal dari pengguna dan pemangku kepentingan, sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum implementasi penuh. Ini mengurangi risiko dan biaya pengembangan, serta memastikan layanan yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan.

Rangkuman: Service Design adalah pendekatan holistik untuk merancang layanan yang berpusat pada pengguna, dengan mempertimbangkan semua elemen yang terlibat. Riset pengguna menjadi fondasi untuk memahami kebutuhan, dan Service Blueprint adalah alat visual untuk memetakan seluruh proses layanan. Prototyping memungkinkan pengujian dan validasi ide secara cepat, memastikan layanan yang inovatif, efektif, dan memberikan pengalaman unggul bagi pengguna.

Halaman 9 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Service DesignPendekatan holistik merancang layanan berpusat pada pengguna.
Service BlueprintAlat visual memetakan seluruh proses layanan dari pengguna hingga internal.
TouchpointTitik interaksi antara pengguna dan layanan.
Customer JourneyPerjalanan lengkap pengguna saat berinteraksi dengan layanan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Service Design — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Service Design" mata pelajaran Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Service Design — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Service Design ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIPeta Konsep
Service DesignPengantar Service DesignElemen Kunci Service DesignPentingnya Riset PenggunaService BlueprintPrototyping dalam Service Design
Dari sub-bab Service DesignHalaman 12
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Service Design yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Lihat semua Modul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Service Design pada Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi SMK, Fase F, elemen Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi.

Modul Service Design ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi materi Service Design ini gratis?

Ya. Modul Service Design untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Service Design ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Service Design ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Service Design dapat Anda sesuaikan dengan murid Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Service Design ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Service Design tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Service Design untuk Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Service Design ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Service Design beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Service Design disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.