Modul Ajar SMK

Modul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas X SMK

1 modul ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Instalasi Tenaga Listrik. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Instalasi Tenaga Listrik, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Instalasi Tenaga Listrik selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Instalasi Tenaga Listrik
Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Instalasi Tenaga Listrik
Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranTeknik Instalasi Tenaga Listrik
Fase / KelasE / X
Materi PokokInstalasi Tenaga Listrik
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep fisika listrik dan keselamatan kerja umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPenerapan Dasar-dasar Teknik Instalasi Tenaga Listrik
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami prinsip dasar kelistrikan, komponen instalasi tenaga listrik, serta menerapkan prosedur keselamatan kerja dan standar operasional dalam instalasi tenaga listrik.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualInstalasi tenaga listrik ditemukan di setiap bangunan, dari rumah tinggal hingga pabrik besar, untuk menyalurkan daya ke peralatan elektronik.
KonseptualKonsep inti dari instalasi tenaga listrik meliputi rangkaian listrik, hukum Ohm, daya listrik, dan sistem pengaman instalasi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur pemasangan komponen instalasi listrik, pengujian, dan pemeliharaan sesuai standar yang berlaku.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan kepatuhan terhadap standar dalam pekerjaan instalasi listrik untuk menghindari bahaya dan kegagalan sistem.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar kelistrikan dengan tepat.
  2. Setelah mengamati berbagai komponen instalasi, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan fungsi komponen instalasi tenaga listrik dengan benar.
  3. Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi, peserta didik dapat menguraikan prosedur keselamatan kerja dalam instalasi tenaga listrik sesuai standar K3.
  4. Melalui praktik pemasangan instalasi, peserta didik dapat merangkai komponen instalasi tenaga listrik sederhana sesuai standar PUIL 2011.
  5. Setelah melakukan pengujian rangkaian, peserta didik dapat mengevaluasi hasil instalasi tenaga listrik yang dibuat dengan cermat.
  6. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan solusi pada instalasi tenaga listrik yang tidak standar.
Halaman 2 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami instalasi tenaga listrik bukan hanya tentang menyambung kabel, tetapi juga tentang memastikan keamanan, efisiensi, dan keandalan sistem listrik untuk penggunaan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana listrik bisa sampai ke rumah kita dengan aman dan apa saja komponen yang memastikan keamanan tersebut?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami konsep dasar listrik seperti arus, tegangan, dan hambatan yang menjadi dasar instalasi.
Matematika: Menghitung daya, resistansi, dan kebutuhan material untuk instalasi listrik yang efisien.
Bahasa Indonesia: Menyusun laporan praktik dan menjelaskan prosedur keselamatan kerja secara jelas dan runtut.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam diskusi tentang keamanan instalasi listrik di rumah atau lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di laboratorium listrik yang dilengkapi dengan peralatan standar dan area praktik yang aman, serta akses internet untuk mencari referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan simulasi rangkaian listrik online dan video tutorial pemasangan instalasi listrik untuk memperjelas konsep dan prosedur.
Halaman 3 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar kelistrikan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang fenomena listrik statis dan dinamis di sekitar kita, kemudian bertanya, 'Apa yang kamu pahami dari video ini tentang listrik?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu memahami prinsip dasar kelistrikan dan mengidentifikasi komponen instalasi, serta menjelaskan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar instalasi listrik rumah tangga yang bermasalah (misalnya, korsleting atau kabel terbuka) dan meminta peserta didik mengidentifikasi potensi bahaya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi studi kasus tentang masalah instalasi listrik.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari bahan ajar dan sumber lain (internet) untuk menjelaskan prinsip dasar kelistrikan (arus, tegangan, hambatan) yang relevan dengan kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menganalisis masalah pada gambar instalasi listrik, mengidentifikasi komponen yang terlibat, dan menyusun solusi berdasarkan prinsip kelistrikan.
  2. Peserta didik dalam kelompok membuat mind map atau diagram sederhana yang menunjukkan hubungan antara prinsip kelistrikan dan fungsi komponen instalasi.
  3. Setiap kelompok mempersiapkan presentasi singkat tentang hasil analisis dan solusi yang mereka temukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik, mengoreksi miskonsepsi jika ada.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang prinsip dasar kelistrikan dan pentingnya identifikasi masalah pada instalasi listrik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang prinsip dasar kelistrikan dan komponen instalasi.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang prosedur keselamatan kerja untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi, peserta didik dapat menguraikan prosedur keselamatan kerja dalam instalasi tenaga listrik sesuai standar K3.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Mengapa keselamatan kerja sangat penting dalam instalasi listrik?' dan mengaitkan dengan tugas baca yang diberikan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu memahami prosedur keselamatan kerja dan mengidentifikasi potensi bahaya dalam instalasi listrik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar atau video kecelakaan kerja akibat kelalaian dalam instalasi listrik dan meminta peserta didik mengidentifikasi penyebabnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya dan diberikan studi kasus tentang insiden kecelakaan kerja di bidang instalasi listrik.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menganalisis studi kasus tersebut, mengidentifikasi pelanggaran K3 yang terjadi, dan mencari solusi pencegahannya dari bahan ajar atau sumber lain.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar prosedur keselamatan kerja yang harus dipatuhi untuk mencegah insiden serupa, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat.
  2. Peserta didik merancang poster atau infografis sederhana yang berisi poin-poin penting keselamatan kerja dalam instalasi listrik.
  3. Setiap kelompok mempresentasikan poster atau infografis mereka di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, masukan, atau pertanyaan terkait poster K3 yang disajikan.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang pentingnya K3 dalam instalasi listrik, serta mengoreksi jika ada informasi yang kurang tepat.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa kepatuhan terhadap standar K3 adalah kunci utama dalam bekerja di bidang kelistrikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang prosedur keselamatan kerja dan potensi bahaya dalam instalasi tenaga listrik.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merenungkan komitmen mereka terhadap K3 dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka.
  3. Guru memberikan pengantar untuk materi praktik instalasi sederhana di pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya pada instalasi listrik yang tidak standar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Instalasi tenaga listrik adalah sistem yang kompleks dan vital dalam kehidupan modern. Memahami dasar-dasar instalasi, komponen, serta prosedur keselamatan adalah kunci untuk memastikan listrik dapat dimanfaatkan dengan aman dan efisien.

Alat & bahan: Gambar instalasi listrik bermasalah, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amatilah Gambar 1 yang menunjukkan instalasi listrik rumah tangga yang tidak standar.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, apa saja potensi bahaya yang dapat timbul dari kondisi instalasi tersebut?
  3. Catatlah komponen-komponen yang terlihat bermasalah dan jelaskan mengapa komponen tersebut berpotensi menimbulkan bahaya.
  4. Rumuskan rekomendasi perbaikan untuk setiap masalah yang kamu temukan agar instalasi menjadi aman dan sesuai standar.
  5. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang arus listrik?
  2. Sebutkan minimal dua bahaya yang mungkin terjadi jika instalasi listrik tidak benar!
  3. Apa fungsi utama dari sekring atau MCB dalam instalasi listrik?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis masalah instalasi listrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan prinsip dasar kelistrikanPrinsip dasar kelistrikan (arus, tegangan, hambatan)2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi jenis dan fungsi komponen instalasi tenaga listrikKomponen instalasi listrik (kabel, sakelar, stop kontak, MCB)2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Menguraikan prosedur keselamatan kerja dalam instalasi tenaga listrikProsedur K3 (APD, bahaya, penanganan)2 JPKolaborasi, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Instalasi tenaga listrik adalah sistem yang kompleks dan vital dalam kehidupan modern. Memahami dasar-dasar instalasi, komponen, serta prosedur keselamatan adalah kunci untuk memastikan listrik dapat dimanfaatkan dengan aman dan efisien. Modul ini akan membimbing kamu memahami prinsip-prinsip ini, membekali kamu dengan pengetahuan yang diperlukan untuk bekerja di bidang ini dengan kompeten dan bertanggung jawab.

1. Prinsip Dasar Kelistrikan
Listrik mengalir karena adanya perbedaan potensial (tegangan) dan besarnya aliran ditentukan oleh hambatan dalam rangkaian. Hukum Ohm (V=IR) adalah dasar untuk memahami hubungan antara tegangan (Volt), arus (Ampere), dan hambatan (Ohm). Arus listrik dapat mengalir melalui konduktor, sedangkan isolator menghambat aliran listrik. Pemahaman ini penting untuk merancang dan menganalisis rangkaian instalasi listrik agar berfungsi dengan baik dan aman, mencegah terjadinya korsleting atau kelebihan beban.

2. Komponen Instalasi Tenaga Listrik
Instalasi listrik terdiri dari berbagai komponen penting seperti kabel sebagai penghantar, sakelar untuk memutus/menyambung arus, stop kontak sebagai titik sambungan ke peralatan, dan Miniature Circuit Breaker (MCB) atau sekring sebagai pengaman terhadap arus berlebih. Selain itu, ada juga kotak sambung, fitting lampu, dan grounding. Setiap komponen memiliki fungsi spesifik dan harus dipilih sesuai standar serta dipasang dengan benar untuk menjamin keamanan dan keandalan sistem.

3. Prosedur Keselamatan Kerja (K3)
Keselamatan kerja dalam instalasi listrik adalah prioritas utama. Selalu gunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan isolasi, sepatu keselamatan, dan kacamata pelindung. Pastikan sumber listrik telah dimatikan dan diisolasi sebelum bekerja. Gunakan testpen untuk memastikan tidak ada tegangan sisa. Hindari bekerja dalam kondisi basah dan pastikan peralatan yang digunakan dalam kondisi baik. Kepatuhan terhadap prosedur K3 dapat mencegah kecelakaan fatal seperti sengatan listrik atau kebakaran.

4. Standar Instalasi Listrik
Pemasangan instalasi listrik harus mengacu pada standar yang berlaku, seperti Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 di Indonesia. Standar ini mengatur tentang pemilihan material, ukuran kabel, pemasangan komponen, sistem pengaman, dan pengujian instalasi. Kepatuhan terhadap standar ini memastikan instalasi aman, efisien, dan memiliki umur pakai yang panjang. Instalasi yang tidak sesuai standar berisiko tinggi menyebabkan bahaya listrik dan kerusakan peralatan.

Rangkuman: Instalasi tenaga listrik melibatkan pemahaman prinsip dasar kelistrikan, pengenalan komponen-komponennya, serta penerapan prosedur keselamatan kerja yang ketat. Kepatuhan terhadap standar seperti PUIL 2011 sangat penting untuk memastikan keamanan, efisiensi, dan keandalan sistem. Dengan pengetahuan ini, kamu dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif dalam penggunaan energi listrik.

Halaman 9 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Arus ListrikAliran muatan listrik
Tegangan ListrikPerbedaan potensial listrik
Hambatan ListrikPenghalang aliran arus listrik
MCBMiniature Circuit Breaker, pengaman arus berlebih
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Instalasi Tenaga Listrik" mata pelajaran Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Instalasi Tenaga Listrik — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Di sekolah, Teknik Instalasi Tenaga Listrik juga dipanggil konsentrasi titl — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XPeta Konsep
Instalasi Tenaga ListrikPrinsip Dasar KelistrikanKomponen Instalasi Tenaga ListrikProsedur Keselamatan Kerja (K3)Standar Instalasi Listrik
Dari sub-bab Instalasi Tenaga ListrikLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Instalasi Tenaga Listrik · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas X SMK

Apakah modul ajar Teknik Instalasi Tenaga Listrik ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Teknik Instalasi Tenaga Listrik?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Teknik Instalasi Tenaga Listrik sering disebut apa lagi?

Nama resminya Teknik Instalasi Tenaga Listrik, tetapi di sekolah ia juga dipanggil konsentrasi titl. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.