Modul Ajar SMK

Modul Ajar Teknik Otomasi Industri Kelas XI SMK

1 modul ajar Teknik Otomasi Industri kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Teknik Otomasi Industri Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik
Teknik Otomasi Industri · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik
Teknik Otomasi Industri · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranTeknik Otomasi Industri
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik
Alokasi Waktu2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami dasar-dasar pneumatik, hidrolik, dan rangkaian listrik dasar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainSistem Kontrol dan Otomasi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis, merancang, menginstalasi, dan menguji sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik pada berbagai aplikasi industri sesuai standar operasional dan keselamatan kerja.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik banyak digunakan pada mesin-mesin industri modern seperti lengan robot, mesin pengepakan, dan sistem perakitan otomatis.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah integrasi antara komponen listrik (sensor, aktuator, PLC) dengan komponen pneumatik atau hidrolik (silinder, katup) untuk mengendalikan gerakan dan proses secara otomatis.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur perancangan skema, instalasi komponen, pemrograman PLC, dan pengujian sistem kontrol elektropneumatik serta elektrohidrolik.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang prinsip kerja setiap komponen dan integrasinya untuk memecahkan masalah kontrol otomatisasi di industri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan prinsip kerja serta komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat merancang rangkaian kontrol elektropneumatik sederhana menggunakan software simulasi dengan benar.
  3. Setelah mengamati demonstrasi dan membaca jobsheet, peserta didik dapat menginstalasi sistem kontrol elektropneumatik single acting cylinder secara mandiri dan sesuai prosedur K3.
  4. Melalui praktik instalasi dan pengujian, peserta didik dapat menguji fungsi rangkaian kontrol elektropneumatik dan mengidentifikasi potensi masalah dengan cermat.
  5. Setelah menganalisis skema dan data teknis, peserta didik dapat merancang rangkaian kontrol elektrohidrolik menggunakan software simulasi dengan akurat.
Halaman 2 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik memungkinkan peserta didik merancang solusi otomatisasi yang efisien dan aman untuk berbagai kebutuhan industri, meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kesalahan manusia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah robot industri dapat mengangkat dan memindahkan benda berat secara presisi hanya dengan perintah dari komputer?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami prinsip tekanan, aliran fluida, dan gaya pada sistem pneumatik dan hidrolik.
Teknik Listrik: Menerapkan konsep rangkaian listrik, komponen elektronika, dan dasar-dasar PLC untuk kontrol sistem.
Kewirausahaan: Mengembangkan ide produk atau jasa yang memanfaatkan sistem kontrol otomatis untuk solusi industri.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/komunitas dapat mendukung dengan memberikan contoh aplikasi sistem kontrol otomatis di lingkungan sekitar atau mengajak peserta didik mengunjungi industri kecil.
Lingkungan PembelajaranRuang praktik/bengkel yang dilengkapi workstation pneumatik/hidrolik, sumber daya listrik, dan perlengkapan K3 yang memadai, serta akses internet untuk mencari referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan software simulasi (misalnya FluidSIM) untuk merancang dan menguji rangkaian elektropneumatik/elektrohidrolik sebelum diimplementasikan secara fisik.
Halaman 3 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan prinsip kerja serta komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang aplikasi mesin industri yang menggunakan sistem pneumatik dan hidrolik, lalu bertanya 'Menurut kalian, apa yang membuat mesin-mesin ini bergerak otomatis dan presisi?'.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis prinsip dan komponen elektropneumatik/elektrohidrolik, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengendalikan gerakan silinder pneumatik hanya dengan tombol listrik?' untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik yang sering ditemui di industri, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi komponen-komponen yang mereka kenali dan fungsi dasarnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi studi kasus tentang kegagalan pada sistem otomatisasi dan diminta menganalisis penyebabnya dari sisi elektropneumatik atau elektrohidrolik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari bahan ajar, internet, atau buku referensi untuk memahami prinsip kerja dan komponen sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik. Mereka fokus pada perbedaan antara keduanya (media kerja, tekanan, aplikasi).
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat mind map atau diagram perbandingan yang menunjukkan perbedaan dan persamaan antara sistem elektropneumatik dan elektrohidrolik, termasuk komponen utamanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan mind map mereka di depan kelas. Kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya atau memberikan tanggapan.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat, dan mengapresiasi usaha setiap kelompok.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan poin-poin penting mengenai prinsip kerja dan komponen elektropneumatik serta elektrohidrolik, menekankan aplikasi praktisnya di industri.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru merangkum perbedaan dan karakteristik sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini, menanyakan 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini dan bagaimana rasanya saat menemukan jawabannya?'. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh aplikasi lain dari kedua sistem ini dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Guru menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati demonstrasi dan membaca jobsheet, peserta didik dapat menginstalasi sistem kontrol elektropneumatik single acting cylinder secara mandiri dan sesuai prosedur K3.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Siapa yang bisa menjelaskan kembali apa itu sistem elektropneumatik dan komponen utamanya?' untuk mengaitkan materi sebelumnya dengan praktik hari ini.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melakukan instalasi dan pengujian sistem elektropneumatik sederhana, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita memastikan rangkaian yang kita buat berfungsi dengan benar dan aman?' untuk menekankan pentingnya K3 dan pengujian.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menunjukkan modul praktik elektropneumatik dan bertanya kepada peserta didik 'Bagaimana cara kita merangkai komponen-komponen ini agar silinder dapat bergerak maju mundur secara otomatis saat tombol ditekan?'.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagikan jobsheet praktik instalasi sistem kontrol elektropneumatik single acting cylinder dan meminta setiap kelompok untuk mempelajari skema rangkaian serta daftar alat dan bahan. Peserta didik membuat daftar langkah kerja secara mandiri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok menyusun jadwal pelaksanaan praktik, termasuk pembagian tugas dan estimasi waktu untuk setiap tahapan (persiapan alat, instalasi, pengujian, perapian).
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai melakukan instalasi rangkaian elektropneumatik di workstation masing-masing sesuai jobsheet. Guru memonitor kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan memastikan penerapan prosedur K3.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setelah instalasi selesai, setiap kelompok menguji fungsi rangkaian yang telah dibuat. Mereka mencatat hasil pengujian, termasuk identifikasi masalah jika ada, dan mencari solusinya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi pengalaman: Setiap kelompok mempresentasikan hasil instalasi dan pengujian mereka, termasuk tantangan yang dihadapi dan cara mengatasinya. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian, pemahaman skema, dan penerapan K3 dalam praktik instalasi sistem kontrol.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah instalasi dan pengujian sistem elektropneumatik yang benar, serta pentingnya K3.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pengalaman praktik, menanyakan 'Apa yang paling berkesan dari praktik hari ini? Apa yang akan kalian lakukan berbeda di praktik selanjutnya?'. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan hasil praktik peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan informasi mengenai materi selanjutnya (elektrohidrolik) dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi komponen utama sistem kontrol elektropneumatik.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Sistem kontrol otomatis adalah tulang punggung industri modern, dan elektropneumatik serta elektrohidrolik adalah dua teknologi krusial di dalamnya.

Alat & bahan: Modul praktik elektropneumatik, gambar skema rangkaian elektropneumatik, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 skema rangkaian elektropneumatik di bawah ini.
  2. Identifikasi setiap komponen yang ada pada skema dan tuliskan namanya pada tabel pengamatan.
  3. Diskusikan dengan kelompok fungsi dari masing-masing komponen yang telah diidentifikasi.
  4. Lengkapilah tabel pengamatan dengan fungsi komponen yang benar.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa perbedaan dasar antara fluida kerja pneumatik dan hidrolik?
  2. Sebutkan minimal tiga komponen dasar yang ada pada sistem kontrol listrik!
  3. Bagaimana cara kerja sebuah relay dalam rangkaian listrik?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan praktik, serta penilaian hasil mind map dan jobsheet.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis, serta penilaian produk praktik instalasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis perbedaan prinsip kerja serta komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik dengan tepat.Prinsip kerja dan komponen elektropneumatik/elektrohidrolik.3 JPpenalaran kritis
2Merancang rangkaian kontrol elektropneumatik sederhana menggunakan software simulasi dengan benar.Perancangan skema elektropneumatik.2 JPkreativitas
3Menginstalasi sistem kontrol elektropneumatik single acting cylinder secara mandiri dan sesuai prosedur K3.Instalasi dan pengujian sistem elektropneumatik.5 JPkemandirian
4Menguji fungsi rangkaian kontrol elektropneumatik dan mengidentifikasi potensi masalah dengan cermat.Pengujian dan troubleshooting sistem elektropneumatik.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem kontrol otomatis adalah tulang punggung industri modern, dan elektropneumatik serta elektrohidrolik adalah dua teknologi krusial di dalamnya. Modul ini akan membimbing Anda memahami bagaimana listrik berkolaborasi dengan fluida bertekanan untuk menciptakan gerakan presisi dan otomatisasi yang efisien, membuka pintu bagi inovasi di berbagai sektor industri.

1. Pengenalan Sistem Elektropneumatik
Elektropneumatik adalah sistem kontrol yang menggabungkan tenaga udara bertekanan (pneumatik) dengan sinyal listrik untuk mengendalikan aktuator. Komponen utamanya meliputi kompresor, unit perawatan udara (FRL), katup kontrol arah solenoid, silinder pneumatik, sensor, dan elemen kontrol listrik seperti tombol, relay, atau PLC. Keunggulan sistem ini adalah respons cepat, bersih, dan aman untuk lingkungan yang mudah terbakar, sering digunakan pada mesin pengemas, perakitan, dan penjepit.

2. Pengenalan Sistem Elektrohidrolik
Elektrohidrolik adalah sistem kontrol yang memanfaatkan fluida cair bertekanan (hidrolik) yang digerakkan oleh listrik. Komponen pentingnya meliputi pompa hidrolik, tangki oli, filter, katup kontrol arah solenoid, silinder hidrolik, dan unit kontrol listrik. Sistem ini mampu menghasilkan gaya yang sangat besar dan presisi tinggi, menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi berat seperti mesin press, alat berat konstruksi, dan sistem kemudi kapal. Namun, perlu perhatian khusus terhadap kebersihan fluida dan kebocoran.

3. Perbandingan Elektropneumatik dan Elektrohidrolik
Meskipun keduanya mengintegrasikan kontrol listrik dengan fluida bertekanan, elektropneumatik menggunakan udara, sementara elektrohidrolik menggunakan oli. Perbedaan ini berdampak pada karakteristik kinerja: pneumatik lebih cepat dan bersih namun gayanya terbatas, sedangkan hidrolik lebih lambat namun mampu menghasilkan gaya sangat besar dan presisi tinggi. Pemilihan sistem bergantung pada kebutuhan aplikasi, lingkungan kerja, dan biaya operasional yang diinginkan.

4. Komponen Utama dan Fungsinya
Dalam sistem elektropneumatik dan elektrohidrolik, komponen kunci meliputi: aktuator (silinder) yang mengubah energi fluida menjadi gerakan; katup kontrol arah (solenoid valve) yang mengatur aliran fluida berdasarkan sinyal listrik; sensor (limit switch, proximity sensor) yang mendeteksi posisi atau keberadaan objek; serta elemen kontrol listrik seperti tombol tekan, relay, kontaktor, dan Programmable Logic Controller (PLC) yang memproses logika kontrol dan mengaktifkan solenoid katup. Pemahaman fungsi masing-masing komponen sangat penting dalam perancangan dan pemecahan masalah.

5. Prinsip Kerja Sistem Kontrol
Prinsip dasar sistem kontrol elektropneumatik/elektrohidrolik adalah mengubah sinyal listrik (dari tombol, sensor, atau PLC) menjadi aksi mekanis melalui aktuator. Ketika sinyal listrik mengaktifkan solenoid pada katup kontrol arah, katup akan berpindah posisi, mengarahkan aliran fluida bertekanan ke satu sisi silinder, menyebabkan piston bergerak. Saat sinyal listrik dilepaskan atau sinyal lain masuk, katup kembali ke posisi semula atau berpindah ke posisi lain, mengarahkan fluida untuk menggerakkan piston ke arah berlawanan atau menghentikannya. Urutan gerakan ini diatur oleh logika kontrol yang dirancang.

Rangkuman: Sistem kontrol elektropneumatik dan elektrohidrolik mengintegrasikan kontrol listrik dengan tenaga fluida bertekanan untuk otomatisasi industri. Elektropneumatik menggunakan udara, cocok untuk kecepatan dan kebersihan; elektrohidrolik menggunakan oli, ideal untuk gaya besar dan presisi. Pemahaman komponen (aktuator, katup solenoid, sensor, PLC) dan prinsip kerjanya esensial untuk perancangan, instalasi, dan pemecahan masalah sistem kontrol otomatis yang efisien dan aman.

Halaman 9 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PneumatikSistem yang menggunakan udara bertekanan sebagai media kerja.
HidrolikSistem yang menggunakan cairan (oli) bertekanan sebagai media kerja.
SolenoidKomponen elektromagnetik yang mengubah energi listrik menjadi gerakan mekanik linear.
AktuatorPerangkat yang mengubah energi fluida menjadi gerakan mekanis, misalnya silinder.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Otomasi Industri · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik" mata pelajaran Teknik Otomasi Industri Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan

3 materi Teknik Otomasi Industri SMK, urut mengajar dari Sistem Kontrol Elektromekanik hingga Piranti Sensor dan Aktuator Industri.

Sistem Kontrol ElektromekanikSistem Kontrol ElektronikPiranti Sensor dan Aktuator Industri

Semester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh

3 materi Teknik Otomasi Industri SMK, urut mengajar dari Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik hingga Sistem Robot Industri.

Sistem Kontrol Elektropneumatik dan ElektrohidrolikModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Kontrol IndustriSistem Robot Industri

Teknik Otomasi Industri Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F, dan 6 materi Teknik Otomasi Industri setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Teknik Otomasi Industri juga dipanggil konsentrasi toi — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Teknik Otomasi Industri kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Teknik Otomasi Industri kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Teknik Otomasi Industri kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Teknik Otomasi Industri bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XIPeta Konsep
Sistem Kontrol Elektropneumatik dan ElektrohidrolikPengenalan Sistem ElektropneumatikPengenalan Sistem ElektrohidrolikPerbandingan Elektropneumatik dan ElektrohidrolikKomponen Utama dan FungsinyaPrinsip Kerja Sistem Kontrol
Dari sub-bab Sistem Kontrol Elektropneumatik dan ElektrohidrolikLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaTeknik Otomasi Industri · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Sistem Kontrol Elektromekanik1Sistem Kontrol Elektronik1Piranti Sensor dan Aktuator Industri2Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Elektrohidrolik2Sistem Kontrol Industri…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDSistem Kontrol ElektromekanikSistem Kontrol ElektronikPiranti Sensor dan Aktuator Industri
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Teknik Otomasi Industri Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Teknik Otomasi Industri ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Teknik Otomasi Industri kelas XI SMK?

6 materi, urut mengajar dari Sistem Kontrol Elektromekanik hingga Sistem Robot Industri. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Teknik Otomasi Industri?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Teknik Otomasi Industri sering disebut apa lagi?

Nama resminya Teknik Otomasi Industri, tetapi di sekolah ia juga dipanggil konsentrasi toi. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.