Modul Ajar SMP

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII SMP

4 modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas VIII SMP (Fase D) siap unduh — Aṣṭa Aiśwarya sebagai kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa,, Catur Purusa Artha ( empat…

4 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas VIII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul DHARMAGITA, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul DHARMAGITA selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
DHARMAGITA
Pendidikan Agama Hindu · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
DHARMAGITA
Pendidikan Agama Hindu · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokDHARMAGITA
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang ajaran agama Hindu dan beberapa bentuk seni keagamaan seperti kidung atau mantra sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainSradha dan Susila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami ajaran Sradha dan Susila dalam agama Hindu, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui praktik Dharmagita untuk menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dan karakter luhur.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDharmagita adalah nyanyian suci dalam agama Hindu yang sering dilantunkan dalam upacara keagamaan dan kegiatan spiritual.
KonseptualDharmagita memiliki konsep dasar sebagai media untuk menyampaikan ajaran-ajaran suci, memuja Tuhan, dan menenangkan pikiran melalui melodi dan syair yang mengandung nilai-nilai dharma.
ProseduralMempelajari Dharmagita melibatkan langkah-langkah memahami teks, melafalkan dengan intonasi yang benar, menghafal, dan melantunkannya sesuai irama dan etika.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana proses belajar Dharmagita membantu mereka memahami lebih dalam tentang spiritualitas, budaya, dan cara mengekspresikan keyakinan mereka secara kreatif.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMelalui lantunan Dharmagita, peserta didik merasakan kedekatan dan kekaguman pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, menumbuhkan rasa bhakti yang tulus dalam hati mereka.
2. Cinta IlmuMempelajari syair dan makna Dharmagita mendorong peserta didik untuk terus menggali ilmu pengetahuan keagamaan, memahami filosofi luhur, dan memperkaya wawasan spiritual mereka.
3. Cinta LingkunganDharmagita seringkali menceritakan keindahan alam dan pentingnya menjaga keseimbangan. Hal ini menginspirasi peserta didik untuk lebih menyayangi dan melestarikan lingkungan sekitar.
4. Cinta Diri dan SesamaMelantunkan Dharmagita secara bersama-sama menumbuhkan rasa kebersamaan dan toleransi, serta mengajarkan peserta didik untuk menghargai sesama sebagai ciptaan Tuhan.
5. Cinta Tanah AirDharmagita adalah bagian dari warisan budaya bangsa. Dengan mempelajari dan melestarikannya, peserta didik menunjukkan rasa cinta dan bangga terhadap kebudayaan serta identitas Tanah Air Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan pengertian, jenis, dan fungsi Dharmagita dalam ajaran agama Hindu dengan benar.
  2. Mengidentifikasi nilai-nilai ajaran agama Hindu yang terkandung dalam syair-syair Dharmagita secara tepat.
  3. Menganalisis makna filosofis dari beberapa contoh Dharmagita pilihan.
  4. Melantunkan Dharmagita sederhana dengan intonasi, irama, dan ekspresi yang baik dan benar.
  5. Mempresentasikan hasil analisis dan praktik melantunkan Dharmagita di depan kelas.
  6. Mengembangkan kreativitas dalam menciptakan atau menginterpretasikan Dharmagita sesuai pemahaman pribadi.
Halaman 2 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan melantunkan Dharmagita bukan hanya sekadar bernyanyi, tetapi merupakan cara mendalam untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, meresapi nilai-nilai ajaran agama, dan melestarikan warisan budaya Hindu.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana nyanyian suci dapat membantu kita lebih dekat dengan Tuhan dan memahami ajaran agama kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mempelajari teknik vokal, irama, dan ekspresi dalam melantunkan Dharmagita sebagai bentuk seni pertunjukan.
Bahasa Indonesia: Menganalisis makna syair Dharmagita, memahami diksi, gaya bahasa, dan struktur kalimat dalam bahasa Kawi atau Sanskerta yang diterjemahkan.
Sejarah: Menelusuri sejarah dan perkembangan Dharmagita dari masa ke masa serta kaitannya dengan peradaban Hindu kuno.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung anak berlatih melantunkan Dharmagita di rumah dan menghadiri acara keagamaan di Pura atau banjar yang melantunkan Dharmagita.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk praktik melantunkan Dharmagita, dengan tersedianya ruang gerak dan akustik yang memadai, serta kebersihan yang terjaga.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi musik atau video tutorial Dharmagita dari YouTube untuk referensi irama dan melodi, serta penggunaan platform presentasi digital untuk menampilkan hasil analisis syair.
Halaman 3 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menjelaskan pengertian, jenis, dan fungsi Dharmagita dalam ajaran agama Hindu dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang seni suara dalam keagamaan, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Dharmagita, dan melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang nyanyian suci dalam agama Hindu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati video atau rekaman lantunan Dharmagita, kemudian secara mandiri atau kelompok kecil mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) mengenai pengertian, jenis-jenis (misal: kidung, kekawin, palawakya), dan fungsi Dharmagita dalam upacara dan kehidupan sehari-hari umat Hindu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat peta konsep atau mind map tentang Dharmagita yang mencakup pengertian, jenis, dan fungsinya, lalu mendiskusikannya untuk memperkuat pemahaman awal mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil peta konsepnya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang konsep dasar Dharmagita dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi nilai-nilai ajaran agama Hindu yang terkandung dalam syair-syair Dharmagita secara tepat dan menganalisis makna filosofis dari beberapa contoh Dharmagita pilihan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mereview singkat materi pertemuan sebelumnya, dan mengaitkan dengan materi hari ini tentang makna Dharmagita. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan studi kasus berupa potongan syair Dharmagita yang mengandung nilai-nilai luhur.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis potongan syair Dharmagita yang diberikan, mengidentifikasi nilai-nilai ajaran agama Hindu (misal: kejujuran, kasih sayang, bhakti) yang terkandung di dalamnya, serta mencoba menafsirkan makna filosofisnya dengan bantuan referensi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk menjelaskan nilai-nilai dan makna filosofis dari Dharmagita yang mereka analisis, serta bagaimana nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitKelompok mempresentasikan hasil analisisnya, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelas. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai Dharmagita dalam pembentukan karakter.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran, memberikan motivasi untuk terus menggali makna ajaran Hindu, menginformasikan tugas praktik untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis makna dan nilai-nilai Dharmagita serta mempraktikkan pelantunannya.

Alat & bahan: Kertas folio, alat tulis, gawai/laptop (opsional), speaker, teks Dharmagita pilihan

Langkah kerja:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Pilihlah satu Dharmagita sederhana dari daftar yang disediakan atau yang kalian ketahui.
  3. Analisis makna setiap bait dan identifikasi nilai-nilai moral atau ajaran Hindu yang terkandung di dalamnya.
  4. Berlatihlah melantunkan Dharmagita tersebut secara bersama-sama dengan memperhatikan intonasi, irama, dan ekspresi.
  5. Siapkan presentasi kelompok untuk menyampaikan hasil analisis dan menampilkan lantunan Dharmagita kalian.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang nyanyian suci dalam agama Hindu?
  2. Pernahkah kalian mendengar atau melantunkan Dharmagita?
  3. Menurut kalian, apa fungsi sebuah nyanyian dalam upacara keagamaan?
  4. Apa saja jenis-jenis Dharmagita yang kalian tahu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik melantunkan Dharmagita.

Sumatif (akhir): Penilaian performa melantunkan Dharmagita dan presentasi analisis makna syair, serta tes tertulis singkat.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian, jenis, dan fungsi DharmagitaKonsep dasar Dharmagita2 JPkeimanan dan ketakwaan
2Mengidentifikasi nilai dan menganalisis makna filosofis DharmagitaNilai dan makna Dharmagita2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Melantunkan Dharmagita dan mempresentasikannyaPraktik pelantunan dan interpretasi Dharmagita2 JPkreativitas, komunikasi
Halaman 8 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dharmagita adalah salah satu bentuk seni suara suci dalam agama Hindu yang memegang peranan penting dalam berbagai upacara keagamaan dan kegiatan spiritual. Melalui lantunan syair-syairnya yang indah, Dharmagita menjadi media untuk memuja Tuhan, menyampaikan ajaran-ajaran luhur, serta menumbuhkan rasa bhakti dan kedamaian dalam diri umat. Mempelajari Dharmagita berarti menyelami kekayaan budaya dan spiritual Hindu.

1. Pengertian Dharmagita
Dharmagita berasal dari kata 'dharma' yang berarti kebenaran, kebajikan, atau hukum alam, dan 'gita' yang berarti nyanyian atau lagu. Jadi, Dharmagita dapat diartikan sebagai nyanyian suci yang mengandung ajaran-ajaran kebenaran atau dharma. Ini bukan sekadar lagu biasa, melainkan lantunan yang memiliki nilai spiritual tinggi, seringkali diiringi dengan instrumen musik tradisional dan dilakukan dalam suasana yang khidmat. Dharmagita merupakan bagian tak terpisahkan dari ritual keagamaan Hindu, berfungsi sebagai pengantar doa, pujian, dan meditasi.

2. Jenis-jenis Dharmagita
Dharmagita memiliki beberapa jenis yang dikenal dalam tradisi Hindu, khususnya di Bali. Beberapa di antaranya adalah: 1. Kidung: Nyanyian yang umumnya menggunakan bahasa Jawa Kuno atau Bali Alus, sering dilantunkan dalam upacara-upacara adat dan keagamaan. Kidung memiliki metrum dan pola melodi tertentu. 2. Kekawin: Puisi panjang yang berasal dari sastra Jawa Kuno, menggunakan bahasa Kawi, dan dilantunkan dengan irama tertentu. Kekawin sering menceritakan kisah-kisah epik keagamaan. 3. Palawakya: Bentuk sastra yang lebih bebas dibandingkan kekawin, namun tetap memiliki nilai-nilai spiritual. Palawakya sering digunakan dalam pementasan seni dan upacara. 4. Sloka: Syair pendek yang umumnya berasal dari kitab-kitab suci seperti Weda atau Bhagawadgita, dilantunkan dengan intonasi khusus sebagai mantra atau doa.

3. Fungsi Dharmagita
Dharmagita memiliki berbagai fungsi penting dalam kehidupan umat Hindu. Pertama, sebagai sarana pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasi-Nya, sehingga dapat menumbuhkan rasa bhakti. Kedua, sebagai media penyampaian ajaran dharma, karena syair-syairnya mengandung nilai-nilai moral, etika, dan filosofi keagamaan yang mendalam. Ketiga, sebagai pengiring upacara keagamaan, menciptakan suasana khidmat dan sakral. Keempat, sebagai sarana pendidikan karakter, mengajarkan kesabaran, konsentrasi, dan keindahan. Kelima, sebagai bagian dari pelestarian seni dan budaya Hindu, menjaga warisan leluhur agar tidak punah.

4. Nilai-nilai Ajaran dalam Dharmagita
Setiap syair Dharmagita sarat akan nilai-nilai ajaran agama Hindu. Misalnya, nilai bhakti (pengabdian), kejujuran (satya), kesucian (sauca), kesabaran (ksama), kasih sayang (karuna), dan pengendalian diri (dama). Melalui lantunan Dharmagita, nilai-nilai ini tidak hanya dihafal tetapi juga diresapi dan diinternalisasi dalam diri. Contohnya, kidung 'Wargasari' yang sering dilantunkan saat persembahyangan, mengandung pujian kepada Tuhan dan permohonan agar senantiasa diberikan anugerah dan petunjuk ke jalan dharma. Memahami nilai-nilai ini membantu peserta didik mengaplikasikan ajaran agama dalam perilaku sehari-hari.

5. Makna Filosofis Dharmagita
Dharmagita bukan hanya sekadar lagu, melainkan mengandung makna filosofis yang mendalam. Setiap kata, intonasi, dan irama memiliki kekuatan spiritual yang dapat membangkitkan kesadaran rohani. Melalui Dharmagita, umat diajak merenungkan kebesaran Tuhan, siklus kehidupan, hukum karma, dan tujuan akhir hidup (moksa). Filosofi di balik Dharmagita mengajarkan bahwa seni adalah jalan menuju kesadaran spiritual, dan keindahan suara dapat menjadi jembatan antara manusia dengan Yang Ilahi. Ini juga mengajarkan tentang pentingnya harmoni dan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan.

6. Teknik Melantunkan Dharmagita Sederhana
Melantunkan Dharmagita memerlukan teknik dasar yang meliputi pernapasan, intonasi, irama, dan ekspresi. Pernapasan diafragma penting untuk menghasilkan suara yang stabil dan panjang. Intonasi harus tepat agar makna syair tersampaikan dengan jelas dan indah. Irama atau melodi harus mengikuti pakem yang ada untuk jenis Dharmagita tertentu. Ekspresi wajah dan tubuh juga mendukung penghayatan saat melantunkan, menunjukkan rasa bhakti dan kesungguhan. Latihan rutin adalah kunci untuk menguasai teknik ini, dimulai dari Dharmagita yang sederhana dan familiar.

7. Dharmagita dalam Kehidupan Sehari-hari
Selain dalam upacara, Dharmagita juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana meditasi, menenangkan pikiran, dan menumbuhkan kedamaian batin. Melantunkan Dharmagita sebelum memulai aktivitas dapat membantu memfokuskan pikiran dan memohon restu. Di beberapa keluarga Hindu, Dharmagita juga dilantunkan sebagai pengantar tidur atau saat berkumpul keluarga untuk mempererat ikatan spiritual. Ini menunjukkan bahwa Dharmagita bukan hanya milik Pura atau upacara, tetapi dapat menjadi bagian integral dari praktik spiritual pribadi dan keluarga.

Rangkuman: Dharmagita adalah nyanyian suci dalam agama Hindu yang berfungsi sebagai sarana pemujaan, penyampaian ajaran dharma, dan pengiring upacara keagamaan. Jenis-jenisnya meliputi Kidung, Kekawin, Palawakya, dan Sloka, masing-masing dengan karakteristik dan nilai filosofisnya sendiri. Melantunkan Dharmagita memerlukan teknik pernapasan, intonasi, irama, dan ekspresi yang tepat. Praktik Dharmagita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai luhur dan menumbuhkan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DharmagitaNyanyian suci yang mengandung ajaran kebenaran atau dharma.
KidungJenis Dharmagita yang umumnya menggunakan bahasa Jawa Kuno atau Bali Alus dengan metrum tertentu.
KekawinPuisi panjang dalam bahasa Kawi yang dilantunkan dengan irama khusus, sering menceritakan kisah epik.
PalawakyaBentuk sastra Dharmagita yang lebih bebas, sering digunakan dalam pementasan seni.
SlokaSyair pendek dari kitab suci yang dilantunkan sebagai mantra atau doa.
BhaktiPengabdian atau rasa hormat yang tulus kepada Tuhan.
DharmaKebenaran, kebajikan, hukum alam, atau ajaran moral.
IntonasiKetepatan nada atau tinggi rendahnya suara saat melantunkan.
IramaPola gerak melodi dan ketukan dalam sebuah lagu atau lantunan.
EkspresiUngkapan perasaan melalui wajah atau gerak tubuh saat melantunkan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Hindu · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "DHARMAGITA" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · DHARMAGITA — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Materi setahun8 materi · siap dibuatkan

8 materi Pendidikan Agama Hindu SMP, urut mengajar dari Sradha dan Bhakti hingga Tempat Suci dan Kepemangkuan.

Sradha dan BhaktiPanca YadnyaAtman dan KarmaphalaSusila dalam KehidupanItihasa (Ramayana dan Mahabharata)Hari Suci Keagamaan HinduYoga dan Kesehatan RohaniTempat Suci dan Kepemangkuan

Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII SMP — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di SMP berada di Fase D, dan 8 materi Pendidikan Agama Hindu setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Di sekolah, Pendidikan Agama Hindu juga dipanggil hindu dan agama hindu — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Hindu kelas VIII (kelas 8) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Hindu kelas VIII (kelas 8) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas VIII (kelas 8) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Hindu bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIIPeta Konsep
DHARMAGITAPengertian DharmagitaJenis-jenis DharmagitaFungsi DharmagitaNilai-nilai Ajaran dalam DharmagitaMakna Filosofis Dharmagita
Dari sub-bab DHARMAGITALembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Hindu · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Sradha dan Bhakti2Panca Yadnya3Atman dan Karmaphala4Susila dalam Kehidupan5Itihasa (Ramayana dan Mahabharata)…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII SMP

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Hindu kelas VIII SMP?

8 materi, urut mengajar dari Sradha dan Bhakti hingga Tempat Suci dan Kepemangkuan. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Hindu?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Hindu sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Hindu, tetapi di sekolah ia juga dipanggil hindu, agama hindu. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.