Modul Ajar SMPLB

Modul Ajar Muatan Lokal Kelas VIII SMPLB

1 modul ajar Muatan Lokal kelas VIII SMPLB (Fase D) siap unduh — Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Muatan Lokal Kelas VIII SMPLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu
Muatan Lokal · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu
Muatan Lokal · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMuatan Lokal
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokBudaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang lingkungan sekitar dan beberapa kata sapaan dalam bahasa Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus
Elemen / DomainMateri Muatan Lokal
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menghargai keragaman budaya dan bahasa daerah di lingkungan sekitar, serta dapat berinteraksi dengan tata krama yang sesuai.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas tentang pakaian adat, makanan khas, rumah adat, dan beberapa kosakata dasar bahasa Makassar.
KonseptualBudaya dan bahasa adalah identitas suatu daerah yang perlu dilestarikan dan dipahami untuk menjaga keberagaman.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengenali ciri-ciri budaya Makassar dan mempraktikkan penggunaan bahasa Makassar sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya menghargai budaya daerah lain dan bagaimana mempelajari hal baru tentang budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri budaya Makassar (pakaian adat, makanan khas, rumah adat) dengan bantuan visual.
  2. Menggunakan kosakata dasar bahasa Makassar (sapaan, angka, benda) dalam percakapan sederhana.
  3. Menyajikan hasil identifikasi budaya Makassar melalui gambar atau papan informasi sederhana.
  4. Mempraktikkan cara mengucapkan sapaan dalam bahasa Makassar dengan tepat.
  5. Menunjukkan sikap menghargai budaya daerah Makassar melalui karya atau presentasi.
Halaman 2 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami budaya dan bahasa daerah Makassar membantu kita menghargai kekayaan budaya Indonesia dan berkomunikasi dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan rasa bangga pada budaya daerah kita dan daerah lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Membuat karya seni tentang budaya Makassar (gambar, kolase) dan mengenal bentuk-bentuk seni tradisionalnya.
Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur bahasa Makassar dengan bahasa Indonesia, serta memperkaya kosakata melalui cerita rakyat Makassar.
Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman budaya sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga persatuan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berbagi cerita tentang budaya Makassar di rumah atau membantu peserta didik mencari gambar budaya Makassar dari lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihias dengan poster-poster budaya Makassar, sudut baca dengan buku cerita bergambar tentang Makassar, dan tersedianya area praktik percakapan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek bersubtitle tentang budaya Makassar, aplikasi kamus bahasa Makassar sederhana (jika ada), atau gambar-gambar digital dari internet untuk bahan proyek.
Halaman 3 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri budaya Makassar (pakaian adat, makanan khas, rumah adat) dengan bantuan visual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dengan bahasa isyarat dan lisan, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, lalu menunjukkan gambar-gambar menarik tentang Makassar (pantai, makanan, orang memakai baju adat) sebagai apersepsi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Kita akan belajar tentang budaya Makassar yang menarik!' dengan visualisasi kartu tujuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik melihat kartu gambar budaya Makassar (pakaian adat Baju Bodo, Coto Makassar, Rumah Adat Balla Lompoa). Guru memberi nama setiap gambar dan mengulang dengan isyarat. Peserta didik menirukan nama-nama tersebut. Guru menanyakan 'Apa ini?' dengan menunjuk gambar dan menunggu respons isyarat/lisan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mencocokkan gambar budaya Makassar dengan namanya pada LKPD bergambar. Guru berkeliling, membimbing, dan memberikan umpan balik langsung dengan isyarat dan tulisan. Mereka juga diminta menempelkan gambar di papan kategori (pakaian, makanan, rumah).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok menunjukkan hasil kerja mereka. Guru menunjuk gambar secara acak dan meminta peserta didik menyebutkan namanya. Guru menguatkan pemahaman dengan video singkat tanpa suara atau bersubtitle tentang keunikan budaya Makassar. Peserta didik diminta menunjukkan gambar budaya Makassar yang paling mereka suka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri budaya Makassar yang sudah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, mengingatkan materi berikutnya tentang bahasa Makassar, dan menutup dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDirect Instruction + Praktik
Tujuan Pertemuan 2Menggunakan kosakata dasar bahasa Makassar (sapaan, angka, benda) dalam percakapan sederhana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, berdoa, presensi. Guru menampilkan kartu kata 'Apa kabar?' dalam bahasa Indonesia dan bahasa Makassar 'Kabarji?' dengan isyarat. Guru bertanya 'Siapa yang ingat budaya Makassar kemarin?' Guru menampilkan kembali beberapa gambar budaya Makassar dan meminta peserta didik menyebutkan namanya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar kata-kata baru dalam bahasa Makassar!' dengan kartu tujuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru memperkenalkan kartu kosakata dasar bahasa Makassar (sapaan: 'Salama', 'Kabarji?', 'Mangeko', angka 1-5, dan nama benda: 'balla' (rumah), 'cidu' (sendok)) dengan visualisasi gambar dan isyarat. Peserta didik menirukan ucapan dan isyarat guru secara berulang. Guru menggunakan 'flashcard' interaktif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik berpasangan. Guru memberikan kartu percakapan sederhana (misalnya: 'Salama, Kabarji?' dan 'Baji-baji. Mangeko ri balla?') yang berisi gambar dan tulisan. Mereka berlatih mengucapkan dan mengisyaratkan percakapan tersebut. Guru membimbing dan mengoreksi pelafalan/isyarat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa pasangan maju ke depan untuk mempraktikkan percakapan yang sudah dilatih. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan dengan menunjukkan video pendek (animasi) tentang penggunaan bahasa Makassar sederhana dalam konteks sehari-hari. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan satu kata baru yang mereka ingat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum kosakata baru yang telah dipelajari. Guru memberikan pujian atas keberanian dan usaha peserta didik, mengingatkan untuk terus berlatih, dan menutup dengan doa. Guru juga memberi tahu bahwa pertemuan selanjutnya akan membuat karya tentang budaya Makassar.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengenali dan mencocokkan gambar budaya Makassar dengan namanya serta mempraktikkan kosakata sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan bahasa daerah. Salah satu daerah yang memiliki budaya unik adalah Makassar.

Alat & bahan: Kertas LKPD bergambar, gunting, lem, pensil warna, kartu kosakata bergambar

Langkah kerja:

  1. Amati gambar-gambar budaya Makassar yang diberikan.
  2. Gunting nama-nama budaya Makassar yang ada di lembar terpisah.
  3. Tempelkan nama yang sesuai di bawah setiap gambar.
  4. Warnai gambar-gambar tersebut agar lebih menarik.
  5. Ucapkan dan isyaratkan nama-nama budaya dan kosakata yang sudah ditempel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa nama kota ini? (menunjukkan gambar kota Makassar)
  2. Pernahkah kamu melihat orang memakai baju seperti ini? (menunjukkan Baju Bodo)
  3. Apa makanan khas daerahmu?
  4. Bagaimana cara kamu menyapa temanmu?

Formatif (proses): Observasi selama kegiatan kelompok, partisipasi aktif, dan kemampuan mempraktikkan kosakata.

Sumatif (akhir): Penilaian 'Papan Budaya Makassar' dan kemampuan presentasi sederhana.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri budaya Makassar (pakaian adat, makanan khas, rumah adat) dengan bantuan visual.Ciri-ciri budaya Makassar (visual)2 JPkewargaan, komunikasi
2Menggunakan kosakata dasar bahasa Makassar (sapaan, angka, benda) dalam percakapan sederhana.Kosakata dasar bahasa Makassar2 JPkomunikasi, kreativitas
3Menyajikan hasil identifikasi budaya Makassar melalui gambar atau papan informasi sederhana.Proyek 'Papan Budaya Makassar'2 JPkreativitas, kewargaan
Halaman 8 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan bahasa daerah. Salah satu daerah yang memiliki budaya unik adalah Makassar. Dengan mempelajari budaya dan bahasa Makassar, kita akan semakin menghargai keberagaman Indonesia dan bisa berkomunikasi dengan teman-teman dari Makassar.

1. Mengenal Kota Makassar
Makassar adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Kota ini terkenal dengan keindahan pantainya, seperti Pantai Losari, dan juga makanan khasnya. Makassar adalah pusat perdagangan dan kebudayaan di wilayah timur Indonesia. Banyak suku bangsa yang tinggal di Makassar, tetapi suku asli yang paling dominan adalah suku Makassar dan Bugis.

2. Pakaian Adat Makassar: Baju Bodo
Baju Bodo adalah pakaian adat tradisional wanita suku Bugis-Makassar. Baju ini berbentuk segi empat, longgar, dan berlengan pendek. Warnanya cerah dan biasanya terbuat dari kain sutra tipis. Baju Bodo sering dipakai dalam acara-acara adat seperti pernikahan atau upacara penting lainnya. Pakaian ini mencerminkan keanggunan dan kesederhanaan.

3. Makanan Khas Makassar: Coto dan Konro
Makassar terkenal dengan berbagai makanan lezat. Coto Makassar adalah sup daging sapi dengan bumbu rempah khas yang kaya rasa, biasanya dimakan dengan ketupat atau buras. Ada juga Konro, yaitu iga sapi yang dimasak dengan bumbu kluwek sehingga menghasilkan kuah hitam yang gurih. Kedua makanan ini sangat digemari baik oleh warga lokal maupun wisatawan.

4. Rumah Adat Makassar: Balla Lompoa
Rumah adat suku Makassar disebut Balla Lompoa, yang berarti 'rumah besar'. Rumah ini berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu. Bagian bawah rumah biasanya digunakan untuk menyimpan hasil panen atau tempat hewan ternak. Balla Lompoa mencerminkan arsitektur tradisional yang kuat dan filosofi hidup masyarakat Makassar.

5. Kosakata Dasar Bahasa Makassar
Bahasa Makassar adalah bahasa daerah yang digunakan oleh suku Makassar. Mempelajari beberapa kata dasar dapat membantu kita berinteraksi. Contohnya: 'Salama' (selamat), 'Kabarji?' (apa kabar?), 'Baji-baji' (baik-baik), 'Mangeko?' (mau ke mana?), 'Terima kasih' (makasih). Angka 1-5 dalam bahasa Makassar adalah 'se're', 'rua', 'tallu', 'appa', 'lima'.

6. Tradisi dan Kesenian Makassar
Selain makanan dan pakaian, Makassar juga memiliki tradisi dan kesenian yang kaya. Ada tarian tradisional seperti Tari Pakarena yang menggambarkan kelembutan wanita Makassar. Ada juga alat musik tradisional seperti kecapi. Tradisi 'Appanaung' adalah upacara syukuran setelah panen, menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan.

Rangkuman: Budaya dan Bahasa Daerah Makassar adalah bagian penting dari kekayaan Indonesia. Kita telah belajar tentang pakaian adat Baju Bodo, makanan khas Coto dan Konro, serta rumah adat Balla Lompoa. Kita juga mengenal beberapa kosakata dasar bahasa Makassar. Memahami dan menghargai budaya ini membantu kita menjaga persatuan dan persaudaraan di Indonesia.

Halaman 9 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Baju BodoPakaian adat wanita suku Bugis-Makassar.
Coto MakassarSup daging sapi khas Makassar.
KonroIga sapi berkuah hitam khas Makassar.
Balla LompoaRumah adat suku Makassar.
SalamaSelamat (dalam bahasa Makassar).
Kabarji?Apa kabar? (dalam bahasa Makassar).
Mangeko?Mau ke mana? (dalam bahasa Makassar).
Baji-bajiBaik-baik saja (dalam bahasa Makassar).
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu" mata pelajaran Muatan Lokal Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Muatan Lokal Kelas VIII SMPLB — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di SMPLB berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Muatan Lokal kelas VIII (kelas 8) SMPLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Muatan Lokal kelas VIII (kelas 8) SMPLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Muatan Lokal kelas VIII (kelas 8) SMPLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Muatan Lokal bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIIPeta Konsep
Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — TunarunguMengenal Kota MakassarPakaian Adat Makassar: Baju BodoMakanan Khas Makassar: Coto dan KonroRumah Adat Makassar: Balla LompoaKosakata Dasar Bahasa Makassar
Dari sub-bab Budaya dan Bahasa Daerah Makassar — TunarunguLembar tambahan
Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMuatan Lokal · Kelas VIIIProfil Lulusan
KewargaanKomunikasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Muatan Lokal Kelas VIII SMPLB

Apakah modul ajar Muatan Lokal ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) SMPLB masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Muatan Lokal?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.