Modul ajar Bahasa Indonesia MI kelas III materi Puisi Anak lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami gagasan utama dari informasi lisan, tulisan, dan visual. Mereka dapat mengungkapkan gagasan, perasaan, dan pengalaman melalui teks deskripsi dan narasi sederhana yang berstruktur, serta menggunakan kosakata yang lebih beragam. Peserta didik juga mampu berpartisipasi dalam percakapan dan diskusi dengan topik yang familiar, serta menunjukkan pemahaman terhadap teks puisi anak.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pantun atau syair sederhana serta pernah mendengar atau membaca puisi.
Pemahaman bermakna: Puisi anak membantu kita memahami keindahan dunia di sekitar kita dan mengungkapkan perasaan dengan cara yang menyenangkan dan berirama.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat bunga yang mekar atau mendengar suara burung berkicau? Bagaimana rasanya jika kita bisa menceritakan keindahan itu dalam sebuah syair yang indah?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-uns puisi anak (tema, amanat, majas sederhana) dari contoh yang diberikan dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan pentingnya belajar puisi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal puisi anak dan unsur-unsnya, serta memancing rasa ingin tahu peserta didik tentang keindahan puisi.
Memahami: Peserta didik mengamati tayangan beberapa contoh puisi anak (misalnya tentang hewan atau tumbuhan) dan guru membimbing mereka untuk mengidentifikasi tema, amanat, serta majas sederhana yang digunakan.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan puisi yang diberikan dan mengisi LKPD sederhana untuk mengidentifikasi unsur-uns puisi tersebut.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang unsur-uns puisi anak.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri puisi anak dan unsur-unsnya. Peserta didik diajak bernyanyi lagu bertema alam untuk menciptakan suasana gembira.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat kerangka puisi anak sederhana berdasarkan tema yang ditentukan dengan kreatif.
Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali materi puisi anak dari pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan belajar membuat kerangka puisi dan mulai menulis puisi.
Memahami: Guru menjelaskan langkah-langkah membuat kerangka puisi anak, mulai dari menentukan tema, mencari ide pokok setiap bait, hingga menentukan kata kunci. Guru memberikan contoh tema "Hewan Peliharaanku".
Mengaplikasi: Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil. Setiap kelompok memilih tema puisi dari daftar yang disediakan guru (misalnya: "Sahabatku", "Mainanku", "Sekolahku") dan membuat kerangka puisinya di buku catatan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan kerangka puisi yang telah dibuatnya. Guru memberikan masukan dan saran perbaikan agar kerangka lebih terstruktur dan menarik.
Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik dalam membuat kerangka puisi. Peserta didik diingatkan untuk membawa kerangka puisi mereka di pertemuan berikutnya.
Tujuan: Peserta didik dapat menulis puisi anak bertema "Alamku" dengan memperhatikan pilihan kata dan rima sederhana, serta membacakannya dengan intonasi dan ekspresi yang sesuai.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali pentingnya puisi sebagai ungkapan rasa. Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan menyelesaikan puisi mereka dan membacakannya.
Memahami: Guru memberikan contoh cara mengembangkan kerangka puisi menjadi bait-bait puisi yang utuh dengan pilihan kata yang indah dan rima yang sesuai. Guru menekankan pentingnya keaslian ide dan ekspresi diri.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu menyelesaikan penulisan puisi bertema "Alamku" berdasarkan kerangka yang telah dibuat. Peserta didik berlatih membacakan puisinya di depan cermin atau teman sebangku.
Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela membacakan puisi mereka di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan tepuk tangan dan apresiasi.
Penutup: Guru memberikan penghargaan kepada semua peserta didik atas usaha mereka dalam menulis dan membacakan puisi. Peserta didik diajak merenungkan kembali keindahan alam yang telah mereka tulis dalam puisi mereka, menciptakan suasana penuh rasa syukur.
Proses (formatif): Guru mengamati keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mereka mengidentifikasi unsur puisi, serta kualitas kerangka puisi yang dibuat.
Akhir (sumatif): Peserta didik dinilai berdasarkan puisi yang ditulisnya (kesesuaian tema, pilihan kata, rima) dan kemampuan membacakan puisi dengan intonasi yang tepat.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi unsur puisi anak | Puisi Anak: Tema, Amanat, Majas Sederhana | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Membuat kerangka puisi anak | Kerangka Puisi: Ide Pokok, Kata Kunci | 2 JP | Kreativitas |
| Menulis dan membacakan puisi anak | Puisi Anak: Pilihan Kata, Rima, Intonasi | 4 JP | Komunikasi |
Halo anak-anak hebat! Mari kita belajar tentang keindahan puisi anak. Puisi adalah cara kita bercerita dengan hati, menggunakan kata-kata yang indah seperti bunga yang mekar. Dalam modul ini, kita akan belajar mengenali, membuat, dan membacakan puisi yang menyenangkan.
Puisi anak adalah karya sastra yang menggunakan bahasa berirama dan indah untuk mengungkapkan pikiran serta perasaan anak. Ciri utamanya adalah bahasanya yang sederhana namun imajinatif, seringkali bertema tentang alam, hewan, atau pengalaman sehari-hari yang dekat dengan dunia anak. Puisi anak bertujuan untuk menghibur sekaligus mendidik, menumbuhkan rasa cinta pada bahasa dan keindahan.
Setiap puisi anak memiliki unsur-uns penting. Tema adalah pokok persoalan yang diangkat, misalnya tentang persahabatan atau keindahan alam. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Selain itu, ada juga majas sederhana yang membuat puisi lebih hidup, seperti perumpamaan (metafora) yang membandingkan dua hal berbeda namun memiliki kesamaan.
Sebelum menulis puisi, kita perlu membuat kerangkanya. Mulailah dengan menentukan tema yang kamu suka. Kemudian, buatlah ide pokok untuk setiap bait puisi. Pikirkan kata-kata kunci yang menarik dan mudah diingat. Kerangka ini akan menjadi panduan agar puisimu terstruktur dan tidak menyimpang dari tujuan awal.
Setelah kerangka siap, mulailah menulis puisi dengan pilihan kata yang indah dan berirama. Perhatikan rima atau persamaan bunyi di akhir larik agar puisimu terdengar merdu. Saat membacakan puisi, gunakan intonasi yang tepat dan ekspresi wajah yang sesuai agar pesan puisi tersampaikan dengan baik dan menyentuh hati pembaca.
Rangkuman: Puisi anak adalah ungkapan hati yang indah dan berirama. Dengan mengenali tema, amanat, dan majas, kita bisa membuat puisi yang menarik. Membuat kerangka puisi membantu kita menyusunnya dengan baik. Akhirnya, menulis dan membacakan puisi dengan penuh perasaan akan membuat karya kita semakin bermakna.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-uns puisi anak dari contoh yang diberikan.
Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, contoh puisi anak
| Puisi Anak | Karya sastra berbentuk syair yang menggunakan bahasa indah dan berirama, khusus untuk anak-anak. |
| Tema | Pokok pikiran atau gagasan utama dalam sebuah puisi. |
| Amanat | Pesan yang disampaikan penulis kepada pembaca melalui puisinya. |
| Rima | Persamaan bunyi pada akhir larik puisi yang menciptakan irama. |
| Imajinatif | Bersifat khayalan atau penuh daya cipta. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.