Modul Ajar MI

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas III MI

4 modul ajar Bahasa Indonesia kelas III MI (Fase B) siap unduh — Cerita Rakyat, Paragraf Sederhana, dan Puisi Anak. RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

4 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas III & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Cerita Rakyat, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Cerita Rakyat selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas III ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia Kelas III MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Cerita Rakyat
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Cerita Rakyat
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokCerita Rakyat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mampu membaca lancar dan memahami cerita pendek sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan ide pokok dari teks narasi, serta dapat membaca teks fiksi atau nonfiksi dengan lancar dan ekspresif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerita rakyat seperti 'Malin Kundang' dan 'Bawang Merah Bawang Putih' adalah contoh kisah yang diwariskan secara turun-temurun.
KonseptualCerita rakyat adalah jenis cerita fiksi yang berasal dari masyarakat dan diwariskan secara lisan, sering mengandung pesan moral atau nilai budaya.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi unsur-unsur cerita rakyat, menceritakan kembali, dan membuat cerita rakyat sederhana dengan nilai moral.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya melestarikan cerita rakyat sebagai warisan budaya dan dapat mengambil pelajaran moral dari setiap cerita.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari pesan moral dalam cerita rakyat seperti kejujuran dan amanah, yang merupakan bagian dari nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT.
2. Cinta IlmuMencari tahu dan memahami berbagai cerita rakyat dari daerah lain untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan tentang budaya Indonesia.
3. Cinta LingkunganMenggunakan bahan-bahan bekas atau ramah lingkungan untuk membuat buku cerita rakyat mini, serta menjaga kebersihan lingkungan belajar.
4. Cinta Diri dan SesamaBerdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek buku cerita, saling menghargai pendapat teman dan berbagi tugas dengan adil.
5. Cinta Tanah AirMengenal dan melestarikan cerita rakyat sebagai salah satu bentuk kekayaan budaya bangsa Indonesia, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah menyimak cerita rakyat yang dibacakan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral dalam cerita rakyat dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menceritakan kembali alur cerita rakyat secara runtut dan menggunakan bahasa sendiri.
  3. Dengan bimbingan guru dan contoh, peserta didik dapat menulis cerita rakyat sederhana berdasarkan ide sendiri dengan memperhatikan unsur cerita dan pesan moral.
  4. Melalui presentasi di depan kelas, peserta didik dapat menyajikan cerita rakyat yang telah ditulis dengan intonasi dan ekspresi yang menarik.
  5. Setelah berdiskusi tentang nilai-nilai, peserta didik dapat mengaitkan pesan moral cerita rakyat dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Halaman 2 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menceritakan kembali cerita rakyat membantu peserta didik mengenal budaya bangsa, mengembangkan imajinasi, serta meneladani nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa cerita-cerita lama dari nenek moyang kita masih penting untuk diceritakan hingga sekarang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengaitkan pesan moral cerita rakyat dengan akhlak mulia dan nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT.
Seni Budaya dan Prakarya: Membuat ilustrasi untuk buku cerita rakyat mini, mengembangkan kreativitas dalam menggambar dan mendesain.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat sebagai bagian dari identitas bangsa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berpartisipasi dengan menceritakan cerita rakyat daerah asal mereka kepada anak di rumah dan membantu anak mencari informasi tentang cerita rakyat.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster cerita rakyat dan sudut baca yang berisi buku-buku cerita rakyat, serta memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai inspirasi latar cerita.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi cerita rakyat dari platform edukasi dan penggunaan aplikasi sederhana untuk membuat ilustrasi atau desain buku cerita mini jika memungkinkan.
Halaman 3 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah menyimak cerita rakyat yang dibacakan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral dalam cerita rakyat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Siapa yang pernah diceritakan dongeng oleh orang tua atau kakek-neneknya? Cerita apa yang paling kamu ingat?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar tentang cerita rakyat dan mengajak peserta didik untuk menemukan mengapa cerita rakyat itu penting.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar dari cerita rakyat 'Si Kancil dan Buaya' dan bertanya apa yang mereka ketahui tentang gambar tersebut.
  2. Guru membacakan cerita rakyat 'Si Kancil dan Buaya' dengan intonasi yang menarik dan ekspresif.
  3. Identifikasi masalah: Peserta didik diminta untuk mencatat hal-hal menarik atau pertanyaan yang muncul selama mendengarkan cerita.
  4. Pengumpulan data: Guru memandu diskusi kelas untuk mengidentifikasi tokoh, latar tempat, latar waktu, dan kejadian penting dalam cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi tabel tentang unsur-unsur cerita 'Si Kancil dan Buaya' (tokoh, sifat, latar, masalah, solusi, pesan moral).
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil identifikasi mereka dengan kelompok lain dan mendiskusikan perbedaan yang ditemukan.
  3. Peserta didik secara individu menuliskan satu kalimat pesan moral dari cerita 'Si Kancil dan Buaya' di buku tulis mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur cerita dan pesan moral di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi peserta didik dan mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya cerita rakyat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan unsur-unsur penting dalam cerita rakyat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru bertanya 'Apa pelajaran baru yang kalian dapat hari ini?' dan memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu satu cerita rakyat lain di daerah asal mereka dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menceritakan kembali alur cerita rakyat secara runtut dan menggunakan bahasa sendiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali cerita rakyat yang telah dipelajari sebelumnya dan bertanya tentang cerita rakyat yang mereka cari sebagai tugas.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mulai membuat proyek 'Buku Cerita Rakyat Mini' dan bertanya 'Bagaimana cara kita membuat cerita yang menarik untuk dibaca teman-teman?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi tentang apa itu cerita rakyat, mengapa penting, dan apa saja unsur-unsurnya. Guru bertanya, 'Bagaimana kita bisa membuat cerita rakyat kita sendiri menjadi menarik?'
  2. Guru menjelaskan proyek 'Buku Cerita Rakyat Mini' yang akan dikerjakan secara berkelompok selama beberapa pertemuan.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu cerita rakyat dari daerah mereka atau membuat cerita baru dengan tema lokal, kemudian merencanakan alur cerita, tokoh, dan pesan moralnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik dibimbing guru untuk membuat jadwal pengerjaan proyek, termasuk kapan harus mencari ide, menulis draf, menggambar ilustrasi, dan kapan harus selesai.
  2. Setiap kelompok mulai menuliskan draf awal cerita rakyat mereka, fokus pada alur yang runtut dan penggunaan bahasa yang mudah dipahami.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan dan saran terkait pengembangan cerita dan penulisan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil (draf): Setiap kelompok saling bertukar draf cerita dengan kelompok lain untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan.
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang masukan yang diterima dan mendorong peserta didik untuk melakukan revisi.
  3. Guru menguatkan semangat peserta didik dalam berkreasi dan mengingatkan untuk selalu menjaga orisinalitas ide.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru merefleksikan kemajuan proyek yang telah dicapai dan hal-hal yang perlu diperbaiki.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengapresiasi kerja sama dan kreativitas setiap kelompok, 'Kalian semua hebat dalam merangkai kata!'
  3. Guru memberikan tugas lanjutan untuk menyempurnakan draf cerita dan mulai memikirkan ilustrasi untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Cerita Rakyat!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur cerita rakyat 'Si Kancil dan Buaya' dengan tepat.

Alat & bahan: Alat tulis, pensil warna, lembar LKPD, gambar cerita.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar2. Pelaku dalam cerita.4. Cerita asal-usul suatu tempat.Menurun1. Cerita khayalan yang tidaknyata.3. Tempat dan waktu ceritaterjadi.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Perhatikan 1 yang menceritakan 'Si Kancil dan Buaya'.
  3. Dengarkan cerita 'Si Kancil dan Buaya' yang dibacakan oleh gurumu.
  4. Bersama kelompokmu, diskusikan dan tuliskan unsur-unsur cerita pada tabel di bawah ini.
  5. Warnai gambar Si Kancil dan Buaya agar lebih menarik!
  6. Ceritakan kembali cerita ini dengan bahasamu sendiri kepada teman sebangkumu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang dongeng?
  2. Sebutkan satu judul dongeng yang kamu tahu!
  3. Siapa saja tokoh dalam dongeng yang kamu sebutkan?
  4. Apa pesan yang bisa diambil dari dongeng tersebut?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian presentasi draf cerita, dan penilaian keaktifan.

Sumatif (akhir): Penilaian 'Buku Cerita Rakyat Mini' (isi, ilustrasi, kerapian) dan presentasi akhir di depan kelas.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral cerita rakyat.Unsur-unsur cerita rakyat ('Si Kancil dan Buaya').2 JPPenalaran Kritis
2Menceritakan kembali alur cerita rakyat secara runtut.Alur cerita dan penggunaan bahasa yang runtut.2 JPKomunikasi
3Menulis dan menyajikan cerita rakyat sederhana.Penulisan cerita, ilustrasi, dan presentasi.2 JPKreativitas
Halaman 8 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerita rakyat adalah kekayaan budaya bangsa kita. Dari cerita-cerita ini, kita bisa belajar banyak hal tentang nilai-nilai kebaikan, keberanian, dan kebijaksanaan. Mari kita jelajahi dunia cerita rakyat yang penuh keajaiban dan pelajaran berharga, sambil melestarikan warisan nenek moyang kita.

1. Apa Itu Cerita Rakyat?
Cerita rakyat adalah kisah-kisah yang berasal dari masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun, biasanya dari mulut ke mulut. Cerita ini seringkali tidak diketahui siapa pengarang aslinya. Cerita rakyat bisa berupa dongeng, legenda, atau mite. Contohnya adalah 'Malin Kundang' yang menceritakan anak durhaka, atau 'Bawang Merah Bawang Putih' yang mengajarkan tentang kebaikan hati. Cerita rakyat biasanya mengandung pesan moral atau nilai-nilai luhur yang ingin disampaikan kepada pendengarnya.

2. Unsur-Unsur Cerita Rakyat
Setiap cerita, termasuk cerita rakyat, memiliki unsur-unsur pembangunnya. Yang utama adalah tokoh, yaitu para pelaku dalam cerita, bisa manusia, hewan, atau makhluk lain. Latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa. Alur adalah urutan kejadian dalam cerita, dari awal hingga akhir. Konflik adalah masalah yang dihadapi tokoh. Dan yang tak kalah penting adalah pesan moral atau amanat, yaitu pelajaran berharga yang bisa kita ambil setelah membaca atau mendengarkan cerita tersebut. Memahami unsur-unsur ini membantu kita lebih mendalami makna cerita.

3. Jenis-Jenis Cerita Rakyat
Cerita rakyat memiliki beberapa jenis. Dongeng adalah cerita khayalan yang tidak benar-benar terjadi, seperti 'Si Kancil dan Buaya'. Legenda adalah cerita yang berhubungan dengan asal-usul suatu tempat atau benda, contohnya 'Danau Toba' atau 'Tangkuban Perahu'. Mite adalah cerita yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat terhadap dewa-dewi atau makhluk halus, seperti cerita 'Nyi Roro Kidul'. Setiap jenis memiliki ciri khas dan tujuan penceritaan yang berbeda, namun semuanya kaya akan nilai budaya.

4. Pesan Moral dalam Cerita Rakyat
Pesan moral adalah inti dari cerita rakyat yang ingin disampaikan kepada pembaca atau pendengar. Pesan ini bisa berupa nasihat, ajaran kebaikan, atau peringatan. Misalnya, dari cerita 'Malin Kundang', kita belajar tentang pentingnya menghormati orang tua. Dari 'Bawang Merah Bawang Putih', kita belajar tentang kebaikan yang akan selalu berbuah manis. Dengan memahami pesan moral, kita bisa mengambil pelajaran untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang lebih baik, dan berakhlak mulia sesuai ajaran agama.

Rangkuman: Cerita rakyat adalah warisan budaya berupa kisah-kisah turun-temurun dari masyarakat, seperti dongeng, legenda, dan mite. Cerita ini memiliki unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, dan pesan moral. Mempelajari cerita rakyat tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kearifan lokal yang penting untuk kehidupan kita. Melestarikan cerita rakyat berarti menjaga identitas bangsa dan meneladani akhlak mulia.

Halaman 9 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Cerita RakyatKisah turun-temurun dari masyarakat.
TokohPelaku dalam cerita.
LatarTempat dan waktu cerita terjadi.
Pesan MoralPelajaran berharga dari cerita.
DongengCerita khayalan yang tidak nyata.
LegendaCerita asal-usul suatu tempat.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Cerita Rakyat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Cerita Rakyat — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Ayo, Main! hingga Senyum di Sekitarku.

Ayo, Main!Kawan SeiringPengobar SemangatSenyum di Sekitarku

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Bola-Bola Cokelat hingga Sahabat dari Seberang.

Bola-Bola CokelatTersesatAku dan si MerahSahabat dari Seberang

Bahasa Indonesia Kelas III MI — Fase B

Kelas III — ditulis juga kelas 3 — di MI berada di Fase B, dan 8 materi Bahasa Indonesia setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia kelas III (kelas 3) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III (kelas 3) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia kelas III (kelas 3) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
Cerita RakyatApa Itu Cerita Rakyat?Unsur-Unsur Cerita RakyatJenis-Jenis Cerita RakyatPesan Moral dalam Cerita Rakyat
Dari sub-bab Cerita RakyatLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Ayo, Main!1Kawan Seiring1Pengobar Semangat1Senyum di Sekitarku2Bola-Bola Cokelat…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDAyo, Main!Kawan SeiringPengobar SemangatSenyum di Sekitarku
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas III MI

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas III (kelas 3) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Indonesia kelas III MI?

8 materi, urut mengajar dari Ayo, Main! hingga Sahabat dari Seberang. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.