Modul ajar Fikih MI kelas I materi Rukun Islam lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa praktik ibadah sederhana seperti salat dan puasa Ramadhan dari lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Memahami Rukun Islam bukan hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang merasakan kedekatan dengan Allah SWT dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud cinta kepada-Nya.
Pertanyaan pemantik: Apa saja ya yang harus kita lakukan sebagai anak muslim yang baik?
Tujuan: Peserta didik dapat menyebutkan lima Rukun Islam dengan benar dan menjelaskan makna setiap Rukun Islam dengan bahasa sederhana.
Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam dan mengajak berdoa bersama. Dilanjutkan dengan presensi dan menanyakan kabar peserta didik. Guru menunjukkan gambar-gambar aktivitas ibadah (orang salat, puasa, haji) dan bertanya 'Gambar apa ini? Apa yang sedang mereka lakukan?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang hal-hal penting yang harus dilakukan seorang muslim, yaitu Rukun Islam, serta tujuannya agar kita semua menjadi anak muslim yang hebat dan dicintai Allah. Pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu apa saja ya kewajiban kita sebagai seorang muslim?'.
Memahami: Peserta didik diajak menonton video animasi singkat tentang Rukun Islam. Setelah itu, guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi satu per satu Rukun Islam yang terlihat dalam video, serta mendiskusikan makna sederhana dari setiap rukun tersebut, misalnya 'Syahadat itu janji kita kepada Allah'.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan membuat daftar Rukun Islam yang mereka temukan dan menuliskannya di kertas yang disediakan. Mereka juga diminta untuk menggambarkan atau menempelkan simbol sederhana untuk setiap rukun.
Merefleksi: Beberapa perwakilan pasangan mempresentasikan hasil daftar Rukun Islam mereka. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman dengan menjelaskan kembali setiap Rukun Islam secara ringkas dan mudah diingat, serta menekankan bahwa Rukun Islam adalah tiang agama.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini tentang lima Rukun Islam. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik. Guru memberikan tugas singkat untuk bertanya kepada orang tua tentang salah satu Rukun Islam di rumah. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup yang ceria.
Tujuan: Peserta didik dapat menirukan bacaan syahadat dengan fasih dan menunjukkan sikap patuh terhadap perintah Allah SWT setelah memahami Rukun Islam.
Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam dan mengajak berdoa. Presensi. Guru mengulang sedikit pelajaran sebelumnya dengan bertanya 'Siapa yang masih ingat Rukun Islam yang pertama?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar lebih dalam tentang Rukun Islam yang pertama, yaitu syahadat, dan bagaimana kita bisa menjadi anak yang patuh kepada Allah, agar kita semakin dekat dengan-Nya. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana ya cara kita mengucapkan janji kepada Allah?'.
Memahami: Guru menjelaskan makna dua kalimat syahadat dengan bahasa yang sangat sederhana dan relevan bagi anak-anak. Guru mencontohkan pelafalan dua kalimat syahadat: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ (Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah) artinya 'Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah', dengan gerakan tangan yang mudah diikuti.
Mengaplikasi: Peserta didik menirukan bacaan syahadat secara klasikal, lalu berkelompok kecil, dan individu di depan kelas. Guru memberikan bimbingan dan koreksi pelafalan. Setelah itu, peserta didik diminta untuk menceritakan satu contoh sikap patuh yang bisa mereka lakukan di rumah atau sekolah setelah memahami Rukun Islam.
Merefleksi: Beberapa peserta didik menampilkan bacaan syahadat mereka. Guru memberikan pujian dan motivasi. Guru menguatkan pemahaman bahwa syahadat adalah kunci masuk Islam dan dengan mengamalkan Rukun Islam, kita menunjukkan kepatuhan dan cinta kita kepada Allah SWT.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya syahadat dan kepatuhan dalam beragama. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik. Guru memberikan pengingat untuk terus berlatih syahadat dan berbuat baik di rumah. Pembelajaran ditutup dengan doa dan senyum.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat poster sederhana tentang Rukun Islam dan mempresentasikan hasil karya poster Rukun Islam di depan kelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam dan mengajak berdoa. Presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali Rukun Islam melalui lagu atau gerak dan lagu. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat karya yang indah tentang Rukun Islam dan memamerkannya, agar semua orang tahu betapa pentingnya Rukun Islam. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana ya cara kita memberitahu teman-teman tentang Rukun Islam supaya mudah diingat?'.
Memahami: Guru menjelaskan proyek pembuatan poster Rukun Islam secara berkelompok. Setiap kelompok akan membuat poster yang berisi daftar Rukun Islam, gambar sederhana untuk setiap rukun, dan tulisan yang menarik. Guru menunjukkan contoh poster yang sederhana dan menarik.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok merencanakan dan membuat poster Rukun Islam menggunakan kertas besar, spidol warna, pensil warna, atau bahan lain yang tersedia. Guru berkeliling membimbing dan memberikan arahan kepada setiap kelompok. Setelah selesai, setiap kelompok mempersiapkan diri untuk presentasi.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan poster Rukun Islam mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan apresiasi dan pertanyaan sederhana. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan pujian atas kreativitas dan kerja sama kelompok, serta menguatkan kembali seluruh materi Rukun Islam.
Penutup: Guru bersama peserta didik merefleksikan seluruh kegiatan pembelajaran tentang Rukun Islam, mulai dari mengenal hingga membuat karya. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru mengingatkan untuk selalu mengamalkan Rukun Islam. Pembelajaran ditutup dengan doa, tepuk tangan meriah, dan janji untuk selalu menjadi muslim yang baik.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan melafalkan syahadat, dan kerja sama dalam membuat poster.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya poster Rukun Islam dan presentasi kelompok.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Peserta didik dapat menyebutkan lima Rukun Islam dengan benar. | Pengenalan Rukun Islam | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Peserta didik dapat menjelaskan makna setiap Rukun Islam dengan bahasa sederhana. | Makna Rukun Islam | 2 JP | komunikasi |
| Peserta didik dapat menirukan bacaan syahadat dengan fasih. | Pelafalan Syahadat | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Peserta didik dapat membuat poster sederhana tentang Rukun Islam dan mempresentasikannya. | Proyek Poster Rukun Islam | 2 JP | kreativitas, kolaborasi, komunikasi |
Anak-anak hebat, tahukah kalian bahwa Islam itu punya tiang-tiang penyangga yang kuat? Tiang-tiang ini disebut Rukun Islam. Ada lima tiang yang sangat penting untuk kita ketahui dan amalkan. Mari kita belajar bersama apa saja Rukun Islam itu, agar kita semakin menjadi anak muslim yang saleh dan salihah.
Rukun Islam adalah lima dasar atau pondasi utama dalam agama Islam. Ibarat sebuah rumah, Rukun Islam adalah tiang-tiangnya. Kalau tiangnya kuat, rumahnya juga kuat. Begitu juga keimanan kita, akan kuat jika kita memahami dan mengamalkan Rukun Islam. Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang patuh menjalankan Rukun Islam ini.
Rukun Islam yang paling pertama adalah Syahadat. Syahadat artinya persaksian atau janji. Kita bersaksi dengan hati dan lisan bahwa 'Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah'. Ini adalah kunci masuk Islam. Setiap muslim harus mengucapkan syahadat dengan yakin. Lafalnya adalah أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ (Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah).
Salat adalah ibadah menghadap Allah SWT dengan gerakan dan bacaan tertentu. Kita salat lima kali sehari semalam, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Salat adalah cara kita berkomunikasi langsung dengan Allah. Salat juga melatih kita untuk disiplin dan bersih hati. Salat adalah tiang agama, siapa yang mendirikan salat berarti mendirikan agama.
Zakat adalah memberikan sebagian harta kita kepada orang yang membutuhkan, seperti fakir miskin. Zakat membersihkan harta kita dan membantu sesama. Dengan berzakat, kita berbagi kebahagiaan dan meringankan beban orang lain. Zakat mengajarkan kita untuk peduli dan tidak serakah.
Puasa adalah menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari, khusus di bulan Ramadhan. Puasa melatih kesabaran, pengendalian diri, dan empati terhadap orang yang kelaparan. Dengan puasa, kita belajar bersyukur atas nikmat Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Haji adalah ibadah mengunjungi Baitullah (Ka'bah) di Mekah bagi umat Islam yang mampu. Haji adalah puncak ibadah seorang muslim dan dilakukan sekali seumur hidup. Meskipun masih kecil, kita perlu tahu tentang haji sebagai salah satu Rukun Islam. Semoga suatu hari nanti kita semua bisa berhaji.
Mengamalkan Rukun Islam berarti kita berusaha menjalankan kelima tiang agama ini dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengucapkan syahadat, rajin salat, belajar berbagi (zakat), berpuasa saat Ramadhan, dan bercita-cita untuk haji. Dengan mengamalkan Rukun Islam, kita akan menjadi muslim yang kuat imannya dan dicintai Allah SWT.
Rangkuman: Rukun Islam ada lima: syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Kelimanya adalah pondasi utama agama Islam yang wajib kita yakini dan amalkan. Dengan memahami dan menjalankan Rukun Islam, kita menunjukkan ketaatan kita kepada Allah SWT dan menjadi muslim yang sejati. Mari kita amalkan Rukun Islam dengan gembira!
Tujuan: Memastikan peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan Rukun Islam dengan benar.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, pensil warna/spidol
| Rukun Islam | Lima pilar utama dalam agama Islam. |
| Syahadat | Pernyataan keyakinan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan-Nya. |
| Salat | Ibadah menghadap Allah SWT dengan gerakan dan bacaan tertentu. |
| Zakat | Memberikan sebagian harta kepada yang berhak. |
| Puasa | Menahan diri dari makan, minum, dan nafsu di bulan Ramadhan. |
| Haji | Ibadah mengunjungi Ka'bah di Mekah bagi yang mampu. |
| Fasih | Lancar dan benar dalam melafalkan bacaan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.