Modul ajar Fikih MI kelas I materi Rukun islam, Syahadat, lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama Allah SWT dan Rasul-Nya serta beberapa ibadah sederhana seperti salat.
Pemahaman bermakna: Memahami Rukun Islam dan Syahadat akan menumbuhkan keyakinan kuat pada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan sebagai Muslim yang taat.
Pertanyaan pemantik: Anak-anak, apa saja ya yang harus kita lakukan sebagai seorang Muslim yang baik?
Tujuan: Peserta didik dapat menyebutkan jumlah dan nama Rukun Islam dengan benar dan melafalkan dua kalimat syahadat (Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul) dengan fasih.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya 'Siapa yang tahu apa itu Islam?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang Rukun Islam dan syahadat, serta mengajukan pertanyaan pemantik 'Ada berapa ya tiang agama kita?'.
Memahami: Peserta didik diajak menonton video animasi tentang Rukun Islam dan Syahadat, kemudian guru memfasilitasi diskusi untuk mengidentifikasi apa saja yang termasuk Rukun Islam dan pentingnya syahadat sebagai pondasi.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan mencoba melafalkan dua kalimat syahadat: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ (Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah) 'Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Muhammad utusan Allah' dan menyebutkan Rukun Islam secara bergantian dengan bimbingan guru.
Merefleksi: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk melafalkan syahadat dan menyebutkan Rukun Islam, guru memberikan umpan balik positif dan penguatan materi, serta menjelaskan secara singkat makna syahadat sebagai ikrar janji kepada Allah.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk terus berlatih melafalkan syahadat di rumah, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan makna dua kalimat syahadat dengan bahasa sederhana dan mengidentifikasi hubungan antara syahadat dengan Rukun Islam lainnya.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengulang materi sebelumnya dengan tebak-tebakan Rukun Islam, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang makna syahadat dan hubungannya dengan Rukun Islam lain, serta mengajukan pertanyaan pemantik 'Kenapa ya syahadat itu penting sekali bagi kita?'.
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang 'Apa artinya jika kita mengucapkan syahadat?' dan 'Bagaimana syahadat bisa menjadi pintu masuk Rukun Islam lainnya?' dengan panduan gambar atau kartu berisi ilustrasi Rukun Islam.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat peta pikiran sederhana (mind map) atau poster mini yang menghubungkan syahadat dengan Rukun Islam lainnya, misalnya syahadat adalah dasar untuk salat, puasa, zakat, dan haji.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang makna mendalam syahadat sebagai komitmen untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta bagaimana syahadat mengikat semua Rukun Islam.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat rangkuman materi, memberikan pujian atas kerja sama kelompok, memberikan tugas rumah untuk mencari contoh perilaku yang mencerminkan keyakinan Rukun Islam, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat poster sederhana tentang Rukun Islam dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan keyakinan terhadap Rukun Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya 'Apa saja perilaku yang menunjukkan kita cinta Allah dan Rasul-Nya?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat proyek poster Rukun Islam dan menunjukkan perilaku yang baik, serta mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa menunjukkan kepada teman-teman tentang Rukun Islam?'.
Memahami: Peserta didik diajak melihat contoh-contoh poster Rukun Islam yang menarik, kemudian mendiskusikan elemen-elemen yang harus ada dalam poster mereka (gambar, tulisan Rukun Islam, syahadat).
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan membuat poster sederhana tentang Rukun Islam lengkap dengan lafadz syahadat, menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan (kertas, pensil warna, spidol, gambar).
Merefleksi: Peserta didik memamerkan poster mereka di depan kelas, menceritakan isi poster, dan guru memberikan penilaian serta umpan balik konstruktif. Diskusi singkat tentang bagaimana mereka bisa mengamalkan Rukun Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi Rukun Islam dan Syahadat, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan usaha mereka, mengingatkan pentingnya mengamalkan ajaran agama, dan menutup dengan doa serta pesan motivasi yang menggembirakan.
Proses (formatif): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi aktif, dan hasil peta pikiran/poster mini.
Akhir (sumatif): Penilaian poster Rukun Islam dan kemampuan melafalkan serta menjelaskan makna syahadat.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menyebutkan jumlah dan nama Rukun Islam dengan benar. | Rukun Islam | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Melafalkan dan menjelaskan makna dua kalimat syahadat. | Syahadat (lafadz dan makna) | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| Membuat poster sederhana tentang Rukun Islam dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan keyakinan. | Rukun Islam dan pengamalannya | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Anak-anak hebat, Islam adalah agama yang indah dan mudah. Untuk menjadi seorang Muslim yang baik, kita perlu tahu apa saja pondasi atau tiang agama kita. Pondasi ini kita sebut Rukun Islam. Salah satu tiang terpentingnya adalah Syahadat, yaitu janji setia kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Mari kita pelajari bersama agar semakin cinta kepada Islam!
Rukun Islam adalah lima pilar atau tiang utama dalam agama Islam. Ibarat sebuah rumah, Rukun Islam adalah tiang-tiang yang menopangnya agar kokoh dan tidak roboh. Jika kita ingin menjadi Muslim yang kuat imannya, kita harus mengenal dan melaksanakan kelima rukun ini. Kelima rukun ini harus kita yakini dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti keimanan kita kepada Allah SWT. Dengan memahami Rukun Islam, kita akan tahu apa saja kewajiban dasar kita sebagai seorang Muslim.
Rukun Islam itu ada LIMA. Mari kita sebutkan bersama-sama! Yang pertama adalah Syahadat, yaitu mengucapkan dua kalimat persaksian. Yang kedua adalah Salat, yaitu shalat lima waktu. Yang ketiga adalah Zakat, yaitu memberikan sebagian harta kepada yang berhak. Yang keempat adalah Puasa, yaitu menahan lapar dan haus di bulan Ramadan. Dan yang kelima adalah Haji, yaitu berziarah ke Ka'bah bagi yang mampu. Lima rukun ini adalah kewajiban bagi setiap Muslim.
Syahadat adalah rukun Islam yang pertama dan paling utama. Syahadat artinya persaksian atau pengakuan. Dengan mengucapkan syahadat, seseorang secara resmi masuk Islam. Syahadat terdiri dari dua kalimat yang sangat penting. Kalimat ini adalah kunci untuk membuka pintu surga. Oleh karena itu, kita harus bisa melafalkan syahadat dengan benar dan memahami maknanya dengan baik. Syahadat adalah janji kita kepada Allah bahwa kita hanya akan menyembah-Nya.
Dua kalimat syahadat itu adalah: Pertama, Syahadat Tauhid (persaksian keesaan Allah): أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ (Asyhadu an laa ilaaha illallah) 'Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah'. Ini berarti kita yakin hanya Allah SWT satu-satunya Tuhan yang wajib disembah. Kedua, Syahadat Rasul (persaksian kenabian Muhammad): وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ (Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah) 'Dan aku bersaksi Muhammad utusan Allah'. Ini berarti kita yakin Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang membawa ajaran Islam.
Mengucapkan syahadat bukan hanya sekadar kata-kata, tapi janji besar kita kepada Allah SWT. Ketika kita mengucapkan 'Asyhadu an laa ilaaha illallah', kita berjanji untuk tidak menyembah selain Allah, tidak meminta pertolongan kepada selain-Nya dalam hal yang hanya Allah mampu. Ketika kita mengucapkan 'Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah', kita berjanji akan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yang telah disampaikan oleh Allah. Syahadat adalah komitmen kita untuk hidup sesuai ajaran Islam.
Syahadat adalah pondasi utama yang menjadi dasar bagi rukun Islam lainnya. Tanpa syahadat, rukun Islam yang lain tidak akan sah. Setelah kita bersyahadat, barulah kita wajib melaksanakan salat, membayar zakat, berpuasa, dan berhaji jika mampu. Syahadat ibarat akar sebuah pohon, dan rukun Islam lainnya adalah batang, dahan, dan buahnya. Semua rukun Islam saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain.
Mengamalkan Rukun Islam berarti kita menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup. Misalnya, setelah bersyahadat, kita rajin salat lima waktu, membantu teman yang membutuhkan (zakat), berpuasa saat Ramadan, dan bercita-cita untuk haji. Dengan mengamalkan Rukun Islam, kita akan menjadi anak yang saleh dan salihah, disayang Allah, disayang orang tua, dan disayang teman-teman. Rukun Islam membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Rangkuman: Rukun Islam adalah lima pilar utama agama Islam, yaitu syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Syahadat adalah rukun pertama yang berisi dua kalimat persaksian keesaan Allah dan kenabian Nabi Muhammad SAW. Syahadat adalah kunci masuk Islam dan menjadi dasar bagi pelaksanaan rukun Islam lainnya. Dengan memahami dan mengamalkan Rukun Islam, kita akan menjadi Muslim yang taat dan beriman.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan Rukun Islam serta melafalkan syahadat dengan benar.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, pensil warna
| Fikih | Ilmu yang mempelajari hukum-hukum Islam. |
| Rukun Islam | Lima pilar utama dalam agama Islam. |
| Syahadat | Dua kalimat persaksian keesaan Allah dan kenabian Muhammad SAW. |
| Tauhid | Konsep keesaan Allah dalam Islam. |
| Rasul | Utusan Allah. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.