Modul ajar Fikih MI kelas III materi Amalan Bulan Ramadhan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik memahami rukun Islam dan rukun iman, serta mampu mempraktikkan ibadah dasar seperti shalat, puasa, zakat, dan haji secara sederhana sesuai syariat Islam, meneladani akhlak mulia dan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Acuan: SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama bulan Hijriah, termasuk Ramadhan, dan memiliki pengalaman sederhana mendengar tentang puasa.
Pemahaman bermakna: Amalan bulan Ramadhan bukan hanya ritual, tetapi juga kesempatan emas untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, peduli, dan taat kepada Allah SWT, membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
Pertanyaan pemantik: Mengapa bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam, dan amalan apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengisi keberkahannya?
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan pengertian puasa Ramadhan dengan benar dan mengidentifikasi amalan-amalan utama di bulan Ramadhan selain puasa dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik tentang bulan Ramadhan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang puasa Ramadhan dan apa saja kegiatan baik yang biasa dilakukan di bulan itu?'
Memahami: Peserta didik diajak mengamati gambar atau video suasana bulan Ramadhan, lalu berdiskusi dalam kelompok kecil tentang apa itu puasa, siapa yang wajib puasa, dan amalan apa saja yang terlihat atau mereka dengar dilakukan di bulan Ramadhan.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja (LKPD) untuk mencatat pengertian puasa dan daftar amalan Ramadhan yang mereka temukan, seperti shalat tarawih, tadarus, dan sedekah.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pengertian puasa Ramadhan dan ragam amalan lainnya, dilengkapi dengan dalil singkat Al-Qur'an atau Hadits.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya tentang niat dan tata cara puasa. Doa penutup bersama.
Tujuan: Peserta didik dapat menunjukkan niat puasa Ramadhan dan doa berbuka puasa dengan fasih serta mempraktikkan tata cara puasa Ramadhan secara sederhana.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengulas materi pertemuan sebelumnya. Guru menanyakan, 'Bagaimana cara kita memulai puasa dan mengakhirinya? Apa saja yang harus diperhatikan agar puasa kita sah?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Memahami: Peserta didik diberikan studi kasus sederhana tentang seseorang yang berpuasa. Mereka diajak menganalisis syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta pentingnya niat. Guru menjelaskan lafaz niat puasa dan doa berbuka puasa, lalu melafalkannya bersama-sama.
Mengaplikasi: Secara berpasangan, peserta didik berlatih melafalkan niat puasa (نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى - Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri Ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta'ala) dan doa berbuka puasa (اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ - Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin). Mereka juga mendiskusikan contoh-contoh perilaku yang menjaga kesucian puasa.
Merefleksi: Beberapa pasangan diminta mendemonstrasikan niat dan doa berbuka puasa di depan kelas. Guru memberikan koreksi dan penguatan. Peserta didik diajak merefleksikan pentingnya menjaga lisan dan perbuatan saat berpuasa. Guru memperkenalkan proyek 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku'.
Penutup: Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang tata cara puasa yang benar. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk mulai merencanakan proyek jurnal. Doa penutup.
Tujuan: Peserta didik dapat menyusun rencana kegiatan amalan Ramadhan secara mandiri dan menyajikan hasil proyek 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku' dengan percaya diri.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya amalan Ramadhan dan proyek 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku'. Guru menanyakan, 'Apa saja yang sudah kalian persiapkan untuk jurnal amalan Ramadhan kalian?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Memahami: Peserta didik mengamati contoh 'Jurnal Amalan Ramadhan' sederhana yang dibuat guru atau kakak kelas. Guru menjelaskan komponen jurnal seperti daftar amalan harian (puasa, shalat, tadarus, sedekah, berbuat baik) dan kolom refleksi. Peserta didik berdiskusi tentang ide-ide kreatif untuk mengisi jurnal mereka.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu mulai menyusun dan merancang 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku' mereka. Mereka merencanakan amalan-amalan yang akan mereka lakukan selama Ramadhan, mendesain tampilan jurnal, dan menuliskan niat serta doa berbuka puasa di dalamnya. Guru membimbing dan memberikan saran.
Merefleksi: Beberapa peserta didik mempresentasikan rancangan awal 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku' mereka di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif. Guru menekankan pentingnya konsistensi dan keikhlasan dalam mengisi jurnal dan melakukan amalan.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan kembali pentingnya istiqamah dalam beramal. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan semangat peserta didik, serta memotivasi mereka untuk sungguh-sungguh mengisi jurnal dan mengamalkan ilmu yang didapat. Doa penutup dan pesan agar selalu berbuat baik.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keaktifan mengisi LKPD, serta keberanian dalam presentasi.
Akhir (sumatif): Penilaian 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku' (kreativitas, kelengkapan, dan refleksi) serta tes tertulis singkat tentang pengertian dan tata cara puasa.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan | Pengertian puasa, rukun dan syarat puasa | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Mengidentifikasi amalan-amalan utama di bulan Ramadhan | Macam-macam amalan Ramadhan (shalat tarawih, tadarus, sedekah) | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| Menunjukkan niat dan doa berbuka puasa serta praktik tata cara puasa | Niat puasa, doa berbuka, hal-hal yang membatalkan puasa | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kreativitas |
| Menyusun dan menyajikan 'Jurnal Amalan Ramadhan-ku' | Perencanaan dan pelaksanaan proyek jurnal amalan | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, di mana setiap muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan. Pada modul ini, kita akan belajar tentang amalan-amalan istimewa di bulan Ramadhan, mulai dari puasa hingga berbagai ibadah lainnya, agar kita bisa meraih pahala dan keberkahan yang melimpah.
Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT. Puasa Ramadhan termasuk rukun Islam yang ketiga dan wajib dilaksanakan bagi setiap muslim yang telah baligh, berakal, mampu, dan tidak memiliki halangan syar'i. Tujuan utama puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183. Dengan berpuasa, kita belajar mengendalikan hawa nafsu dan melatih kesabaran.
Niat adalah kunci sahnya puasa. Niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari sebelum fajar menyingsing. Lafaz niatnya adalah: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri Ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta'ala), yang artinya 'Aku niat berpuasa esok hari menunaikan fardhu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala.' Saat berbuka puasa, kita dianjurkan membaca doa: اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ (Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin), yang artinya 'Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.'
Selain puasa, banyak amalan lain yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Salah satunya adalah shalat tarawih, shalat sunnah yang dikerjakan setelah shalat Isya. Kemudian, tadarus Al-Qur'an, yaitu membaca Al-Qur'an secara rutin dan merenungi maknanya. Sedekah juga sangat dianjurkan, sebab pahalanya dilipatgandakan di bulan ini. Memperbanyak zikir, doa, dan istighfar juga merupakan amalan yang mulia. Dengan memperbanyak amalan ini, kita akan mendapatkan banyak kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.
Puasa akan batal jika kita makan atau minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, atau melakukan hal-hal lain yang telah ditentukan syariat. Untuk menjaga kesempurnaan puasa, kita harus menghindari perbuatan dosa seperti berbohong, menggunjing, atau bertengkar. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk memperbanyak perbuatan baik seperti membantu orang lain, berkata jujur, dan menjaga lisan. Dengan begitu, puasa kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih hati dan akhlak kita.
Amalan-amalan di bulan Ramadhan membawa banyak manfaat, baik untuk dunia maupun akhirat. Puasa melatih kesabaran, kedisiplinan, dan empati terhadap orang yang kurang beruntung. Shalat tarawih dan tadarus Al-Qur'an mendekatkan kita kepada Allah SWT dan menenangkan hati. Sedekah menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan membersihkan harta. Semua amalan ini membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT.
Rangkuman: Bulan Ramadhan adalah bulan mulia dengan amalan utama puasa, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hal pembatal lainnya dari fajar hingga magrib, disertai niat. Selain puasa, amalan lain seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur'an, sedekah, dan memperbanyak zikir sangat dianjurkan. Amalan-amalan ini melatih kesabaran, kepedulian, dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Tujuan: Mengidentifikasi pengertian puasa Ramadhan, syarat, rukun, serta amalan-amalan utama lainnya.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gambar/video suasana Ramadhan
| Puasa | Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat. |
| Ramadhan | Bulan kesembilan dalam kalender Hijriah, bulan diwajibkannya puasa bagi umat Islam. |
| Tarawih | Shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan setelah shalat Isya. |
| Tadarus | Membaca Al-Qur'an secara rutin, biasanya berjamaah, terutama di bulan Ramadhan. |
| Sedekah | Memberikan harta atau sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan dengan ikhlas. |
| Niat | Keinginan dalam hati untuk melakukan suatu ibadah atau perbuatan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.